Merawat Kamera DSLR

Punya aja belum, sudah nggaya posting beginian !

Nggak apa-apa, dalam waktu dekat, kalau perlu itu CC penuh balada akan saya gesek buat beli benda ini. Sudah lama sekali pengen beli. Heuheuheu.

Sumbernya inih adah beberapah yah, disini, disitu, dan disana.

DSLR adalah kependekan dari Digital Single Lens Reflect. Harganya, paling murah saja 4.5 juta. Yasalam.

Hindarkan kontak langsung dengan matahari

Ini mirip elektronik pada umumnya sih. Apalagi buat kamera murah, karena pasti ringkih. Cuma gimana kalau motret outdoor ya?

Hindarkan dari goncangan berlebihan

Pastinya harus ditaruh di tas khusus kamera, yang biasanya ada busa peredam benturan.  Ini must buy tool berarti.

Hindarkan dari kapur barus

Naftalena katanya dapat merusak konten kamera, termasuk ke Printed Circuit Board-nya.

Penyimpanan di tempat yang baik

Baik disini dalam artian kedap udara, sejuk, dan kering. Lemari penyimpanan pasti mahal. Jadi mungkin bisa di toples kaca yang tertutup rapat, plus dessicant untuk menyerap lembab. Huaaa.. Apa kabar Cikarang yang lembab-nya 80% lebih ini? Dan baik ini juga berarti bebas dari butiran debu.

Selalu bersihkan kamera dan lensa

Pembersihan dilakukan teratur dan berkala (udah kayak klausul ISO ajah..), body-nya dilap kering dan bersih, lap tidak kasar. Bagian dalam pakai blower yang biasanya dijual di toko kamera, bukan toko roti. Untuk membersihkan lensa dari noda, pakai tisu khusus juga. Beli lagi dong? -___-

Hindarkan goresan pada lensa
Bagusnya–katanya–ada filter permanen untuk melindungi. Untuk itu juga, usahakan selalu pasang penutup waktu lensa lepas dari body.

Sebaiknya jangan simpan di lemari pakaian

Apa kabar anak kos? Hedeh. Katanya bisa pakai wadah khusus bisa kaca, bisa fiber, atau lainnya. Dan alasnya empuk lho. Penggunaan dessicant kira-kira 2 bulan. Atau pakai KCl semacam serap air gitu (di kamar saya sebulan langsung penuh!). Bisa juga pakai teh yang ditaruh di wadah, lalu letakkan dekat kamera. Ini kayaknya sebelum beli kamera, saya harus beli wadahnya dulu. Kamera juga jangan ditaruh di dalam wadahnya dalam waktu yang lama. Sumpek kali ya.

Membersihkan kamera

Gunakan blower untuk meniup butiran debu dari body dan lensa, sebelum kemudian dilap dengan kain dan kertas yang semuanya khusus. DUIT LAGI!

Mengamankan LCD
Pakai alat pelindung dari sono-nya. Mahal nggak ya? Kalau pakai antigores HP bisa nggak ya?

Baterai

Jangan di-charge berlebihan. Segera cabut kalai penuh, dan juga lepas jika sedang tidak digunakan.
*malah jadi mikir ulang inih*

-_____-“

2 thoughts on “Merawat Kamera DSLR

Tinggalkan komentar supaya blog ini tambah kece!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s