Tentang USB Flashdisk

Kemaren habis ikut acara ASEAN Blogger dan rada kaget waktu registrasi ulang. Kenapa kaget? Karena selain dapat kaos, saya juga dapat sebuah USB Flash Drive JetFlash 16 GB. Wew. Ini USB Flashdisk dengan kapasitas terbesar yang saya punya. Lumayan untuk back up foto-fotonya si EOS. Mungkin juga bisa sekalian back up foto-foto mantan gebetan.

Dan karena benda yang satu ini, saya jadi ingat USB Flashdisk pertama saya. Jujur saya lupa merk-nya apa, kalau tidak salah sih My Flash. Benda itu dua tahun yang lalu saya hibahkan ke si Dani, katanya untuk pelajaran TIK. Itu pelajaran apa sih? Tidak Ingin Kehilangan? Tetap Ingin Kembali?

Selanjutnya

Saya Orang Indonesia

“Kamu orang mana?”

“Orang Indonesia.”

Itu jawaban saya untuk setiap pertanyaan yang muncul kepada saya soal asal muasal saya. Yup, identitas ‘kamu orang mana’ sebenarnya sangat identik pada kesukuan sih. Tapi, sebagai keturunan Jawa Batak yang lahir di Minang, saya harus jawab apa kalau begitu?

Selengkapnya

Pentingnya Nama Bagi Orang Batak

Kalau William Shakespeare itu orang Batak, pasti dia nggak akan mengeluarkan pernyataan “apalah arti sebuah nama”. Ya, untungnya pujangga ternama itu bukan orang Batak. Coba kalau dia orang Batak, nggak mungkin cerita Romeo dan Juliet akan begitu kan?

Mungkin cerita Romeo dan Juliet akan jadi semacam yang dilakukan Opung saya yang mengejar anaknya yang kawin lari dengan naik kendaraan roda dua. Ya pada akhirnya yang kawin lari itu juga nggak terus bunuh diri biar romantis kok. Keduanya langgeng sampai kakek-nenek.

Jadi apa ini maksudnya?

Maksudnya adalah…

Cerita Farmasi: Ketika Saya Didadar

pablo (3)

Malam ini kusendiri
Tak ada yang menemani
Seperti malam-malam
Yang sudah-sudah

Ini kok malah nyanyi minta kekasih? Ya pada intinya saya sedang nggak bisa tidur. Bukan karena banyak pikiran, tapi karena tadi pulang kerja malah tidur pulas sampai jam 9 malam. Jadilah sekarang saya melek tidak karuan. Yah, yang penting bukan tengah malam merem-melek, bisa bahaya itu.

Kalau urusannya sudah nggak bisa tidur begini, saya jadi ingat sebuah rangkaian peristiwa yang melibatkan kata kunci “nggak bisa tidur”. Sebuah peristiwa nggak bisa tidur paling bodoh yang pernah saya alami, menurut saya.

Peristiwa apa itu?

Kisah Selengkapnya

Ketika Membuka Kembali Skripsi Sendiri

Besok masuk. Ya, libur 4 harinya sudah berakhir, 2 libur tanggal merah, 2 weekend biasa. Maka edisi luntang lantung gaje akan diakhiri. Terutama mengingat sesudah ini, target produksi di tempat kerja saya begitu kencangnya. Ya, siapapun yang pernah bilang “katek gawe” harus tahu ini.

Maka, tanpa tag cerita farmasi, saya akan mengulas kembali berbagai hal yang saya temukan begitu membuka kembali skripsi saya. Oya, kenapa ini skripsi bisa saya buka lagi? Berawal dari setrika saya yang dipinjam sama Badrul, tapi dianya mudik dan setrika saya damai di kamarnya. Padahal saya punya seragam yang harus digosok. Nah, saya punya satu setrika lagi yang disimpan rapi di lubuk hati yang paling dalam. Maksudnya, di tumpukan barang lawas saya. Dan disitu juga ada skripsi saya.

Judul skripsi saya adalah “Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pendapatan Dengan Perilaku Swamedikasi Sakit Kepala Oleh Ibu-Ibu di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Pada Bulan Juli-September 2007”

2007, sampai 2013…

Baca Lanjutannya

Cerita Farmasi: Realita Skripsi Lapangan

4 Omongan Yang Sering Dilontarkan Kepada Anak Farmasi (1)

Halo! Lanjut lagi ya dengan edisi luntang lantung gaje. Kali ini saya mau membahas soal skripsi lapangan. Ehm, tentu saja yang dimaksud bukan skripsi di lapangan sepakbola, lapangan basket, apalagi di lapangan tembak.

Jadi di farmasi itu secara umum ada dua pembagian jenis skripsi. Yang pertama adalah skripsi di lab. Berhubung dunia farmasi itu amat sangat luas banget sekali, maka skripsi lab ini menyajikan banyak peluang untuk diteliti. Beberapa judul dari skripsi genre ini adalah “Penetapan Kadar Aspartam Dalam Minuman Sachet bla..bla..bla…” atau juga “Pengaruh Pemberian Paracetamol Dosis Tinggi Pada Mencit Galur Wistar bla..bla..bla..”. Dalam konteks tertentu bisa saja berubah menjadi “Penetapan Kadar Cinta Yang Tersisa Pada Mantan Terindah bla..bla..bla…” atau “Pengaruh Pemberian Baygon Dosis Tinggi Pada Mencit Yang Galau Habis Putus Cinta bla..bla..bla..”

Baca Realita Skripsi Lapangan

Cerita Farmasi: Balada Mengerjakan Tugas

Habis nonton Habibie dan Ainun di TV. Setengah senang karena akhirnya bisa nonton film itu juga. Tapi sedikit mempertanyakan kok secepat itu nongol di TV, padahal film itu kan termasuk film laris. Gegara nonton film itu, saya jadi memikirkan hal-hal yang romantis dalam hidup saya untuk ditulis sebagai cerita farmasi.

Sayangnya…

Apa sih baladanya?

Cerita Farmasi: Jenis Bolos Anak Farmasi

Iya, saya masih luntang lantung gaje, jadi masih sempat berpikir soal cerita farmasi. Kalau saya sedang sibuk seperti biasa, saya mah sibuk mikirin bagaimana ceritanya kayu manis di Kerinci sana bisa sampai ke pabrik dengan selamat. Dan olahannya bisa dikirim tepat waktu untuk memastikan saya selamat dari kejaran konsumen.

Baiklah, sesudah membahas tentang cara anak farmasi dalam melakukan kerja kelompok serta ahli-ahli yang tersedia di kelas farmasi, maka kali ini saya akan mengetengahkan topik yang agak sensitif. Disebut sensitif karena kalau habis dicelup urine menghasilkan dua garis, maka bisa menimbulkan huru-hara.

Eh, itu merk testpack bukan ya?

Cerita Selengkapnya

Cerita Farmasi: Kelasnya Para Ahli

Edisi luntang lantung gaje masih berlanjut. Sesudah berbagi kesesatan tentang kerja kelompok ala anak farmasi. Sekarang saya mau ngasih tahu kalau di kuliahnya anak farmasi itu ada banyak sekali ahli. Iya, ahli beneran ini. Kalau menurut KBBI dalam jaringan (daring alias online), ahli artinya mahir benar dalam melakukan sesuatu.

Jadi orang-orang yang saya sebutkan di bawah ini benar-benar mahir dalam melakukan kegiatan yang adalah spesialisasinya. Sampai-sampai dalam beberapa kasus, kalau orang itu kebetulan tidak dapat hadir di kelas atau di praktikum, kelas akan bersedih karena kehilangan mereka. Galaunya kehilangan ahli ini di kelas kadang melebihi galaunya ditinggal kawin sama gebetan pas playgroup.

Ahli apa sajakah itu? Ini dia.

Cerita Selengkap-lengkapnya

Cerita Farmasi: Cara Kerja Kelompok Ala Anak Farmasi

Luntang-lantung gaje di hari raya begini bikin galau. Galau bikin terkenang masa silam. Terkenang masa silam bikin males. Males bikin luntang-lantung gaje begini. Dan seterusnya sampai selesai. Nah, sambil terkenang masa silam, ada baiknya saya berbagi disini, utamanya kepada pemuda harapan bangsa yang sedang menempuh masa studi.

Bukan berbagi duit pastinya. Selain karena saya memang tidak lebaran, juga karena saya tidak punya duit untuk dibagi. Saya hanya punya cinta.

Makan tuh cinta. Sampai muntah.

Selanjutnya…

Bapak Millennial