Tips Memilih Hotel Murah Saat Liburan

Pic_ @lunastevens1.jpg

Pada saat liburan, biasanya kita menginginkan beberapa fasilitas yang bisa memenuhi kebutuhan dan kenyamanan. Termasuk tiket promo Batik Air murah ke tujuan liburan. Demikian pula halnya jika kita liburan bersama keluarga. Yang jelas, kenyamanan harus diprioritaskan jika liburan bersama keluarga. Lain lagi jika liburan sendirian atau liburan dengan teman-teman. Lebih lain lagi kalau perjalanan dinas pakai SPPD. Pokoknya lain.

Liburan bersama teman-teman biasanya akan lebih mudah untuk adanya penyesuaian dengan kondisi yang ada, berbeda dengan liburan bersama keluarga karena harus lebih memprioritaskan dan mementingkan kenyamanan keluarga. Apalagi kalau membawa anak-anak yang pada dasarnya mudah rewel dan juga mudah bosan dengan kondisi yang monoton pada saat liburan.

Dengan kondisi demikian, salah satu hal yang bisa disiasati adalah dengan memilih hotel yang sesuai dengan kebutuhan kita saat liburan. Beruntung jika ada promo hotel Bali di Reservasi yang akan menghemat bujet liburan selama berada di pulau Dewata, Bali, seperti halnya Luna Stevens pada gambar di atas, yang liburan ke Ubud bersama Sandy Walsh, kekasihnya.

clouds cloudy agriculture farm

Photo by Skitterphoto on Pexels.com

Bandingkan dan Pilih yang Sesuai Kebutuhan
Untuk mendapatkan promo hotel Bali di Reservasi, bisa berdasarkan harga ataupun fasilitas yang paling baik. Jika pencarian didasarkan pada harga hotel paling murah kamu akan mendapatkan daftar hotel murah di Bali yang bisa kamu pilih (YAIYALAH!).

Ketika memilih hotel murah di Bali juga jangan terpaku pada harganya yang murah saja, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan. Terutama jika kita membawa keluarga,  baik anak-anak atau orang tua, atau keluarga lain yang lebih banyak daripada biasanya–misal keluarga tetangga. Jika pun sangat sulit untuk mendapatkan hotel murah di Bali untuk keluarga, tentu tidak ada salahnya mengeluarkan biaya lebih mahal sedikit daripada tidak bisa mendapatkan kenyamanan untuk keluarga tercinta. Atau, nggg, nggak usah liburan sekalian.

Sesuaikan Dengan Dana yang Ada
Jika sudah mendapatkan tiket promo Batik Air ke Bali, saatnya mencari promo hotel murah di Bali melalui beberapa online travel agent ataupun melalui hotel secara langsung yang menawarkan promo liburan ataupun promo yang berkaitan dengan hari ulang tahun mereka masing-masing. Atau juga, nggg, Government Rate. YIHA!

Salah satu caranya adalah dengan mengikuti beberapa akun media sosial online travel agent yang terpercaya, atau mengikuti beberapa grup pemburu tiket murah atau pemburu diskon hotel. Grup macam ini biasanya selalu update memberikan informasi-informasi tentang diskon hotel ataupun promo tiket murah bagi para traveler yang memang sedang membutuhkan liburan dengan dana yang minimal–a.k.a kere–namun tanpa mengurangi kenyamanan. Apalagi harus memikirkan dana lain seperti menyiapkan bujet untuk tiket promo Batik Air ke tempat tujuan.

Cari Lokasi yang Strategis
Lokasi strategis memang kerap kali menjadi salah satu dilema ketika memilih hotel karena rata-rata murah tapi cukup jauh dari stasiun atau terminal atau malah tempat tujuan yang mengakibatkan kita harus berjalan kaki lebih jauh. Eh, ini zaman ojek online, ding. Apalagi di Bali banyak.

woman standing on seashore

Photo by Artem Bali on Pexels.com

Tapi anggaplah kita jalan kaki beneran, kita bisa berpikir positif. Berjalan kaki lebih banyak itu lebih sehat. Cara seperti ini mungkin memang kurang bisa diterima oleh masyarakat Indonesia yang lagi liburan tapi kehidupan kaum urban luar negeri malah lebih banyak berjalan kaki daripada duduk di rumah atau di kantor dengan segudang pekerjaan yang tidak tuntas tuntas.

Cari Tahu Fasilitas yang Diberikan
Meskipun terdapat promo hotel Bali di Reservasi namun ada baiknya juga kita mencari tahu fasilitas yang akan diberikan apalagi kalau memang membawa serta anak-anak ataupun orang tua yang jelas punya kebutuhan khusus, misalnya seperti fasilitas lift sehingga lebih mudah untuk naik turun. Akses keluar masuk kamar ataupun beberapa fasilitas umum lainnya seperti playground juga berlaku. Beranda untuk orang tua yang kerap kali membutuhkan udara segar pada saat pagi hari juga bisa. Dengan pencarian terlebih dahulu, kamu bisa mengetahui fasilitas hotel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak menyesal dengan harga yang sudah ditawarkan.

Ketahui Kebijakan Hotel
Mengetahui kebijakan hotel menjadi salah satu hal yang kerap kali dilupakan. Padahal satu hal yang harus dilakukan di awal adalah mengetahui kebijakan hotel terutama jika membawa anak-anak, karena nyatanya tidak semua hotel bisa mengizinkan anak-anak menginap dengan gratis. HAREE GENEE.

two toddler wearing red and gray dresses

Photo by Artem Bali on Pexels.com

Beberapa hotel memiliki kebijakan masing-masing. Misalnya ada hotel yang mengizinkan anak usia dibawah 7 tahun bisa menginap gratis, namun ada juga hotel lain yang tidak mengizinkan anak usia diatas 7 tahun untuk menginap gratis. Informasi seperti ini perlu diketahui lebih awal agar tidak terjadi miskomunikasi ketika sudah berada di lokasi tempat menginap yaitu hotel yang dipilih.

Kebijakan hotel wajib untuk diketahui oleh para tamu hotel terutama jika kamu ingin liburan ke luar negeri seperti ke Singapura ataupun Hongkong yang memiliki kebijakan hotel masing-masing. Ini berbeda jauh dengan kebijakan hotel di Indonesia yang lebih longgar dan lebih fleksibel untuk menerima anak-anak di bawah umur tanpa harus menambah biaya extra bed.

Biarlah Murah Asal Nyaman
Tidak semua hotel menawarkan fasilitas yang sepadan dengan harga yang diberikan. Inilah fungsinya melakukan riset dan survei terlebih dahulu melalui sumber-sumber yang ada di internet seperti TripAdvisor ataupun komunitas wisata lainnya yang bisa memberikan informasi tentang hotel yang hendak dipilih ketika liburan.

woman sleeping on sofa with throw pillows

Photo by bruce mars on Pexels.com

Untuk memilih Hotel jangan pernah hanya berpatokan pada harga namun pada fasilitas yang ditawarkan. Biar murah, asal nyaman tentu tidak ada masalah yang penting anak-anak menginap dengan nyaman dan bisa beristirahat dengan tenang.

 

Advertisements

5 Cara Agar Bapak Mau Ganti Popok Bayi

Screenshot_1457.png

Tulisan ini mungkin akan sepi view, karena data dari BabyCenter yang dikutip oleh Kompas menyebut bahwa 78 persen Ayah alias Bapak alias Abi alias Papa memiliki kemampuan yang sama bagusnya dengan ibu dalam soal mengurus bayi. Jadi, kemungkinan tulisan ini hanya akan dibaca oleh 22 persen masyarakat. NGAK PAPA DAH.

Benar bahwa Bapak Millennial memang mulai setara dengan Ibu Millennial dalam urusan mengelola anak. Ini tentu berbeda dengan kisah zaman dahulu, ketika bapak itu fokus bekerja dan ibu di rumah. Jadi, ketika bapak di rumah, kerjanya adalah minta kopi dan duduk-duduk baca koran.

Sekarang? Bapak-bapak mah duduknya bacanya Mojok, Voxpop, atau Geotimes. Tsah. Sambil menebar kebencian melalui Facebook. Gitu.

Jadi, walaupun datanya sudah nyaris equal, tapi tetap saja ada lelaki yang ogah ganti popok bayinya sendiri. Nah, kalangan seperti ini tentu harus diberi solusi yang tentu saja bukan #2019GantiBapak. Yang harus kita ikhtiarkan adalah #2019BisaGantiPopok.

black haired man wearing black sunglasses and black leather jacket

Photo by Pixabay on Pexels.com

Saya sendiri telah mengganti popok sejak malam pertama Istoyama lahir, apalagi dia room-in. Pencapaian saya? Tentu saja, pasang perekat kebalik. Yeah, ganti popok-sekali-pakai itu nggak ada diklatnya, nggak ada angka kreditnya, apalagi nggak ada honornya. Sungguh bikin males, sebenarnya. Ya, males, sih, tapi kudu dikerjakan. Ini mirip dengan berangkat ke kantor.

Jijik? Jelas. Lah, jangankan itu. Dibandingkan 2 adik saya yang lain, saya adalah yang paling buncit dalam urusan nyebokin adik bungsu–yang sekarang tingginya 10 cm di atas saya itu (Asulah-red). Kenapa saya selalu menolak? Pertama-tama, tentu jijik. Kedua, selagi ada 2 adik, kenapa abang harus turun tangan?   Continue reading

“Itu Pasti Dibuangin, Soalnya Kalau Sama Saya Makannya Nggak Pernah Habis”

_Itu Pasti Dibuangin, Soalnya Kalau Sama Saya Makannya Nggak Pernah Habis_

Monmap kalau judulnya sangat tidak SEO-able, semata-mata karena itu adalah kutipan asli dari sebuah grup WhatsApp yang berisi mamak-mamak penuh kesibukan. Oh, tentu saja, saya rapikan sedikit supaya asyik dijadikan judul. Kalimat ini adalah pemicu saya menuliskan sesuatu di blog yang tadinya mau ganti tagar jadi #BlogBapakMillennial, tetapi kesibukan menjadi bapak sekaligus urgensi untuk mencari uang dari platform yang user generated content menjadi lebih tinggi. Heuheu.

working business money coins

Photo by Negative Space on Pexels.com

Kalimat yang menjadi judul tulisan ini tentu sangat akrab bagi para millennial, terutama yang menjadi orangtua. Bukan apa-apa, data menyebutkan bahwa ada setidaknya 2 juta angkatan kerja perempuan di DKI Jakarta pada tahun 2015. Tahun 2018 tentunya nambah. Saya tadinya mau unduh data BPS, kok suruh bayar. Bapak millennial macam saya mending beli popok daripada bayar data BPS. Wong tulisan ini belum tentu viral juga.

X05Pwk0.gif

Dari data itu ketahuan bahwa sangat banyak para orangtua millennial yang tidak mengasuh anaknya sehari-hari. Ya, termasuk saya dan istri. Artinya, anak akan diasuh oleh orang lain dan judul tulisan ini menjadi salah satu isi hati para orangtua, kepada siapapun anaknya dititipkan. FYI, BPS membagi pilihan pengasuhan anak jadi 10 yakni dititipkan ke ayah, kakak, kakek atau nenek, famili seperti bibi atau sepupu, baby sitter, Asisten Rumah Tangga, Tempat Penitipan Anak, tetangga, lainnya (misal: dititipkan ke teman atau ke orang lewat), serta pilihan terakhir yang tampak tidak manusiawi: ditinggal sendiri. Ngerik. Continue reading

Membongkar Akun Facebook Para Pelaku Bom Gereja Surabaya

Ngenes. Iya, ngenes ketika seorang bapak–bukan millennial–bernama Dita Oepriarto secara luar biasa mengkoordinasikan keluarga intinya untuk menjadi pengebom. Anak lanang dua orang ngebom di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel, istrinya–Puji Kuswati–bersama dua anak perempuan yang masih sangat belia bernama Fadhila Sari dan Famela Rizqita ngebom di GKI Jalan Diponegoro, sementara dirinya sendiri memungkasi aksi sendirian di di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno.

Ya, ini benar-benar gila. Kalau ada yang lonewolf mungkin sudah biasa, tapi kalau benar-benar satu keluarga? Sungguh mengerikan. Apalagi, keempat anak Dita dan Puji sungguh merupakan anak millennial.

Anak pertama, Yusuf Fadhil lahir pada 25 November 2000. Anak kedua, Firman Halim lahir pada 13 Oktober 2002. Agak jauh sedikit, pada 4 Januari 2006 lahir Fadhila Sari dan pada 9 Desember 2009 lahirlah si bungsu, Famela Rizqita. Usia anak mbarep bahkan baru 17 tahun!

Saya lantas mencoba mengulik akun Facebook tiga orang, yakni Yusuf, Firman, dan ibunya. Sekadar untuk memperlihatkan sisi-sisi lain dari mereka. Continue reading

Enduro Furniture, Salah Satu Furniture Indonesia Terbaik

Berbicara tentang furniture katanya sih selalu menjadi topik pembicaraan yang tidak pernah ada bosannya. Disamping fungsi asliuntuk bisa menunjang segala aktivitas manusia di dalam rumah maupun di kantor, sebuah furniture juga berfungsi sebagai alat dekorasi rumah sehingga akan lebih terlihat menarik untuk dilihat. Begitu banyaknya toko-toko furniture di Indonesia, mungkin membuat kita merasa bingung dalam memutuskan untuk membeli sebuah furniture yang terbaik.

Memang, pada dasarnya semua furniture itu berkonsep dan memiliki fungsi yang sama, namun yang membedakannya adalah pada kualitas dan pelayanan sebuah toko furniture. Dan salah satu Furniture Indonesia yang begitu menyita perhatiannya akhir-akhir ini yaitu Enduro yang jual Furniture kantor.

Image result for enduro furniture

Berdiri sejak tahun 1998 di Ibukota Jakarta, perusahaan Enduro Furniture Indonesia ini sudah banyak dikenal orang karena kredibilitas nya yang sudah dirintis sejak lama. Pproduk furniture-nya selalu diciptakan dengan memilki mutu yang tinggi, selain itu pelayanannya sangat baik dan ramah dalam memuaskan pelanggan. Dan juga, produk furniture dari Enduro ini juga dikenal karena ramah lingkungan, alias tidak mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia di sekitarnya. Oleh karena itu pencapaian perusahaan Enduro yang telah dirintis sampai sekarang ini, sudah bisa membuktikan bahwa semua produk furniture dari Enduro ini, terjamin dengan kesesuaian standar ISO 9001, sebuah standarisasi sistem perusahaan yang sangat baik. Ketahanan dari beberapa produk furniture Enduro ini juga, menjadi salah satu keungulannya daripada perusahaan furniture lain. Setiap detail dari keseluruhan proses pembuatan suatu furniture sangat diperhatikan dengan teliti. Bahkan dimulai dari komponen-komponen terkecilnya pun, seperti per, engsel, kaki-kaki dan lain-lainnya ini terbuat dari bahan yang sangat berkualitas tinggi di kelasnya.

Image result for enduro furniture

Selain itu Enduro juga memberikan garansi produk terhadap para konsumennya dalam waktu tertentu, Jadi bila terdapat kerusakan dalam masa garansi, Anda masih bisa mengajukan perbaikan atau pergantian furniture baru dengan model yang sama. Hal ini berlaku bagi seluruh konsumen yang telah membeli produk dari Enduro, baik itu secara offline dengan langsung mengujungi outlet Enduro terdekat ataupun dengan membeli online via enduro.co.id. Jadi tunggu apalagi, segera milki furniture terbaik dalam negeri ini hanya dari Enduro!

5 Tips Sukses Naik Pesawat Bersama Bayi

5 Tips Sukses Naik Pesawat Bersama Bayi

Ada banyak hal yang tidak mudah di dunia ini. Melupakan cinta pertama mungkin salah satunya. Salah lainnya adalah topik tulisan ini: membawa bayi naik pesawat. Walau tidak mudah, jika menggunakan pendekatan yang tepat, keberhasilan akan kita raih kok, wahai bapak-ibu millennial.

Seperti saya kisahkan dalam detail eek-nya Isto di ketinggian 34 ribu kaki di atas permukaan laut, bahwa si bayi itu dalam usianya yang baru 9 bulan sudah 4 kali naik pesawat. Bandingkan dengan Emaknya yang baru naik pesawat pada usia 20 tahun–tapi langsung ke Eropa. Bandingkan pula dengan bapaknya yang baru naik pesawat pada usia 2 tahun lebih. Bayi millenial mah gitu.

Dalam 4 trip itu, syukurlah belum ada masalah berarti. Itu pula sebabnya saya berani bikin tulisan ini, sekadar untuk mengisi blog dan menambah pencitraan sebagai bapak jarang pulang yang sayang anak. Heu. Yok, kita simak 5 tipsnya!

1. Beda Banget Dengan Perjalanan Dinas

Pertama-tama, saya tekankan bahwa bepergian bersama bayi sangat berbeda dengan pergi bersama pejabat Eselon I sekalipun. Kalau sama pejabat Eselon II atau III paling mentok kan membawakan tas. Bayi? Tas, minum, sekaligus badan bayi juga kita bawa. Maka, jangan samakan perjalanan bersama bayi dengan perjalanan dinas. Dijamin beda.
Beda yang pertama adalah JANGAN DATANG MEPET! Isto sudah 3 kali naik Garuda dan kok ya bayi tidak bisa web check in, sehingga kita harus datang lebih awal agar bisa check in. Sesuatu yang nyaris tidak mungkin terjadi jika melakukan perjalanan dinas. Pasti mepet, kan sok sibuk.

Pejabat

Beda yang kedua adalah soal kursi. Kalau sebagai remah-remah roti diinjak sepatu biasanya para pelaku perjalanan dinas memilih duduk di aisle, maka dalam hal membawa bayi sebaiknya duduk di tengah, dengan bayi plus emaknya duduk di sisi jendela. Ingat, pejabat yang kita bawa bahkan belum punya seat. Wong masih bayi. Continue reading

Balada Bayi Pup di Ketinggian 34000 Kaki Dpl

Ini sisa #IstoMudik2018 yang lalu. Bayi millennial yang satu itu sebelumnya sudah naik pesawat 2 kali. Jakarta ke Jogja pulang pergi. Jogja doang, selow. Tantangan berikutnya lebih mantap. Penerbangan 1,5 jam ke Padang. Istoyama mau paskahan di Gereja tempat Bapaknya belajar agama.

Penerbangan ke Padang dijalankan dengan sukses. Sengaja saya pilih penerbangan pukul 06.15 karena menurut jadwal Daycare, kurang lebih 06.30 sesudah mandi, Istoyama akan tidur dengan durasi ya 1-2 jam. Harusnya pas.

Keberangkatan sukses. Dengan demikian, Isto telah 3 kali terbang dengan pola ciamik. Tidur sejak take-off dan baru menggeliat saat landing. Saya cukup bangga dengan kemampuannya beradaptasi pada perjalanan.

Singkat kata, perjalanan pulang dilakoni dengan naik travel AWR bayar 3 seat. Karena pukul 5 pagi, jadi si bayi ini statusnya juga masih lelap. Ibarat berangkat ke Daycare saja jadinya. Tapi naik mobilnya 2 jam. Continue reading

Butuh Mobil Tapi Tak Mau Keluar Banyak Duit? Coba Dulu Kredit Mobil Bekas via Aplikasi Cermati!

Kebutuhan akan mobilitas di zaman yang semakin maju saat ini dapat menjadi pendorong perekonomian seseorang. Kendaraan bisa dijadikan sebagai alat untuk memperoleh penghasilan, mempersingkat waktu tempuh untuk menghindari macet, hingga menjadi (((motivasi))) untuk bekerja lebih giat. Namun seiring berkembangnya waktu, harga otomotif saat ini pun terbilang cukup mahal, terlebih untuk masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah. Impian untuk dapat memiliki kendaraan seperti mobil pun hanya sekedar angan-angan belaka. Pertimbangannya buka hanya soal kemampuan membayar di awal saat membeli kendaraan. Jika melakukan pinjaman ke bank, masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah rata-rata masih ragu, apakah mampu mengembalikan pinjaman tersebut atau justru sebaliknya dan malah menimbulkan masalah yang lebih panjang.

Cermati.com melalui aplikasi Cermati menawarkan berbagai pilihan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang disediakan dari beberapa bank terpercaya. Tidak hanya mendanai nasabahnya untuk membeli kendaraan baru tapi bahkan kredit kendaraan bekas. Kali ini kita akan membahas mengenai cara mengajukan kredit kendaraan bermotor bekas via aplikasi Cermati.com.

  1. Downloadlah aplikasi Cermati.com di Playstore untuk pengguna handphone berbasis Android. Lalu log in menggunakan facebook atau Google Account yang kita miliki.
  2. Langkah selanjutnya adalah masukkan dokumen-dokumen yang diminta dalam menu profil FB, dengan cara pilih side bar menu sebelah kiri layar handphone, pilih lihat account, kemudian pilih menu profil.
  3. Dalam menu profil terdapat menu “Lihat Dokumen”. Pada menu ini lah kita bisa mengupload foto-foto dokumen yang disyaratkan untuk mengakses layanan yang disediakan Cermati.com, mulai dari BPJS Kesehatan, BPKB, Cover Buku Tabungan, Tagihan Kartu Kredit, Dashboard Kendaraan (untuk pembelian asuransi), Form Aplikasi Final, Foto Diri dengan Seragam Kantor, Foto Diri dengan KTP, Kartu ATM, Kartu Pegawai, Kartu Keluarga, Kartu Kredit, KTP, KTP Pasangan, Mutasi Rekning, NPWP, dan masih banyak lagi.
  4. Setelah kita upload dokumen-dokumen tersebut di atas, jika akan mengajukan produk keuangan via aplikasi Cermati, hal tersebut akan mempermudah proses pengajuan produk keuangan yang kita inginkan.
  5. Selanjutnya untuk mengakses pilihan produk pinjaman Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) bekas, kita bisa memilih side bar menu sebelah kiri layar handphone. Kemudian pilih menu pinjaman, dan pilih Kredit Mobil Bekas.
  6. Pada menu ini, Anda bisa memfilter produk keuangan yang sesuai dengan kemampuan Anda, mulai dari harga mobil, tenor cicilan, hingga tahun mobil yang akan di beli. Misal, harga mobil yang akan diambil adalah Rp 50.000.000, dan tenor yang dipilih adalah 48 bulan, sedangkan tahun mobil yang akan digunakan adalah mobil keluaran tahun 2008, maka hasilnya akan seperti ini.
  7. Setelah filter tersebut di aplikasikan, aplikasi Cermati akan mencari produk yang sesuai dengan kriteria yang Anda inginkan.
  8. Informasi yang disediakan setiap produknya pun terbilang cukup lengkap, mulai dari suku bunga, uang muka pinjaman, cicilan perbulan, hingga biaya-biaya tambahan lainnya, seperti informasi biaya provisi, biaya adminsitrasi, biaya pelunasan dipercepat, biaya keterlambatan pembayaran, biaya asuransi, biaya materai dan biaya-biaya lainnya. 
  9. Selain memuat informasi utama mengenai biaya-biaya tambahan, aplikasi Cermati juga memuat persyaratan untuk setiap nasabah yang akan mengajukan pinjaman. Persyaratan tersebut memuat minimum pendapatan bulanan, umur minimum pemohon pinjaman, umur maksimum pemohon pinjaman, dan status kependudukan nasabah.
  10. Setelah dirasa produk keuangan kredit mobil bekas tersebut sesuai dengan apa yang kita inginkan, kita bisa memilih menu “Ajukan Sekarang”. Selanjutnya kita akan dibawa ke menu detail pinjaman, dengan detail sesuai yang telah tertera di menu sebelumnya. Detail pinjaman tersebut memuat harga kendaraan, uang muka, tenor pinjaman, asuransi, lokasi, tahun kendaraan, merek kendaraan dan tipe kendaraan. Jika semua kolom formulir tersebut telah di isi dengan benar, maka berikan tanda checklist bahwa Anda menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku.dan yang terakhir, klik tombol “Kirimkan”.
  11. Selanjutnya tunggu lah beberapa hari, pihak Cermati.com melalui Customer Service akan menghubungi kita melalui nomor telepon yang telah tercantum. Pada tahap ini pihak Cermati.com akan memverifikasi data data yang telah kita berikan, dan mengkonfirmasi apakah kita masih membutuhkan produk pinjaman untuk keperluan sejenis.
  12. Selanjutnya, jika semua informasi telah di konfirmasi, maka pihak Cermati akan meneruskan ke pihak bank terkait, dan pihak Cermati juga akan mengambil dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk pengajuan pinjaman yang akan diberikan apda pihak kreditur yang kita pilih.
  13. Dan yang terahir, pihak bank terkait akan kembali memverifikasi data yang telah kita cantumkan. Jika lolos prose verifikasi dana dan penghasilan, maka pihak bank akan segera memproses pinjaman yang kita ajukan. Namun jika tidak lolos, kita bisa mengajukan pinjaman pada kreditur lain yang ada di aplikasi Cermati.com. Aplikasi Cermati.com menyediakan kreditur yang cukup lengkap dengan informasi yang akurat dan mudah untuk kita pahami.

Demikian beberapa cara mengajukan pinjaman untuk membeli mobil bekas, selalu perhatikan mobil yang hendak kita beli, sehingga tak akan menyesal dan tak akan mendapatkan masalah di kemudian hari. Selalu bayar tagihan tepat waktu agar kualitas kredit yang kita miliki tetap terjaga, sehingga suatu saat kita mengajukan pinjaman kembali pada pihak bank manapun nama kita tak akan di blacklist. Semoga berguna!

Perhatikan Biaya-Biaya Tambahan di Indodana Agar Anda Tak Salah langkah

Dalam mengajukan pinjaman, yang harus kita perhatikan tidak hanya soal besaran bunga, tenor cicilan, serta besaran dana yang kita pinjam saja. Biaya biaya tambahan seperti biaya layanan, atau biaya provisi, biaya perpanjangan pinjaman, dan biaya kertelambatan pembayaran pun harus kita perhatikan. Pasalnya dana-dana tersebutlah yang sering kali menjerat kita ketika melakukan pinjaman. Tidak jarang biaya-biaya tambahan tersebut jauh lebih besar dari bunga pinjaman yang kita miliki. Jika sudah seperti ini, tidak jarang justru akan menimbulkan masalah keuangan yang lebih panjang karena seringkali tidak pernah kita perhitungkan.

Aplikasi pinjaman Indodana sebagai salah satu startup digital yang bergerak di bidang keuangan (fintech) dan menawarkan pinjaman dana pun mengenakan beberapa biaya pada nasabah yang mengajukan pinjaman.

indodana

 

Agar tidak salah langkah, berikut ini adalah dana yang harus kita perhatikan saat mengajukan pinjaman di aplikasi Indodana:

Biaya Layanan

Biaya layanan berbeda dengan biaya provisi yang kebanyakan diberlakukan oleh bank konvensional. Karena sistem yang di jalankan oleh aplikasi Indodana berbasis aplikasi dan tidak memerlukan marketing untuk proses pengajuan, wajar bila aplikasi pengajuan pinjaman rata-rata tidak mengenakan biaya provisi. Hal tersebut yang dilakukan oleh Indodana. Namun demikian, aplikasi Indodana tetap memberlakukan biaya layanan dan dibebankan pada setiap nasabahnya. Biaya layanan ini berbeda dengan biaya povisi seperti yang telah disinggung di awal pembahasan.

Biaya provisi biasanya menggunakan persentase tertentu pada nasabah dengan tujuan untuk memberikan komisi bagi marketing di bank konvensional. Berbeda dengan biaya layanan yang biasanya telah ditentukan tanpa dalam bentuk persentase yang diambil dari total besaran pinjaman. Biaya layanan ini adalah biaya yang berkenaan dengan administrasi pinjaman, dan biasanya jumlahnya bervariasi antara satu lembaga keuangan dengan yang lain. Biaya layanan di aplikasi Indodana sendiri adalah biaya yang dibebankan pada setiap nasabah sebagai biaya resiko serta biaya operasional. Salah satu kelebihan dari aplikasi Indodana adalah menawarkan biaya layanan yang rendah, bahkan Indodana menawarkan biaya layanan yang semakin rendah jika nasabah membayar pinjaman sebelum tanggal jatuh tempo.

Cukup menarik bukan?

Biaya Perpanjangan Pinjaman

Biaya selanjutnya yang biasanya dibebankan pada nasabah adalah biaya perpanjangan pinjaman. Biaya perpanjangan pinjaman ini secara logika akan mengakibatkan denda atau penalti yang biasanya juga dijalankan oleh pihak bank konvensional. Biaya perpanjangan pinjaman di aplikasi Indodana berlaku jika hingga pukul 23.00 pada tanggal jatuh tempo, kita tidak segera malakukan pembayaran. Besarannya akan dibebankan pada tagihan yang harus Anda bayar. Oleh karenanya selalu perhatikan tanggal jatuh tempo pinjaman jika tidak mau dikenakan biaya perpanjangan pinjaman.

Bukan hanya soal menghindari penalti atau biaya perpanjangan pinjaman saja, lebih dari hal tersebut untuk Financial Technology yang ada di Indonesia saat ini ternyata telah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaporkan segala bentu kredit macet. Sekalipun kita hanya telat membayar, namun record keterlambatan tersebut akan tetap masuk dalam catatan Financial Technology alias Fintech terkait, begitupun dengan Indodana. Implikasi buruknya, kualitas kredit seorang nasabah sudah sangat jelas akan berpengaruh terhadap pengajuan pinjaman di masa yang akan datang. Bisa jadi ketika kita akan mengajukan pinjaman, aplikasi kita justru di tolak karena kita memiliki catatan hitam selama melakukan pinjaman.

Biaya Keterlambatan

Umumnya setiap kreditur memiliki aturan tersendiri terkait pembayaran cicilan yang menunggak. Aturan mengenai tunggakan cicilan tak hanya diberlakukan oleh bank bank konvensional yang saat ini sudah ada banyak sekali, nyatanya sistem Financial Technology pun memiliki sistem serupa. Setiap nasabah yang memiliki pinjaman dari Fintech juga akan dikenakan denda atau penalti sejumlah tertentu. Indodana sebagai salah satu entitas bisnis keuangan dengan sistem Financial Technology menerapkan sistem yang sama.

indodana2

Tak hanya membebankan biaya perpanjangan masa pinjaman pada nasabah yang telat membayar pinjaman, pihak Indodana pun akan membebankan biaya keterlambatan pinjaman terhadap nasabah yang telat membayar tagihan. Sistemnya pun sama seperti biaya perpanjangan pinjaman dimana sistem pada aplikasi Indodana akan mengenakan biaya keterlambatan jika pihak nasabah belum membayar hingga pukul 23.00 pada tanggal jatuh tempo. Biaya tersebut pun secara otomatis akan di bebankan pada nasabah dengan ditambahkan pada jumlah tagihan yang harus dibayarkan.

Kedua jenis biaya tambahan tersebut akan bertambah jika kita tidak segera melakukan pembayaran, dan tentunya kualitas kredit yang kita miliki pun akan terpengharuh karena memiliki catatan hitam terkait kredit yang kita ambil. Bisa dibayangkan bukan, ketepatan dalam membayar tagihan di Financial Technology (Fintech) sangat diperhitungkan. Hal ini guna mendukung keberlangsungan Fintech itu sendiri agar terhindari dari permasalahan kredit macet.

Oleh karenanya selalu bayar tagihan tepat waktu, dan pastikan seluruh tagihan kita terbayar dengan lunas.

Demikian artikel kali ini. Ingat, terkait biaya-biaya tambahan tersebut harus selalu kita pertimbangkan sebelum mengajukan pinjaman via apapun platformnya, mulai dari bank konvensional, pinjaman via online hingga pinjaman pada lembaga-lembaga keuangan. Tak hanya soal uang yang dibebankan pada kita selaku nasabah, namun lebih dari hal tersebut juga akan mempengaruhi catatan kredit yang pernah kita ambil. Terlebih saat ini OJK telah ikut andil dalam mengontrol keuangan lembaga perbankan Financial Technology.

Happy Life Ala Bapak Millennial: Perlindungan Untuk Keluarga

Sejak menjadi bapak millennial sembilan bulan yang lalu, hidup saya tidaklah sesederhana masa lalu ketika persoalan hanya tentang mau makan di warteg atau di restoran cepat saji. Kini, ada anak yang harus dipikirkan–bersama-sama dengan istri, tentu saja. Sekarang, bisa tidur 8 jam tanpa terputus sudah merupakan keajaiban dunia nomor 8.

Apalagi, hidup dan bekerja di Jakarta bolehlah disebut susah, pelik, dan sulit diprediksi. Terlalu banyak faktor eksternal yang mengatur hidup, yang otomatis menjadikan perlindungan pada diri sendiri menjadi sangat penting. Terlebih, saya adalah kaum commuter yang berkantor puluhan kilometer dari rumah dan harus berpindah-pindah moda transportasi mulai dari kendaraan pribadi, KRL, bis, hingga ojek online. Semuanya dengan risiko masing-masing. Belum lagi, pekerjaan saya kadang juga mensyaratkan untuk berpindah dari kota ke kota, dari bandara ke bandara.

Maka, kalau lagi kena goncangan di udara, yang terbayang sekarang adalah senyum polos Istoyama di rumah. Jika sedang senggol-senggolan di Jalan Sudirman, yang sekelebat muncul di kepala adalah ocehan nggak jelas Istoyama. Kalau sedang stres di kantor, yang dirindukan adalah polah si bocah. Yeah, sekarang terminologi happy life alias hidup bahagia nggak jauh-jauh dari anak dan masa depannya. Begitulah takdir bapak millennial–yang sebagaimana kata Business Wire mikir-mikir kalau mau kasih adik untuk Istoyama.

Sumber: Business Wire

Continue reading