Personel yang mengelola program audit hendaknya memantau implementasi dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk:
Evaluasi kesesuaian dengan program audit, jadwal, dan tujuan audit
Evaluasi kinerja anggota tim audit
Evaluasi kemampuan tim audit untuk implementasi rencana audit
Evaluasi umpan balik dari manajemen puncak, auditee, auditor, dan pihak lain yang terkait
Beberapa faktor yang dapat menentukan kebutuhan perubahan program audit adalah:
Temuan audit
Tingkatan yang ditunjukkan dalam efektivitas sistem manajemen
Perubahan pada sistem manajemen yang diacu klien atau auditee
Perubahan terhadap standar, maupun persyaratan legal dan kontrak atau persyaratan lainnya yang dianut oleh organisasi
Perubahan pemasok
PENINJAUAN DAN IMPROVISASI PROGRAM AUDIT
Personel yang mengelola program audit hendaknya melakukan peninjauan terhadap program audit untuk mengecek ketercapaian tujuan. Pelajaran yang diambil dari peninjauan program audit digunakan sebagai masukan dalam perbaikan berkelanjutan terhadap program.
Peninjauan program audit hendaknya mempertimbangkan:
Hasil dan tren dari pemantauan program audit
Kesesuaian dengan prosedur program audit
Kebutuhan dan harapan yang berkembang dari pihak terkait
Catatan program audit
Metode audit baru atau alternative
Efektivitas pengukuran untuk mengetahui resiko yang terkait program audit
Isu kerahasiaan dan keamanan informasi yang terkait program audit
Personel yang mengelola program audit hendaknya meninjau seluruh implementasi program audit, mengidentifikasi area perbaikan, mengubah program jika perlu, dan juga:
Melakukan peninjauan terhadap pengembangan profesional yang berkelanjutan dari auditor (sesuai 7.4, 7.5, dan 7.6)
Melaporkan hasil dari peninjauan program audit kepada manajemen puncak.
Personel yang mengelola program audit hendaknya memastikan bahwa aktivitas berikut diselenggarakan:
Peninjauan kembali dan persetujuan laporan audit, mencakup evaluasi kesesuaian dan kemantapan temuan audit
Peninjauan kembali analisa akar masalah dan efektivitas tindakan koreksi dan tindakan pencegahan
Distribusi laporan audit kepada manajemen puncak dan pihak lain yang relevan
Penetapan keperluan untuk segala tindak lanjut dari audit
PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN CATATAN PROGRAM AUDIT
Personel yang mengelola program audit hendaknya memastikan catatan audit dibuat, dikelola, dan dipelihara untuk mendemonstrasikan implementasi program audit. Proses hendaknya dilakukan untuk memastikan segala kepentingan terkait kerahasiaan dari catatan audit dicapai.
Catatan hendaknya mencakup:
Catatan yang terkait dengan program audit, seperti:
Tujuan dan ruang lingkup program audit yang terdokumentasi
Resiko yang relecan dengan program audit
Peninjauan efektivitas program audit
Catatan yang terkait dengan setiap audit individual, seperti:
Rencana audit dan laporan audit
Laporan ketidaksesuaian
Laporan CAPA
Laporan tindak lanjut audit, jika diperlukan
Catatan yang berhubungan dengan personel audit, yang mencakup:
Evaluasi kompetensi dan kinerja dari anggota tim audit
Seleksi tim audit dan anggota tim
Pemeliharaan dan peningkatan kompetensi
Bentuk dan tingkatan detail dari catatan hendaknya memperlihatkan pencapaian terhadap tujuan program audit.
Personel yang mengelola program audit hendaknya memberikan tanggung jawab untuk melaksanakan audit individual kepada ketua tim audit. Pemberian wewenang ini hendaknya diberikan dalam waktu yang sesuai sebelum tanggal yang ditetapkan untuk memastikan efektivitas perencanaan audit.
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan audit individual ini, informasi berikut hendaknya disediakan kepada ketua tim:
Tujuan audit
Kriteria audit dan referensi yang sesuai
Ruang lingkup audit, mencakup identifikasi unit organisasi dan fungsional serta proses yang diaudit
Metode dan prosedur audit
Komposisi tim audit
Kontak detail auditee, lokasi, tanggal, dan lama waktu aktivitas audit
Alokasi sumber daya yang sesuai untuk pelaksanaan audit
Informasi yang dibutuhkan untuk evluasi dan identifikasi resiko guna pencapaian tujuan audit.
Pemberian wewenang ini hendaknya juga mencakup hal-hal berikut, jika sesuai:
Bahasa dalam bekerja dan pelaporan yang digunakan di tempat audit, berbeda dengan bahasa yang digunakan auditor atau tidak
Muatan laporan audit dan distribusi yang dimintakan oleh program audit
Hal-hal terkait kerahasiaan dan keamanan informasi, jika dipersyaratkan oleh program audit
Segala persyaratan kesehatan dan keamanan untuk auditor
Segala persyaratan keamanan dan otorisasi tertentu
Segala tindak lanjut, jika diperlukan, misal: dari audit sebelumnya
Koordinasi dengan aktivitas audit yang lain, dalam konteks audit bersama.
Jika audit bersama dilakukan, sangat penting untuk mencapai kesepahaman antara organisasi, sebelum proses audit, untuk menetapkan tanggung jawab spesifik setiap bagian, umumnya dikelola dalam otoritas oleh ketua tim audit yang ditunjuk.
Namanya orang Katolik itu spesial dengan keagamaan yang mirip kenegaraan. Maksudnya, struktur kepemimpinannya jelas, dari umat kroco sampai ke Paus di Vatikan sana. *kapan ya saya ke Vatikan?* NAH! Mari kita lihat sejenak struktur keuskupan di Indonesia yang saya contek dari sini.
Medan Katedral
Paroki Santo Maria Yang Dikandung Tanpa Noda Asal Medan Katedral
Paroki Santo Paulus Medan Pasar Merah
Paroki Santo Petrus Medan Timur
Paroki Kristus Raja Medan Kota
Paroki Santo Yohanes Penginjil Medan Mandala
Paroki Santo Konrad Medan Martubung
Paroki Santo Yoseph Delitua
Paroki Gembala Yang Baik Lubuk Pakam
Paroki Santo Yoseph Tebing Tinggi
Kuasi Paroki Santa Agatha Batang Kuis
Kuasi Paroki Santa Katarina Tiga Juhar
Medan Hayam Wuruk
Paroki Santo Antonius Medan Hayam Wuruk
Paroki Santo Fransiskus Asisi Medan Padang Bulan
Paroki Santa Maria Ratu Rosari Medan Tanjung Selamat
Paroki Santo Padre Pio dari Pietrelcina Medan Helvetia
Paroki Maria Bunda Pertolongan Abadi Binjai
Paroki Santo Paulus Pangkalan Berandan
Kabanjahe
Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga Kabanjahe SPM
Paroki Santo Petrus dan Paulus Kabanjahe SPP
Paroki Santo Fransiskus Asisi Berastagi
Paroki Sang Penebus Bandar Baru
Paroki Santo Fransiskus Asisi Saribudolok
Paroki Santo Yoseph Lawe Desky
Paroki Santo Fransiskus Asisi Tiga Binanga
Kuasi Paroki Santo Damian Lau Baleng
Kuasi Paroki Santa Monika Tiga Nderket
Sidikalang
Paroki Santa Maria Pertolongan Orang Kristen Sidikalang
Paroki Santa Maria Bunda Karmel Tiga Lingga
Paroki Santo Dionysius Sumbul
Paroki Santo Petrus dan Paulus Parongil
Kuasi Paroki Santa Lusia Salak
Banda Aceh
Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh
Pematang Siantar
Paroki Santo Laurentius Brindisi Pematang Siantar I Jalan Sibolga
Paroki Santo Petrus dan Paulus Pematang Siantar II Jalan Asahan
Paroki Santo Fransiskus Asisi Pematang Siantar Jalan Medan
Paroki Santo Yoseph Pematang Siantar III Jalan Bali
Paroki Kristus Raja Pematang Siantar IV Tanah Jawa
Paroki Kristus Raja Pardagangan
Paroki Santo Antonius Padua Tiga Dolok
Paroki Santo Fidelis Parapat
Kuasi Paroki Santo Stefanus Martir Pamatang Raya
Aek Kanopan
Paroki Santo Pius X Aek Kanopan
Paroki Sakraman Maha Kudus Kisaran
Paroki Santo Mikael Tanjung Balai
Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara
Dekanat Nias
Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga Telukdalam Luar Kota Nias Selatan
Paroki Hati Kudus Yesus Telukdalam Nias Selatan
Paroki Roh Kudus Lahusa-Gomo
Paroki Santo Fidelis Tello, PP Batu Nias Selatan
Paroki Kristus Raja Gidö
Paroki Santo Petrus dan Paulus Idanögawo
Paroki Kristus Gembala Baik Gunungsitoli Luar Kota Paroki Santa Maria Bunda Para Bangsa Konkatedral Gunungsitoli
Paroki Santo Fransiskus Assisi Gunungsitoli Laverna
Paroki Santo Mathias Amandraya
Paroki Santa Maria Ratu Surga Tögizita, Nias Tengah
Paroki Trinitas Sogawunasi, Nias Tengah
Paroki Santo Bonifasius Alasa
Paroki Salib Suci Mandrehe-Sirombu, Nias Barat
Paroki Santa Maria Bintang Kejora Lahewa, Nias Utara
Paroki Santo Fransiskus Assisi Tuhemberua, Nias Utara
Dekanat Tapanuli
Paroki Santa Theresia Lisieux Katedral Sibolga
Paroki Santo Yosef Pandan, Sibolga Paroki Santa Maria Bunda Padangsidempuan, Tapanuli Selatan
Paroki Santo Yohanes Penginjil Pinangsori
Paroki Santo Mikael Tumbajae – Manduamas, Sibolga
Paroki Santo Fransiskus Assisi Pangaribuan, Tapanuli Tengah
Paroki Santo Hilarius Tarutungbolak, Sorkam
Wilayah Sumatera Barat – Kerinci
Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Katedral
Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang Baru
Paroki Santa Maria Bunda Yesus Tirtonadi
Paroki Santo Petrus Apostolus Padang Panjang Paroki Santo Petrus Claver Bukittinggi
Paroki Santo Fidelis a Sigmarinda Payakumbuh
Paroki Santa Barbara Sawah Lunto
Paroki Santa Maria Assumpta Kayu Aro Paroki Keluarga Kudus Pasaman
Wilayah Mentawai
Paroki Santa Maria Assumpta Sikakap
Paroki Santo Yoseph Sipora
Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Siberut
Paroki Santa Maria Auxilium Christianorum Sikabaluan
Wilayah Riau
Paroki Santa Maria a Fatima Pekanbaru
Paroki Santo Paulus Pekanbaru
Paroki Santo Yosef Duri
Paroki Santo Fransiskus Xaverius Dumai
Paroki Santo Petrus dan Paulus Bagansiapi-api
Paroki Santo Ignatius Pasir Pangarayan
Paroki Santa Maria Ratu Rosari Bagan Batu
Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Air Molek
Paroki Hati Kudus Yesus Pangkalan Kerinci
Paroki Santo Yohanes Pembaptis Perawang
Dekanat I (Kota Palembang) Paroki Hati Kudus Palembang Paroki Katedral Santa Maria Palembang Paroki Santo Yosef Palembang Paroki Santo Fransiskus de Sales (Sanfrades) Palembang
Paroki Santa Maria Ratu Rosario Palembang
Paroki Santo Paulus Palembang Plaju
Paroki Santo Stefanus Talang Betutu
Paroki Allah Maha Murah Pasang Surut
Paroki Santo Petrus Kenten Palembang
Stasi Luar Kota Kayu Agung
Stasi Luar Kota Rantau Alai
Dekanat II
Paroki Sang Penebus Batu Putih
Paroki Santo Petrus dan Paulus Batu Raja
Paroki Trinitas Bangunsari BK 3
Paroki Santa Maria Tak Bernoda Gumawang BK 10
Paroki Santa Maria Assumpta Mojosari BK 9
Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari BK 21
Paroki Kristus Raja Tugumulyo OKI
Dekanat III
Paroki Santo Yohanes Penginjll Bengkulu
Paroki Santo Stefanus Martir Curup
Paroki Santa Theresia Jambi
Paroki Santa Maria Pengantara Lahat
Paroki Penyelenggaraan Ilahi Lubuk Linggau
Paroki Santo Paulus Muara Bungo
Paroki Santo Isidorus Singkut
Paroki Santo Yosef Tanjung Enim
Paroki Santo Mikail Tanjungsakti
Paroki Santa Maria Tugumulyo Musi Rawas
Stasi Jambi Mayang
Stasi Muko-muko
Stasi Kuro Tidur
Kevikepan Bangka Belitung Paroki Katedral Santo Yosep Pangkalpinang
Paroki Santa Bernadeth
Paroki Santa Perawan Maria Pengantara Segala Rahmat Sungailiat
Paroki Santo Fransiskus Xaverius Koba
Paroki Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda Belinyu
Paroki Santa Perawan Maria Pelindung Para Pelaut Muntok
Paroki Santa Maria Ratu Damai Tanjung Pandan
Kevikepan Kepulauan Riau
Paroki Hati Santa Perawan Maria Yang Tak Bernoda Tanjung Pinang
Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun
Paroki Santo Carolus Borromeus Ujung Beting
Paroki Santo Petrus Lubuk Raja Batam
Paroki Santo Damian De Veuster Bengkong Batam
Paroki Santa Maria Bunda Pembantu Abadi Tembesi Batam
Paroki Kerahiman Ilahi Tiban Batam
Paroki Kristus Raja Tanjungkarang
Paroki Santo Yusup Pringsewu
Paroki Hati Kudus Yesus Metro
Paroki Ratu Damai Teluk Betung
Paroki Santo Pius X Gisting
Paroki Kabar Gembira Kotabumi
Paroki Santo Petrus Kalirejo
Paroki Santo Paulus Kotagajah
Paroki Santa Liduina Bandarjaya
Paroki Santo Yohanes Rasul Kedaton
Paroki Keluarga Kudus Baradatu
Paroki Keluarga Kudus Sidomulyo
Paroki Santo Andreas Margo Agung
Paroki Santo Yohanes dan Santo Paulus Murnijaya
Paroki Santo Thomas Sribawono
Paroki Santa Perawan Maria Pajar Mataram
Unit Pastoral Santo Andreas Mesuji
Unit Pastoral Santo Theodorus Liwa
Unit Pastoral Santo Kristoforus Bakauheni
Unit Pastoral Santo Yusuf Pekerja Tulangbawang
Unit Pastoral Gregorius Agung Bandarsakti
Dekanat Barat
Paroki Santa Maria Tak Bernoda Rangkasbitung
Paroki Kristus Raja Serang
Dekanat Selatan
Paroki Hati Maria Tak Bernoda Cicurug
Paroki Santo Fransiskus Cibadak
Paroki Santo Yoseph Sukabumi
Paroki Santo Petrus Cianjur
Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat Cipanas
Dekanat Tengah Paroki Santa Perawan Maria (Katedral BMV) Bogor
Paroki Santo Fransiskus dari Asisi Sukasari Bogor
Paroki Keluarga Kudus, Cibinong
Paroki Santo Joannes Baptista Parung
Paroki Santo Yakobus Rasul Megamendung Cisarua
Paroki Santo Andreas Sukaraja Ciluar
Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Cileungsi Kota Wisata
Paroki Santa Maria Fatima Sentul City
Dekanat Utara
Paroki Santo Herculanus Depok Jaya
Paroki Santo Markus Depok Timur
Paroki Santo Mateus Depok Tengah
Paroki Santo Paulus Depok Lama
Paroki Santo Matias Cinere Paroki Santo Thomas Kelapa Dua Cimanggis
Dekanat Kacikamegar Paroki Santo Petrus Katedral
Paroki Santa Odilia Cicadas
Paroki Santa Melania
Paroki Salib Suci Kamuning
Paroki Santa Perawan Maria Yang Terkandung Tak Bernoda Garut
Dekanat Palemsuci Paroki Santa Maria Fatima Lembang
Paroki Santo Laurentius Sukajadi Paroki Santo Ignatius Cimahi Paroki Santa Perawan Maria Sapta Kedukaan Pandu
Dekanat Dasamawartoba
Paroki Santo Gabriel Sumber Sari
Paroki Santo Martinus Margahayu
Paroki Santo Michael Waringin
Paroki Santo Paulus Mohammad Toha
Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria Buah Batu
Kuasi Santo Fransiskus Xaverius Dayeuhkolot
Dekanat Katabapa
Paroki Kristus Raja Karawang
Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi Pamanukan
Paroki Kristus Sang Penabur Subang
Paroki Salib Suci Purwakarta
Dekanata Tasciciayu Paroki Santo Yusuf Yos Sudarso Cirebon
Paroki Bunda Maria Dukuh Semar Cirebon
Paroki Kristus Raja Cigugur
Paroki Santo Mikael Indramayu
Paroki Hati Kudus Yesus Tasikmalaya
Kevikepan Daerah Istimewa Yogyakarta Paroki Santo Franciscus Xaverius Kidul Loji Paroki Kristus Raja Baciro Paroki Keluarga Kudus Banteng
Paroki Santo Yakobus Bantul Paroki Santo Yusuf Bintaran
Paroki Santa Theresia Lisieux Boro
Paroki Santa Maria Assumpta Gamping Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Paroki Santo Albertus Magnus Jetis
Paroki Santo Alfonsus De Liguori Nandan [adm. Sub Jetis]
Paroki Maria Yang Tersuci Dari Kurnia Ilahi Marganingsih Kalasan Paroki Santo Petrus dan Paulus Babadan [adm. Sub Kalasan]
Paroki Santo Petrus Dan Paulus Klepu Paroki Santo Antonius De Padua Kotabaru Paroki Hati Santa Maria Tak Bercela Kumetiran
Paroki Santo Yosef Medari Paroki Santo Petrus & Paulus Minomartani
Paroki Santo Aloysius Gonzaga Mlati
Paroki Santa Maria Tak Bercela Nanggulan Paroki Santa Maria Assumpta Pakem Paroki Santo Yohanes Rasul Pringwulung
Paroki Santa Maria Lourdes Promasan Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran
Paroki Santa Theresia Sedayu
Paroki Santo Yohanes Rasul Somohitan
Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik Wates
Paroki Santo Petrus Canisius Wonosari
Paroki Santo Petrus Dan Paulus Kelor [adm. Sub Wonosari]
Paroki Santo Yusuf Bandung [adm. Sub Wonosari]
Kevikepan Semarang
Paroki Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Paroki Santo Yusuf Ambarawa
Paroki Santo Thomas Rasul Bedono [adm. Subambarawa]
Paroki Keluarga Kudus Atmodirono
Paroki Santo Mikael Demak [Adm. Subatmodirono]
Paroki Santa Maria Fatima Banyumanik
Paroki Santa Theresia Kanak-Kanak Yesus Bongsari
Paroki Santo Yusuf Gedangan
Paroki Santo Stanislaus Girisonta Paroki Santo Athanasius Agung Karangpanas
Paroki Santo Franciscus Xaverius Kebondalem
Paroki Santo Johannes Evangelista Kudus
Paroki Stella Maris Jepara [adm]
Paroki Mater Dei Lampersari
Paroki Santo Yusuf Pati
Paroki Santa Maria La Salette Juwana [adm. Subpati]
Paroki Hati Yesus Mahakudus Purwodadi
Paroki Santo Paulus Miki Salatiga
Paroki Santo Paulus Sendangguwo
Paroki Santo Petrus Gubug [adm. Subsendangguwo]
Paroki Santo Isidorus Sukorejo
Paroki Hati Kudus Tanah Mas
Paroki Kristus Raja Ungaran
Paroki Santo Martinus Weleri
Paroki Santo Antonius Padua Kendal [adm. Subweleri]
Kevikepan Kedu
Paroki Santo Ignatius Magelang
Paroki Santa Maria Fatima Magelang
Paroki Santo Mikael Panca Arga
Paroki Santo Yusuf Pekerja Mertoyudan
Paroki Santo Petrus Borobudur [adm. Sub Mertoyudan]
Paroki Santo Antonius Muntilan
Paroki Santa Theresia Salam
Paroki Santa Maria Lourdes Sumber
Paroki Santo Petrus Dan Paulus Temanggung
Paroki Keluarga Kudus Parakan [adm. Sub Temanggung]
Paroki Santa Maria Dan Yusuf Rawaseneng [adm. Sub Temanggung]
Paroki Santo Kristoforus Tumpang
Kevikepan Surakarta
Paroki Santa Maria Regina Purbowardayan
Paroki Santo Yusuf Baturetno
Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria Boyolali
Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Simo [adm. Sub Boyolali]
Paroki Santo Ignatius Danan
Paroki Santo Yohanes Rasul Delanggu
Paroki San Inigo Dirjodipuran
Paroki Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun
Paroki Santa Theresia Jombor
Paroki Santo Pius X Karanganyar
Paroki Santo Stephanus Jumapolo [adm. Sub Karanganyar]
Paroki Santa Maria Kartasura
Paroki Roh Kudus Kebonarum
Paroki Santa Maria Assumpta Klaten
Paroki Santo Paulus Kleco
Paroki Santa Maria Palur
Paroki Santo Antonius Purbayan
Paroki Santo Petrus Purwosari
Paroki Santa Maria Fatima Sragen
Paroki Hati Kudus Yesus Sukoharjo
Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi
Paroki Santo Yohanes Rasul Wonogiri
Dekenat Tengah
Paroki Santo Antonius Banjarnegara
Paroki Santa Maria Immaculata Banyumas
Paroki Santo Agustinus Purbalingga
Paroki Katedral Kristus Raja Purwokerto Barat
Paroki Santo Yosef Purwokerto Timur
Dekenat Timur
Paroki Santo Yohanes Rasul Kutoarjo
Paroki Santa Perawan Maria Purworejo/Kedu
Paroki Santo Stefanus Purwosari Paroki Santo Paulus Wonosobo
Paroki Santo Philipus Kapencar Wonosobo Timur
Dekenat Utara
Paroki Gembala yang Baik Limpung
Paroki Santo Yusup Batang
Paroki Santa Maria Fatima Brebes
Paroki Santo Petrus Pekalongan
Paroki Santo Lukas Pemalang
Paroki Santa Maria Immaculata Slawi
Paroki Hati Kudus Yesus Tegal
Paroki Santo Yosef Mejasem
Paroki Santo Yusup Blitar
Paroki Santa Maria Blitar
Paroki Santo Pius X Blora
Paroki Santo Paulus Bojonegoro
Paroki Santo Willibrordus Cepu
Paroki Santa Maria Jombang
Paroki Santo Vincentius a Paulo Kediri
Paroki Santo Yosef Kediri
Paroki Santo Cornelius Madiun
Paroki Mater Dei Madiun
Paroki Regina Pacis Magetan
Paroki Santo Yoseph Mojokerto
Paroki Santo Paulus Nganjuk
Paroki Santo Yosef Ngawi
Paroki Santo Mateus Pare
Paroki Santa Maria Ponorogo
Paroki Santo Petrus dan Paulus Rembang
Paroki Santa Maria Annunciata Sidoarjo
Paroki Salib Suci Tropodo Sidoarjo
Paroki Redemptor Mundi Dukuh Kupang Surabaya
Paroki Santo Aloysius Gonzaga Darmo Satelit Surabaya
Paroki Gembala yang Baik Jemursari Surabaya Paroki Hati Kudus Yesus Katedral Surabaya
Paroki Roh Kudus Purimas Rungkut Surabaya
Paroki Santo Yusuf Karangpilang Surabaya
Paroki Kelahiran Santa Perawan Maria Kepanjen Surabaya
Paroki Kristus Raja Ketabang Surabaya
Paroki Santa Maria Tak Bercela Ngagel Surabaya
Paroki Santo Marinus Yohanes Kenjeran Surabaya
Paroki Santo Mikael Perak Surabaya
Paroki Santo Stefanus Tandes Surabaya
Paroki Santo Vincentius a Paulo Sawahan Surabaya
Paroki Santo Yakobus Citraland Surabaya
Paroki Santo Yohanes Pemandi Wonokromo Surabaya
Paroki Sakramen Mahakudus Pagesangan Surabaya
Paroki Santo Petrus Tuban
Paroki Santa Maria Medali Wasiat Tulungagung
Paroki Santo Petrus–Paulus Wling
Dekenat Kota
Paroki Santo Albertus de Trapani Blimbing
Paroki Santo Yohanes Pembaptis Janti
Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Katedral Ijen
Paroki Hati Kudus Yesus Kayutangan
Paroki Ratu Rosari Kesatrian
Paroki Vincentius a Paulo Langsep
Paroki Maria Diangkat ke Surga Celaket
Paroki Santo Andreas Tidar
Dekenat Blambangan
Paroki Maria Ratu Damai Banyuwangi
Paroki Santa Maria Ratu Para Rasul Curahjati
Paroki Kristus Raja Genteng
Dekenat Jember
Paroki Santo Paulus Ambulu
Paroki Santo Yusup Jember
Paroki Bintang Samodera Situbondo
Paroki Santo Yohanes Penginjil Bondowoso
Dekenat Probolinggo
Paroki Maria Bunda Karmel Probolinggo
Paroki Maria Tak Bernoda Tanggul
Paroki Maria Ratu Damai Lumajang
Dekenat Utara Malang
Paroki Santo Antonius dari Padua Pasuruan
Paroki Santa Theresia Pandaan
Paroki Trinitas Tumpang
Paroki Santa Perawan Maria Tak bernoda Lawang
Paroki Gembala Baik Batu
Dekenat Selatan Malang
Paroki Maria Annunciata Lodalem
Paroki Ratu Damai Purworejo
Paroki Santa Perawan Maria Tak Bernoda Kepanjen
Dekenat Madura
Paroki Maria dari Fatimah Bangkalan
Paroki Maria Ratu Para Rasul Pamekasan
Paroki Maria Gunung Karmel Sumenep
Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Veteran Banjarmasin
Paroki Bunda Maria Banjarbaru
Paroki Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin
Paroki Santa Perawan Maria Kelayan Banjarmasin
Paroki Santo Vincentius a Paulo Batu Licin Tanah Bumbu
Paroki Santa Theresia Pelaihari Tanah Laut
Paroki Stela Maris Sungai Danau Satui Tanah Bumbu
Paroki Ave Maria Kota Tanjung
Paroki Santo Yusuf Kotabaru
Dekenat Palangka Raya
Paroki Yesus Gembala Baik
Paroki Katedral Santa Maria
Paroki Santo Arnoldus Janssen Kuala Kurun
Paroki Santa Theresia Rungan Manuhing
Paroki Santo Matheus Kuala Kapuas
Paroki Santo Gabriel Pulang Pisau
Dekenat Barito
Paroki Santo Mikael Tamiyang Layang
Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah
Paroki Santo Paulus Buntok
Paroki Santo Yohanes Patas
Paroki Santo Petrus Kanisius Kandui
Paroki Santo Monfort Pir Butong
Paroki Santa Maria Della Salette Muara Teweh
Paroki Santo Clemens Puruk Cahu
Dekenat Kotawaringin Timur
Paroki Santo Yohanes Don Bosco Sampit
Paroki Santo Yosef Freinademetz Katingan
Paroki Santo Fransiskus Asisi Parenggean
Paroki Hati Kudus Yesus Rantau Pulut
Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan
Dekenat Kotawaringin Barat
Paroki Santo Paulus Pangkalan Bun
Paroki Santo Petrus Sukamara
Paroki Santo Yosef Kudangan
Paroki Raja Semesta Alam Nanga Bulik
21. Keuskupan Sufragan TANJUNG SELOR (sede vacante)
Provinsi Gerejawi MAKASSAR, terdiri dari:
22. Keuskupan Agung MAKASSAR (Mgr. Johannes Liku Ada)
Kevikepan Manado
Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado
Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, Wanea, Manado
Paroki Santo Joseph Pekerja Kleak, Malalayang, Manado
Paroki St. Theresia Malalayang, Manado
Paroki Yesus Gembala Baik Paniki, Mapanget, Manado
Paroki St. Mikael Perkamil, Tikala, Manado Paroki St. Ignatius Manado
Paroki Raja Damai Tikala Baru, Manado
Paroki Ratu Rosari Suci Tuminting, Manado
Paroki Rike-Wanea, Manado Yesus Gembala Yang Baik
Kevikepan Tonsea
Paroki Stella Maris Bitung
Paroki St. Fransiskus de Sales Kokoleh, Likupang Selatan, Minahasa Utara
Paroki St. Yohanes Penginjil Laikit, Dimembe, Minahasa Utara
Paroki St. Paulus Lembean, Kauditan, Minahasa Utara
Paroki St. Ursula Watutumou, Kalawat, Minahasa Utara
Kevikepan Tomohon
Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen, Tomohon Utara, Tomohon
Paroki St. Yosep Sarongsong, Tomohon
Paroki St. Antonius Padua Taratara, Tomohon Barat, Tomohon
Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon I, Kolongan, Tomohon Tengah, Tomohon
Paroki Roh Kudus Tomohon II
Paroki St. Maria Ratu Damai Tomohon III, Uluindano, Tomohon Selatan, Tomohon
Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Uluindano, Tomohon Selatan, Tomohon
Kevikepan Tondano
Paroki St. Petrus Langowan, Minahasa
Paroki Hati Kudus Sonder, Kiawa
Paroki St. Antonius Padua Tataaran, Tondano Selatan, Minahasa
Paroki St. Rosa de Lima Tondano, Tondano Barat, Minahasa
Kevikepan Stela Maris
Paroki Kebangkitan Kristus Amurang, Minahasa Selatan
Paroki St. Christoforus Gorontalo
Paroki St. Maria Pengantara Kosio, Dumoga Barat, Bolaang Mongondow
Paroki Kristus Raja Kotamobagu
Paroki St. Andreas Pantai Utara, Bolaang Mongondow Utara
Paroki St. Paulus Tompaso Baru, Minahasa Selatan
Paroki Sta. Maria Ratu Rosari Suci Modoinding, Minahasa Selatan
Kevikepan Luwuk Banggai
Paroki Raja Damai Banggai
Paroki St. Maria Bintang Kejora Luwuk
Paroki St. Petrus Nulion, Banggai Kepulauan
Paroki Bunda Hati Kudus Sambiut, Totikum, Banggai Kepulauan
Paroki Kristus Raja Sulubombong, Luwuk
Kevikepan Sulawesi Tengah
Paroki St. Paulus Palu
Paroki St. Theresia Poso
Paroki St. Maria Beteleme, Lembo, Morowali
Paroki Ratu Rosari Suci Tentena
Paroki St. Petrus Tolai, Palu
Paroki Kristus Raja Toli-Toli
Kevikepan Kepulauan Sangihe dan Talaud
Paroki St. Familia Mangaran, Kabaruan, Kepulauan Talaud
Paroki St. Maria Ratu Damai Melonguane, Kepulauan Talaud
Paroki St. Yohanes Rasul Tahuna, Kepulauan Sangihe
Dekenat Bali Barat
Paroki Hati Kudus Yesus Palasari
Paroki Santo Petrus Negara
Paroki Santo Paulus Singaraja
Paroki Santa Maria Immaculata Tabanan
Paroki Santa Maria Ratu Gumbrih
Dekenat Bali Timur
Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka
Paroki Santa Theresia Tangeb
Paroki Roh Kudus Babakan
Paroki Santo Paulus Kulibul Paroki Santo Fransiskus Xaverius Kuta
Paroki Katedral Roh Kudus Denpasar
Paroki Santo Yoseph Kepundung Denpasar
Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Nusa Dua
Paroki Santo Petrus Monang Maning
Paroki Maria Ratu Rosari Gianyar
Stasi Santo Fransiskus Asisi Amlapura dan Klungkung
Dekenat Nusa Tenggara Barat
Paroki Santa Maria Immaculata Mataram
Paroki Santo Antonius Ampenan
Paroki Santo Yohanes Pemandi Praya
Paroki Sang Penebus Sumbawa Besar
Paroki Santa Maria Santo Yoseph Dompu
Paroki Santo Yusuf Raba Bima
Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Donggo
Dekenat Waingapu
Paroki Ngallu Sumba Timur
Paroki Nggongi Sumba Timur
Paroki Melolo Sumba Timur
Paroki Wara–Waingapu Sumba Timur
Paroki Kambajawa Sumba Timur
Paroki Lewa Sumba Timur
Dekenat Waikabubak
Paroki Lendi Wacu Sumba Tengah
Paroki Katiku Loku Sumba Tengah
Paroki Waikabubak Sumba Barat
Paroki Tana Malli Sumba Barat
Paroki Wanno Kaza Sumba Barat
Paroki Elopada Sumba Barat Daya
Paroki Palla Sumba Barat Daya
Dekenat Weetebula
Paroki Waimangura Sumba Barat Daya
Paroki Weekombaka Sumba Barat Daya
Paroki Manola Sumba Barat Daya
Paroki Kalembu Weri Sumba Barat Daya
Paroki Waimarama Sumba Barat Daya
Paroki Bondo Kodi Sumba Barat Daya
Paroki Homba Karipit Sumba Barat Daya
Paroki Ande Ate Sumba Barat Daya
Paroki Weetebula Sumba Barat Daya
Paroki Tambolaka Sumba Barat Daya
Kuasi Paroki Kererobbo Sumba Barat Daya
Kuasi Paroki Karuni Sumba Barat Daya
Jadi ada 37 keuskupan di Indonesia, 10 diantaranya keuskupan agung. Dan ternyata di Indonesia ada beberapa Uskup Emeritus yang resign utamanya karena faktor usia. Jadi, yang dilakukan oleh Paus Emeritus Benediktus XVI itu jamak dilakukan di tataran uskup.
Personel yang mengelola program audit hendaknya mengimplementasikan program audit dengan cara sebagai berikut:
Menginformasikan bagian yang terkait dalam program audit kepada pihak yang relevan dan menginformasikan perkembangannya secara berkala
Mendefinisikan tujuan, ruang lingkup, dan kriteria dari setiap audit individual
Mengkoordinasikan dan menjadwalkan audit serta aktivitas lain yang terkait dengan program audit
Memastikan seleksi tim audit dilakukan berdasarkan kompetensi yang sesuai
Menyediakan sumber daya yang sesuai pada tim audit
Memastikan pelaksanaan audit dilakukan sesuai dengan program audit dan dalam rentang waktu yang disetujui
Memastikan aktivitas audit terdokumentasi dan dikelola serta dipelihara dengan baik
Mendefinisikan Tujuan, Ruang Lingkup, dan Kriteria Setiap Audit Individual
Setiap audit individual hendaknya didasarkan pada tujuan, ruang lingkup, dan kriteria audit yang terdokumentasi. Hal ini hendaknya ditetapkan oleh personel yang mengelola program audit dan konsisten dengan tujuan program audit secara umum.
Tujuan audit merupakan hal yang harus dijawab secara tuntas oleh audit individual dan dapat mencakup:
Penentuan ruang lingkup kesesuaian pada sistem manajemen yang diaudit, atau bagian dari itu, dengan kriteria audit
Penentuan ruang lingkup kesesuaian aktivitas, proses, dan produk dengan persyaratan serta prosedur dari sistem manajemen
Evaluasi kapabilitas sistem manajemen untuk memastikan kepatuhan terhadap persyaratan legal dan kontrak serta persyaratan lain yang dianut oleh organisasi
Evaluasi efektivitas sistem manajemen terhadap tujuan yang spesifik
Identifikasi area perbaikan potensial pada sistem manajemen
Ruang lingkup audit hendaknya konsisten dengan program audit dan tujuan audit. Hal ini mencakup faktor seperti lokasi fisik, unit organisasi, aktivitas dan proses yang diaudit, sejalan dengan periode waktu yang tercakup oleh audit.
Kriteria audit digunakan sebagai referensi guna menetapkan kesesuaian dan dapat mencakup kebijakan, prosedur, standar, persyaratan legal, persyaratan sistem manajemen, persyaratan kontrak, kode etik tertentu atau pengaturan perencanaan lain yang sesuai.
Dalam kejadian setiap perubahan pada tujuan, ruang lingkup, dan kriteria audit, program audit hendaknya dimodifikasi jika perlu.
Jika dua atau lebih sistem manajemen dari disiplin yang berbeda diaudit bersama dalam audit kombinasi, sangat penting untuk memastikan tujuan, ruang lingkup, dan kriteria audit konsisten dengan tujuan dari program audit yang relevan.
Pemilihan Metode Audit
Personel yang mengelola program audit hendaknya menyeleksi dan menetapkan metode yang efektif untuk pelaksanaan audit, disesuaikan dengan tujuan, ruang lingkup, dan kriteria yang ditetapkan.
Jika dua atau lebih organisasi audit melakukan audit bersama pada auditee yang sama, personel yang mengelola program audit yang berbeda hendaknya setuju pada metode audit dan mempertimbangkan implikasi untuk sumber daya dan perencanaan audit. Jika auditee menggunakan dua atau lebih sistem manajemen pada disipilin yang berbeda, audit kombinasi perlu dimasukkan ke dalam program audit.
Pemilihan Anggota Tim Audit
Personel yang mengelola program audit hendaknya menunjuk anggota tim audit, mencakup ketua tim dan tenaga ahli yang dibutuhkan untuk audit yang spesifik.
Tim audit hendaknya diseleksi, sesuai kompetensi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan audit individual dalam ruang lingkup yang ditetapkan. Jika hanya terdapat 1 orang auditor, ia hendaknya tampil dalam kapasitas sebagai ketua tim.
Dalam memutuskan ukuran dan komposisi tim audit untuk audit yang speisifik, pertimbangan hendaknya diberikan pada hal-hal berikut:
Kompetensi umum tim audit yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan audit dengan memperhitungkan ruang lingkup dan kriteria audit
Kompleksitas audit dan jika audit dilakukan secara kombinasi atau bersama-sama
Metode audit yang digunakan
Persyaratan kontrak dan legal serta lainnya yang dianut oleh organisasi
Keperluan untuk memastikan independensi anggota tim audit dari aktivitas yang diaudit dan untuk menghindari konflik atau kepentingan tertentu
Kemampuan anggota tim audit untuk berinteraksi secara efektif dengan perwakilan auditee dan untuk bekerja bersama
Bahasa yang digunakan saat audit, serta karakteristik sosial dan budaya auditee. Isu ini terkait dengan kemampuan auditor sendiri, atau melalui dukungan tenaga ahli.
Untuk memastikan kompetensi umum tim audit, tahapan yang harus dilakukan adalah:
Identifikasi pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan audit
Seleksi tim audit sesuai pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan tersebut
Jika, semua kompetensi yang dibutuhkan tidak dimiliki oleh auditor di dalam tim audit, tenaga ahli dengan kompetensi tambahan hendaknya diikutsertakan di dalam tim. Tenaga ahli hendaknya bertugas di bawah arahan dari auditor namun tidak bertindak sebagai auditor.
Auditor dalam pelatihan dapat diikutsertakan di dalam tim audit, namun partisipasinya dibawah arahan dari auditor.
Penyesuaian ukuran dan komposisi tim audit perlu dilakukan selama audit, sebagai contoh jika konflik kepentingan atau isu kompetensi terjadi. Jika situasi tersebut terjadi, hendaknya didiskusikan dengan pihak yang terkait (ketua tim audit, personel yang mengelola program audit, klien audit, atau auditee) sebelum segala penyesuaian dibuat.
Pagi-pagi, saya buka Twitter dan melihat beberapa orang teman menyebut ‘Habemus Papam‘ di TL mereka. Well, ini kabar baik setelah setidaknya 4 misa saya ikuti tanpa mendoakan Paus, tentunya mengingat Gereja Katolik sedang dalam masa Sede Vacante setelah pengunduran diri Paus Benediktus XVI 28 Februari silam. Meskipun saya ngekek habis melihat ada yang komen di posting saya dan bilang kalau Paus (emeritus) Benediktus XVI pindah agama. Hahahaha..
Setelah asap putih tampak di Kapel Sistina, akhirnya nongollah Bapa Suci yang baru atas nama Kardinal Jorge Mario Bergoglio, kelahiran 1936 dan berumur 76 tahun. Dua tahun lebih muda dibandingkan umur Kardinal Ratzinger ketika ditahbiskan, namun 20 tahun lebih tua dibandingkan umur Kardinal Karol Wojtyla saat menjadi Paus Yohanes Paulus II. Ehm, sebenarnya untuk kasus Beato Yohanes Paulus II, bisa jadi para kardinal juga terpengaruh latar belakang sebelumnya bahwa usia masa kepausan Paus Yohanes Paulus I hanya 33 hari.
Kardinal Bergoglio terpilih menjadi paus ke 266 sepanjang riwayat Gereja Katolik, tentunya tidak dihitung dari Yesus. Ingat, Yesus sama sekali tidak membawa ajaran agama ke dunia, karena Yesus adalah penganut Yahudi yang mengajar di sinagoga-sinagoga dan tempat lainnya.
Uniknya, Kardinal Bergoglio tidak memilih nama yang sudah ada, namun memakai nama yang baru, Fransiskus. Well, itu nama SD saya memang. Nama Fransiskus sendiri ditengarai merujuk pada Santo Fransiskus Asisi. Di dunia Katolik, masih ada Fransiskus yang lain, sebut saja Fransiskus De Sales atau Fransiskus Xaverius.
Mengingat sidang kardinal bertajuk konklaf ini terhitung baru, maka terpilihnya Kardinal Bergoglio termasuk mengejutkan. Iya, posisinya Kardinal Ratzinger dulu cenderung lebih kuat dan masa terpilihnya juga cukup wajar. Kenapa? Kardinal Ratzinger adalah rektornya pada kardinal, jadi adalah cukup wajar ketika para kardinal memilih rektornya sendiri. Adapun Kardinal Bergoglio terpilih pada sidang ke lima. Asap putih tampak pada 7.05 pm dan dua menit kemudian bel di basilika Santo Petrus dibunyikan untuk mengkonfirmasi.
Banyak catatan ‘pertama’ yang ditulis hari ini. Paus Fransiskus I adalah Paus pertama dari Amerika Latin, sepanjang sejarah Katolik. Dan juga adalah Paus dari luar Eropa pertama semenjak ratusan tahun.
Pada 8.12 pm, Kardinal Jean-Louis Tauran, tampil di balkon dan kemudian berkata, “Saya umumkan kabar gembira pada kalian: kita punya Paus baru! Yang Mulia, Kardinal Roma, Bergoglio, yang memilih nama Fransiskus.”
Kabar kabur bilang kalau beliau adalah juara 2 dalam konklaf 2005 silam. Tapi entah kalau soal itu. Di luar itu, Kardinal Bergoglio memilik reputasi bagus dalam pelayanan, terutama di Amerika Latin yang merupakan region terbesar penganut Katolik dunia. *kalo nyari jodoh disana gampang kali ya -__-“*
Ada komen di salah satu portal berita Indonesia yang bilang kalau Kardinal Bergoglio/Paus Fransiskus I ini adalah Jokowi-nya umat Katolik dunia. Dan benar juga, karena dalam karyanya, beliau bahkan disebut mengendarai bis, mengunjungi yang miskin, bahkan hidup di apartemen sederhana dan memasak makanannya sendiri. Di Buenos Aires, dia dikenal sebagai Pastor Jorge.
Well, kalau begini, jadi ingat petinggi-petinggi gereja yang naiknya Harrier, Fortuner, dan malah ada yang minta mobil ketika dipindahkan ke paroki baru. *ehm*
Bagian yang mungkin harus diperhatikan adalah sikap dasar beliau yang pro-life. Hal ini otomatis akan relevan dengan sikapnya terhadap aborsi dan pernikahan sesama jenis. Bahkan pada 2010, Kardinal Bergoglio mengeluarkan protes keras soal legalisasi pernikahan sesama jenis di Argentina dan menyebutnya sebagai ‘cedera serius bagi keluarga’. Bahkan untuk pernikahan sesama jenis beliau cukup keras bilang bahwa adopsi di dalam pernikahan itu ‘merampas pertumbuhan anak yang diinginkan Tuhan diberikan oleh ayah dan ibunya’. Ini mendasar sih, tentu kasuistis untuk orang tua yang membuang anaknya.
Perannya sering memaksa beliau untuk berbicara soal masalah ekonomi, sosial dan politik yang dihadapi negara. Homilinya sering diisi dengan referensi terhadap fakta yang dihadapi dan dibutuhkan untuk memastikan semua orang respek dan peduli.
Jorge Bergoglio sendiri lahir di Buenos Aires, pada 17 Desember. Beliau awalnya adalah lulusan jurusan kimia di Universitas Buenos Aires, yang kemudian masuk Jesuit di seminari Villa Devoto. Jadi beliau nggak lewat seminari menengah.
Dalam ‘karier’-nya di Jesuit, beliau sempat menjabat sebagai Provinsial Jesuit provinsi Argentina di akhir 1970-an. Pada 1980 beliau menjadi guru di sekolah Jesuit. Ya, sederhananya, masak sih sudah jadi Gubernur, sempat ngajar anak sekolahan lagi? Bisa dibilang ini bukti kerendahhatian.
May 1992, beliau ditunjuk sebagai uskup auksilier Buenos Aires. Lima tahun kemudian menjadi uskup co-ajutor, dan pada 28 Februari 1998 menjadi uskup Buenos Aires.
Syukurlah. Keunikan khas Katolik menurut saya memang perihal hierarki ini. Semoga kehadiran Paus Fransiskus I memberi warna yang indah untuk hidup rohani seluruh umat Katolik di dunia.
Berita semalam adalah soal kemenangan tim Swansea City atas Bradford City 5-0 di Piala Liga (Capital One) di tanah britania. Ya, ditunjang oleh permainan yang ‘enak dilihat’ plus mengorbankan kekalahan 5-0 juga dari Liverpool minggu sebelumnya, akhirnya membawa skuad asuhan legenda Denmark Michael Laudrup memperoleh piala mayor pertamanya.
Nah, mari kita kulik sedikit sejarah perjalanan klub berjudul The Swans ini.
Dahulu kala, anak-anak disana (sebelum 1912) bermain sepakbola di bekas tanah perkebunan yang dipakai untuk memberi makan sapi, tempat itu bernama Vetch Field. Tempat itu kemudian dijual oleh Swansea Gas Light Company ke Swansea League. Tahun 1912 dibentuklah klub bernama Swansea Town, utamanya untuk ke ranah rugbi. Sebuah klub sepakbola mengadopsi model seragamnya, Swansea RFU. Lama kemudian tim ini dikenal sebagai Swansea Town sebelum berganti menjadi City pada 1969.
Klub ini masih ke Divisi 2 Southern League dan lalu promosi sebelum Perang Dunia 1. Sebagai hasilnya, mereka menjadi pendiri untuk Divisi 3 ketika Southern League Division dihelat pada 1920. Tim ini sangat kuat pada masanya, dengan memenangi promosi ke Divisi 2 pada 1925 serta finish posisi 6 di musim berikutnya, plus masuk semifinal Piala FA.
Pada musim sesudah Perang Dunia II, nasib berbalik karena klub kemudian menurun lagi untuk kemudian promosi lagi pada 1949. Mereka bertahan di Divisi 2 untuk 16 musim kemudian. Sempat masih semifinal FA juga pada 1964. Pada periode yang sama The Swans juga masuk ke Eropa (1961) lewat kemenangan di Piala FA Wales. Tahun 1965, Swansea degradasi ke divisi 3, lalu 2 tahun kemudian ke divisi 4.
Mereka mulai naik lagi di bawah asuhan John Toshack dengan dua kali promosi (1978-1979) ke divisi 2. Pada 1981 mereka promosi ke divisi 1 dan jadi posisi 6 pada 1982. Hanya saja, penurunan yang terjadi sangat dramatis. Degradasi dua kali (1983-1984) lalu bermasalah pada 1985 hingga terjun ke divisi 4 pada 1986. Program penyelamatan kemudian membuat Swansea kembali ke divisi 3 pada 1988 dan lima tahun kemudian mencapai play-off. Tahun 1996, Swansea degradasi ke divisi 4, lalu promosi di tahun 2000. Selama musim 2001/2002, sempat terjadi masalah soal kebangkrutan dan mendekati degradasi (lagi).
Hawa perubahan terjadi tahun 2005 setelah mereka pindah dari Vetch Field ke stadion baru Liberty Stadium.
Nah, Swansea mulai ternama di bawah asuhan Roberto Martinez yang membawa promosi ke Championship. Karena kemudian ia pindah ke Wigan, skuad kemudian dilatih oleh Paulo Sousa (ex Inter Milan). Setahun kemudian dia pindah ke Leicester dan digantikan oleh Brendan Rodgers. Orang ini yang membawa Swansea melaju ke Premier League dan finish di posisi 11. Rodgers kemudian pindah ke Liverpool bersama Joe Allen, dan lantas digantikan oleh Michael Laudrup.
Orang yang lahir di kota tersebut dikenal sebagai SWANSEA JACKS.
Pada periode awal abad 19, pelaut dari Swansea dikenal handal dengan reputasi gemilang. Nama panggilan Swansea Jacks lahir dari pakaian mereka yang menyediakan proteksi khusus.
Swansea Jack juga merupakan retriever hitam lahir tahun 1930, hidup di North Dock/River Tawe di Swansea bersama pemiliknya William Thomas. Juni 1931 dia menyelamatkan anak laki-laki 12 tahun. Beberapa minggu kemudian, Jack menyelamatkan orang lagi dari dok tersebut. Pada 1936, anjing ini mendapat penghargaan BRAVEST DOG OF THE YEAR. Total jenderal anjing ini menyelamatkan 27 orang. Oktober 1937 anjing ini mati karena makan racun tikus. Pemakaman anjing ini menyedot perhatian banyak orang. Tahun 2000, Swansea Jack mendapat penghargaan DOG OF THE CENTURY oleh NewFound Friends of Bristol.
1912/1913 menjadi tim profesional dan menang Welsh Cup, 1913/1914 main di ronde pertama Piala FA, 1920/1921 masuk di divisi 3 selatan dan jadi juara pada 1924/1925.
1925/1926 jadi runner-up Piala FA, sempat mengalahkan Real Madrid pada 1926/1927. Tahun 1935/1936 main di Jumat Agung di Plymouth dan Sabtu Paskah main di Newcastle.
Membukukan 90 gol dan 90 kemasukan pada 1956/1957. Serta kebobolan 99 gol pada 1957/1958.
Ganti nama jadi Swansea City pada 1969/1970. John Toschack mencetak gol perdana pada musim 1970/1971. Pria yang sama jadi pelatih-pemain pada 1977/1978.
1997/1998 diambil alih The Silver Shield dari Doug Sharpe. 1999/2000 jadi juara divisi 3 lalu degradasi lagi.
Musim terparah di dalam dan luar lapangan pada 2001/2002. Ninth Floor ambil alih klub hanya dengan 1 pound. Enam pertandingan kemudian, John Hollins-Alan Curtis dipecat, diganti Colin Addison-Peter Nicholas. Pada Oktober, Mike Lewis ambil alih klub juga dengan 1 pound. Lalu konsorsium lokal ambil alih di Januari.
2006/2007 ekspekatasi tinggi karena gagal promosi di musim sebelumnya. Kenny Jackett resign karena rongrongan suporter, fans, dan media. Kevin Nugent sempat ambil alih sebelum kemudian Roberto Martinez jadi pelatih. Orang ini yang membawa dampak cepat di lima pertandingan pertama, dan total jenderal kalah 2 dari 12 pertandingan. Tapi gagal promosi lagi karena play off.
Ekspektasi tinggi kembali muncul 2007/2008 lewat asuhan Roberto Martinez. Dan menjadi musim terbaik di klub dengan rekor 92 poin, 14 kemenangan away. Gaya main Swansea Way dikenal di sekitar League One. Dan bisa promosi lebih dini. 2008/2009 Swansea gagal lagi, tapi dengan permainan yang oke.
2009/2010 Roberto Martinez pindah ke Wigan bersama asisten Graeme Jones plus juga Jason Scotland dan Jordi Gomez. Ia digantikan oleh Paulo Sousa. Di musim ini Swansea mencapai rekor pertahanan terbaik dengan 24 clean sheet.
2010/2011 Paulo Sousa pindah ke Leicester City dan digantikan oleh Brendan Rodgers. Pada musim ini Swansea didera duka ketika kematian Besian Idrizaj. Nomor punggung 40 kemudian dipensiunkan.
Peran dan Tanggung Jawab Personel yang Mengelola Program Audit
Personel yang mengelola program audit hendaknya:
Menetapkan ruang lingkup program audit
Mengidentifikasi dan mengevaluasi resiko terhadap program audit
Menetapkan tanggung jawab audit
Menetapkan prosedur untuk program audit
Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
Memastikan implementasi dari program audit, mencakup pelaksanaan tujuan audit, ruang lingkup, dan kriteria dari audit individual, menetapkan metode audit, dan menyeleksi tim audit serta melakukan evaluasi auditor
Memastikan catatan program audit yang ada dikelola dan dipelihara
Memonitor, meninjau kembali, dan melakukan perbaikan pada program audit
Personil yang mengelola program audit hendaknya menginformasikan kepada manajemen puncak perihal muatan program audit, dan jika perlu meminta persetujuan
Kompetensi Personel yang Mengelola Program Audit
Personel yang mengelola program audit hendaknya memiliki kompetensi yang diperlukan untuk mengelola program audit dan resiko yang berhubungan secara efektif dan efisien, sesuai pengetahuan dan kemampuan pada aspek berikut:
Prinsip, prosedur, dan metode audit
Standar sistem manajemen dan dokumen yang menjadi referensi
Aktivitas, produk, dan proses yang dilakukan auditee
Persyaratan legal atau lainnya yang relevan dengan aktivitas dan produk auditee
Pelanggan, pemasok, dan pihak lain yang terkait dengan auditee, jika dimungkinkan
Personel yang mengelola program audit hendaknya melakukan aktivitas pengembangan profesional yang berkesinambungan untuk mempertahankan pengetahuan dan kekmampuan yang diperlukan guna mengelola program audit.
Ruang Lingkup Program Audit
Personel yang mengelola program audit hendaknya menetapkan ruang lingkup program audit, yang bisa sangat tergantng pada ukuran dan kebiasaan dari auditee, sesuai dengan keadaan, fungsi, kompleksitas, dan tingkat kematangan, serta hal-hal yang yang berdampak signifikan pada sistem manajemen yang diaudit.
Pada kasus tertentu, tergantung pada struktur auditee dan aktivitas yang terjadi, program audit dapat saja hanya memuat audit tunggal.
Faktor lain yang memberi pengaruh pada ruang lingkup program audit mencakup hal-hal berikut:
Tujuan, cakupan, dan durasi setiap audit dan jumlah audit yang akan dilaksanakan, mencakup juga tindak lanjut audit, jika memungkinkan.
Jumlah, kepentingan, kompleksitas, kesesuaian, dan lokasi aktivitas yang diaudit
Faktor-faktor yang memberikan pengaruh pada efektivitas sistem manajemen
Kriteria audit yang sesuai, seperti pengaturan terencana terhadap standar sistem manajemen yang sesuai, peraturan hukum, dan persyaratan kontrak, serta persyaratan lain yang dianut oleh organisasi
Kesimpulan dari audit sebelumnya, internal dan eksternal
Hasil dari review program audit sebelumnya
Bahasa, budaya, dan isu sosial lainnya
Hal-hal yang menjadi perhatian pihak luar, seperti keluhan pelanggan atau ketidaksesuaian dengan persyaratan legal
Perubahan signifikan pada auditee dan operasionalnya
Ketersediaan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung aktivitas audit, umumnya pada metode audit di tempat terpencil
Kejadian internal dan eksternal, seperti produk gagal, kegagalan keamanan informasi, insiden kesehatan dan keselamatan, tindak kriminal atau insiden lingkungan
Identifikasi dan Evaluasi Resiko Program Audit
Terdapat banyak resiko berbeda yang berhubungan dengan penetapan, implenetasi, pemantauan, peninjauan dan perbaikan program audit yang bisa memberikan dampak pada tujuan. Personel yang mengelola program audit hendaknya mempertimbangkan resiko tersebut. Beberapa resiko yang relevan adalah sebagai berikut:
Perencanaan, contoh: kegagalan menetapkan tujuan audit yang relevan dan menetapkan ruang lingkup program audit
Sumber Daya, contoh: tidak cukup waktu yang memungkinkan untuk mengembagkan program audit atau melaksanakan audit
Seleksi Tim Audit, contoh: tim tidak memiliki kompetensi kolektif untuk melaksanakan audit secara efektif
Implementasi, contoh: komunikasi program audit yang tidak efektif
Catatan dan Pengendaliannya, contoh: kegagalan untuk melindungi catatan audit secara baik
Pemantauan, Peninjauan, dan Perbaikan Program Audit, contoh: pemantauan yang tidak efektif dari keluaran program audit
Penetapan Prosedur untuk Program Audit
Personel yang mengelola program audit hendaknya menetapkan satu atau lebih prosedur berikut, sejauh diperlukan:
Perencanaan dan penjadwalan audit dengan mempertimbangkan resiko
Pemastian keamanan dan kerahasiaan informasi
Penjaminan kompetensi audit dan ketua tim audit
Seleksi tim audit yang sesuai dan pemberian wewenang serta tanggung jawab
Pelaksanaan audit, mencakup penggunaan metode pengambilan sampel yang sesuai
Pelaksanaan tindak lanjut audit, jika diperlukan
Pelaporan kepada manajemen puncak terkait pencapaian umum dari program audit
Pemeliharaan catatan program audit
Pemantauan dan peninjauan performa dan resiko, serta perbaikan efektivitas dari program audit
Identifikasi Sumber Daya Progam Audit
Ketika mengidentifikasi sumber daya untuk program audit, personel yang mengelola program audit hendaknya mempertimbangkan:
Sumber daya finansial yang sesuai untuk pengembangan, implementasi, pengelolaan, dan perbaikan aktivitas audit
Metode audit
Ketersediaan auditor dan ahli teknis yang memiliki kompetensi yang sesuai terkait tujuan umum program audit
Ruang lingkup program audit dan resikonya
Waktu dan biaya perjalanan, akomodasi, dan kebutuhan audit lainnya
Manajemen puncak hendaknya memastikan tujuan program audit ditetapkan untuk mengarahkan rencana dan pelaksanaan audit dan hendaknya pula memastikan program audit diimplementasikan secara efektif. Tujuan program audit hendaknya konsisten dan mendukung tujuan dan kebijakan sistem manajemen.
Tujuan dapat didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan berikut:
Prioritas manajemen
Tujuan komersial atau kepentingan bisnis lainnya
Karakteristik proses, produk, dan proyek serta segala perubahan yang relevan
Persyaratan sistem manajemen
Persyaratan legal dan kontrak, serta persyaratan lainnya yang dianut oleh organisasi
Keperluan untuk evaluasi pemasok
Keperluan dan ekspektasi pihak lain, termasuk pelanggan
Tingkat kinerja auditee, yang direfleksikan dari kejadian kegagalan atau insiden atau keluhan pelanggan
Resiko terhadap auditee
Hasil dari audit sebelumnya
Level kematangan dari sistem manajemen yang diaudit
Contoh tujuan program audit adalah sebagai berikut:
Untuk memberikan kontribusi terhadap perbaikan sistem manajemen dan kinerjanya
Untuk memenuhi persyaratan eksternal, seperti sertifikasi suatu standar sistem manajemen
Untuk memverifikasi kesesuaian dengan persyaratan kontrak
Untuk mencapai dan mempertahankan kepercayaan terhadap kapabilitas pemasok
Untuk menentukan efektivitas sistem manajemen
Untuk mengevaluasi kesesuaian tujuan sistem manajemen dengan kebijakan sistem manajemen dan tujuan organisasi secara keseluruhan.
Organisasi yang memerlukan audit hendaknya memiliki program audit yang berkontribusi terhadap ketetapan efektifivitas dari sistem manajemen yang dilakukan auditee. Program audit dapat mencakup satu atau lebih standar sistem manajemen, dan dapat dilakukan terpisah atau kombinasi.
Manajemen puncak hendaknya memastikan tujuan program audit tersedia dan terdapat satu atau lebih personil yang kompeten untuk mengelola program audit. Ruang lingkup program audit hendaknya didasarkan pada ukuran dan kebiasaan dari organisasi yang diaudit, serta pada kebiasaan, fungsi, kompleksitas, dan level kematangan sistem manajemen yang diaudit. Prioritas hendaknya diberikan pada alokasi program audit yang membutuhkan sumber daya yang sifatnya signifikan pada sistem manajemen. Hal ini dapat mencakup karakteristik kunci dari kualitas produk atau bahaya terkait kesehatan dan keamanan, atau aspek lingkungan yang signifikan, dan kontrolnya. Konsep ini umumnya dikenal sebagai audit berbasis resiko.Standar internasional tidak memberikan panduan lebih jauh terkait hal ini.
Program audit hendaknya mencakup informasi dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengorganisasi dan melaksanakan audit secara efektif dan efisien dalam jangka waktu spesifik, dan juga dapat mencakup hal-hal berikut:
Tujuan program audit dan audit individualnya
Ruang lingkup, jumlah, tipe, durasi, lokasi, dan jadwal audit
Prosedur program audit
Kriteria audit
Metode audit
Seleksi tim audit
Sumber daya yang dibutuhkan, mencakup perjalanan dan akomodasi
Proses untuk penanganan kerahasiaan, keamanan informasi, kesehatan dan keamanan, serta hal ihwal lainnya
Implementasi program audit hendaknya dimonitor dan dinilai untuk memastikan tujuan tercapai. Program audit hendaknya ditinjau kembali dalam rangka mengidentifikasi perbaikan yang mungkin dilakukan.