Cermat Memilih Investasi yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Never underestimate the power of housewife.

Ibu rumah tangga kini bukan sekadar sosok yang mahir melakukan pekerjaan rumah tangga. Tak sedikit ibu rumah tangga yang punya karier cemerlang. Karena zaman modern ini membuat ibu rumah tangga lebih kreatif saat mengatur aktivitasnya.

Salah satu yang tak boleh dilewatkan oleh ibu rumah tangga modern adalah investasi. Karena berinvestasi sangat penting untuk mendukung kondisi finansial keluarga. Jika ibu rumah tangga mengetahui hal-hal ini, pasti ibu rumah tangga semakin cermat memilih investasi yang tepat :

Menyisihkan dari Anggaran Belanja Rumah Tangga
Ibu rumah tangga yang cerdas pasti tidak kesulitan menyisihkan uang dari anggaran belanja rumah tangga. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk berhemat. Bila rumah tangga kita berhasil menghemat listrik dan biaya makan sehari-hari, pasti kelebihan anggaran belanjanya bisa dimanfaatkan untuk memulai investasi.

Memotivasi Diri Sendiri untuk Berinvestasi
Sudah waktunya kita memotivasi diri sendiri untuk berinvestasi. Ucapkan “aku bisa investasi” dalam hati untuk mendukung niat berinvestasi. Dengan demikian, kita pasti tidak mudah tergoda untuk memboroskan anggaran belanja rumah tangga. Giat berhemat dan menabung akan membuat kita semakin siap untuk berinvestasi.

sumber: pexels.com

Investasi Emas Merupakan Salah Satu Pilihan Terbaik
Investasi emas memang menjadi salah satu pilihan terbaik bagi ibu rumah tangga. Jika memilih emas, maka kita berkesempatan untuk tampil lebih elegan dengan perhiasan emas. Aneka model perhiasan emas memang tak hanya mempercantik penampilan, melainkan juga bermanfaat untuk investasi. Sementara bila tak menyukai perhiasan emas, kita pun dapat mengandalkan logam mulia. Apapun jenisnya, investasi berupa emas akan meningkat nilainya dari tahun ke tahun.

Ibu Rumah Tangga Bisa Memilih Reksadana
Jangan resah dulu kalau mendengar kata reksadana. Sebab kini produk investasi berupa reksadana memiliki prosedur yang praktis dan bisa dimiliki semua orang. Modal investasinya pun sangat terjangkau, mulai dari 100 hingga 300 ribu rupiah. Dengan menyisihkan anggaran belanja rumah tangga, kita pun siap memulai investasi reksadana. Jangan lupa meminta informasi lengkap dari bank atau lembaga penyedia reksadana yang terpercaya.

Walaupun tidak berkarier secara aktif di dunia kerja, ibu rumah tangga juga wajib memiliki kemampuan investasi yang baik apalagi dibantu oleh manajer investasi terbesar yang ada saat ini. Yuk berhemat mulai sekarang supaya bisa segera memilih produk investasi sesuai kebutuhan.

Advertisements

Lost in Bangka (6): Pantai Tanjung Pesona

Ya nasib, ya nasib. Liburan hore kiranya terancam karena sepulang dari Katedral mendung tampak menggantung manja tinggal tunggu tumpah. Ibarat gadis yang sudah merengut sak-kerut-kerut-e dan kamu bilang dia gendut. Pyar. Akan tetapi, rencana harus direalisasikan. Ini prinsip PNS, bagaimanapun agar anggaran terserap, notulen belakangan. Heu. Saya dan Chocho berserta istri masing-masing bergegas menuju rumah mertua Tintus untuk menjemput Tintus. Ya, tentu saja, masak saya ke rumah Tintus untuk menjemput Robert?

Sesudah mampir sejenak di rumah Monic, keponakannya istri Tintus, yang berarti juga sepupu Verena, dan otomatis simbah mereka sama, lekaslah kami berangkat. Peraduan telah ditentukan dengan abstrak. Satu hal yang pasti adalah ke Sungailiat, sama persis dengan tujuan sebelumnya, Pagoda di atas bukit itu, tapi ini bawahnya sedikit.

Benar saja, mendung tadi pyar beneran di perjalanan. Hujannya lumayan dan tetap lumayan hingga rombongan kami mendekati Sungailiat. Mobil Tintus mengarah ke sebuah pantai yang bernama Tanjung Pesona. Dalam guyuran hujan nan deras bak tangisan playboy KW, kami berhenti dan gamang. Turun, nggak, turun, nggak, turun, nggak. Begitu terus sampai perpres penggajian PNS disahkan.

Turun pertama sudah barang tentu adalah bundo hamidun muda di dalam mobil. Bundo beser, kak, jadi kudu pipis demi kedamaian dunia. Walhasil, turun menjadi opsi. Berpayung manja kepada pasangan masing-masing untuk kemudian berteduh di salah satu gazebo yang tersedia.

Pasangan Rian Chocho Chiko dan Marin Josi (ini penulis Syarat Jatuh Cinta, sebuah buku yang pernah terbit di GagasMedia) langsung bablas ke pinggir laut meski kondisinya sangat tidak benar. Angin kencang, ombak tinggi, mereka bawa payung pula. Tapi biarkan, sak bahagiamulah. Sementara saya dan Tintus hanya mlipir belaka dekat batu.

Pantai Tanjung Pesona ini terletak di Desa Rambak, Kecamatan Sungailiat, tepatnya 9 kilometer dari kota. Kurang lebih terletak antara Pantai Teluk Uber dan Pantai Tikus. Di kompleks pantai ini sendiri telah ada fasilitas wisata dengan kelas tidak main-main, bintang 4. Eh, ada yang bilang 3. Embuh mana yang benar?

Kalau lagi aman damai dan tentram, sebenarnya kita bisa melakoni olahraga air semacam banana boat atau jetski. Tapi hanya orang gila yang main banana boat dalam kondisi ombak saat kami kesana.

Kalau mau iseng mengamati sebenarnya Pantai Tanjung Pesona ini terbagi 2 bagian level ombak. Bagian kanan dari gazebo-gazebo adalah level ekstrim. Sementara bagian kiri adalah level baik-baik saja. Maka saat hujan begitu, di bagian kiri masih ada yang mainan air, sementara di kanan hening kayak kamu habis diputusin.

Pemisahnya adalah batu besar, lebar, dan miring yang menjadi tempat saya dan Tintus stop sambil berpayung. Ah, seandainya tidak hujan, sudah pasti saya main-main ke laut sana. Bagaimanapun, ini liburan, bukan bunuh diri, jadi sebaiknya berdiam saja memantau keadaan meski dampaknya adalah jadi tiada bisa bercerita banyak tentang keindahan Pantai Tanjung Pesona ini.

Lapar melanda perut masing-masing, apalagi ada dedek Monica dan Verena dalam perjalanan kami, serta tidak bisa main apa-apa akhirnya membawa kami cabut dari Pantai Tanjung Pesona yang sebenarnya mempesona itu. Tenang saja, bagian paling gagal dari liburan ini ya Tanjung Pesona tok. Sesudah ini, awan yang sudah bersahabat akan membawa kami ke tujuan berikutnya.

Kemana, hayo?

Tetap stay tune di serial Lost in Bangka di ariesadhar.com, yha!

Lost in Bangka (5): Katedral Santo Yosef

lostinbangka-katedral

Seperti saya tulis sebelumnya saat berkisah tentang Hotel Menumbing Heritage, salah satu yang tidak terduga adalah bahwa penginapan kami dekat dengan Gereja. Bahkan lonceng Gereja terdengar begitu dekat begitu nyata dari kamar. Ya, Gereja yang saya maksud adalah Katedral Santo Yosef. Di tempat inilah, teman saya Libertus Tintus mempersunting istrinya untuk kemudian perjalanan waktu membuat mereka memiliki Verena Freesia Ventus sebagai buah hati.

Mengingat hari Minggu adalah harinya jalan-jalan, maka saya dan istri memutuskan untuk misa pukul 6 pagi bersamaan dengan lonceng yang berbunyi. Saya mengetuk kamar sebelah, namun kamar sebelah tidak hendak ke Gereja. Gitu.

Saya dan istri berjalan bergegas meskipun sebenarnya perjalanan ke Gereja itu dekat sekali. Maklum, sudah terlambat. Pas masuk, langsung lagu pembukaan pula. Namun lagu pembukaan itu kemudian berakhir dengan tidak masuknya Pastor. Rupanya ada delay, dan lagu pembukaan diulang lagi 6.20. Heuheu. Baru kali ini ada misa delay, tapi lagu pembukaannya direpetisi. Nggak apa-apa, namanya juga para pelayan Gereja adalah manusia biasa, yang tak sempurna dan kadang salah, namun di hatiku hanya satu, cinta untukmu KEDALUWARSA!

Continue reading

5 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Mempersiapkan Foto Pre-Wedding

cover

Sejujurnya saya trenyuh menyadari blog saya hanya posting sekali di bulan Februari, itupun orderan. Trenyuh tentu saja karena untuk punya nama blog semacam ini saya harus membayar. Wis mbayar kok koyo ngene. Jadi, baiklah, saya coba keluarkan dahulu materi posting yang sudah dipersiapkan sejak zaman Balai Pustaka.

Salah satu hal kekinian yang biasanya dipersiapkan oleh para pengantin era milenium adalah foto pre-wedding. Sebuah hal yang sangat tidak wajib, tetapi kemudian menjelma jadi semacam kewajiban menjelang pernikahan. Sebenarnya, ya, tanpa pre-wedding sekalipun, mempersiapkan pernikahan itu sudah ribet. Maka dari itu melalui posting ini saya hendak memberikan beberapa pedoman yang kiranya dapat membantu teman-teman sekalian menghindari keribetan pre-wedding sebagai suplemen dari keribetan lain yang sudah ada.

Continue reading