About ariesadhar

Auditor Wanna Be, Apoteker, dan Author di ariesadhar.com

8 Cara Ampuh Lolos Seleksi Administrasi LPDP

Sesudah ratusan purnama, akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti seleksi beasiswa LPDP nan paling hits se-Indonesia Raya. Bagaimanapun saya punya teman anak LPDP angkatan awal sekali dan bahkan saya pernah membantu mereview beberapa esai orang yang akan daftar LPDP (termasuk yang kemudian jadi Mama Isto). Saya juga dalam proses mendaftar LPDP ketika kemudian gawean lain yang bernama ngabdi negara malah nyangkut duluan.

Untuk itu, biar kayak anak LPDP lainnya yang punya blog, maka saya mencoba membagikan pengalaman saya lolos LPDP dalam tahap demi tahap. Semoga bisa membantu teman-teman yang ingin menjadi Ksatria Cendekia yang siap berkarya dalam beragam peran satu tujuan bersinergi membangun Indonesia.

1. Perhatikan Daftar Dokumennya

See the source image

Pendaftaran LPDP dilakukan melalui website dan dokumen-dokumen yang menjadi syarat administrasi juga diunggah via website, bukan dikirim manual. Jadi, harusnya tidak akan terjadi yang namanya ketlingsut lupa dikirim karena akan ada status “Sudah Diunggah” dan “Belum Diunggah”. Selalu pastikan bahwa kalau memang ada yang “Belum Diunggah” itu bukan dokumen wajib. Misalnya, dalam konteks saya adalah LoA. Kalau dokumennya scan ijazah ya kalau belum diunggah yo bubar wae. Jadi, perhatikan bagian ini baik-baik.

2. Perhatikan Waktu

See the source image

Dokumen untuk seleksi tidak banyak-banyak benar, tapi butuh waktu untuk mendapatkannya. Misalnya scan hasil IELTS atau TOEFL yang masih berlaku, itu tentu harus dipastikan duluan. Kalau perlu sudah ada sebelum tes LPDP dibuka. Surat-surat rekomendasi juga pasti butuh waktu untuk nodong atasan atau dosen kesayangan. Termasuk juga tes kesehatan. Saya hampir batal daftar LPDP karena tes kesehatan ini dan mungkin nanti akan saya kisahkan terpisah.

3. Tahu Diri

See the source image

Bagian ini jelas penting sekali karena misalnya kayak saya pemilik TOEFL ITP hanya 533 ya harus tahu diri untuk tidak mendaftar LPDP luar negeri, tapi bisa masuk LPDP jalur dalam negeri. Atau ketika saya PNS tapi di Kantor saya tidak membuka atau menyosialisasikan seleksi jalur afirmasi, ya jangan mendaftar ke jalur itu. Selagi bisa daftar reguler ya ikut reguler saja. Atau kalau kamu yakin dia nggak sayang sama kamu, ya tahu dirilah, jangan dipaksakan. Continue reading

Advertisements

Cara Cepat Mengumpulkan Modal Investasi yang Bisa Kamu Coba Agar Bisa Cepat Mulai Menyimpan Dana

Cukup sering pastinya Kita mendengar orang-orang berkata bahwa mereka ingin berinvestasi, namun tidak punya modal. Sebenarnya hal ini merupakan hambatan secara psikologis, terutama bagi mereka yang belum pernah atau baru saja memutuskan untuk terjun ke dunia investasi terutama investasi online.

Padahal, orang sering kali menunda keputusannya untuk berinvestasi bukan karena hanya tentang modal investasi yang tidak ada, melainkan juga ketidaksiapan dana tersebut untuk dialokasikan. Meskipun modal investasi mungkin saat itu memang tidak ada karena masih ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi, di artikel ini, Kamu bisa mengetahui beberapa tips-tips investasi untuk mengumpulkan modal agar tujuan keuangan Anda bisa tercapai.

Sisihkan dan Manfaatkan Sisa Pendapatan

Cara pertama untuk mengumpulkan modal investasi adalah dengan memanfaatkan pendapatan yang Kamu punya dan sebelumnya sudah disisihkan. Biasanya, setelah menerima gaji atau pendapatan bulanan, hal apa yang pertama kali sekali harus Kamu penuhi? Urai dan penuhilah semua kebutuhan yang harus Kamu penuhi setiap bulannya dan selalulah sisihkan minimal 10% dari pendapatan yang Kamu dapatkan untuk diinvestasikan.

numbers money calculating calculation

Photo by Breakingpic on Pexels.com

Atau dengan cara lain, Kamu juga bisa menyisihkan terlebih dahulu 10% dari total pendapatan kemudian sisanya barulah Kamu gunakan untuk memenuhi segala kebutuhan. Bila memang keadaan ekonominya memungkinkan, tambahkan persentase pendapatan yang didapatkan untuk diinvestasikan sebesar 10% tersebut menjadi 20%, 30% dan sebagainya untuk diinvestasikan.

Ketika Kamu sudah mulai terbiasa untuk menyisihkan pendapatan Anda sebagai modal awal untuk investasi, Kamu pun bisa mulai untuk berinvestasi setiap bulan dan pada akhirnya bisa mencapai tujuan finansial yang telah Kamu buat.

Freelance atau Part Time

Pada zaman sekarang, buka hal awam lagi jika tuntutan untuk pekerja profesional di berbagai bidang sangat tinggi, terutama karena adanya peningkatan jumlah startup atau bisnis baru yang membutuhkan tenaga profesional dengan cara outsource. Apabila Kamu memiliki keahlian di bidang yang spesifik, misalnya desain grafis, manfaatkan keahlian Kamu untuk di jual bagi klien yang membutuhkan. Dari setiap proyek yang Kamu sepakati dan selesaikan bersama klien tersebut, biasanya akan diberikan fee yang ditawarkan sangat lumayan. Biasanya besaran fee tergantung pada keahlian yang Kamu punya dan kesepakatanmu dengan klien. Klien biasanya memilii budget tertentu bagi pekerjanya, Kamu bisa langsung menyetujui atau bernego dengan klien.

two person in formal attire doing shakehands

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

Dari pendapatan tersebut, Kamu bisa menyisihkan sedikit atau jika bisa sebagian pendapatan itu sebagai modal investasi hingga tabungan atau bahkan bisa juga untuk memenuhi segala kebutuhanmu yang sebelumnya belum sempat terpenuhi.

Mulai Bisnis Sampingan

Mulailah bisnis sampingan atau menekuni bisnis yang sudah ada. Pada prosesnya, Kamu akan terus membutuhkan modal bisnis. Tapi, apabila bisnis yang Kamu miliki tersebut sudah berjalan dan secara konsisten mampu memberikankan pendapatan dengan nilai yang baik, Kamu bisa mulai untuk menyisihkan pendapatan tersebut untuk diinvestasikan. Sisihkan pula sedikit dari pendapatan tersebut sebagai modal usaha demi terus mengembangkan bisnismu.

Jual Barang yang Tak Terpakai

Serupa dengan mengumpulkan modal bisnis, apapun yang mungkin bisa dikonversi menjadi uang, kebanyakan orang akan lebih memilih untuk menjual barang yang sudah tidak terpakai agar bisa dikonversi dan digunakan sebagai modal bisnis. Sama dengan mengumpulkan modal investasi, Kamu juga bisa menjual barangmu yang sudah tidak terpakai kepada mereka yang berminat. Hasil penjualan itulah kemudian tentu saja bisa digunakan sebagai modal investasi.

Sewakan Ruangan di Rumahmu yang Memang Kosong

apartment chair clean contemporary

Photo by Pixabay on Pexels.com

Jika Kamu memiliki sebuah rumah kosong, dari pada dibiarkan saja berdebu atau hanya dijadikan sebagai gudang, lebih baik ruangan kosong yang ada di rumah Kamu disewakan. Kamu bisa menjadikannya ruangan sewa untuk kamar menginap atau coworking space. Cara memasarkannya hanya dengan mempromosikannya lewat berbagai marketplace penyewaan kamar di internet. Dengan menyewakan ruangan kosong di rumahmu, bisa memberikan Kamu passive income, selain itu bisa pula menjadi metode untuk mengumpulkan modal investasi.

Teruslah Berhemat

Hitunglah berapa besar uang yang bisa Kamu hemat dalam waktu seminggu. Apa yang bisa Kamu hemat adalah pengeluaran demi pengeluaran yang mungkin tidak perlu Kamu keluarkan secara rutin, seperti nongkrong di kafe, nonton bioskop, makan di restoran yang mahal, dan sebagainya.

Coba Kamu hitung berapa rata-rata pengeluaran yang Kamu butuhkan setiap minggunya dan catat untuk keperluan apa saja pengeluaran tersebut dilakukan. Lalu Kamu bisa mengevaluasi catatan tersebut, kemudian mulailah berhemat dengan mengurangi pengeluaran untuk keperluan-keperluan yang tidak perlu Kamu keluarkan rutin.

Kemudian, manfaatkan hasil penghematan Kamu tersebut sebagai modal investasi. Itulah cara efektif untuk mengumpulkan modal investasi yang bisa Kamu terapkan di keseharianmu setiap minggunya.

Demikian informasi mengenai pengumpulan modal guna investasi, semoga bermanfaat.

5 Syarat Smartphone Terbaru 2018 Untuk Bapak Millennial, Nomor 4 Bikin Lolos ke DPR!

Untitled design (15)

Sebagai bapak millenial (yang merangkap anak Jaksel), literally saya membutuhkan gawai alias smartphone alias HP yang bagus. Bagus itu, selain menyoal tampang anak saya, juga tentu punya kriterianya. Namanya jadi bapak di era millennial setidaknya perlu HP bagus yang keren, tahan banting, tahan uji, tahan himpitan di KRL Commuter Line, hingga tahan dari intipan istri.

Nah, berikut ini adalah 5 syarat smartphone terbaru 2018 versi Bapak Millenial. Jangan lupa, nomor 4 bikin sukses nyaleg!

1. Merk Terkemuka

Pada zaman now, ketermukaan merk menjadi cukup krusial. Saya mengalami benar ketika merk gawai saya selama beberapa periode termasuk merk tidak terkenal. Begitu dijejer dengan smartphone bapak-bapak lain di meja judi pertemuan atau di meja kafe sembari ngopi, saya agak ingin hilang dari muka bumi saking malunya.

Nah, hasil analisis dari konsultan Counterpoint Research pada tahun 2017 menyebut bahwa Huawei telah menyalip Apple dalam kompetisi smartphone global dan menjadi nomor 2 di dunia. Ada lagi data dari International Data Corporation (IDC) yang satu suara. Tercatat, pada kuartal kedua tahun 2018, sebanyak 54,2 juta unit ponsel telah dikapalkan alias setara 15,8 persen pangsa pasar dunia. Jadi, sudah jelas bahwa Huawei pasti menjadi salah satu opsi smartphone terbaru 2018 versi Bapak Millennial karena faktor merk ini.

2. Penampilan Keren

Kalau sebagai bapak sudah keren, masak handphone-nya tidak keren? Tambah malu, gaes! Sudah jelas, bahwa walaupun yang dibawa adalah HP Gaming yang belum dipencet sudah nembak duluan dan bebas nge-lag tujuh turunan, tetap saja kalau nggak cakep, pasti tidak dibawa.

Untitled design (17)

Apalagi, kalau cakepnya itu anti-mainstream. Seperti Huawei Nova 3i, misalnya. Pilihan warnanya adalah Black dan Iris Purple. Dua opsi yang sama-sama cakep dan ada unsur anti-mainstream-nya. Ditambah adanya corak warna di kaca belakang plus bingkai metal pada bagian tengah, maka pengalaman visual dari pengguna akan berbeda. Desainnya yang keren dengan gradient color ini tentu menjadi penanda HP yang bagus.

Belum lagi dimensinya pas di tangan dan di hatimu. Dengan tebal hanya 7,6 mm dan berat 169 gram termasuk baterai, gawai keren ini juga tidak akan merepotkan bapak-bapak millenial yang kudu sigap berlari mengejar bayi yang siap menyerang bayi tetangga.

3. Kamera Super Canggih Berteknologi AI

Ini salah satu alasan waktu itu saya #2018GantiHandphone! Perilaku anak saya yang saat ini usianya sudah setahun lebih, sudah tidak bisa terekam dengan kamera HP yang biasa-biasa saja. Sudah jelas, saya butuh HP yang kameranya bagus sekaligus yang menyediakan kamera jernih pada saat yang sama.

Kamera yang bagus diperlukan untuk menangkap momen-momen gerakan anak saya yang lagi lucu-lucunya dan kalau tidak tepat malah fotonya berbayang belaka. Padahal, momen lucu seperti makan kaki, makan teman, kayang, nungging setengah salto, jinjit satu kaki, dll itu boleh jadi tidak akan terulang.

Untuk hal ini, Huawei Nova 3i telah menyediakan kamera belakang dengan spesifikasi 16 MP dan 2 MP, dengan aperture f/2.2 dan autofocus (phase focus, contrast focus). Dua kamera ini akan sangat membantu untuk menciptakan foto berkualitas optimal yang siap di-like di Instagram. Permainan latar belakang blur dengan fokus pada obyek foto utama akan gampang diterapkan.

Kamera depan? Lebih dahsyat lagi dengan 24 MP dan 2 MP, aperture f/2.0 dan fixed focal length. Sudah tentu selfie, bikin vlog, hingga bikin Instagram Story jadi lebih asyik, sebagaimana hobi saya dengan si bayi di rumah.

Untitled design (16)

Satu hal yang perlu saya tekankan pada para bapak millennial. Jika anak kita memang sudah terlalu lucu, jangan lupa pula dengan ibunya. Sekali-kali, selfie jugalah dengan dia. Jangan malah selfie sama tetangga.

4. Kapasitas Simpan Besar

Masih dalam upaya mengeluh sebagai bapak millenial. Saya itu hobi bikin video bareng anak dan anak kok ya kalau lagi saya syuting itu banyak lucunya. Akan tetapi, namanya video kan besar sekali makan kapasitas gawai. Pernah saya merekam dia mandi sambil ngekek setengah mati habis 1 GB sendiri padahal cuma 6 menit. Memori sekadar 32 GB saja ternyata kurang, gaes.

Untitled design (3)

Maka, ketika Huawei Nova 3i menyediakan 128 GB dengan Micro SD hingga 256 GB, sudah jelas para bapak millenial akan sangat terbantu. Jangan lupa, rata-rata bapak millenial itu punya banyak grup WA dan sering menampung WA lucu maupun video lucu WhatsApp serta video yang agak nyerempet saru. Belum lagi kalau ada foto selingkuhan maupun foto mantan terindah. Semua itu butuh memori.

5. Smartphone berperforma gaming dengan GPU Turbo

Sebagai commuter, saya sangat memahami bahwa hidup ini keras. Sesudah mengantar anak ke daycare, maka saya harus masuk ke Commuter Line yang kerapatan manusia di dalamnya melebihi atom-atom dalam benda padat. Ada masa menunggu kereta datang maupun waktu kosong di dalam kereta. Banyak kaum commuter yang menghabiskan waktunya dengan bermain game.

Bagi bapak millenial, main game itu rupanya nggak bisa disebut “hanya”. Game itu penting sekali, sebagaimana saya dan bapak-bapak ngalor ngidul yang rata-rata anaknya 2 sudah main Fantasy Premier League selama 7 musim. Dulu juga waktu masih di kantor lama, kami main Perang Kaum alias Tribal Wars itu sampai email-emailan koordinasi pakai email kantor, termasuk juga pembahasan di grup WA. Bahkan ada lho yang sembari nunggu giliran pas futsal atau badminton, tetap kencang game online-nya.

Untitled design (18)

Nah, karena nggak sembarangan, otomatis ketika main harus lancar. Kalau nge-lag, game yang tadinya buat hiburan malah jadi bikin emosi. Cicilan hutang saja sudah bikin emosi, eh pas nyari hiburan malah tambah emosi. Repot sekali. Dengan RAM 4 GB yang jelas lega sekali kayak kos-kosan kosong, jeroan HUAWEI menggunakan prosesor Kirin 710 yang mendukung GPU Turbo sehingga hampir bisa dipastikan bahwa bapak-bapak tidak akan ada keluhan dalam nge-game. Apalagi, baterainya juga 3.340 mAh yang notabene bisa nyala seharian dengan nge-game tipis-tipis dan baru akan isi daya lagi malam hari.

Ehm, mungkin jadinya yang mengeluh, ya, ibu-ibunya.

Nah, bagaimana? Jadi mau #2018GantiHandphone? Kebetulan ini ada Oom Boy Punya Gawe Berhadiah Huawei. Foto-foto ciamik di blog ini juga disediakan sama empunya gawe. Wokeh, kalau jadi ganti HP, jangan lupa lapor sama istri tetangga, yha! Ciao!

Rok sebagai Fashion Items yang Wajib Dimiliki oleh Para Wanita

Lambang feminisme seringkali dilambangkan dengan rok, bahkan lambang dari toilet wanita pun demikian, membentuk siluet orang yang menggunakan rok. Penggunaan rok memang sudah menjadi keseharian yang melambangkan jati diri wanita seutuhnya. Rok itu sendiri terdiri dari berbagai macam tergantung dari panjang dan pendeknya. Pecinta rok merasa kurang lengkap tanpa kehadiran fashion items yang satu ini dan faktanya hampir semua wanita pasti pernah merasakan mengenakan rok atau malah memilikinya meski hanya satu. Semua itu dikarenakan wajibnya penggunaan rok untuk perempuan di sekolah negeri. Berikut alasan yang bisa dijadikan alasan kuat untuk selalu mengenakan rok dalam kegiatan sehari hari.

woman standing beside fire extinguisher

Photo by antas singh on Pexels.com

Melambangkan Wanita Seutuhnya
Sejak zaman dahulu, penggunaan rok memang sudah dibiasakan oleh para wanita. Bahkan wanita jawa dahulu menggunakan sehelai kain batik yang dijadikan bentuk rok untuk menutupi tubuh bagian bawah. Tidak aka nada orang yang salah mengenal Anda sebagai pria saat mengenakan rok. Untuk informasi tambahan, rok juga digunakan sebagai pakaian adat untuk negara skotlandia yang dikenakan pada pria pula.

Lebih Nyaman Dikenakan Oleh Wanita
Perempuan merasa lebih nyaman menggunakan rok hampir sama seperti apa yang pria rasakan saat mengenakan celana dan sarung. Fakta tersebut menjadikan penggunaan rok tidak pernah mengalami penurunan meski dunia fashion terus berkembang.

beach couple dawn dusk

Photo by Adam Kontor on Pexels.com

Bahan yang Beraneka Ragam

Wanita memang paling ahli dalam memilih bahan terbaik untuk dikenakan. Begitu pulang dengan fashion items yang satu ini. Banyak bahan yang bisa dipilih untuk menyesuaikan dengan selera pengguna. Mulai dari katun biasa hingga baloteli yang tidak mudah kusut. Bisa pula ditambahkan beberapa kantung tambahan untuk menaruh ponsel atau barang barang kecil di dalamnya.

Penggunaan rok dalam kehidupan sehari-hari membuat banyak pemakainya seolah lupa akan kesibukan karena kenyamanan yang dirasakan. Untuk menghindari bau badan, Anda bisa menggunakan deodorant roll on pemutih. Rutin membersihkan wajah dengan micellar water oil control yang bagus untuk wajah yang cerah bersinar.

Tips Termudah Lulus Sertifikasi Manajemen Risiko (CRMO)

Camping.png

Sekarang ini memang aneh-aneh. Banyak sekali sertifikasi yang dibuat. Sampai-sampai Kementerian Agama mau ikutan. Sertifikasi dipandang penting untuk menjamin kompetensi. Apalagi di era pasar bebas, nyatanya kompetensi memang jadi yang paling utama. Nah, salah satu ilmu ngehits masa kini adalah MANAJEMEN RISIKO.

Tentu kita sering mendengar tentang manajemen risiko. Istilah kekinian yang juga dikenal dengan risk management adalah salah satu prasyarat hidup di persaingan industri nan kian ketat kek celana renang. Maka jangan heran kalau yang namanya sertifikasi manajemen risiko alias sertifikasi risk management menjadi suatu advantage. Apalagi, seiring perkembangan teknologi, sistem, regulasi, maupun pasar, semakin berkembang juga kesempatan tapi juga ancaman pada setiap pelaku aktivitas. Untuk itu, siapapun harus dapat menjaga stabilitas dan sustainability sehingga manajemen risiko mengambil peran yang sangat penting.

Di Indonesia, sertifikasi manajemen risiko dikelola oleh LSPMR alias Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko. Nah, level pertama sertifikasinya bernama Certified Risk Management Officer (CRMO). Tenaga profesional di bidang manajemen risiko dibentuk mula-mula dari tahap ini.

Menurut LSPMR, CRMO ini akan menghasilkan output berupa para profesional yang mempunyai cara pandang dan persepsi yang sama tentang risiko, bisa membedakan risiko dengan kesempatan dan masalah, bisa memahami proses hingga kerangka kerja Enterprise Risk Management bisa menentukan kriteria dalam penilaian besaran risiko, dapat membuat peta risiko, hingga mampu membuat risk register yang informatif.

Sertifikasi CRMO ini dilakukan dalam 1 pekan yang terdiri dari 3 hari pelatihan dan 1 hari ujian. Materi CRMO terdiri dari Basic Risk Management, Proses dan Teknik Manajemen Risiko, dan Business Quantitative. Hanya ada 3, tapi njelimetnya lumayan.

Oya, bagi yang lagi mampir di blog ini, jangan salah paham ya. Namanya manajemen risiko itu ilmu generik dan nggak hanya diterapkan di perusahaan asuransi maupun manajemen keuangan doang. Bahkan bisa diterapkan dalam pencarian jodoh! Nanti ada postingan sendiri soal itu.

KALAU INGAT. HEUHEUHEUHEU~~

Dari 3 materi di 3 hari itu akan ada 3 jenis ujian. Yang pertama adalah Business Quantitative. Kedua, Risk Management Technique. Ketiga, presentasi–yang tentu saja include wawancara.

Oke, karena judulnya bombastis, maka saya harus jelaskan bahwa itu keperluan biar orang nyasar masuk sini saja. Jadi, yang saya maksud dalam tulisan ini adalah tips buat lulus CRMO. Nanti, sesudah CRMO, kita bisa ambil level berikutnya yakni Certified Risk Management Practices (CRMP) yang lebih advanced. Sekarang, kita fokus pada bagaimana cara lulus dari ujian CRMO. Jangan lupa, nomor 2 bikin melongo!

1. Punya Uang

round silver and gold coins

Photo by David McBee on Pexels.com

Ini penting! Kalau nggak punya uang, bagaimana mau ikut pelatihan? Ya, minimal uang kantorlah. Kecuali kita konsultan yang memang butuh sertifikasi risk management untuk pekerjaan kita, baru keluar sendiri.

2. Belajar

Ujian CRMO kan ada 3 yakni Business Quantitative, Risk Management Technique, dan Presentasi/Wawancara. Si BQ dan Risk Management Technique tadi berlangsung masing-masing 30 menit dan diselenggarakan berurutan. Jadi totalnya ya 1 jam. Patut diingat bahwa dua ujian itu punya karakteristik yang sangat berbeda. Risk Management Technique bicara definisi, sedangkan BQ separuhnya ada hitungan. Jadi, mau sepintar apapun kita, belajar itu penting adanya.

3. Kalkulator

person holding black and grey pen

Photo by Pixabay on Pexels.com

Waktu saya ujian, LSPMR menyediakan kalkulator. Tapi saya juga bawa kalkulator. Kalkulator jenis apapun terserah, asal bisa pakainya. Disarankan sih scientific karena akan ada fungsi akar pangkat dalam soal BQ. Jadi, miliki kalkulator terlebih dahulu.

4. Jangan Jauh-Jauh
Ini yang paling sulit diamalkan dan bikin orang banyak kandas di presentasi karena dibilang BELUM KOMPETEN. Biasanya, yang dikirim pelatihan CRMO adalah orang-orang yang mengelola manajemen risiko perusahaan. Jadi, begitu diminta membuat presentasi berwujud risk register lengkap dengan 2-3 risiko, ya pakailah risk register milik perusahaan sendiri dan pilih yang kita paham. Jadi misal kita orang teknik, jangan pakai risiko keuangan–kecuali kita benar-benar paham. Ditanya bisa pening nanti itu. Malah jadi risiko di dalam manajemen risiko. Bahlul.

5. Percaya Diri

woman standing in front of sitting people

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

Membawakan tahapan manajemen risiko itu mudah, kalau kita paham dan ada modal percaya diri. Pengujinya juga tidak galak kayak Valak. Yang penting, kita paham dan kita pede. Karena dengan pede, informasi penting yang kita punya bisa dialirkan secara masif kepada penguji. Demikian pula dengan ujian BQ dan RMT yang tertulis dan pakai LJK, waktunya total hanya 60 menit untuk 60 soal. Artinya, kalau kita tidak pede, isinya hanya akan hapus menghapus kertas dari jawaban belaka. Kan susah.

Dengan menggunakan tips di atas, saya punya sertifikasi manajemen risiko untuk tahap pertama ini. Masih cupu, jelas, apalagi untuk bisa CRMP itu masih jauh levelnya, ibarat saya merindukan Dian Sastro. Sastro Jepang. Garing. Kriuk.

Tulisan ini saya persembahkan kepada pada calon peserta CRMO yang deg-degan karena takut nggak lulus–yang berarti akan membuat kita utang pada perusahaan yang mengongkosi. Itu tadi, nggak perlu takut. Amalkan 5 hal penting di atas–yang penting cuma 4, sih–dan niscaya kita akan dapat surat dari LSPMR tentang kompetensi kita. Oya, untuk CRMO sertifikatnya bertahan 2 tahun. Kayak masa pacaran anak SMA semata~~

7 Fakta Tentang Jakarta Aquarium, Nomor 6 Bikin Kayang!

 

7 Fakta Tentang Jakarta Aquarium, Nomor 6 Bikin Kayang!.jpg

Jadi ceritanya, sepulang dari dinas di Surabaya, mamanya Isto mengajak main. Mainnya lengkap sama Eyang-eyangnya Isto plus Om-nya juga. Supaya ngehits, kami main ke Jakarta Aquarium. Alasannya, tentu saja ingin mengedukasi bayi yang (kala itu) belum setahun terhadap laut. Siapa tahu jadi lebih mencintai laut. Mengingat laut adalah bagian dari tanah air. Tsah.

Nah, sudah cukup banyak review tentang Jakarta Aquarium, baik di blog maupun di Instagram. Untuk itu, saya nggak mau ngereview yang biasa saja. Jadi, saya mau menyimpulkan kunjungan ke Jakarta Aquarium tersebut dalam TUJUH FAKTA MENGEJUTKAN DAN MENCENGANGKAN TENTANG JAKARTA AQUARIUM. Jangan lupa, NOMOR ENAM BIKIN MELONGO!1!11!

1. Memindahkan Laut ke Mal

Pertama-tama, Jakarta Aquarium ini bukan tipu-tipu. Benar-benar berupa akuarium dan benar-benar letaknya di tengah kota Jakarta, tepatnya di Mal Neo Soho dengan akses masuk di Lower Ground. Artinya, itu ikan-ikan hidup di dalam mal. Sepanjang waktu! Ikan-ikan (dan hewan-hewan lainnya) sungguh lebih milenial daripada para milenial yang nge-mall.

Jadi kalau lagi pertemuan piranha, maka piranha dari Jakarta Aquarium bisa sombong sama piranha dari Sungai Amazon. “Gue sih tinggalnya di mal. Kawasan premium. Emang situ, tinggal di hutan?”

Yiha!

JA7

Suasana laut, termasuk juga penataan cahayanya sangat dipikirkan. Jadi, kira-kira ya serupa dengan di bawah laut. Makanya Jakarta Aquarium ini bukan berupa ruangan terang benderang belaka, tapi remang-remang sebagaimana di bawah laut situ. Sudah jelas juga suhunya diatur sedemikian rupa. AC-nya juga. Dan dengan demikian, seluruh kegiatan itu menyebabkan fakta kedua! Continue reading

5 Cara Bikin Meme Lucu

5 CARA BIKIN MEME LUCU

Hidup sekarang dipastikan nggak bebas dari meme, karena sebenarnya hidup kita lebih lucu dari meme. Nggak di Facebook atau di Instagram atau bahkan di WhatsApp sekalipun kita pasti sering menerima atau mengirimkan meme. Sayangnya, seringkali meme itu kek kerupuk. Garing. Garing Nidji. Bah.

Sebenarnya, bikin lucu itu susah-susah gampang. Sebagaimana banyak pelawak justru meninggal bunuh diri, sebenarnya memikirkan komedi itu adalah hal yang sangat-sangat serius. Lantas, bagaimana cara bikin meme lucu agar tidak bunuh diri? Berikut 5 hal yang kayaknya bisa membantu. Kalau nggak membantu? Ya, tinggal order Gojek. Go-Meme.

1. Template Meme

Ini adalah cara paling mudah yang disediakan pula oleh banyak aplikasi. Gambar-gambar meme seperti Leo Di Caprio, Yao Ming, hingga Nicholas Cage hanya tinggal ditambahi kata-kata yang relevan lucunya. Atau kalau kita agak (((niat))), kita bisa kok menggunakan foto sendiri yang ditambahkan caption yang ciamik. Kayak punya Om-nya Isto ini misalnya:

Screenshot_1516
Kata saya, sih, lucu. Nggak tahu sih kalau nanti sore.

2. Topik Viral

Supaya pas lucunya, kita bisa mengambil topik yang sedang viral. Misalnya pas zaman Bowo Tiktok atau pas era film AADC2 turun ke pasar atau ketika Dilan dan Milea sedang asyik-asyiknya balapan liar. Kata-kata yang biasa, jika ditampilkan bersamaan dengan momen yang tepat, ya bisa lucu juga.

3. Ambil dari Percakapan Sehari-Hari

Seringkali di obrolan warung kopi atau bahkan chat WhatsApp dan LINE banyak yang lucu. Nggak tabu juga jika kita mengambilnya untuk dijadikan meme lucu-lucuan. Tapi ingat, ini bukan mengunggah screenshot percakapan di grup, yha!

Supaya lucu, pastikan kita ambil satu bit dan satu punchline. Ya kira-kira mirip teka-teki deh. Misalnya, ada obrolan tentang kondangan mantan, lalu percakapan jadi panjang. Kita bisa ambil Bagian “Hal paling seram itu adalah datang ke kondangan mantan.”

cake celebration dairy product decorate

Photo by Ana Paula Lima on Pexels.com

Supaya greng, berikan punchline yang singkat dan sangat padat: SENDIRIAN atau TANPA GANDENGAN. Atau malah BAWA GENDONGAN. Sila dipilih saja yang cocok dengan suasana hati.

4. Ambil dari Postingan Orang Lain

Status FB yang lucu itu nggak ada royaltinya, lho. Jadi ketika ada status orang yang berisi kata-kata lucu kek gini, terus kalian tempel dan jadikan meme, ya nggak akan kena tuntut. Cuma demi etika bahwa ada orang yang susah-susah berpikir buat ngelucu, lebih baik kita mencantumkan sumbernya. Komik tenar Gump n Hell selalu menuliskan bahkan jika suatu status menjadi sumber inspirasi.

5. Ditunjang Desain Yang Ciamik

woman in brown scoop neck long sleeved blouse painting

Photo by bruce mars on Pexels.com

Nah, walaupun sudah ada banyak aplikasi meme, kadang-kadang kita perlu juga buat desain meme sendiri. Atau misalnya lagi kesambet dan pengen posting kata-kata bijak. Kalau saya, misalnya, termasuk untuk bikin header blog ini, pakainya aplikasi Canva yang interface-nya lumayan mudah dan sederhana.

Nah, bagaimana? Sudah mau bersiap bikin meme? Monggo, silakan. Tapi jangan lupa kerja atau sekolah ya, hidup itu bukan buat bikin meme soalnya~~

Cara Cepat Melunasi Utang yang Perlu Kamu Lakukan Agar Keuanganmu Kembali Sehat

Di tengah peningkatan biaya hidup yang terjadi saat ini, berutang menjadi hal yang lumrah bagi sebagian orang. Betapa tidak, ada banyak pengeluaran yang kerap menyita penghasilan dalam sekejap demi untuk pemenuhan kebutuhan hidup. Ditambah lagi, saat ini inflasi lebih tinggi daripada kenaikan pendapatan kebanyakan orang.

Sejatinya, berutang bukan berarti tabu untuk dilakukan. Berutang tak akan jadi masalah jika keuanganmu tetap dimanajemen dengan sebaik mungkin. Seperti diketahui, dalam prinsip keuangan yang sehat, idealnya beban cicilan utang setiap orang maksimal adalah 35% dari penghasilan rutinnya.

Jika saat ini Kamu sedang terlibat dalam utang atau sedang berusaha mengembalikan pinjaman uang, sebaiknya segerakan lunasi utangmu tersebut agar keuangan yang sehat tetap terjaga. Berikut adalah cara cepat melunasi utang yang perlu Kamu lakukan, sebagaimana dirangkum dari beberapa sumber. Yuk disimak.

1. Berpikir Jernih

man with hand on temple looking at laptop

Photo by bruce mars on Pexels.com

Kamu yang berutang bisa jadi tidak tenang karena masih ada cicilan panjang dalam jumlah besar yang harus dilunasi. Tetaplah berpikir jernih menyikapi hal ini. Seringnya, pikiran yang kalap tidak akan banyak membantu selain membuatmu semakin khawatir. Jangan panik agar solusi terbaik itu segera datang. Tetaplah berfokus pada jalan keluar untuk masalahmu, bukan masalahnya itu sendiri.

2. Dapatkan Informasi

Bagaimanapun, adalah penting untuk mengidentifikasi masalah keuanganmu dan mendapatkan informasi sebanyak mungkin yang sekiranya bisa membantumu segera keluar dari masalah tersebut. Penting juga untuk tetap berpikir positif meskipun jangan naïf. Kamu bisa mendapatkan banyak cara untuk segera melunasi utangmu, terutama dengan menambah jumlah penghasilan agar baik kebutuhan hidup maupun urusan utang bisa segera terselesaikan.

Jika memang bekerja lebih keras merupakan opsi yang perlu diambil, Kamu akan ingin mempertimbangkan untuk mendapat pekerjaan sampingan.

3. Temukan Solusi Alternatif

Berpikir kreatiflah dalam mencari solusi. Siapa tahu Kamu bisa menemukan alternatif yang out-of-the-box di luar sana. Kamu juga bisa meminta saran dan masukan dari orang-orang yang cukup relevan dalam hal ini. Konsultasikan masalah keuanganmu, siapa tahu muncul titik terang dan seseorang malah menawarkan pekerjaan, proyek dan sebagainya.

midsection of man holding hands over white background

Photo by Pixabay on Pexels.com

4. Gunakan Aset untuk Bereskan Utang

Coba pikirkan dan hitung aset apa saja yang Kamu punya beserta nilainya. Kepemilikan asetmu bisa dimanfaatkan untuk membayar utang. Kamu bisa menjual beberapa barang yang masih layak namun sudah tidak Kamu gunakan lagi.

Untuk aset yang lebih bernilai seperti tabungan, deposito, tanah, emas, perhiasan atau aset yang berharga lainnya juga bisa Kamu pertimbangkan untuk melunasi utangmu.

background bank banking banknote

Photo by Pixabay on Pexels.com

Perhatikan, biasanya orang akan merasa sayang dan tak rela melepas asetnya demi untyuk membayar utang. Namun cara ini merupakan cara tercepat bagi Kamu untuk terbebaskan dari beban utang. Utangmu akan lebih berkurang dan lebih ringan. Atau justru lebih baik lagi, langsung lunas.

Setelahnya, Kamu bisa segera mulai menabung serta membangun kembali aset dan keuangan idealmu setelah lunasi utang.

5. Susun Daftar Prioritas Pembayaran

Jika utangmu lebih dari satu, atau jika tagihan dan keperluan lainnya juga perlu diprioritaskan, maka Kamu perlu menyusun daftar prioritas pembayaran. Untuk yang utangnya lebih dari satu, Kamu bisa memulai dari utang yang biaya atau bunganya paling mahal. Setelah diurutkan, segera bereskan dengan melunasi utang yang bunganya paling tinggi. Kamu tentu tak ingin uangmu habis hanya untuk dibayarkan bunga utang saja.

6. Negosiasikan dengan Pemberi Utang

Terjebak utang memang tak enak. Namun jika sudah terlanjur, coba temui pemberi utang dan negosiasikan baik-baik secara kekeluargaan. Entah itu perorangan, pihakbank ataupun lembaga keuangan lainnya. Kamu bisa mulai dengan menyampaikan kondisi keuanganmu yang sesungguhnya dengan jujur dan berterus terang.

man in brown long sleeved button up shirt standing while using gray laptop computer on brown wooden table beside woman in gray long sleeved shirt sitting

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

Saat bernegosiasi, Kamu juga bisa tunjukkan niat dan itikad baikmu untuk tetap membayar utang mengingat itu merupakan kewajiban. Bahkan Kamu pun bisa meminta masukan dan solusi dari pihak pemberi utang. Namun sebagai catatan, solusi tersebut bukan berarti Kamu membuat utang lagi yang baru.

7. Bekerja Lebih Keras

Tambahlah kemampuan membayarmu dengan cara meningkatkan penghasilanmu. Hal ini bisa membuatmu segera melunasi utang yang ada. Temukan pekerjaan sampingan. Bekerjalah lebih keras lagi, lebih cerdas lagi agar penghasilanmu segera bertambah dan utangmu segera terlunasi.

8. Stop Menambah Utang

Terpenting, hindari menambah utangmu. Pasalnya ada beberapa orang yang memutuskan membuat utang baru demi membayar utang yang sebelumnya. Memang benar bahwa dalam dunia keuangan, ada taktik refinancing dimana Kamu bisa membayar utang lama dengan utang baru—yang biasanya lebih murah. Tapi jika yang terjadi adalah sebaliknya, yakni utang barumu memiliki biaya yang sama mahal, atau malah lebih mahal dari yang sebelumnya, hindari saja.

Sejatinya, berutang berarti menambah beban keuangan dan pikiranmu sendiri. Usahakan untuk tidak berutang dan lunasi segera semua utangmu. Jangan ambil keputusan yang salah dan malah makin menyusahkan keuanganmu di kemudian hari. Sebaliknya, tingkatkan lagi kemampuan bayarmu untuk mendapatkan penghasilan lebih sehingga ke depannya Kamu pun tak perlu berutang lagi. Sukses selalu, semoga bermanfaat.

Meningkatkan Taraf Hidup Melalui Pendidikan

Ada banyak hal yang bisa Anda dapatkan jika memiliki pendidikan yang memadai. Mulai dari ilmu yang bermanfaat sampai taraf hidup yang meningkat setelah memiliki pendidikan yang berguna bagi Anda dan orang lain. Hal ini dapat menjadi kesimpulan bahwa pendidikan merupakan suatu yang penting karena dapat sangat berguna terutama dalam meningkatkan taraf hidup di masyarakat.

Meski pendidikan merupakan suatu hal yang penting, namun tidak banyak orang yang mementingkan pendidikan pada anak-anak mereka. Mulai dari tidak mempedulikan pendidikan anak-anak sampai tidak menyekolahkan anak-anak mereka. Biasanya, faktor ekonomi menjadi ganjalan utama mengapa banyak anak tidak bersekolah dan memilih untuk bekerja membantu orang tuanya. Hal ini tentu menjadi ironi tersendiri mengingat anak-anak tidak seharusnya bekerja dan perlu mendapatkan pendidikan yang layak agar dapat meningkatkan taraf kehidupannya kelak.

Untuk dapat meningkatkan kesadaran akan pendidikan, ada banyak pihak yang perlu dilibatkan. Mulai dari pemerintah yang harus lebih berkonsentrasi pada pendidikan, orang tua sang anak yang perlu lebih peduli dan Anda sekalipun dapat berkontribusi untuk meningkatkan pendidikan anak-anak di Indonesia. Sehingga, dapat dikatakan urusan pendidikan merupakan suatu hal yang perlu diselesaikan bersama bukan hanya satu pihak saja.

Untuk bisa peduli anak dan berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan, Anda dapat melakukannya dengan cara donasi. Donasi merupakan cara termudah karena dengan berdonasi Anda dapat membantu anak-anak untuk bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Salah satu tempat terbaik untuk berdonasi adalah UNICEF Indonesia. UNICEF adalah lembaga dunia yang berada dibawah naungan PBB dan bertugas untuk memperjuangkan hak anak-anak.

Sebelum melakukan donasi melalui UNICEF Indonesia, Anda harus mengetahui tata cara donasi yang digunakan secara online. Pertama, masuk ke situs resmi UNICEF Indonesia di https://www.supportunicefindonesia.org/. Lalu, klik tombol “Donasi Sekarang!” untuk langsung melakukan donasi. Setelah itu, pilih jenis donasi yang diinginkan apakah “donasi rutin” atau “donasi satu kali”. Masukkan nominal donasi yang diinginkan atau menggeser slide sesuai dengan nominal donasi yang tertera. Kemudian, isi data diri seperti nama lengkap, email dan nomor handphone untuk proses validasi. Terakhir, pilih metode pembayaran dan lakukan pembayaran sesuai dengan metode yang telah dipilih. Anda pun telah berhasil melakukan donasi untuk meningkatkan pendidikan anak-anak di Indonesia.

Pertarungan Cebok di AEON

Pertarungan Cebok di AEON

Hari libur, Mama Isto lagi pengen makan sushi, katanya. Kebetulan, kontrakan kami nggak jauh-jauh benar dari mal yang begitu hits dengan hal-hal berbau Jepang, AEON. Jadilah kami memutuskan untuk dolan ke mal yang pada jam sibuknya itu bahkan lebih tidak manusiawi daripada sekadar ITC tersebut. Dolan membawa anak bayi. Yiha.

Benar saja, begitu sampai dan mengarah ke tempat makan AEON, kami gagal mendapatkan bangku. Banyak bangku kosong, sih, tapi diakui oleh bapak atau ibu di sebelahnya sebagai ‘ada orangnya’, meskipun saya pantau 10 menit ya nggak ada orang sama sekali yang menduduki kursi tersebut. Yha, mungkin tuyul mereka yang ikutan makan sushi.

Jadilah kami minggir ke sisi lain AEON yang boleh disebut sebagai food court-nya. Tempat diperoleh, makanan dipesan, hidup bahagia. Lebih bahagia lagi karena Istoyama makannya lahap sekali. Sampai ramen yang notabene buat bapaknya diembat juga. Padahal ramennya spicy sekali, tapi dia tampak tidak gentar sama sekali.

salted pasta

Photo by Dana Tentis on Pexels.com

Kalau lagi bertiga saja, saya dan Mama Isto memang makan bergantian. Salah satunya akan fokus pada Isto. Entah menyuapi, entah sekadar mengajak main. Ketika jatah ramen saya tandas, tentu gantian dengan mamanya. Saya lalu membawa Isto ke sebuah kereta dorong milik seorang bayi lainnya yang sedang terlelap di meja sebelah. Dalam hal ini, AEON memang termasuk salah satu mal paling ramah. Masalahnya, pengunjungnya warbiyasak banyaknya. Jadilah, baik stroller maupun kereta dorong yang banyak itu habis juga.

Baru dua langkah Isto napak di AEON, saya mencium bau yang cukup familiar. Sigap, saya mengangkat pantatnya dan mencium aroma yang memang familiar.

Yeah, bayi ini pup, saudara-saudari.

Bagi saya, tempat-tempat yang dipilih Istoyama untuk pup memang mengagumkan. Sebelumnya, kami pernah lari-lari di Living World karena dia juga pup dan bocor. Tentu juga termasuk di langit sebagaimana kisah sebelumnya. Masih ada juga di Gereja ketika momen paling sakral. makanya, ini mah biasa saja.

Karena mama Isto masih makan dan cari bangku di AEON itu susahnya kayak cari politisi jujur, jadilah saya putuskan untuk mengeksekusi pup ini seorang diri. Dalam bayangan saya, toilet difabel pasti sepi dan sebagaimana di bandara, saya bisa menguasai keadaan dengan cepat dan menuntaskan pup ini dengan bahagia.

Kuwi kan karepmu, Cuk.

Begitu ditemukan, ternyata toilet difabel–apa toilet family kali, yha–antre! Ada 2 bayi yang tampaknya juga pup sedang diantrekan oleh orangtuanya. Pada saat yang sama, polah Isto yang sudah tyda nyaman semakin menjadi. Saya tidak akan bisa menanti 3 bayi kelar cebok dengan bayi di tangan kelakuannya mirip Demian. Melepaskan diri wae kerjanya.

Nah, saya kemudian memilih membawa Isto ke toilet cowok. Sepengalaman saya, jarang ada bapak-bapak bawa bayi ke toilet cowok, jadi mestinya tidak akan ngantre.

Untunglah ini AEON, toiletnya ternyata ciamik. Di sudut, toiletnya dua kali lipat luas sebelahnya, dengan sebuah bangku anak. Toilet semacam ini sungguh saya apresiasi karena mendukung bapak millennial kayak saya.

Screenshot_1496

Begitu mendapat ladang perang yang terang, segera Isto saya eksekusi. Bocornya sudah lumayan menyebar dan baunya juga asyik. Bau asyik? Hmmm.

Masalahnya adalah karena dia benar-benar bertingkah dengan gerakan yang tiada kunjung berhenti. Apalagi ternyata di toilet bagus ini, semprotannya bukan yang pakai selang, melainkan pipa kecil bawah s*lit. BAGAIMANA COBA SAYA MAU NYEMPROT EEK YANG BERTEBARAN DI SEANTERO PANTAT?

white toilet paper

Photo by hermaion on Pexels.com

Ini gunanya jadi orangtua, banyak-banyak belajar! Dengan sedikit pemahaman dan pemaksaan, saya bisa membuat Isto diam di kloset untuk kemudian saya semprot pelan-pelan pakai semprotan bawah sil*t itu. Ngucur hanya sedikit, pula. Heu.

Jadi, akhirnya tangan juga yang bermain. Ya nggak apa-apa, memang eek anak sendiri bukan dosa, cuma jorok aja. Akan tetapi daripada ampas-ampas feces itu berceceran ke lantai, jadi ya sudah. Kerjakan!

Selesai membersihkan pantatnya, PR lanjutan adalah mengenakan pampers dan pakaian pada bayi yang menemukan WC luas ini sebagai arena merangkak yang tepat. Dua pria, satu tua satu muda, saling berkejaran di dalam toilet. Itu kalau bapak/ibu yang saya audit sehari-hari tahu, citra saya sebagai auditor kejam bisa luntur seketika.

Begitulah, bayi belum setahun itu tangguhnya minta ampun. Jadi malah bapaknya yang lelah. Sesudah bertarung setengah mati, diapers dan celana akhirnya terpasang sempurna. Pada saat yang sama, WC AEON ini jadi berantakan tiada terkira. Untuk itu, biarkan saja dia mainan terlebih dahulu. Bapaknya yang uzur ini tarik nafas dulu:

Screenshot_1497

BAPAK MACAM APA MEMBIARKAN ANAKNYA DUDUK DI TOILET? LAPOR KAK SETO! Yowes, karepmu. Yang jelas, daripada dia malah merambah diapers penuh pup? Daripada dia masuk ke kloset? Daripada dia tidak mengakui saya bapaknya?

Asli, pengalaman ini seru sekali. Keliling Indonesia, ketemu Sekretaris Daerah beberapa Provinsi, menemukan kekurangan volume pekerjaan, dll tiba-tiba nggak ada apa-apanya dibandingkan sebuah aktivitas sederhana: menangani bocah yang pup di mal. Punya anak dan kemudian menjadi orangtua memang hal yang luar biasa.

Untuk menutup momen indah itu, akhirnya kami mengambil pose wefie dengan bahagia seraya berkata, “Sampai jumpa, wahai Netizen, pada kisah-kisah bapak millennial selanjutnya.”

Screenshot_1498