Daftar Lomba Blog Desember 2019

Lomba blog masih ada dan masih banyak. Setelah kemarin-kemarin kalah, tentu tidak ada salahnya mencoba lagi pada ajang-ajang lainnya. Yuk!

Lomba Blog Cheria Holiday #9

Tema: Nge-Blog tentang Australia
Deadline: 2 Desember 2019

Hadiah:
Wisata Halal Singapore-Melaka-Singapore dengan kapal pesiar (termasuk tiket pesawat) dan uang saku untuk 3 finalis terbaik.
10 HP Xiaomi Redmi Note 6 Pro untuk 10 kontestan favorit.

Info Lengkap

Kompetisi Blog #BahagiaBersamaAirAsia

Screenshot_2022

Tema: Cerita pengalaman bahagia bersama AirAsia
Deadline: 16 Desember 2019

Hadiah:
Juara 1: 10 Juta Rupiah
Juara 2: 8 Juta Rupiah
Juara 3: 5 Juta Rupiah
Juara 4: 4 Juta Rupiah
Juara 5: 3 Juta Rupiah
20 Pengirim Pertama @ 300 Ribu Rupiah
Most Engaging Blog:
Peringkat 1: 5 Juta Rupiah
Peringkat 2: 3 Juta Rupiah
Peringkat 3: 1 Juta Rupiah

Info Lengkap

Rumah Web Blog Competition Periode 2

Tema: Bagaimana memanfaatkan domain untuk bisnis Anda?
Deadline 20 Desember 2019

Hadiah:
Juara 1: 3 Juta Rupiah
Juara 2: 2 Juta Rupiah
Juara 3: 1 Juta Rupiah
3 Orang Juara Favorit: 500 Ribu Rupiah

Info Lengkap

Daftar Lomba Blog September 2019

Screenshot_1966

Sekadar mau berbagi informasi saja, karena kadang kalau lagi selow saya suka nyari blog yang menyediakan informasi lomba blog, sekadar untuk menambal isi kantong. Bulan September 2019 ini lomba blog lagi luar biasa banyaknya, lho!

Blog Competition Trip Impian Bersama Watsons

Sumber: kompetisiblogwatsons.com

Hadiah:
Grand Prize Free ticket for 2 person to Thailand round trip + IDR 2.000.000 Watsons Shopping Voucher. 10 Pemenang lainnya: masing-masing IDR 300.000 Watsons Shopiing Voucher

Ketentuan Umum:

  • Tema penulisan adalah Trip Impian ke Thailand atau Hongkong atau Malaysia atau Singapura atau Makau atau Taiwan dengan Watsons
  • Platform WordPress, Blogger, TUmblr, dan domain self-hosted, dengan minimal usia blog 6 bulan.
  • Tulisan berbentuk artikel pendek minimal 500 kata disertai materi foto atau video pribadi yang mendukung.
  • Wajib pasang banner Watsons One Pass

Deadline: 15 September 2019

* * *

Kompetisi Penulisan dan Blog STOP Pneumonia

Sumber: stoppneumonia.id

Hadiah:
2 karya terbaik akan mendapatkan kesempatan melakukan perjalanan ke Sumba Barat (wilayah program Pneumonia Save the Children) selama 4 hari 3 malam + uang saku

Ketentuan Umum:

  • Tema penulisan adalah Stop Pneumonia (dapat berupa testimoni, pengalaman pribadi, pengamatan, atau sebuah pemikiran)
  • Panjang artikel minimal 700 kata
  • Jika karya merupakan cerita tentang orang lain, pastikan untuk mendapatkan bukti tertulis kesediaan subyek sebagai narasumber
  • Banyaknya likes dan share tulisan akan menjadi point penilaian

Deadline: 17 September 2019
Pengumuman: 24 September 2019

* * *

Picky Blog Competition

Hadiah:
Juara Pertama Rp500.000
Juara Kedua Rp250.000
Juara Ketiga Rp100.000
Viewer Terbanyak Rp100.000

Ketentuan Umum:

  • Masuk web Picky.id lalu register/login dan tambahkan post dengan klik ‘New Post’
  • Mampir ke tempat-tempat yang underrated (menarik tapi sepi pengunjung), cari data sebanyak-banyaknya tentang tempat itu.

Deadline: 17 September 2019
Pengumuman: 20 September 2019

* * *

The Ambition Call: Writing Competition

Hadiah:
Juara 1 Rp2.000.000
Juara 2 Rp1.500.000
Juara 3 Rp1.000.000
Favorit Rp500.000
Ide Kreatif Top up pulsa/Gopay/OVO senilai Rp200.000 untuk 10 blog kreatif

Ketentuan Umum:

  • Kompetisi untuk menstimulasi diskusi publik dengan meningkatkan kesadaran khalayak umum mengenai perubahan iklim dan pencapaian ambisi dalam pemenuhan target NDC.
  • Dapat menggunakan laporan The Ambition Call sebagai bahan
  • Jumlah kata 800 – 1300 kata.

Deadline: 18 September 2019
Pengumuman: 18 Oktober 2019

* * *

Lomba Kreativitas Kebencanaan Tangguh Award 2019

Sumber: BPNB

Hadiah:
The Best of Category menerima hadiah sebesar Rp10 Juta. Selain itu juga akan diberikan hadiah total kepada 5 juara favorit dan 36 nominasi. Total seluruhnya Rp86 Juta Rupiah.

Ketentuan Umum:

  • Selain blog, sudah ada lomba foto, video, poster, dan podcast. Blog bisa pakai platform apapun (termasuk blogdetik yang sudah bubar masih ditulis. heuheu…)
  • Ada beberapa hyperlink.
  • Submit ke bit.ly/tangguhawards2019

Deadline: 20 September 2019
Pengumuman: Oktober 2019

* * *

Rumahweb Blog Competition Periode I

Hadiah:
Juara 1 3 Juta Rupiah
Juara 2 2 Juta Rupiah
Juara 3 1 Juta Rupiah
3 Juara Favorit @ 500 Ribu Rupiah

Ketentuan Umum:

  • Tema “Mengapa Domain Penting untuk Bisnis”.
  • Lima persen penilaian berdasarkan posisi di Google Search Engine
  • Tulisan 400 – 1000 kata

Deadline: 20 September 2019
Pengumuman: 27 September 2019

* * *

Lomba Blog “Ayo Cek KLIK Sebelum Belanja”

Screenshot_1965

* * *

Lomba Blog #BicaraSawit

Hadiah:
Macbook Air, Samsung Galaxy Tab S5e, Kindle, Smartphone XiaoMi untuk 3 pemenang favorit dengan like terbanyak serta total uang tunai 25 juta rupiah!⁣⁣⁣

Ketentuan Umum:

  • Tuliskan tentang ‘sawit kuat Indonesia hebat’
  • Tulisan 300 – 600 kata
  • Upload salah satu foto artikel ke IG

Deadline: 22 September 2019

* * *

Blog Competition Qwords Anniversary

Hadiah:
Juara 1 3 Juta Rupiah
Juara 2 2 Juta Rupiah
Juara 3 1 Juta Rupiah

Ketentuan Umum:

  • Tema ‘Peran Website Dalam Bisnis Online’
  • Minimal 700 kata
  • Pasang banner
  • Engagement artikel jadi kriteria penilaian

Deadline: 30 September 2019
Pengumuman: 7 Oktober 2019

* * *

Blibli Seller Blog Competition

Hadiah:
Juara 1 Voucher belanja Blibli.com 3 Juta
Juara 2 Voucher belanja Blibli.com 2 Juta
Juara 3 Voucher belanja Blibli.com 1 Juta

Ketentuan Umum:
– Tema ‘Bersiap Hadapi Lonjakan Persanan di Harbolnas Blibli.com’
– Artikel minimal 500 kata

Deadline: 30 September 2019
Pengumuman: 7 Oktober 2019

Kurang banyak apa, coba? Yang ngerekap sampai lelah. Monggo diikuti satu demi satu. Siapa tahu ada yang kecantol kan lumayan~

Daftar Penyesalan: 6+1 Tempat Impian Untuk Dikunjungi di Sumatera Selatan

SONY DSC

Maret 2009, kali pertama saya melihat kokohnya Jembatan Ampera dari balik awan. Pertama kalinya pula mata saya mengagumi lekuk Sungai Musi nan mengagumkan itu. Dipadu garis nasib, akhirnya pertemuan pertama itu mengikat saya hingga akhirnya datang kembali ke Bumi Sriwijaya pada bulan Mei 2009. Kali ini sebagai manusia yang hendak bermukim di kota Palembang.

FILE048-edit

Sebuah perjodohan yang berusia 2 tahun nan sangat membekas bagi saya. Meski karena berpisah dengan Bumi Sriwijaya-lah saya jadi bisa melihat sisi lain Indonesia mulai Kendari sampai Papua. Maka, bahkan ketika sudah hampir lima tahun saya meninggalkan Bumi Sriwijaya pada umumnya dan Palembang pada khususnya, saya selalu punya kerinduan khusus pada Bumi Wong Kito Galo ini. Apalagi, banyak sekali tempat yang belum saya singgahi selama saya menjadi manusia yang minum air Musi. Tempat-tempat yang pada akhirnya berakhir sebagai perencanaan dari sekadar makan siang di kantin, tanpa sempat menjadi realisasi.

Tempat apa saja itu? Payo dijingok!

Selengkapnya!

Agar Tiga Pilar Bisa Menggelegar

Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN yang ke-22 sudah diselenggarakan di ibukota Bandar Seri Begawan. Sebanyak 9 kepala negara hadir, plus 1 perwakilan karena kepala negara yang asli sedang kampanye. Namanya juga KTT, jadi pembahasannya juga tingkat dewa alias tingkat tinggi. Tentunya lebih tinggi daripada kota kelahiran saya, Bukittinggi.

#apasih

Tersebutlah 3 pilar yang selalu disebutkan dalam sosialisasi komunitas ASEAN 2015 yakni keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. Sebenarnya benda-benda ini tidak cukup asing, terutama bagi produk P4 kayak saya. Ketahuan kan saya umurnya berapa. Siapapun anak masa lalu pasti tahu IPOLEKSOSBUDHANKAMNAS alias ideologi politik ekonomi sosial budaya pertahanan dan keamanan nasional. Jadi, bagi orang Indonesia, mestinya nggak asing dengan tiga pilar ini.

Nah, bagaimana agar ketiga pilar itu bisa menyatukan rakyat dan menciptakan masa depan layaknya tema KTT ASEAN 2013?

Yang pertama-tama harus dibereskan adalah isu laut Cina Selatan, karena ini akan menjadi poin di pilar keamanan, meskipun jatuh-jatuhnya juga di ekonomi. Rebutan dengan Cina, yang mana Cina enggan bernegosiasi dengan pihak ketiga atas nama ASEAN dan lebih memilih untuk bilateral negara per negara. Ada masalah pula karena Kamboja yang adalah sekutu dekat Cina, memilih mengikuti sikap Cina. Topik ini sebenarnya tersembunyi di balik senyum para pemimpin negara dalam akhir KTT. Padahal kalau ini tidak diselesaikan, bisa memicu pertentangan di proses penguatan menjelang Komunitas ASEAN 2015.

Yang kedua adalah terobosan peningkatan peran di dalam komunitas. Penerapan visa umum ASEAN, dan juga kartu perjalanan bisnis ASEAN, serta terobosan lainnya guna mengurangi batas-batas harus terus digalakkan. Nggak mungkin dong, ngakunya teman, tapi teman nggak boleh berkunjung ke kamar kos kita dengan akses khusus. Kayak saya dulu, teman saya punya akses langsung ke kamar saya via kunci kos. Beda dengan tamu-tamu biasa yang nggak saya kasih akses. Namanya komunitas, menurut saya ya seperti itu.

Yang ketiga, sebagai wilayah yang tergolong new emerging (bukan NEFO GANEFO lho ini ya), negara-negara di ASEAN harus menguatkan peran agar memegang peranan sentral khususnya di perkembangan negara-negara yang dikatakan sedang berkembang. Kita tahu bahwa konsep kawasan semacam ASEAN ini sudah jamak di berbagai negara di dunia, dengan posisi masing-masing. Lihatlah Liga Arab atau Uni Eropa. Nah, ASEAN sebaiknya menyasar di konteks negara berkembang karena memang sepertinya yang negara maju di ASEAN ya baru Singapura. Padahal ya sejak saya SD, Indonesia ini dibilang negara berkembang.

Berkembang terus, kapan jadi maju ya?

Jangan lupa satu lagi kalau Komunitas ASEAN sudah punya road map dan blue print. Pemantauan pencapaian, seperti yang saya lakukan dalam kinerja pekerjaan saya via balance scorecard, juga harus dilakukan. Kalau nggak tercapai ya dicari tahu root cause-nya. Pokoknya, dijamin agar road map dan blue print bisa tercapai dengan baik.

Nah, itu utamanya tugas Sultan Brunei di tahun 2013 ini sebagai ketua bergilir ASEAN. Tujuannya jelas, agar bisa membuat ASEAN lebih menggelegar di kancah internasional dan mewujudkan Komunitas ASEAN 2015 yang sukses.

Salam Menggelegar!

Borobudur & Angkor Wat: Sebuah Perspektif Sederhana

Kalau menyebut Candi Borobudur, yang terlintas di benak saya adalah…

…tempat ketika saya jalan-jalan sama keluarga mantan, dua tahun silam.

Ah, tapi kan saya harus berpikir sesuai falsafah Jawa yang direkayasa oleh anak UKF Dolanz-Dolanz:

Duren duren, roti roti
Mbiyen mbiyen, saiki saiki
Durian durian, roti roti
Dulu dulu, sekarang sekarang

Jadi, biarlah masa lalu menjadi masa lalu.

Eh, ini kok malah ngomongin masa lalu sih?

Kembali ke topik