Perjalanan Nyaman Dengan Kereta Api Argo Lawu

Perjalanan dengan menggunakan Kereta Api buat saya tetap merupakan perjalanan yang sangat menyenangkan. Apalagi dibandingkan dengan menggunakan bus sejak pengalaman Cikarang-Jogja hampir sehari penuh dahulu kala. Pantas jika ingin melakukan perjalanan darat banyak orang yang lebih memilih menggunakan kereta api karena ya itu tadi, lebih nyaman dan cepat. Sekarang sih bus sudah pada bagus ya, tapi terkadang ada juga penumpang yang tidak nyaman menggunakan bus karena bikin mual dan pusing saat perjalanan, berbeda dengan menggunakan kereta api. Dengan kereta api guncangan yang terasa sangat minim itulah yang menyebabkan penumpang jarang merasa mual dan pusing. Selain itu dengan kereta api juga lebih cepat dan terasa lebih nyaman, dengan adanya fasilitas yang ada di dalam kereta api tersebut.

Ketika kita hendak melakukan perjalanan dari kota Solo ke Jakarta atau sebaliknya maka kita biasanya akan menggunakan kereta api bernama Argo Lawu karena memang kereta api tersebut adalah kereta api yang melayani perjalanan dari Solo ke Jakarta dan sebaliknya. Argo Lawu termasuk Kereta Api eksekutif, sehingga saat memilih menggunakan kereta api tersebut saat perjalanan Solo–Jakarta maka kita bisa menikmati kereta api dengan fasilitas yang sangat baik, karena pada dasarnya hampir seluruh kereta api di Indonesia saat ini sudah dilengkapi dengan fasilitas yang lebih baik. Termasuk kalau kita menggunakan kereta api kelas ekonomi sekalipun, rasanya akan tetap nyaman. Untuk kereta api bernama Argo Lawu yang melayani rute Solo–Jakarta, maka dalam perjalannya akan menempuh jarak sekitar 571 km dan menghabiskan waktu selama 8,5 jam. 

Hasil gambar untuk argo lawu"

Sumber: skyscrappercity.com

Jadwal Perjalanan Kereta Api Argo Lawu

Saat hendak menggunakan kereta api argo lawu untuk mengantarkan kita dari kota Solo menuju ke Jakarta maka kita bisa menuju ke Stasiun Balapan sik jadi kenangan kowe karo aku di kota Solo, kereta akan berangkat pada pukul 08.00 WIB di pagi hari dan nantinya sesuai jadwal akan tiba di stasiun Gambir, Jakarta pada pukul 16. 27 WIB di sore hari. Selama perjalanan, kereta api tersebut akan berhenti di beberapa titik stasiun yang dilewatinya seperti di stasiun Klaten, Yogyakarta, Kutoarjo, Purwokerto, Cirebon, Jatinegara dan terakhir berhenti di stasiun Gambir. Selama melewati stasiun-stasiun tersebut tentunya akan ada penumpang yang turun dan juga naik, namun proses tersebut tidak akan memakan waktu yang begitu lama. Sedangkan bagi yang ingin berangkat dari Jakarta menuju ke Kota Solo, maka kereta api ini akan diberangkatkan pada pukul 20.15 WIB di malam hari dan nantinya sampai di Kota Solo pada pukul 04.45 WIB di pagi hari. Selama perjalanan, kita akan disuguhi berbagai pemandangan indah seperti misalnya pegunungan di Banyumas, pemandangan di Kali Serayu dan juga Kali Progo . Untuk harga tiketnya, kita bisa membelinya dengan kisaran harga dari Rp 285.000 sampai Rp 380.000, harga tiket ini bisa berbeda tergantung sub kelas yang diambil, posisi tempat duduk dan hari disaat kita membeli tiket, jika kita membelinya saat sudah dekat dengan hari raya maka harga tiket menjadi mahal. 

Informasi Menarik Tentang Kereta Api Argo Lawu

Kita tentunya tidak asing dengan nama Lawu bukan? Sebab Lawu adalah nama gunung yang berada di Surakarta atau lebih dikenal sebagai gunung Lawu. Sedangkan kata Argo memiliki arti harga yang biasanya digunakan untuk mewakili kereta api dari PT KAI yang memiliki layanan tertinggi. Dulu pada awalnya kereta api ini dikenal dengan nama Kereta Api Solo Jaya, lalu namanya diubah menjadi kereta api bernama Argo Lawu yang kita kenal saat ini. Kereta api ini mulai digunakan pada tahun 1996 dan sejak saat itu selalu melayani rute perjalanan Solo – Jakarta hingga saat ini. Saat kita menggunakan kereta api yang satu ini maka kita bisa mendapatkan fasilitas seperti gerbong yang full AC, terdapat TV LCD, toilet dan kursi yang bisa disesuaikan posisinya sesuai dengan kenyamanan kita sendiri. Di setiap kursi penumpangnya pun tersedia beberapa fasilitas yang mendukung kenyamanan penumpang seperti meja lipat, pijakan kaki, stop kontak dan juga lampu baca untuk Anda gunakan. 

grayscale photo of man kissing woman s nose while standing inside a train

Photo by Jonathan Borba on Pexels.com

Petualangan Murah Meriah di Hong Kong

1

Hong Kong dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terkemuka di Asia dan dunia. Sebenarnya tidak hanya karena wisata, namun kunjungan bisnis juga jamak dilakukan ke Hong Kong, mengingat banyak perusahaan multinasional memiliki markas di Hong Kong ini.

Resminya, Hong Kong adalah Daerah Administratif Khusus dengan sejarah panjang. Pasca kekalahan Tiongkok di Perang Opium Pertama (1839 sampai 1842) dari Kerajaan Inggris, Hong Kong diserahkan ke Inggris oleh Tiongkok, termasuk di dalamnya Semenanjung Kowloon serta New Territories.

Sempat diduduki Jepang pada Perang Dunia II, Hong Kong kembali dikontrol oleh Inggris hingga pada tahun 1997–sesuai dengan “penyewaan 99 tahun New Territories” pada tahun 1898–Hong Kong menjadi Daerah Administratif Khusus di Tiongkok.

Secara umum, Hong Kong memang dikesankan mahal. Ya, memang mahal, sih. Hong Kong juga memberikan profil sebuah kota yang sibuk dan penuh dengan kelelahan. Berjalan-jalan di Stasiun Central, kita akan menemukan para pekerja yang berjalan kencang demi bisa masuk ke kantor. Sebenarnya, nggak beda-beda amat dengan Jakarta.

Malah sebenarnya Hong Kong lebih padat, ditandai dengan bangunan tinggi dimana-mana sebagai pemukiman. Dengan lahan hanya seluas 1.104 kilometer persegi, ada sekitar 7 juta jiwa manusia yang tinggal di dalamnya.

Nah, karena posisinya yang demikian itulah, Hong Kong menjadi menarik buat saya untuk dikunjungi.

Tapi, budget terbatas. Bagaimana dong cara menikmatinya?

Gampang sekali.

Pertama-tama, tentu saja tiket. Kita nggak mungkin naik ojek online dari Indonesia ke Hong Kong, jadi ya pasti naik pesawat. Tiket pesawat ke Hong Kong sendiri bisa kita peroleh antara lain melalui PegiPegi.

Mencari tiket pesawat ke Hong Kong, kalau lewat PegiPegi itu, baik via Desktop, aplikasi, maupun mobile site biasa, sama-sama mudahnya. Misalnya begini:

Screenshot_174

Mau pakai aplikasi? Bisa juga:

Screenshot_176

Yang unik, di PegiPegi itu ada kalender promo seperti gambar di atas! Jadi, dengan hanya menginput asal, tujuan, dan bulan keberangkatan yang kita inginkan, maka akan muncul tanggal, hari, berikut harga paling menarik yang bisa kita dapatkan. Jadi, hal ini sangat membantu pencarian harga tiket paling sesuai dengan kantong.

Satu hal yang penting, biasanya tiket murah itu ya pas weekdays. Jadi, luangkan cuti yang cukup untuk bisa mengeksplorasi Hong Kong dengan leluasa. Oh, dan jangan lupa, untuk harga terbaik, kadang ada konsekuensi transit begitu lama. Jadi, ya harus disiapkan juga. Saya sendiri mengalami kemarin itu transit di Singapura sampai bisa dapat 4-5 film di bioskop mini gratisannya itu~

Transportasi Umum

Begitu sampai Hong Kong, jika ingin murah, tentu jangan naik taksi. Belilah tiket Kereta Bandara. Kalau saya kemarin, karena tujuannya ke Wan Chai di Hong Kong sisi Island, bukan sisi Cina Daratan, jadi saya turun di Hong Kong, bukan di Kowloon. Nah kalau di Hong Kong ini sebagai jarak terjauh ongkosnya adalah HK$110 untuk sekali jalan. Cukup murah untuk sebuah perjalanan 24 menitan yang kuencanggg tapi nyaman.

Bukan apa-apa, bandara Hong Kong itu letaknya di Pulau Lantau, yang jaraknya sekitar 40 kilometer. Jadi kalau pakai taksi ya bangkrut di awal kitanya.

Nah, di Hong Kong, lantainya atas bawah dengan Central Station. Central ini adalah kunci dari segala kunci MRT di Hong Kong. Kalau diibaratkan ke KRL Jabodetabek ya Manggarai-nya. Dari Central inilah kita akan kemana-mana di Hong Kong~

Begitu sampai di Central, segera beli kartu Octopus. Satu keunggulan di Hong Kong, Octopus ini bisa dipakai untuk naik MRT, naik bis, hingga naik kapal. Jadi mau diisi langsung banyak juga nggak masalah, karena nantinya juga bisa di-redeem sebelum pulang.

Hong Kong Museum of History

Wisata gratis paling utama ya museum ini, diantara banyak museum lain di Hong Kong yang juga gratis-gratis itu. Melalui Museum of History, kita langsung bisa melihat Hong Kong secara keseluruhan di satu tempat.

2

Penyajian history-nya sangat urut, bahkan mulai dari zaman Dinosaurus. Tradisi kuno juga ada satu lantai sendiri, demikian pula dengan masa Perang Opium itu tadi. Di bagian akhir, kita juga jadi tahu ihwal pembangunan masif dari Hong Kong ini. Jadi betul-betul disajikan dengan flow terbaik.

Jalan Kaki dan Bis

IMG_20181109_111146

Oya, karena judulnya adalah murah meriah, saya harus kasih tips utamanya di awal. Kita harus siap banyak-banyak jalan kaki. Hehe. Jangan sedikit-sedikit naik taksi, kecuali situ Sultan. Untuk jarak yang agak jauh, sebenarnya bisa naik MRT, namun setelah saya bandingkan, sebenarnya lebih murah naik bis. Ya, kelemahannya adalah agak lama. Namun positifnya, turunnya ya di pinggir jalan, bukan bawah tanah. Jadi kalau pas macet ya sekalian menikmati pemandangan, dah.

Tsim Sha Tsui

5

Tsim Sha Tsui adalah kawasan yang sangat identik dengan turis, kalau di Hong Kong. Memang ada banyak taman juga di Hong Kong, namun yang ada di Tsim Sha Shui yang menjadi menarik karena letaknya tidak terlalu jauh dengan pelabuhan Star Ferry. Tsim Sha Tsui Promenade, namanya, juga berdekatan dengan Hong Kong Space Museum dan Hong Kong Miseum of Art. Bahkan kalau hari Minggu ada hiburan internasional gratis. Pas saya ke sana, yang lagi tampil adalah…

…Tari Piring.

Ketemunya orang Padang, lagi. Saya sendiri sebenarnya nemu Tsim Sha Tsui Promenade karena ingin melihat lokasi Avenue of Stars tapi lokasinya ditutup karena sedang renovasi. Eh, di Tsim Sha Tsui-nya salah malah nemu taman bagus dan tentu saja (karena hari Minggu) ketemu banyak orang Indonesia.

4

Pasar Mong Kok

Mau cari oleh-oleh ya harus di Mong Kok. Soalnya, tidak ada yang semurah disini dan tidak ada yang lebih paham Bahasa Indonesia selain disini. Berasa belanja di Pasar Bugis Singapura, lah, karena sebagian pedagangnya ngerti Bahasa Indonesia sedikit-sedikit.

6

Untuk itu, menawar sedikit-sedikit juga diperlukan di tempat ini. Mediumnya? Kalkulator! Baik penjual dan calon pembeli akan mengetikkan angka di kalkulator untuk kesepakatan. Pengalaman saya menemani delegasi luar negeri waktu konferensi internasional, walaupun Bahasa Inggris kita dan dia cukup cas-cis-cus, kalau sudah urusan duit ya belibet juga.

Victoria Peak

Menurut saya, kalau tidak mampu ke studio-studio mahal, sebaiknya kesini saja. Victoria Peak adalah salah satu spot yang paling-hong-kong. Lebih Hong Kong daripada Hong Kong itu sendiri.

Jika ingin murah, ya jangan naik tram yang antreannya mengalahkan antrean sembako itu. Naiklah bis. Tapi, kalau naik bis, pergilah ke awal perjalanan bis itu supaya dapat tempat. Bis di Hong Kong ini kalau sudah penuh nggak maksa harus masuk semua. Saya menunggu dekat Wan Chai, 2 jam hanya untuk dilewati bis nomor 15 berkali-kali. Hiks.

Untuk bisa naik ke bagian teratas gedung memang harus membayar, tapi itu sajalah pengeluaran termahal. Kalau kepepet ya bisa pakai kartu kredit Indonesia, diterima kok dengan lapang dada.

Sedangkan kalau ingin foto yang prima, sebenarnya kita bisa sedikit berkorban dengan menggunakan jasa fotografer resmi. Ya, memang, mahal. Tapi menurut saya cukup sepadan dengan kualitas fotonya, dan ya mumpung sekali-kali ke Hong Kong. Tips iritnya adalah nggak usah dicetak, apalagi pakai frame, cukup diemail saja. Itu sangat jauh lebih murah, toh ya tujuannya diupload, kan?

7

Sementara kalau hanya foto-foto pakai HP biasa, tenang saja, saya malah saling bantu foto keluarga dengan sesama orang Tangerang Selatan. Bah~

Liburan itu pilihan, dan karena sumber daya kita baik waktu dan uang terbatas, mahal kita harus memilih. Tempat-tempat tadi adalah pilihan saya dan istri, meskipun kami jadinya ya melewatkan beberapa museum dan juga Victoria Park, tapi ya namanya juga ada keterbatasan.

Ah, jadi pengen ke Hong Kong lagi…

Screenshot_175

Staycation Menyenangkan di Swiss-Belhotel Pondok Indah

Staycation Menyenangkan di Swiss-Belhotel Pondok Indah

Libur lebaran dan tidak pulang kampung ke Bandung maupun Bukittinggi memang agak runyam. Saya sebagai PNS pasti libur, sedangkan istri saya hanya libur pas tanggal merah alias 5 dan 6 saja. Pengalaman berkata bahwa membawa bocah hanya untuk perjalanan 2 hari untuk kemudian balik lagi lebih banyak mudarat daripada manfaatnya. Jadi, ya sudah, stay saja di Jakarta.

Berhubung habis pulang dinas dari Surabaya, sesudah dipotong anggaran beli Spikoe dan beli Sei Aroma, ada sisa uang sedikit yang dikolaborasikan dengan promo besar dari online ticket agency kondang, maka saya dan istri memutuskan untuk melakukan staycation saja di Jakarta.

Salah satu target liburan kami adalah membawa Isto naik Mass Rapid Transit alias Moda Raya Terpadu alias MRT. Ya, meskipun dia juga nggak ngerasa, tapi lumayan sebagai seorang bocah kalau punya kisah naik moda transportasi paling ngehits se-Jakarta saat ini. Dengan demikian, lokasi staycation mengerucut ke tidak-jauh-jauh-dari-stasiun-MRT.

Dari beberapa pilihan, akhirnya kami memilih untuk menginap di Swiss-Belhotel Pondok Indah. Dulu, sih, pernah hampir ngereview makanan di hotel ini tapi karena hal yang saya sudah lupa, nggak jadi. Alasan utama sih karena posisinya yang dekat dengan halte TransJakarta serta kolam renang yang tampaknya paling menarik dibandingkan hotel-hotel di sekitarnya.

Lagipula, karena saya sudah cukup kenal dengan Swiss-Bel di berbagai kota–termasuk di Palangkaraya sebagai hotel terbaik di kota itu–jadi seharusnya tidak akan terlalu mengecewakan.

Apakah benar demikian? Continue reading

Tips Memilih Hotel Murah Saat Liburan

Pic_ @lunastevens1.jpg

Pada saat liburan, biasanya kita menginginkan beberapa fasilitas yang bisa memenuhi kebutuhan dan kenyamanan. Termasuk tiket promo Batik Air murah ke tujuan liburan. Demikian pula halnya jika kita liburan bersama keluarga. Yang jelas, kenyamanan harus diprioritaskan jika liburan bersama keluarga. Lain lagi jika liburan sendirian atau liburan dengan teman-teman. Lebih lain lagi kalau perjalanan dinas pakai SPPD. Pokoknya lain.

Liburan bersama teman-teman biasanya akan lebih mudah untuk adanya penyesuaian dengan kondisi yang ada, berbeda dengan liburan bersama keluarga karena harus lebih memprioritaskan dan mementingkan kenyamanan keluarga. Apalagi kalau membawa anak-anak yang pada dasarnya mudah rewel dan juga mudah bosan dengan kondisi yang monoton pada saat liburan.

Dengan kondisi demikian, salah satu hal yang bisa disiasati adalah dengan memilih hotel yang sesuai dengan kebutuhan kita saat liburan. Beruntung jika ada promo hotel Bali di Reservasi yang akan menghemat bujet liburan selama berada di pulau Dewata, Bali, seperti halnya Luna Stevens pada gambar di atas, yang liburan ke Ubud bersama Sandy Walsh, kekasihnya.

clouds cloudy agriculture farm

Photo by Skitterphoto on Pexels.com

Bandingkan dan Pilih yang Sesuai Kebutuhan
Untuk mendapatkan promo hotel Bali di Reservasi, bisa berdasarkan harga ataupun fasilitas yang paling baik. Jika pencarian didasarkan pada harga hotel paling murah kamu akan mendapatkan daftar hotel murah di Bali yang bisa kamu pilih (YAIYALAH!).

Ketika memilih hotel murah di Bali juga jangan terpaku pada harganya yang murah saja, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan. Terutama jika kita membawa keluarga,  baik anak-anak atau orang tua, atau keluarga lain yang lebih banyak daripada biasanya–misal keluarga tetangga. Jika pun sangat sulit untuk mendapatkan hotel murah di Bali untuk keluarga, tentu tidak ada salahnya mengeluarkan biaya lebih mahal sedikit daripada tidak bisa mendapatkan kenyamanan untuk keluarga tercinta. Atau, nggg, nggak usah liburan sekalian.

Sesuaikan Dengan Dana yang Ada
Jika sudah mendapatkan tiket promo Batik Air ke Bali, saatnya mencari promo hotel murah di Bali melalui beberapa online travel agent ataupun melalui hotel secara langsung yang menawarkan promo liburan ataupun promo yang berkaitan dengan hari ulang tahun mereka masing-masing. Atau juga, nggg, Government Rate. YIHA!

Salah satu caranya adalah dengan mengikuti beberapa akun media sosial online travel agent yang terpercaya, atau mengikuti beberapa grup pemburu tiket murah atau pemburu diskon hotel. Grup macam ini biasanya selalu update memberikan informasi-informasi tentang diskon hotel ataupun promo tiket murah bagi para traveler yang memang sedang membutuhkan liburan dengan dana yang minimal–a.k.a kere–namun tanpa mengurangi kenyamanan. Apalagi harus memikirkan dana lain seperti menyiapkan bujet untuk tiket promo Batik Air ke tempat tujuan.

Cari Lokasi yang Strategis
Lokasi strategis memang kerap kali menjadi salah satu dilema ketika memilih hotel karena rata-rata murah tapi cukup jauh dari stasiun atau terminal atau malah tempat tujuan yang mengakibatkan kita harus berjalan kaki lebih jauh. Eh, ini zaman ojek online, ding. Apalagi di Bali banyak.

woman standing on seashore

Photo by Artem Bali on Pexels.com

Tapi anggaplah kita jalan kaki beneran, kita bisa berpikir positif. Berjalan kaki lebih banyak itu lebih sehat. Cara seperti ini mungkin memang kurang bisa diterima oleh masyarakat Indonesia yang lagi liburan tapi kehidupan kaum urban luar negeri malah lebih banyak berjalan kaki daripada duduk di rumah atau di kantor dengan segudang pekerjaan yang tidak tuntas tuntas.

Cari Tahu Fasilitas yang Diberikan
Meskipun terdapat promo hotel Bali di Reservasi namun ada baiknya juga kita mencari tahu fasilitas yang akan diberikan apalagi kalau memang membawa serta anak-anak ataupun orang tua yang jelas punya kebutuhan khusus, misalnya seperti fasilitas lift sehingga lebih mudah untuk naik turun. Akses keluar masuk kamar ataupun beberapa fasilitas umum lainnya seperti playground juga berlaku. Beranda untuk orang tua yang kerap kali membutuhkan udara segar pada saat pagi hari juga bisa. Dengan pencarian terlebih dahulu, kamu bisa mengetahui fasilitas hotel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak menyesal dengan harga yang sudah ditawarkan.

Ketahui Kebijakan Hotel
Mengetahui kebijakan hotel menjadi salah satu hal yang kerap kali dilupakan. Padahal satu hal yang harus dilakukan di awal adalah mengetahui kebijakan hotel terutama jika membawa anak-anak, karena nyatanya tidak semua hotel bisa mengizinkan anak-anak menginap dengan gratis. HAREE GENEE.

two toddler wearing red and gray dresses

Photo by Artem Bali on Pexels.com

Beberapa hotel memiliki kebijakan masing-masing. Misalnya ada hotel yang mengizinkan anak usia dibawah 7 tahun bisa menginap gratis, namun ada juga hotel lain yang tidak mengizinkan anak usia diatas 7 tahun untuk menginap gratis. Informasi seperti ini perlu diketahui lebih awal agar tidak terjadi miskomunikasi ketika sudah berada di lokasi tempat menginap yaitu hotel yang dipilih.

Kebijakan hotel wajib untuk diketahui oleh para tamu hotel terutama jika kamu ingin liburan ke luar negeri seperti ke Singapura ataupun Hongkong yang memiliki kebijakan hotel masing-masing. Ini berbeda jauh dengan kebijakan hotel di Indonesia yang lebih longgar dan lebih fleksibel untuk menerima anak-anak di bawah umur tanpa harus menambah biaya extra bed.

Biarlah Murah Asal Nyaman
Tidak semua hotel menawarkan fasilitas yang sepadan dengan harga yang diberikan. Inilah fungsinya melakukan riset dan survei terlebih dahulu melalui sumber-sumber yang ada di internet seperti TripAdvisor ataupun komunitas wisata lainnya yang bisa memberikan informasi tentang hotel yang hendak dipilih ketika liburan.

woman sleeping on sofa with throw pillows

Photo by bruce mars on Pexels.com

Untuk memilih Hotel jangan pernah hanya berpatokan pada harga namun pada fasilitas yang ditawarkan. Biar murah, asal nyaman tentu tidak ada masalah yang penting anak-anak menginap dengan nyaman dan bisa beristirahat dengan tenang.

 

Mengenang Mantan di Pantai Oetune

pantai_oetune_6

“Pokoknya, apik, Mas. Nggak rugi.”

Demikian salah satu rayuan gombal yang saya terima dalam kaitannya dengan pantai-pantai di sisi selatan Pulau Timor. Pria-pria zaman now memang suka terjebak urusan menggombali dan digombali. Akan tetapi, saya tentu tidak meragukannya, karena Indonesia adalah surganya pantai. Terlebih ini laut selatan, yang memang dikenal ganas. Ganas indahnya tapi juga ganas ombaknya.

Apalagi, pembangunan di NTT sudah cukup lumayan. Bahkan jika dibandingkan dengan kali pertama saya menginjakkan kaki ke NTT, tepatnya di Kota Kupang. Maka, ketika ada kesempatan untuk melihat pantai di selatan Pulau Timor, tentu saya tidak akan mengabaikannya.

Ada beberapa pantai cakep di selatan Pulau Timor. Akan tetapi, saya hanya sempat menginjakkan kaki di dua pantai saja. Dua pantai yang karakteristiknya benar-benar berbeda: Oetune dan Kolbano.

Pantai pertama yang saya kunjungi adalah Pantai Ouetune. Pantai ini terletak di Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Pantai Oetune menawarkan kombinasi hamparan pasir putih yang lembut, gelombang ombak yang pecahnya agak berbeda–mungkin karena pantai selatan–, Pohon Lontar yang berdiri dalam rentang 6 hingga 8 meter, plus padang pasir yang cukup luas untuk sekadar ambil foto Instagram. Dalam sudut pandang foto tertentu, apalagi kalau bisa menghadirkan unta kita sudah bisa berpose seolah berada di Timur Tengah. Semuanya dilindungi oleh langit yang birunya menenangkan.

pantai_oetune_2

Tidak perlu khawatir akan hujan karena NTT sendiri adalah provinsi dengan curah hujan yang rendah. Tapi khawatirlah bisa pipis dengan higienis atau tidak di pantai ini. Ah, nanti di bawah saya kisahkan. Continue reading

Menikmati Benang Setokel dan Benang Kelambu di Geopark Rinjani

Menyebut Rinjani adalah membincang kemewahan, sebuah profil gunung yang bisa mempengaruhi apapun. Belum lekang dari ingatan tentang abu vulkanik Rinjani yang sampai bikin jalur penerbangan ditutup. Rinjani yang seolah paku yang memantek Pulau Lombok agar tidak kemana-mana itu memang punya pesona yang tiada tandingnya.

Maka, pada suatu siang, saya melangkahkan kaki ke kaki Rinjani. Cukup kakinya dulu, Rinjaninya yang benar mungkin nanti saja. Kurang lebih 1 jam perjalanana dari Senggigi, saya dan teman-teman tiba di GeoPark Rinjani.

Mau apa di kaki Rinjani? Ah, percayalah sobat, bahwa kakinya saja sudah luar biasa. Satu set perjalanan singkat telah diatur agar kami bisa merasakan hawa segar kaki Rinjani plus rasa segar air yang mengalir di sekitar Rinjani.

Dari pintu masuk GeoPark Rinjani, kami diarahkan ke sebuah rumah. Rupanya ara harga yang harus dibayar untuk menikmati kesegaran mewah Rinjani. Kurang lebih 10 ribu per orang, pastinya saya lupa. Selepas kena todong tarif mengejutkan di Anyer pekan sebelumnya, angka-angka di tempat wisata lain sungguh menjelma jadi receh belaka.

Di tempat itu pula kami diberi informasi bahwa ada beberapa air terjun yang bisa dikunjungi di GeoPark ini. Dua yang utama adalah Air Terjun Benang Setokel dan Air Terjun Benang Kelambu. Continue reading

Bersua Air Terjun Tunan Karena Penundaan Penerbangan

Apa yang paling bikin bete dalam urusan penerbangan? Pertama-tama adalah ketika sudah ada di lobi hotel, driver sudah tiba, eh dapat SMS kalau penerbangan GA607 dari Manado ke Jakarta ditunda. Kedua, ketika kejadian nomor 1 terjadi pada tanggal merah alias hari libur. Wong penerbangan pagi itu dipilih supaya bisa menghabiskan waktu bersama Istoyama, je. Ini malah habis di jalan.

Akan tetapi, masalah sebaiknya jangan dikutuk, nanti jadi tambah masalah. Alih-alih kembali tidur dengan galau, saya kemudian memilih untuk bergerak. Kebetulan di Kota Manado ada Gereja Katedral dan ada juga ojek online. Maka, sembari googling keliru, saya memilih untuk order Gojek menuju Katedral dengan tarif hanya 6000 rupiah saja.

Saya kemudian tiba di Katedral Manado pada pukul 5.50 dan sudah bacaan pertama. Ini yang saya sebut googling keliru karena ternyata misa dimulai pada 5.40 alih-alih 6.00 sesuai hasil pencarian. Lumayan, kerja kayak gini telah bikin saya dapat merasakan misa di beberapa Katedral di Indonesia, mulai dari Surabaya, Banjarmasin, hingga Atambua. Soal Atambua ini kapan-kapan saya ceritakan.

Nah, kadung sudah di Manado, ada baiknya kita mencari-cari sesuatu yang ada di alam, tapi nggak jauh-jauh dari bandara agar tidak terburu-buru nantinya pada saat jam penerbangan. Tadinya hasil pencarian menyebut Air Terjun Kima Atas. Akan tetapi, Pak Martin, driver kami, justru mengarahkan ke tempat lain sembari bilang, “Kayaknya di dekat sini ada….” Continue reading

[Interv123] Tax Officer – Travel Blogger

BAYAR UTANG!!! Pada akhirnya saya nulis soal Interv123 lagi. Artinya sudah utang 3 kali nggak nongol, meleset dari jadwal. Beginilah nasib blogger merangkap karyawan, plus ada sedikit urusan yang mengharuskan saya fokus kesana–karena ngaruh ke masa depan, jadi nggak bisa wawancara, deh. Jangankan interv123, anak saya bernama OOM ALFA aja sedikit lepas dari pengawasan. Urusan apa? Nah, sedikit banyak urusan itulah yang memberi influence pada pemilihan tokoh Interv123 kali ini 🙂

Kali ini Interv123 menghadirkan seorang abdi negara alias pegawai negeri sipil. Tapi tentu saja, kalau di blog sini nggak sembarang tamu yang datang dong. Kalau sembarang PNS mah saya bisa asal comot aja di kecamatan.

Jadi, siapa dia?

Sumber: efenerr.com

Sumber: efenerr.com

Di dunia maya, tamu saya ini menggunakan nama tenar Efenerr, bisa ditemui di twitter @efenerr, juga blog efenerr.com, ya beda-beda tipis sama ariesadhar.com gitu deh. Nama aslinya nanti baca sendiri di bawah, tapi dia juga punya nama panggilan “Sinchan”. Mungkin karena sama nakalnya.

Hah? Nakal?