Cerita Farmasi: Ketika Saya Didadar

pablo (3)

Malam ini kusendiri
Tak ada yang menemani
Seperti malam-malam
Yang sudah-sudah

Ini kok malah nyanyi minta kekasih? Ya pada intinya saya sedang nggak bisa tidur. Bukan karena banyak pikiran, tapi karena tadi pulang kerja malah tidur pulas sampai jam 9 malam. Jadilah sekarang saya melek tidak karuan. Yah, yang penting bukan tengah malam merem-melek, bisa bahaya itu.

Kalau urusannya sudah nggak bisa tidur begini, saya jadi ingat sebuah rangkaian peristiwa yang melibatkan kata kunci “nggak bisa tidur”. Sebuah peristiwa nggak bisa tidur paling bodoh yang pernah saya alami, menurut saya.

Peristiwa apa itu?

Kisah Selengkapnya

Ketika Membuka Kembali Skripsi Sendiri

Besok masuk. Ya, libur 4 harinya sudah berakhir, 2 libur tanggal merah, 2 weekend biasa. Maka edisi luntang lantung gaje akan diakhiri. Terutama mengingat sesudah ini, target produksi di tempat kerja saya begitu kencangnya. Ya, siapapun yang pernah bilang “katek gawe” harus tahu ini.

Maka, tanpa tag cerita farmasi, saya akan mengulas kembali berbagai hal yang saya temukan begitu membuka kembali skripsi saya. Oya, kenapa ini skripsi bisa saya buka lagi? Berawal dari setrika saya yang dipinjam sama Badrul, tapi dianya mudik dan setrika saya damai di kamarnya. Padahal saya punya seragam yang harus digosok. Nah, saya punya satu setrika lagi yang disimpan rapi di lubuk hati yang paling dalam. Maksudnya, di tumpukan barang lawas saya. Dan disitu juga ada skripsi saya.

Judul skripsi saya adalah “Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pendapatan Dengan Perilaku Swamedikasi Sakit Kepala Oleh Ibu-Ibu di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Pada Bulan Juli-September 2007”

2007, sampai 2013…

Baca Lanjutannya

Cerita Farmasi: Realita Skripsi Lapangan

4 Omongan Yang Sering Dilontarkan Kepada Anak Farmasi (1)

Halo! Lanjut lagi ya dengan edisi luntang lantung gaje. Kali ini saya mau membahas soal skripsi lapangan. Ehm, tentu saja yang dimaksud bukan skripsi di lapangan sepakbola, lapangan basket, apalagi di lapangan tembak.

Jadi di farmasi itu secara umum ada dua pembagian jenis skripsi. Yang pertama adalah skripsi di lab. Berhubung dunia farmasi itu amat sangat luas banget sekali, maka skripsi lab ini menyajikan banyak peluang untuk diteliti. Beberapa judul dari skripsi genre ini adalah “Penetapan Kadar Aspartam Dalam Minuman Sachet bla..bla..bla…” atau juga “Pengaruh Pemberian Paracetamol Dosis Tinggi Pada Mencit Galur Wistar bla..bla..bla..”. Dalam konteks tertentu bisa saja berubah menjadi “Penetapan Kadar Cinta Yang Tersisa Pada Mantan Terindah bla..bla..bla…” atau “Pengaruh Pemberian Baygon Dosis Tinggi Pada Mencit Yang Galau Habis Putus Cinta bla..bla..bla..”

Baca Realita Skripsi Lapangan

Cerita Farmasi: Balada Mengerjakan Tugas

Habis nonton Habibie dan Ainun di TV. Setengah senang karena akhirnya bisa nonton film itu juga. Tapi sedikit mempertanyakan kok secepat itu nongol di TV, padahal film itu kan termasuk film laris. Gegara nonton film itu, saya jadi memikirkan hal-hal yang romantis dalam hidup saya untuk ditulis sebagai cerita farmasi.

Sayangnya…

Apa sih baladanya?

Cerita Farmasi: Jenis Bolos Anak Farmasi

Iya, saya masih luntang lantung gaje, jadi masih sempat berpikir soal cerita farmasi. Kalau saya sedang sibuk seperti biasa, saya mah sibuk mikirin bagaimana ceritanya kayu manis di Kerinci sana bisa sampai ke pabrik dengan selamat. Dan olahannya bisa dikirim tepat waktu untuk memastikan saya selamat dari kejaran konsumen.

Baiklah, sesudah membahas tentang cara anak farmasi dalam melakukan kerja kelompok serta ahli-ahli yang tersedia di kelas farmasi, maka kali ini saya akan mengetengahkan topik yang agak sensitif. Disebut sensitif karena kalau habis dicelup urine menghasilkan dua garis, maka bisa menimbulkan huru-hara.

Eh, itu merk testpack bukan ya?

Cerita Selengkapnya

Cerita Farmasi: Kelasnya Para Ahli

Edisi luntang lantung gaje masih berlanjut. Sesudah berbagi kesesatan tentang kerja kelompok ala anak farmasi. Sekarang saya mau ngasih tahu kalau di kuliahnya anak farmasi itu ada banyak sekali ahli. Iya, ahli beneran ini. Kalau menurut KBBI dalam jaringan (daring alias online), ahli artinya mahir benar dalam melakukan sesuatu.

Jadi orang-orang yang saya sebutkan di bawah ini benar-benar mahir dalam melakukan kegiatan yang adalah spesialisasinya. Sampai-sampai dalam beberapa kasus, kalau orang itu kebetulan tidak dapat hadir di kelas atau di praktikum, kelas akan bersedih karena kehilangan mereka. Galaunya kehilangan ahli ini di kelas kadang melebihi galaunya ditinggal kawin sama gebetan pas playgroup.

Ahli apa sajakah itu? Ini dia.

Cerita Selengkap-lengkapnya

Cerita Farmasi: Cara Kerja Kelompok Ala Anak Farmasi

Luntang-lantung gaje di hari raya begini bikin galau. Galau bikin terkenang masa silam. Terkenang masa silam bikin males. Males bikin luntang-lantung gaje begini. Dan seterusnya sampai selesai. Nah, sambil terkenang masa silam, ada baiknya saya berbagi disini, utamanya kepada pemuda harapan bangsa yang sedang menempuh masa studi.

Bukan berbagi duit pastinya. Selain karena saya memang tidak lebaran, juga karena saya tidak punya duit untuk dibagi. Saya hanya punya cinta.

Makan tuh cinta. Sampai muntah.

Selanjutnya…

Menjadi Author Di Goodreads

Sesudah menjadi auditor (internal) sejak 2009, saya mulai mlipir ke cita-cita saya sebenarnya. Iya, sebenarnya saya itu pengen menjadi author alias penulis. Auditor sih semacam kesenangan belaka. Dan kita tahu bahwa kesenangan itu fana, saudara-saudara!

*apa coba?*

Nah, sesudah turut serta di buku “Kebelet Kawin, Mak!” (Gradien, 2012) dan “Radio Galau FM Fans Stories” (Wahyumedia, 2012), saya join juga di buku “Curhat LDR” (Gradien, 2013). Dan karena buku KKM merupakan atas nama Blogfam, serta yang kedua atas nama Radio Galau, jadi nggak bisa diklaim.

Uraian lengkapnya

5 Kelakuan Tenaga Kesehatan yang Tidak Layak Ditiru

Sehat itu adalah anugerah terindah yang kita miliki sebagai manusia. Bahkan kalau sakit gigi saja, pasti lebih memilih untuk sakit hati kan? Ya, karena sakit itu nggak enak. Maka lebih baik sehat.

*tarik ingus*

Dalam rangka sehat itu, ada yang namanya tenaga kesehatan. Kemarin saya sempat ketemu rombongan tamu dari KAJ, menyebut diri tenaga medis. Kayaknya sih dokter, karena akrab dengan Dokter Budi. Saya sebagai apoteker diberi tugas untuk…

memotret.

*sigh*

Entah gimana ceritanya, saya terus jadi ingat kelakuan-kelakuan aneh orang-orang yang paham kesehatan itu, yang sejujurnya nggak layak untuk ditiru sama sekali. Tapi itu nyata, dilakukan dengan SADAR oleh mereka (ya saya juga sih).

Ini dia.

1. Makan Telat

“Ibu, kalau makan jangan telat ya. Nanti sakit,” kata seorang bidan.

Jam menunjuk 11, mendekati 12 siang.

“Sarapan yuk! Laper berat,” kata bidan yang sama.

Ini pengakuan dari seorang bidan di sebuah rumah sakit ternama di Jogja. Mereka dengan tekun dan telaten meminta pasiennya untuk makan tepat waktu. Lha mereka sendiri?

Nggak sempat. Pelayanan kepada pasien itu adalah kewajiban, karena selain kami-kami ini memang digaji untuk pasien, tapi juga ada tanggung jawab moral yang harus dilakoni mengingat ini urusannya sama nyawa manusia. Mungkin bidan muda sudah kenyang makan hati karena digarap sama bidan senior. #eh

Nyawa sendiri nggak dipikirin tuh?

2. Merokok

“Salah satu hal yang merusak kulit, adalah kebiaaan merokok,” ujar seorang dokter di seminar tentang kecantikan di sebuah hotel di Jogja.

Beberapa jam kemudian, saya melihat dia merokok dengan enaknya.

Yaelah.

Ini fakta beneran, dan nggak 1-2 saya melihat dokter merokok. Ya sekarang dokter mana sih yang di masa perkuliahannya yang lama itu nggak dibekali fakta bahwa rokok itu merusak kesehatan?

Lha kok malah ngudud dewe?

*tanya kenapa*

3. Begadang

Bahkan Bang Rhoma saja sudah memperingatkan kita untuk tidak begadang kalau tidak ada perlunya. Masalahnya yang diurus ini adalah nyawa pasien, jadinya begadang jadi andalan.

Coba tanya koas atau juga profesi lainnya yang PKL rumah sakit. Berapa jam mereka tidur dalam sehari? Berapa malam yang dihabiskan untuk begadang?

Tanyain gih.

Pasti mereka akan menjawab dengan segala riwayat perlemburan, termasuk nggak bisa tidur bla..bla..bla..

Coba, siapa yang menyuruh pasien untuk istirahat?

4. Ngasal Minum Obat

Ini sudah pasti apoteker! Ngasal ini ada banyak. Misalnya, ada apoteker yang membeli sendiri obat di apotek, atau malah mengambil sendiri untuk dikonsumsi sendiri.

Ngelesnya sih, “kan gue ngerti!”

Kalau saya lain lagi, dan please banget, jangan ditiru. Jadi saya kemarin itu sakit gigi, dan sakit nggak kuatnya saya minum golongan steroid yang pahit itu loh. Saya mau menghajar si bengkak di gigi itu dari ujungnya.

Minumlah saya sebuah obat mungil. Sambil minum saya baru melirik ke kemasan.

Lah, sudah ED! Lewat seminggu.

Dengan pertimbangan gigi yang masih sakit dan sedikit pengetahuan tentang stabilita obat, siang-nya, itu obat saya minum lagi.

Dan ya saya nggak apa-apa itu. Tapi beneran deh, ini jangan ditiru sama sekali. Ini memang kelakuan busuk saya sebagai tenaga kesehatan.

5. Ngelawan

Coba tanya pada dokter, pasien jenis apa yang paling rese? Saya pernah nanya, dan dia bilang bahwa jenis pasien paling rese adalah sesama dokter. Hahaha.

Nggak cuma dokter, perawat, bidan, apoteker, dan yang ngerti-ngerti kesehatan itu, kalau kejatahan jadi pasien pasti ngelawan.

Ada teman apoteker yang merasa hatinya bermasalah, dan menolak diresepkan Paracetamol. Ada juga teman apoteker yang hipoglikemia, tapi minta pulang karena merasa nggak apa-apa. Ada yang sakit hati, kemudian minta gantung diri tidak kuat menanggung beban hidup ditinggal nikah sama mantan.

*abaikan yang terakhir*

Begitulah, orang kalau sudah tahu, responnya justru amat sangat berbeda.

Yah, begitulah 5 kelakuan tenaga kesehatan yang sama sekali nggak layak untuk ditiru. Ada yang mau menambahkan?

Orang Yang Mencintai Kamu

Baru saja bongkar-bongkar kamar, sekalian pasang rak baru. Benda tiga level warna biru ini mengingatkan saya pada benda yang dulu pernah saya punya beberapa bulan di Palembang. Jadi, siapa tahu kejadiannya bakal sama. Hehehehe… Nah, pas bongkar-bongkar itu, ketemu selembar kertas print-print-an. Kalau melihat wujudnya, sepertinya dulu saya cetak waktu jamannya Friendster deh.

Bukan bermaksud nggak menuliskan karya cipta aslinya, tapi ya di print-print-annya memang nggak ada. Jadi saya ketik disini ya.

Ini dia:

1. Orang yang mencintai kamu tidak akan pernah bisa memberikan alasan kenapa ia mencintai kamu, yang ia tahu di matanya hanya ada kamu satu-satunya.

Cinta butuh alasan? Bisa jadi tidak.

2. Kalau kamu sudah memiliki pacar atau kekasi, ia tidak pedul, buat dia yang penting kamu bahagia dan kamu tetap impiannya.

Sakjane pekok sih.

3. Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, di matanya kamu selalu yang tercantik walaupun mungkin kamu merasa berat badan kamu sudah berlebihan atau kamu merasa kegemukan. Bahkan dalam keadaan kamu merasa sedang “jelek” ia akan selalu menganggap kamu yang paling cantik.

Cinta itu buta, sob!

4. Orang yang mencintai kamu selalu ingin tahu apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, ia ingin tahu kegiatan kamu.

Ini disebut…. stalker.. hehehe..

5. Orang yang mencintai kamu akan mengirimkan SMS seperti “Selamat pagi”, “Selamat hari Minggu”, “Selamat Tidur”, walaupun kamu tidak membalas pesannya.

Namanya juga tulisan jadul, jadi masih SMS. Harusnya hari gini pesan Whatsapp kali ya.

6. Kalau kamu berulang tahun dan kamu tidak mengundangnya, setidaknya ia akan menelepon untuk mengucapkan selamat atau mengirim pesan. Atau bahkan ia mempersiapkan hadiah istimewa buat kamu.

*No comment*

7. Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat setiap kejadian yang ia lalui bersama kamu, bahkan mungkin kejadian yang kamu sendiri sudah lupa setiap detailnya, karena saat itu ialah sesuatu yang berharga untuknya.

Apalagi kalau orang melankolis ya.

8. Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat kata-kata yang kamu ucapkan bahkan mungkin kata-kata yang kamu sendiri lupa pernah mengatakannya.

*idem*

9. Orang yang mencintai kamu akan belajar menyukai lagu-lagu kesukaanmu, bahkan mungkin meminjam CD/kaset kamu, karena ingin tahu kesukaanmu, kesukaanmu kesukaannya juga.

Di masa kini disebut modus.

10. Kalau kamu bilang akan menghadapi ujian, ia akan menanyakan kapan ujian itu, dan saat harinya tiba ia akan mengirimkan sms “Good Luck” untuk menyemangati kamu.

Enggggg…

11. Kalau terakhir kali kalian bertemu, kamu sedang sakit flu, terkilir atau sakit gigi, beberapa hari kemudian ia akan mengirim SMS dan menanyakan keberadaanmu. Karena ia mengkhawatirkanmu.

Uhukkkkk…

12. Orang yang mencintai kamu akan memberikan suatu barang miliknya yang mungkin buat kamu itu adalah sesuatu yang biasa, tetapi itu ialah suatu barang yang istimewa buat dia.

Ada yang kayak gitu sih..

13. Orang yang mencintai kamu akan terdiam sesaat saat sedang berbicara di telepon dengan kamu, sehingga kamu menjadi bingung, saat itu dia merasa sangat gugup karena kamu telah mengguncah dunianya.

Sajak rodo lebay sih..

14. Orang yang mencintai kamu selalu ingin berada di dekatmu dan ingin menghabiskan hari-harinya denganmu.

Iki mah jelas.

15. Jika suatu saat kamu harus pindah ke kota lain untuk waktu yang lama, ia akan memberikan nasehat supaya kamu waspada dengan lingkungan yang bisa membawa pengaruh buruk bagimu.

Semacam perhatian.

16. Orang yang mencintai kamu bertindak lebih seperti saudara daripada seperti seorang kekasih.

Nah ini. Modus yang disebut “Abang…”

17. Orang yang mencintai kamu sering melakukan hal-hal konyol seperti meneleponmu 100 kali dalam seari, atau membangunkanmu di tengah malam, karena ia mengirim SMS atau meneleponmu, karena saat itu ia sedang memikirkan kamu.

Sedikit lebay, tapi bener...

18. Jika kamu memintanya untuk mengajarimu sesuatu, maka ia akan mengajarimu dengan sabar walaupun kamu mungkin orang yang terbodoh di dunia.

Namanya juga seneng..

19. Orang yang mencintai kamu kadang merindukanmu dan melakukan hal-hal yang membuat kamu jengkel atau gila, saat kamu bilang tindakannya membuatmu terganggu, ia akan minta maaf dan tak akan mengulanginya lagi.

Cinta gila

20. Kalau kamu melihat HP-nya, maka namamu akan menghiasi sebagian besar Inbox-nya. Ya, ia masih menyimpan pesan dari kamu walaupun pesan itu sudah kamu kirim sejak berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun silam.

Iniiihhhh… *inhale.. exhale…*

21. Dan jika kamu menghindarinya, atau memberi reaksi penolakan, ia akan menyadarinya dan menghilang dari kehidupanmu, walaupun itu membunuh hatinya.

Mati wae le..

22. Jika suatu saat kamu merindukannya dan ingin memberinya kesempatan, ia akan ada di sana menunggumu karena ia tidak pernah mencari orang lain. Ya, ia selalu menunggumu.

Edan

Adakah ada yang memperlakukanmu dengan cara seperti di atas? Kalau ada, jangan pernah sia-siakan orang tersebut, kamu akan menyesal melakukannya.

😀

 

Bapak Millennial