Portofolio

Disini saya cuma mau merekap karya-karya saya dalam konteks tulis menulis yang pernah dipublikasikan baik dalam bentuk buku, artikel di koran dan majalah, hingga di aneka website. Kalau rekap kenangan dan kegalauan, sudah tersebar tidak merata di seantero blog ariesadhar.com ini. Mari disimak.

BUKU

0. Buku Nikah. Kagak punya. Adanya akte nikah, kak!

1. OOM ALFA

OOM ALFASemua orang pasti punya sahabat istimewa, teman untuk berbagi suka maupun duka. Dan buat gue, sahabat istimewa itu bernama Alfa. Dia bisa jadi teman curhat, rela menemani ke mana pun gue pergi, sampai membantu keluar dari segala macam kesusahan. Alfa juga unik. Hobinya galau, suka ngadat, dan punya prinsip ‘biar lambat asal semaput’. Kalo udah kayak gitu, gue cuma bisa melukin Alfa. Sayang, dia nggak bisa meluk balik. Ya, gimana bisa? Alfa, kan, seonggok motor tua butut~! Jangan nganggap gue gila gitu, dong. Persahabatan, kan, nggak melulu sesama makhluk hidup. Gue buktiin di cerita ini, persahabatan gue–Arie, bocah labil dan galau–, dan Alfa yang penuh tawa, dilema, serta derita. Diterbitkan di Bukune. Untuk pemesanan bisa lihat DISINI, atau email ke ariesadhar(at)gmail(dot)com.

2. Mboh😦

BUKU (1)

1. Kebelet Kawin, Mak!

kebelet kawin

12 cerita komedi cinta terbaik hasil lomba Blogfam & Gradien. Tiga Pemenang Utamanya. High-Class by Pradna. “Maaf. Kita putus ya.” See? Benar kataku kalau Lina itu baik hati, kan. Bilang putus saja pakai kata “maaf” dan tanpa huruf kapital. Kebelet Kawin, Mak! by Zoel Ardi. “Mulai hari ini, aye bangga dipanggil Welcome, yang artinya Selamat Datang. Nama yang paling baik kan nama pemberian orangtua!”. Mantan Pacar by Barokah Ruziati. Whaaat? Gue lucu, gue baik, gue pintar (dia enggak bilang pintar sih, tapi enak diajak ngobrol artinya gue pintar dong, kalau orang bego mana enak diajak ngobrol?) tapi dia memilih jadi teman aja daripada jadi pacar? Maksudnya apa?. Buku antologi mayor pertama saya, ditulis bersama-sama dengan Pradna, Zoel Ardi, Barokah Ruziati, Haris Firmansyah, Eri iyas, Muhimmah, Cizu Chan, Sulaiman Hari Prabowo, Wuri Nugraeni, Yunisri Mur, Windi Teguh, dan saya sendiri.

2. Radio Galau FM Fans Stories

16066308

Jomblo permanen? Nembak cewek 10 kali, ditolak 13 kali? Digantungin cowok? Terlambat menyadari bahwa ‘dia’ adalah “the right person”? Cinta bertepuk sebelah tangan? Cowok yang kamu suka ternyata uhmmm, uhmmm ‘penyuka sesama’? Pacaran jarak jauh? Waduh, kalau kamu termasuk dalam salah satunya, mesti baca 20 kisah dari teman-teman yang sudah sangat ‘berpengalaman’ di dalam buku ini. Mereka bercerita dengan lucu supaya nggak galau! Padahal, sambil nangis tuh nulisnya (yaiyalah, sambil ngiris bawang). Plus, 5 cerita dari @RadioGalauFM yang membantu kamu menjadi TAMBAH GALAU #eeaaa. Pokoknya, nama tengah gue “GALAU”. Nggak galau nggak gaul!

3. Curhat LDR

17465906

Pada suatu waktu, panah asmara telah menjadikan duainsan terpautdalam satu kisah. Sayang, bukan restu atau perbedaan status bak dongeng-dongeng cinta yang memisahkan keduanya. Melainkan jarak yang membuat mereka tak bisa leluasa bersua kapan saja. Sejak itu semua terasa pedih, rindu dendam, galau, cemburu buta saat ia tiada hadir. Hanya sayup-sayup sapa dan kabar dari dari seberang yang bisa menawar duka hati. Saat rindu sudah meletup, laut dan gunung pun tak akanmenyiutkan nyali. Meski uang tinggal sepeser, hidup seadanya, apa pun akan dijalani demi pertemuan—sesingkat apa pun menjadi begitu berharga. Tumpukan tiket akan menjadi saksi bisu perjuangan itu. Stasiun cinta pun akan bercerita tentang dua hati yang akhirnya bersua. Demi apa? “Tentu, demi cinta,” begitu ujar seorang distancer. Ditulis bersama AmouraXexa, Ana Sastravel, Arienia Melati, Ariesadhar, Arinda Shafa, Bintang Senja, DeAnnita, Dwi Wiandari, Dwinda Alhuda Arofa, Eladzaky, Ellnovianty Nine, Gabriella Victoria Raiza, Gagak Sandoro, Hani Luthfianda, Hilal Ahmad, Ika Shofa Irvina, Jacob Julian, Luklukul Maknun, Marsel, Mitha Juniar Sitang, Moningka, Nita Lana Faera, Pia Devina, Ramundro, Reshie Bargowo, Retno Mawarni, Rustin Indriyati, Suci Artia Arselan, Vira Elyansyah, dan Winniesta Yana.

4. Galau: Unrequited Love

Buku Jamban Blogger - Galau Unrequited Love

Ketika bicara cinta, banyak rasa di sana. Ada rasa kangen, sayang, marah, benci, dikhianati, cemburu, dan juga perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kadang, semua rasa itu bisa dialami oleh seseorang dalam waktu bersamaan. Tiba-tiba seseorang bisa tersenyum, selang waktu kemudian meneteskan air mata, diakhiri dengan kemarahan. Namun, tidak perlu menunggu waktu lama, keceriaan itu bisa muncul kembali. Ketika bersentuhan dengan cinta, kita pasti bertemu dengan penolakan, ungkapan rasa yang tak terucap, ngepo-in mantan, atau move on yang gagal total. Ada kegalauan. Di lain waktu, kita mengalami dicintai, disayangi, dan juga menemukan cinta yang baru. Ada kebahagiaan. “Buat kalian yang masih butuh pencerahan dalam kehidupan percintaan, buku ini bisa jadi salah satu pedoman. Bahkan, bisa jadi bahan introspeksi diri. Hati-hati ‘ketampar’ sendiri waktu lagi baca.” (Indra Widjaya, penulis menyambi pengamen)

BUKU (2)

1. Katedral Jakarta (katedraljakarta.or.id) (2)

Sampah Sesudah Misa: Pedulikah Kita?
“Nanti Yesus turun, terus balik-balikin meja lapak di sini.” Kalimat di atas tentu saja tidak ingin menggunakan Yesus sebagai bahan bercanda. Bukan pula hendak menggunakan peristiwa jelang hari raya Paskah orang Yahudi sebagai olok-olok belaka. Kalimat tersebut terlontar dari seorang kawan yang prihatin dengan begitu banyaknya pedagang yang berjualan di lingkungan sebuah gereja di Yogyakarta. KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA!

Memilih Pangan Olahan Yang Sehat 
Pekan lalu, sebagian besar umat KAJ membaca dan mendengarkan Surat Gembala Hari Pangan Sedunia 2014. Sebanyak 9 poin utama disampaikan oleh Mgr. Ignatius Suharyo dalam Surat Gembala tersebut, dengan penekanan yang berbeda-beda. Namun pesan utamanya tetap mengacu pada satu kalimat yang berada di bagian awal Surat Gembala yakni “Mencintai dan Merawat Bumi Untuk Pangan Sehat Bagi Semua”. KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA!

2. Urban Cikarang (urbancikarang.com) (1)

13 Hal Yang Dilakukan Oleh Orang Bahagia
Setiap hari menghadapi macet di jalan Cikarang-Cibarusah. Setiap hari dimarahi bos. Setiap hari disembur knalpot bis jemputan. Apakah kita bisa bahagia dengan kondisi yang demikian itu? Tentu saja bisa! Setiap dari kita hidup untuk mencari kebahagiaan dalam level yang kita tentukan sendiri. Upaya pencarian itu yang kemudian berwujud pada bagaimana mencarinya dan apa yang dilakukan. Berikut ini beberapa hal yang dilakukan oleh orang bahagia. Mari mencerna, apakah kita sudah melakukannya? KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

3. Hipwee (hipwee.com) (2)

Tanda-Tanda Kalau Ternyata Dia Bukan Jodohmu
Kamu sudah punya pacar atau calon pendamping? Eits, jangan angkuh dulu ya! Jodoh itu benar-benar nggak bisa ditebak, jangan terlalu yakin dulu kalau pasanganmu itu adalah orang yang bakalan jadi pendamping hidupmu! BACA SELENGKAPNYA DISINI.

5 Hal Krusial yang Wajib Kamu Tahu Setelah Lolos Tes CPNS
Beberapa hari belakangan ini, mungkin salah satu dari kamu sedang gundah gulana menanti pengumuman CPNS. Mungkin juga ada yang sedang tersedu-sedan karena gagal memenuhi permintaan orangtua untuk menjadi PNS. Sakitnya mungkin melebihi lagu Cita Citata, walaupun orangtua sudah memberikan pukpuk sambil bilang, “tahun depan coba lagi, nak!”. BACA LENGKAP DISINI YA!

4. Mojok Dot Co (mojok.co) (11)

Cerita Untuk Aron Ashab
Ehm, sejujurnya, saya tidak kenal sama sampeyan karena saya nggak pernah lagi nonton sinetron sejak era Bawang Merah Bawang Putih. Nia Ramadhani saja masih sekolah waktu itu, pun Revalina agaknya belum kenal Ringgo. Agnes Monica belum kekar karena masih bergelut dengan pernikahan dini. KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA!

Permintaan Klarifikasi Untuk Santa Claus 
Yang terhormat Bapak Santa di kutub. Bagaimana kabarnya, Pak? Kutub masih dingin? Ah, saya yakin kok hati para jomblo di Indonesia jauh lebih dingin. Tenang saja. Janggut masih putih, Pak? Halah, Anda ini bagaimana. Ariel saja rambutnya sudah tidak memutih lagi. Masak kalah sama Ariel? KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA!

Dilema Batu Akik
Tulisan ini akan saya buka dengan sebuah aktivitas yang mungkin akan menyakitkan bagi jomblo kronis yang telah menghabiskan umur dengan meniduri mimpi dan kenangan. Ya, saya hendak mengajak pembaca sekalian untuk membayangkan posisi seorang laki-laki sedang berjalan di mal sambil menggandeng pacarnya. Sudah dibayangkan? Para jomblo sudah merasa pengen? Baik, mari kita teruskan. Laki-laki dan pacarnya itu kemudian melewati suatu sudut yang memuat tas nan bergelantungan manja di sana-sini. Apa yang akan terjadi? KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Obituari Rinto Harahap: Muka Rambo, Hati Rinto
Banjir di Jakarta belum surut ketika sebuah kabar duka datang bagi pecinta musik Indonesia. Tentu ini bukan sabotase—seperti kata Ahok, ini beneran kabar duka. Rinto Harahap meninggal dunia. Sebagai anak dari Mamak Batak yang besar di era 70-an, sudah jelas bahwa saya termasuk kalangan balita yang dengan murni dan konsekuen mendengarkan lagu-lagu Opung Rinto Harahap, di sela-sela Bondan yang mengejar lumba-lumba dan Agnes Monica yang asyik ber-tralala-trilili. Sembari asyik membungkus es mambo supaya dapat tambahan uang jajan, saya dengan tekun mendengarkan Bila Kau Seorang Diri, Gelas-Gelas Kaca, dan lagu-lagu lain yang diputar oleh Mamak via tape butut yang baru bisa menyala sesudah kabelnya diisolasi. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Beberapa Alasan Kenapa Bacot Ahok Perlu Dilestarikan
Terbukti Ahok memang trendi di Mojok. Tulisan tentang Ahok secara perlahan tapi pasti mulai mengalahkan tulisan yang menyoal Florence, Jonru, Dian Sastro, bahkan AS Roma. Soal yang terakhir ini, saya padahal berharap Puthut EA membahas peran AS Roma sebagai klub penyeimbang, macam Mercy di Senayan sana, mengingat hobinya yang bermain imbang melulu. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Surat Untuk Mbak Octa Viantary
Halo, Mbak. Eh, ehm, seharusnya saya menyapa dengan ‘Dik’, karena secara usia–dan bukan kematangan–saya lebih tua dari Ibu Ketua RW. Logikanya gampang, pas Mbak Octa Viantary masuk kuliah di Universitas Sanata Dharma, saya sudah lulus dari kampus yang sama. Namun, mengingat pada umumnya Ibu-Ibu Birokrat sungguh ingin dipanggil dengan layak dan pantas, maka saya panggil ‘Mbak’ saja. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Melemahnya Rupiah adalah Manifestasi LDR
Bahwasanya LDR-wan dan LDR-wati di Indonesia maupun seantero bumi nan fana merupakan spesies yang tidak bisa diabaikan sejentikpun. Mereka bukan hanya pelaku Long Distance Relationship, mereka juga kaum-kaum yang Lunglai Dibuai Rindu, kadang-kadang Lupa Dengan Rumah, hingga pada akhirnya terbentuk Lelah Dikibulin Relationship. Dan kini, di Indonesia nan ijo royo-royo ini, LDR telah termanifestasi dalam Loncatan Dolar atas Rupiah yang ditandai dengan tembusnya dolar di angka Rp. 14 ribu rupiah. Iya, sama-sama LDR juga. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Polemik Rapor Menteri, Polemik Kecerdasan Kita
Sungguh, saya bete dengan Bunda Kos. Bagaimana mungkin antena televisi di kos ini selalu menciptakan kondisi channel tupai kartun bugil–yang disensor KPI–sebagai siaran buram, sedangkan untuk siaran televisi berita yang jelas-jelas milik ketua-ketua partai, malah terang benderang. ‘Kan saya jadi syedih, menyaksikan berita yang berulang, termasuk menyaksikan Setya Novanto dihabisi di televisi yang anu dan Sudirman Said dikuliti di televisi yang ono. Bagaimana ini, Bunda? KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Antara Ahok dan Manchester United
Salah satu tautan viral di Facebook adalah soal kejayaan orang-orang yang menyebut dirinya generasi 1970 hingga 1990-an. Mereka membagikan tautan tersebut seolah-olah generasi sesudah itu adalah sebenar-benarnya generasi yang hanya bergantung kepada gawai. Lantaran terlalu sibuk membagikan tautan tersebut, mereka sepertinya lupa bahwa anak-anak mereka juga mengerti soal gawai ya karena dikasih sama mereka sendiri. Ya, toh? KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Belajar Cinta dari Ade Irma Suryani
Sungguh, kita–dan saya yakin Ade Irma Suryani–sama-sama memahami bahwa membantu seseorang keluar dari penjara itu adalah sikap yang jelas-jelas salah. Namun, siapa yang sudi untuk mengerti bahwa yang dilakukan Ade adalah sesuatu yang disebut cinta seutuhnya?  KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Indonesia Lebih Butuh Program Ex Amnesty daripada Tax Amnesty
Saat negeri nan indah permai ini sedang heboh perihal pengampunan pajak alias tax amnesty, saya memilih untuk melakukan aktivitas yang nantinya membutuhkan pengampunan dari istri: makan durian. Enaknya durian campur ketan di seberang Rutan Salemba—tempat Anwar kabur dengan bahagia—sungguh menggoyahkan iman, bahkan meski konsekuensinya adalah tidak dicium oleh istri untuk satu malam. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

5. Phinemo (phinemo.com) (4)

8 Hal yang Harus Kamu Coba Ketika Berkunjung ke Bukittinggi
Bagi anak rantau seperti saya, terkadang bagian paling seru itu justru ketika menjadi pelancong di tanah kelahiran sendiri. Sewaktu kecil, saya melihat Ngarai Sianok itu sebagai sesuatu yang biasa, semata-mata karena setiap hari saya melihatnya. Ketika sekarang mata terlalu disibukkan oleh gelaran gedung tinggi yang mencakar langit dan nasib, kembali pulang ke Bukittinggi adalah hal terbaik. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

4 Kebiasaan Buruk Penumpang di Pesawat
Ketika masih berumur 10 tahun, saya melakoni perjalanan dari Bukittinggi ke Jogja menggunakan bus. Waktu yang ditempuh adalah 4 hari. Seru dan cukup layak untuk dikenang karena sekarang saya lebih banyak menggunakan pesawat untuk mudik. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

6 Cara Menghabiskan 24 Jam-mu di Jayapura, Papua
Jujur saja, Papua memiliki magnet tersendiri yang mampu menarik banyak orang untuk mengunjunginya. Namun sejujurnya juga, Papua belum menjadi destinasi wisata yang utama layaknya Bali atau Jogja—tentu saja selain Raja Ampat yang letaknya bukan di Papua, tapi Papua Barat. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA!

3 Kota Yang Perlu Kamu Kunjungi Sebagai Alternatif Wisata Hemat di Belanda
Wisata hemat di Belanda? Dengan biaya tiket pesawat, penginapan, makan, dan transportasi selama di sana yang terbilang mahal, sepertinya kamu perlu berhemat dengan tujuan wisatamu. Setidaknya 3 kota di Belanda ini akan membuatmu cukup puas berkeliling dan menikmati Negeri Kincir Angin tersebut. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

6. Jombloo Dot Co (jombloo.co) (2)

Menjaga Eksistensi Sebagai Jomblo Pemilih
Sejujurnya saya tidak jomblo. Cuma, saya kasihan dengan jomblo-jomblo menahun yang sudah berkerak kadar kejombloannya. Memang saya akui, susah menjadi jomblo. Jomblo harus senantiasa berpikir aktivitas pengisi malam minggu yang lebih relevan daripada nonton film dan keramas. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Menjadi Jomblo yang Tegar Mengarungi Arus Mudik
Ehm, Jombloo Dot Co lagi ramai tentang ‘kapan kawin’, namun mungkin lupa bahwa dalam kehidupan generasi muda korban urbanisasi atas pesona kota besar nan menipu ada yang disebut mudik. Definisi operasional dari mudik bagi mahasiswa tingkat akhir macam Aditia Purnomo adalah perpindahan tempat dari kamar kosan yang sepi menuju kampung nan hangat dan penuh pertanyaan ‘kapan kawin’. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

7. Voxpop Indonesia (voxpop.id) (8)

Pintu Masih Terbuka, Penganut ‘Untung Gue Nggak Milih’ Segeralah Bertobat
Mari membuka percakapan dengan melontarkan pertanyaan kunci: “Siapa masyarakat di Voxpop ini yang tidak menggunakan hak pilih pada Pemilihan Umum Anggota Legislatif (Pileg) 9 April 2014? KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Memaknai MU Bak Remaja Menggemaskan Agar Terhindar Dari Kesesatan Berpikir
Berbincang tentang Manchester United (MU) bukan hal sembarangan. Kita berbicara tentang sebuah klub semenjana yang bergelimang gelar dan tentu saja harta, serta penggemar yang jumlahnya cukup dahsyat untuk menjadikan mas Kokok Dirgantoro sebagai presiden sebuah negara, bukan sekadar CEO Voxpop Indonesia. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Bukan Warga Jakarta Kok Berisik?
Beberapa hari lalu, di bawah guyuran hujan deras, saya naik sepeda motor melewati Jalan Sudirman, Jakarta. Melewati jalan protokol yang kesohor itu seperti melewati sungai kecil. Entah karena hujan yang kelewat deras atau gara-gara kabel yang nyangkut di gorong-gorong. Derita masih ditambah dengan cipratan mobil orang kaya dari kiri dan kanan. #AkuRapopo #AkuHanyaBasah. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Apa Jadinya, Jika ‘X-Men: Apocalypse’ Berlatar Indonesia?
Lah, jangankan yang kelakuannya aneh macam mereka, yang jelas-jelas ada dalam daftar agama nan diakui di Indonesia dan jelas-jelas sedang berdoa saja kena grebek. Mau yang agak moderat sedikit, diskusi tentang buku-buku baik yang ditaruh di tangan kiri maupun yang dibuka pakai tangan kiri, itu juga sulit dilakukan. Apalagi cuma pemuja mutan, cemen itu sih. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Valak dan Framing Jadi Hantu Senasib. Itu Mengapa Perlu Dipuk-puk
Logika inilah yang menihilkan framing oleh media di era kekinian, sehingga bolehlah disebut bahwa si framing itu sekarang adalah hantu. Kita ingat dong bagaimana Jenderal Wiranto di-framing menjadi sosok aneh-aneh dalam penyamarannya semata-mata di-setting agar dia dianggap sebagai calon presiden yang membumi. Hasilnya? Maju pemilihan presiden pun tidak. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Terminal 3 Ultimate Sebagai Perwujudan Mimpi Jomblo Kebelet Kawin
Bangunan megah yang nilainya setara 2 Paul Pogba ditambah 4 Zinedine Zidane itu telah beroperasi sejak 9 Agustus. Namanya Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Banten. Belakangan, terminal ini ramai diperbincangkan. Mulai dari mati lampu, kepadatan lalu lintas, banjir tampias air, hingga penampakan wajah DN Aidit yang diunggah oleh kang Hidayat Adhiningrat, salah seorang petinggi Voxpop. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Modus Asmara dan Obat Palsu dalam Sehelai Benang “Pink”
Setiap kali obat palsu mengemuka, saya membayangkan betapa dulu saya berusaha keras meminta agar suatu bahan obat yang ditolak sama quality control untuk diluluskan saja. Tapi tetap ditolak mentah-mentah layaknya mantan gebetan melepeh saya. Sedih. Saya paham betul membuat obat di pabrik – yang perilakunya bener – itu sulit minta ampun. Dimarahi marketing karena ada bahan baku reject sudah biasa. Padahal, bukan saya yang meminta suatu mikroba untuk mengontaminasi bahan. Lha wong, saya meminta gadis untuk dinikahi kudu nunggu nyaris tiga dasawarsa. Life. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Kesamaan Fenomena Dimas Kanjeng dengan Pelaku LDR yang Taat
Sudah jelas bahwa Dimas Kanjeng mempunyai pesona yang tidak terbantahkan. Bagaimana mungkin ribuan orang tertarik mengikuti dirinya, jika tidak ada hal menawan dalam tindak tanduknya? Aspek pesona ini kiranya sama dengan alasan – bagi sebagian kalangan – untuk memilih LDR sebagai jalan kehidupan. Bahkan dengan mengabaikan kehadiran lawan jenis lain yang jelas-jelas ada di depan mata. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

8. Fandom (fandom.id) (3)

Cerita Tentang Kasper Schmeichel dan Sang Ayah
Suatu kebenaran dalam hidup adalah bahwa kita tidak bisa memilih oleh siapa dan dari keluarga semacam apa kita dilahirkan. Sebagian dari kita yang kelahiran tahun 1980 mungkin berharap bahwa kita yang seharusnya jadi anak Ibu Ani, bukan Ibas. Tapi sebagian yang berpikir dari sisi lain, tidak ingin terbeban nama besar bapaknya, malah bersyukur tidak menjadi Ibas. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Belajar Bangkit Ala Heurelho Gomes
Apalagi jika kita kemudian tahu bahwa 11 dari 34 pekan alias sepertiga liga, Gomes berhasil melindungi gawangnya dari kebobolan sama sekali! Angka 11 clean sheet itu adalah yang terbaik dari sesama tim promosi, dan–ehm–tentu saja lebih baik dari Simon Mignolet (10 clean sheet). KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Roda Nasib Claudio Bravo dan Victor Valdes
Saat ini, Bravo bermain bersama Manchester City, klub yang sukses mencatatkan 10 kemenangan dan 1 kekalahan dalam 11 laga, sedangkan Valdes “beruntung” diberi kesempatan oleh teman lamanya, Aitor Karanka, untuk menjaga pertahanan Middlesbrough. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

9. Birokreasi (birokreasi.com) (1)

Salam Hormat bagi Parada dan Soza
Atas nama Parada dan Soza, saya hanya hendak mengajak kita untuk merenung sejenak saja. Atas nama dua nyawa yang hilang demi penerimaan negara, sudahkah uang yang mereka upayakan sampai mati itu dikelola dengan benar? Ah, saya yakin banyak antek birokreasi yang ngeri sendiri dengan pertanyaan itu. Parada dan Soza wafat di kala masih banyak orang mengejar honor sana-sini, Parada dan Soza meninggalkan dunia kala banyak pengadaan dikerahkan semata-mata mengejar penyerapan untuk lantas menjadi barang yang tiada digunakan, yang penting kan terserap. KLIK UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

BUKU (3)

Interabsurd, blognya Kevin Anggara.

Penulis Novel dan Blogger Ini Berharap Apoteker Bersatu Maju Bersama (Bidhuan).

BUKU (4)

1. Panik Yang Tidak Perlu (Kompas Jateng Jogja, 6 Januari 2006)

2. Generik dan Katolik (Majalah Hidup, Januari 2011)

3. Pangan Aman, Puasa Nyaman (Jurnal Nasional, 16 September 2011)

4. Kemasan Obat, Banyak Yang Tak Kenal (Kompas Freez, 8 Maret 2012)

BUKU (5)

1. Proyek Buku Bersama #CINTAITU
2. Aku dan Cantus Firmus
3. Tahu Bagaimana Rasanya (Buku 2)
4. Terpana (Buku 2)
5. Salah (Buku 2)
6. Baby Says
7. Menari (Buku 1)
8. Cinta Membaca. Gara-gara tulisan di buku ini, ada yang ngajak taaruf.
9. Dear Love (Buku 1)
10. Menunggu (Buku 2)

BUKU (6)

1. Dari Blog Jadi Buku (FX Senayan, Oktober 2013)

jakbook iklan edit

2. Tawa Dalam Cerita (Museum Bank Mandiri, Desember 2013)

tawa dalam cerita

BUKU (7)

Juara 1 Lomba Mewarnai Telur Paskah (1995) *plis, ini achievement banget, loh!*

Peserta CADANGAN dengan nilai tertinggi alias nomor 1 pada suatu seleksi masuk Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2013. Ingat, terbaik diantara cadangan.

CPNS Cadangan

Juara 1 Kompetisi Asyik Menulis Fiksi Remaja Terlucu #KAMFRET Penerbit Bukune (2014) dengan naskah berjudul “Kebelet Bilang Cinta”.

10 Besar Nominasi Peraih #MojokAward (2015)

Abaikan mukanya Agus, ya!

Abaikan mukanya Agus, ya!

Blogposts of the Month Februari 2016 di Indonesian Food Blogger tentang Martabak 65A.

Sejauh ini ya begitu, sih. Sepertinya ada karya lain yang nggak ter-capture, terutama yang indie-indie, saking seringnya saya ngirim pada zaman penjajahan dulu. Semoga bertambah terus, ya! Terima kasih sudah membaca ariesadhar.com!

6 thoughts on “Portofolio

  1. Pingback: Pilihan Menjadi PNS dan Pengorbanannya | ariesadhar.com

  2. Pingback: Tentang Si BG | ariesadhar.com

  3. Pingback: Cerita MOS di Kandang Manuk | ariesadhar.com

  4. Pingback: Mencoba Memahami Pekerjaan di Pabrik | ariesadhar.com

  5. Pingback: Tentang Hoax PPA: Perlukah Kita Menyisihkan Secuil Otak di Jempol? | ariesadhar.com

  6. Pingback: 6 Alasan Anak Paduan Suara Mahasiswa Adalah Jodoh Yang Tepat | ariesadhar.com

Tinggalkan komentar supaya blog ini tambah kece!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s