Category Archives: Berniat Lucu

Belajar menulis lucu :|

53 Pertanyaan Yang Diajukan Kepada Seseorang Yang Sudah Cukup Umur Yang Baru Pacaran Lagi Sesudah Lama Menjomblo

Judulnya kepanjangan? Biarin. Judulnya terlalu rumit? Biarin juga! Hidup sebagai jomblo berkepanjangan itu sudah jauh lebih rumit daripada judul yang panjang kali lebar kali tinggi sama dengan luas ini.

Yap! Bahwasanya manusia diciptakan untuk hobi mencampuri urusan sesamanya. Misalnya kamu tinggal di gang senggol, lalu ada tetangga tiba-tiba punya Vellfire. Sudah bisa dipastikan kamu akan mencoba mencari tahu asal muasal mobil itu. Padahal, siapa tahu kan tetangga itu adalah temannya Ahmad Fathanah?

Nah, sebagian dari ikut campur itu sejatinya adalah bentuk perhatian kepada sesama. Nggak apa-apa juga, sih. Namanya juga makhluk sosial. Sialnya so-so. Bentuk perhatian itu umumnya berupa pertanyaan. Ya, tentu saja menjadi sebuah fakta unik ketika seseorang yang terlihat lama menjomblo tahu-tahu punya pacar, cakep pula. Nah, mau tahu nih beberapa pertanyaan yang sering diajukan kepada orang-orang yang sudah cukup umur dan baru pacaran lagi sesudah lama menjomblo? Ini dia!

1. Kapan kawin?

2. Ketemu dimana?

3. Gimana ketemunya?

4. Kok bisa?

5. Nggak salah, tuh?

6. Lo boongin gimana tuh cewek?

7. Anak mana, sih?

8. Gadis/janda/perjaka/duda?

9. Kapan kawin?

10. Berapa lama PDKT-nya?

11. Kok cepat banget?

12. Ngebet ya?

13. Kapan kawin?

14. Kok kamu mau sama dia?

15. Kok dia mau sama kamu?

16. Kok kalian sama-sama mau?

17. Kapan kawin?

18. Kapan kawin?

19. Kok nanyanya kapan kawin melulu?

20. Ya, udah. Mau ganti apa?

21. Kapan nikah?

22. Yaelah, Bro! Nggak ada yang laen?

23. Udah ngapain aja sama doi?

24. Comblangnya siapa?

25. Doi umur berapa?

26. Mantannya berapa?

27. Mantannya yang udah nikah berapa?

28. Dulu kenapa putus sama mantannya?

29. Kapan nikah?

30. Lo pakai pelet apaan?

31. Gue minta alamat dukunnya, dong! Dimana?

32. Udah insyaf ya?

33. Udah kapok ngejomblo?

34. Ini yang lo cari?

35. Kapan nikah?

36. Lah, kapan kawin sama kapan nikah kan sama?

37. Ya emang pertanyaan utamanya itu! Protes melulu sih?

38. Nggak ada yang laen apa?

39. Ya udah! Nih! Kapan diresmikan?

40. Gimana jadiannya?

41. Dimana jadiannya?

42. Romantis nggak jadiannya?

43. Nanti nikahnya mau di tempat doi apa nggak?

44. Lo udah baca OOM ALFA belom? *oke ini tidak relevan*

45. Ada acara ngunduh mantu nggak di tempat lo?

46. Nunggu apalagi, sih?

47. Orang tua udah tau?

48. Orang tua udah kenal sama doi?

49. Kapan disahkan?

50. Kapan naik pelaminan?

51. Tuh kan! Sama-sama lagi pertanyaannya! Gimana, sih?

52. Lo tahu nggak?

53. Apaan?

54. Emang kalau udah cukup umur itu 50% pertanyaannya ya ‘kapan kawin’ dan derivatnya!

List pertanyaan ini sudah didiskusikan dengan beberapa pihak, utamanya Bapak ini. HEUHEUHEU! Enjoy ya! Just for fun!

85 Fakta Unik LDR

pablo

Sesudah mencoba menjadi manusia yang lebih teliti dengan membuat posting perihal 77 Fakta Unik Mahasiswa Sanata Dharma dan 97 Fakta Unik Mahasiswa Farmasi, saya merasa cukup senang. Ribuan–dan ini benar-benar ribuan–orang melongok ke blog sepele ini, 11000 lebih untuk posting pertama dan 4000 lebih untuk posting kedua. Belum lagi beberapa orang nge-share posting ini di akun media sosial mereka masing-masing. Beberapa lagi berkomentar di fanspage Ariesadhar atau di posting itu sendiri. Tentu saja, dari puluhan fakta itu nggak akan semuanya klop, tapi list itu saya buat sedemikian rupa sehingga setidaknya ada bagian-bagian yang bikin orang ngerasa ‘gue banget’.

Dan tentu saja, kunjungan demi kunjungan itu bikin saya pengen nulis lagi. Saya pengen nulis tentang 104 Fakta Unik Mahasiswa Hukum, eh tapi saya bukan mahasiswa hukum. Keyakinan saya, detail-detail kecil itu hanya akan dimengerti dan dirasakan oleh orang yang merasakan benar-benar. Saya benar-benar mahasiswa USD dan saya benar-benar mahasiswa farmasi, dulu. Well, jadi nulis apa ya?

Setelah direnung-renungkan, ada beberapa hal yang pernah saya lakukan, dan sepertinya menarik karena pasti banyak orang lain yang melakukannya. Salah satunya adalah berpacaran jarak jauh. UWOW! Jadi, mari disimak beberapa fakta untuk tentang hubungan jarak jauh berikut ini.

images (3)

1-85

97 Fakta Unik Anak Farmasi

97FaktaUnikFarmasi

Sesudah pencapaian pageview yang mengharukan pada posting 77 Fakta Unik Mahasiswa Sanata Dharma, maka baiklah saya kembali dengan request dari beberapa pemirsa untuk membuat rekap fakta unik khusus anak farmasi. Yuk!

1. Pada saat SMA, anak farmasi adalah anak IPA *ya iyalah!*

2. 99,9% anak farmasi non SMF stres pada saat praktikum farmasetika

3. 99,9% anak farmasi non SMF mejanya berantakan pada praktikum farmasetika perdana

4. Anak farmasi mendadak jago gambar daun-daunan pada saat praktikum Botani

5. Atau mendadak jago gambar mikroba pas praktikum Mikrobiologi

6. Atau mendadak jago baca sandi rumput pas elusidasi struktur hasil spektrofotometri

7. Anak farmasi pernah membaca buku ‘Ilmu Meracik Obat’

8. Anak farmasi selalu berlindung di balik kata-kata ‘lege artis’ untuk setiap penyimpangan prosedur

9. Anak farmasi lebih tahu buku ‘Formularium Medicamentorium Nederlandicum’ daripada kitab Mpu Gandring

10. Pakaian kebesaran anak farmasi adalah jas lab

JasLab

11. Anak farmasi pernah lari-lari pakai jas lab

12. Anak farmasi yang gaul pernah naik motor pakai jas lab yang berkibar-kibar

13. Anak farmasi rajin bawa kain lap

14. Anak farmasi tampak study oriented karena mukanya sekucel lap

15. Anak farmasi pernah menyampirkan lap di bahu

16. Sebagian kecil anak farmasi pernah dimarahi dosen karena menyampirkan lap di bahu

17. Katanya, “kamu mau jadi pembantu atau mau praktikum?”

18. Oh, itu tadi pengalaman yang punya blog, sih

19. Jas lab anak farmasi pasti penuh noda, kalau nggak bernoda pasti nggak pernah praktikum

20. Anak farmasi pernah bikin laporan praktikum di depan lab

21. Atau di dalam lab


BACA JUGA:
Cerita Farmasi: Jenis Bolos Anak Farmasi
Cerita Farmasi: Ketika Saya Didadar
Cerita Farmasi: Balada Mengerjakan Tugas


22. Anak farmasi mayoritas cewek, dengan keberadaan cowok antara 1:3 hingga 1:20

23. Makanya, anak farmasi cewek doyan jajan di kantin dekat Teknik, dengan tujuan penyegaran mata

24. Anak farmasi nggak pernah merokok di lemari asam

25. Anak farmasi pernah menggendong buku farmakope biar tampak kece

26. Atau kamus Dorland

27. Anak farmasi rajin begadang

28. Anak farmasi tahan bau mencit, berikut kotorannya

29. Anak farmasi tetap bisa makan dengan lahap meski ada bau kotoran mencit

30. Atau bau amoniak

31. Anak farmasi pernah bolos kuliah (2-3 SKS) untuk mengerjakan laporan praktikum (1 SKS). Aneh ya?

32. Sebagian anak farmasi takut pegang kuvet

33. Atau piknometer

34. Atau polarimeter

35. Soalnya mahal!

36. Asisten praktikum sering bilang “ini mahal” supaya praktikan hati-hati

Labu

37. Anak farmasi yang kece pernah bikin granul dengan remasan tangan

38. Anak farmasi meyakini bahwa memberi makan balita lebih mudah daripada mencit, dengan injeksi per oral

39. Anak farmasi pernah menimbang eeknya mencit

40. Anak farmasi ogah pakai sarung tangan kalau pegang mencit

41. Anak farmasi ogah pegang tikus kalau nggak pakai sarung tangan

42. Membunuh mencit adalah perbuatan yang terpaksa dilakukan anak farmasi demi kepentingan ilmu pengetahuan

43. Sebagian besar anak farmasi pernah membunuh mencit secara tidak sengaja

Mencit

44. Anak farmasi senang praktikum, tapi ogah bikin laporan

45. Anak farmasi nggak suka pre-test

46. Juga post-test

47. Demikian pula UTS dan UAS

48. Anak farmasi cowok adalah probandus utama untuk sampel darah dan sampel urine

49. Anak farmasi tetap mengeluh ketika disuruh bawa sampel urine, padahal kalau anak KU malah disuruh bawa feces dan sperma

50. Sebagian besar anak farmasi cowok tahu soal kurva baku karena diajarin teman yang cewek, bukan dari dosen

51. Probabilitas cinta lokasi sesama anak farmasi terbilang tinggi

52. Anak farmasi gemar menggunakan waktu tunggu ekstraksi untuk ngerumpi bin curcol

53. Atau waktu tunggu evaporasi

54. Atau waktu tunggu sintesis senyawa

55. Anak farmasi kalau cuci piring pasti bersih karena biasa cuci-cuci alat-alat gelas

56. Anak farmasi pernah ditanya “obat merk X ini gunanya buat apa?” sama keluarga atau tetangga atau mertua

57. Padahal di Indonesia saja ada ribuan merk obat, makanya anak farmasi sering merasa sebagai MIMS berjalan

58. Anak farmasi cewek biasanya rajin mencatat

59. Anak farmasi cowok jarang mencatat

60. Ada anak farmasi cewek yang nggak pernah berani pegang mencit, tapi nilai praktikum farmakologinya A

61. Ada anak farmasi cowok yang doyan pegang mencit tapi nilai praktikum farmakologinya C

62. Anak farmasi nggak berani nyuntik orang

63. Soalnya diajarinnya nyuntik mencit

Mencit2

64. Atau kelinci

65. Atau nyuntik sampel HPLC

66. Anak farmasi kayaknya kebal dibius kloroform, saking terbiasanya di lab Farmakognosi dengan segala solvent aneh-anehnya

67. Selalu ada anak farmasi IP Cum Laude yang pura-pura nggak bisa ngerjain ujian

68. Atau pura-pura memuji si bodoh yang masih saja belajar 5 menit sebelum ujian dimulai, “Ih, kamu rajin ya!”

69. Selalu ada anak farmasi yang kinerjanya mengecewakan dalam bikin tugas kelompok

70. Karena kepepet waktu, terkadang anak farmasi melakukan replikasi data secara fiktif

71. Atau menghitung ukuran partikel dalam praktikum mikromeritik sesuai wangsit yang diterima

72. Anak farmasi kagum pada hasil sediaan obat pertama yang dibuatnya, seburuk apapun bentuknya

73. Kekurangan cowok menyebabkan anak farmasi cewek dapat melakukan kegiatan berat seperti membuat kandang kelinci

74. Atau angkut jerigen aquades

75. Atau mencukur bulu kelinci

76. Anak farmasi yang cowok, sudah terbiasa dengan gerombolan rumpi anak farmasi cewek dengan modus ‘pembahasan hasil praktikum’

77. Anak farmasi yang skripsinya di lab, pernah nginap di lab

78. Atau setidaknya pulang malam

79. Atau pulang pagi

80. Dan masuk pada hari libur

Laboratorium

81. Anak farmasi termasuk yang paling tinggi passing grade-nya di kampus

82. Waktu tunggu kerja anak farmasi kalau sudah lulus hanya 0-3 bulan saja, kalau waktu tunggu jodoh… *kemudian hening*

83. Anak farmasi minat industri suka bingung kalau ditanya soal klinis

84. Anak farmasi minat klinis juga bingung kalau ditanya soal industri

85. Anak farmasi cowok umumnya bingung kalau ditanya apapun

AnakFarmasiCowok

86. Selalu ada anak farmasi yang keluar sesudah melewati tahun pertama

87. Karena kebanyakan cewek, anak farmasi umumnya menikah 0-3 tahun sesudah lulus kuliah

88. 99,9% anak farmasi yang bergelar S. Farm, pernah memelesetkan (calon) gelarnya sendiri menjadi Sarjana Pertanian atau Perkebunan

89. Anak farmasi pernah membedah mencit atau tikus bunting, untuk percobaan toksikologi teratogenik

90. Penulis buku OOM ALFA adalah anak farmasi #faktapenting2014 #faktapenting2015 #faktapenting2016

91. Anak farmasi pintar ngeles kalau disuruh minum obat

92. Tapi paling jago kalau nyuruh orang minum obat

93. Anak farmasi minat industri yang cewek sebagian ogah kerja di pabrik karena nggak bisa dandan

94. Referensi paling umum bagi setiap laporan praktikum adalah buku OOM ALFA laporan kakak kelas

95. Selalu ada anak farmasi yang kerja di bank

96. Selalu ada anak farmasi yang masuk farmasi karena Bokap-Nyokapnya juga lulusan farmasi

97. Anak farmasi juga manusia, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati!

Banyak aja ya sampai 97. Ada yang kurang? Silakan ditambahkan di komentar ya! Just for fun! 😀

77 Fakta Unik Mahasiswa Universitas Sanata Dharma!

77 Fakta Unik Mahasiswa Universitas Sanata Dharma!

1. Mahasiswa USD selalu heran dengan ospek kampus lain, apalagi yang sampai bikin mati segala.

2. Mahasiswa USD jarang demo.

3. Kebanyakan Mahasiswa USD sektor Paingan dan Mrican nggak kenal sama Mahasiswa USD sektor Kota Baru dan Kentungan.

4. 99,9% Mahasiswa USD sektor Paingan pernah makan Soto Simbok.

5. Atau Pak Kromo.

6. Atau Carano.

7. Plat motor Mahasiswa USD penuh dengan bekas tempelan kertas parkir.

8. Mahasiswa USD doyan mainan lift.

9. Mahasiswa USD nggak pernah kuliah di auditorium. *LHA BELUM JADI E, DAB!*

10. 99,9% Mahasiswa USD sektor Mrican pernah nongkrong di sepanjang jalan Mozes.

11. Mahasiswa USD pernah nebeng tidur siang di kos temen.

12. Atau kosnya ditebengin temen buat tidur siang.

13. Mahasiswa USD selalu memenuhi fotokopian pada H-1 dan hari H ujian.

14. Mahasiswa USD akan meninggalkan sebuah dokumen master di fotokopian.

15. Mahasiswa USD sektor Paingan yang gaul pasti pernah diceburin di kolam Paingan. Nggak mesti pada saat ulang tahun, bahkan kadang tidak perlu alasan untuk melakukan itu.

16. Mahasiswa USD sektor Paingan yang kurang gaul nggak diceburin, karena ulang tahunnya aja pada nggak ngerti.

17. Mahasiswa USD gaulnya maksimal kalau pernah Facebook-an di Workstation.

18. Atau kalau diusir dari Workstation karena sudah jam setengah 9 malam.

19. Atau kalau baru keluar perpus sesudah mendengar bunyi lonceng.

20. Mahasiswa USD yang tampil kece untuk kuliah pagi hanya berlaku untuk PBI, khusus SPD. Sisanya? Lihat saja sendiri.

21. Mahasiswa USD jarang sarapan saat kuliah pagi.

22. Lha bisa bangun aja syukur, je.

23. Mahasiswa USD pernah lihat periuk buat masak lem di parkiran motor.

24. Mahasiswa USD sektor Paingan selalu merasa mengalami cobaan hidup kalau disuruh kuliah di K.418

25. Mahasiswa USD dinyatakan kece kalau sudah pernah parkir motor di lapangan basket.

26. Mahasiswa USD yang Katolik pernah misa di kapel kampus.

27. Mahasiswa USD bakal sengit sama anak IP cum laude yang ngakunya nggak bisa ngerjain ujian.

28. Atau anak IP cum laude yang pura-pura bodoh.

29. Atau anak IP cum laude yang pelit.

30. 99,9% Mahasiswa USD sektor Mrican pernah makan di Dab Supri.

31. Atau Texas.

32. Mahasiswa USD terlatih untuk mengendarai motor via jalan sempit banget kalau mau makan di Texas.

33. Mahasiswa USD sektor Paingan dinyatakan gaul kalau sudah pernah mengendarai motor menerjang tangga parkiran gegara lupa memindahkan motor dan pintu parkirannya sudah tutup. *Oom Alfa did it, twice!*

34. Mahasiswa USD bisa menghitung masa subur sendiri/pacarnya, karena dikasih ilmunya di Weekend Moral.

35. Mahasiswa USD pernah lihat video aborsi, juga karena dikasih lihat di Weekend Moral.

36. Mahasiswa USD bisa menghitung sendiri jatah bolos dalam ketentuan 75% kehadiran.

37. Mahasiswa USD masuk kategori keren kalau udah bisa bersenda gurau dengan staf sekretariat.

38. Sebagian besar mahasiswa USD malas ngurus beasiswa.

39. Mahasiswa USD non Jawa pernah ketipu jebakan betmen untuk bilang, “Kulo segawon” (aku anjing-red).

40. Atau “Sampeyan segawon” (kamu anjing-red)

41. Mahasiswa USD dari manapun asalnya, pada tingkat akhir sudah bisa misuh.

42. Mahasiswa USD yang rajin belajar baru akan mengenakan jas almamaternya lagi ketika KKN.

43. Jas almamater Mahasiswa USD yang aktivis sering dipakai, tapi jarang dicuci.

44. Mahasiswa USD sektor Kentungan nggak boleh digebet atau menggebet lawan jenis.

45. Selalu ada Mahasiswa USD yang harga kosnya 1,5 juta sebulan, dan selalu ada juga yang harga kosnya 1,5 juta setahun.

46. Mahasiswa USD pernah kedinginan di Wonogondang.

47. Atau Sinolewah.

48. Atau Pentingsari.

49. Mahasiswa USD memasuki level expert naik motor kalau sudah pernah ngambil nasi dan lauk pauk di Pentingsari.

50. Foto KTM USD biasanya polos bin kucel.

51. Mahasiswa USD dinyatakan jadul gaul kalau pernah nongkrong di Halte Mrican.

52. 99,9% Mahasiswa USD pernah ditanya “UGM ya?” ketika bilang kalau kuliah di Jogja.

53. Mahasiswa USD bakal bilang “Huuuu…” kalau ada wisudawan yang ditepukin sama PSM.

54. Selain PSM Cantus Firmus, ada juga PSM Sampingus Capelus besutan Mahasiswa USD.

55. Setidaknya 2 pasangan Mahasiswa USD/kelompok mengalami cinta lokasi saat Insadha. Jadi dalam 1 kali Insadha, setidaknya ada 100 orang yang melepas masa jomblo.

56. Mahasiswa USD sektor Paingan pernah duduk gaul di hall belakang Gedung Pusat Paingan.

57. Atau duduk-duduk galau.

58. Atau di depan lab komputer.

59. Mahasiswa USD kalau rapat lesehan.

BEM2070

60. Mahasiswa USD cowok biasanya hanya dua kali pakai baju putih celana hitam, Insadha dan Wisuda.

61. Mahasiswa USD dibilang keren kalau sudah pernah jualan koran di gereja.

62. Atau jaga parkir.

63. Atau ngamen.

64. Mahasiswa USD pernah foto alay dengan jas almamater dan call card panitia.

65. Atau foto seangkatan di depan/belakang gedung pusat.

BEMF

66. Mahasiswa USD sering makan donat karena dipaksa beli sama bagian Dana dan Usaha.

67. Mahasiswa USD itu nggak ngoyo.

68. Mahasiswa USD dikatakan gaul kalau pernah titip salam di Masdha.

69. Mahasiswa USD pecinta gratisan kalau sakit akan periksa di poliklinik.

70. Mahasiswa USD sektor Paingan pernah mampir di Star Otopia.

71. Mahasiswa USD suka menghilang kalau sudah semester tua.

72. Mahasiswa USD yang berpenghasilan, biasanya lulusnya agak delay.

73. Mahasiswa USD kalau mau makan siang bareng sukanya bilang, “Terserah!”

74. Atau, “Manut!”

75. Mahasiswa USD suka makan di resto PKL kalau tanggal muda.

76. Dan angkringan kalau tanggal tua.

77. Mahasiswa USD lebih hafal jingle Insadha-nya masing-masing daripada Hymne.

Well, guys, ada yang kurang? Atau merasa ada dari 77 fakta di atas ternyata bukan fakta? Yuk, dikomen ya 😀

Kenyataan Hidup Cowok Ketika Cewek PMS

“Kamu harus tahu, PMS itu nggak enak!”

Begitu kata seorang gadis manis kepada saya, beberapa hari yang lalu. Eh, ini nulis posting juga sambil ber-WA ria sama dia sambil berdoa kata-kata saya di WA tidak memancing kondisi tertentu di saat keadaan senggol bacok. Iya, cewek PMS itu ibarat kata senggol bacok gitu. Salah bertindak, ya kena bacok. Jangan harap kena cium.

Jadi apa itu PMS? Ini saya nulis sebagai seorang apoteker dengan sertifikat kompetensi expired ya. Boleh dipercaya, boleh juga tidak. Bagaimanapun seorang apoteker harus paham soal PMS karena termasuk dalam kuliah farmakoterapi, kalau nggak paham ya nggak lulus. PMS adalah singkatan dari Pre-Menstrual Syndrome berupa serangkaian gejala emosional–kadang disertai gejala fisik–yang terkait dengan siklus menstruasi seorang cewek. Ingat, siklus menstruasi. Jadi kalau ada wanita hamil ngeluh PMS, itu sudah pasti dusta, bro! Oya, bahkan mekanisme mendetailnyapun belum diketahui secara pasti. Ini beda banget dengan semisal anak-anak farmasi bisa menjelaskan bagaimana asam mefenamat bisa menghilangkan nyeri. Jadi, sudah jelas kalau misterius. Hih!

Eh, menstruasi itu apa lagi?

Seperti kita ketahui, kaum hawa dapat jatah sekian sel telur yang akan nongol satu-satu setiap bulannya. Kalau sel telur itu nggak dibuahi alias nggak ketemu sperma, dia akan meluruh dengan sendirinya. Nah, proses meluruhnya sel telur yang sudah matang ini yang disebut menstruasi. Jadi, logis banget kalau gadis manis tadi bilang ke saya bahwa PMS itu nggak enak, soalnya memang ada sesuatu yang bakal keluar dari dalam tubuh. Yah, saya bicara teoritis, sih. Maklum, jomblo-jomblo begini saya masih cowok, jadi nggak paham rasanya menstruasi. Yang saya ingat dari masa kecil, jika pengasuh saya pulang dari warung dengan gembolan agak besar yang dia samarkan sebagai “roti”–kemudian saya tahu kalau itu pembalut–maka hampir bisa dipastikan mood si pengasuh bakal nggak enak sepanjang waktu.

*kemudian nangis mewek manggil Mama*

*eh, lagi PMS juga*

*combo!*

Oke. Saya bisa pastikan bahwa 99% cowok berpasangan di dunia ini pasti paham bahwa masa PMS pasangannya adalah masa-masa krusial. Maka, bersyukurlah kaum jomblo kayak saya ini yang tidak harus berhadapan dengan masalah yang datang sebulan sekali ini. Well, berikut coba saya kumpulkan beberapa kenyataan hidup yang harus dihadapi cowok, ketika ceweknya PMS. Coba dicek, perspektif jomblo ini bener apa nggak.

Selengkapnya!

Bukan Potongan Staf

Disclaimer dulu! Tulisan ini tidak hendak merendahkan siapapun, selain penulisnya sendiri. Kalau saya bawa-bawa tingkat pendidikan, itu semata-mata untuk memperjelas konteks ya. Semoga tulisan bisa dibaca dengan pikiran positif. Positif hamil.

Seperti bisa dilihat di profil, saya adalah seorang pemilik gelar sarjana farmasi plus apoteker. Dua gelar akademik yang saya dapat dalam 4,5 tahun. Dengan gelar itu, andai saya menjadi PNS, maka saya langsung berada di golongan III/B. Ya, walaupun masih jauh dari 36B, tapi kan tingkatannya sudah lumayan itu.

Sayangnya, gelar-gelar itu sama sekali nggak bisa mempengaruhi muka. IYA! MUKA! Entah bagaimana caranya, tapi selalu saja ada orang yang memandang rendah pada saya. Dan tahu sendiri, impresi pertama orang, apalagi kalau bukan penampilan, dan terutama muka.

Nah, di postingan ini saya hendak memaparkan beberapa pengalaman saya perihal muka yang bukan potongan staf ini.

Postingnya, Kakak!

Beda Acara Televisi Dulu dan Sekarang

Sebelumnya, saya hendak mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Haji Sulam, si tukang bubur yang naik haji. Dan saya baru sadar bahwa selama ini saya salah orang, saya pikir yang Haji Sulam itu si Haji RW. Maklum, walaupun jumlah episodenya sudah melebihi jumlah bulu dada Rhoma Irama, saya hampir nggak pernah nonton sinetron itu sampai ada anak kos baru yang lantas menguasai TV dan remote-nya, serta dengan setia menyaksikan kiprah Haji Sulam di layar kaca.

Haji Sulam adalah profil tayangan televisi masa kini, yang tentu saja beda dengan zaman kuda gigit besi. Kalau dulu, sinetron semacam Panji Manusia Milenium atau Janjiku atau Bulan Bukan Perawan itu ditayangkan seminggu sekali. Jadi kalau tulisannya sudah “bersambung…” itu berarti minggu depan baru dapat sambungannya. Kalau sekarang? Besok juga sudah ketahuan kelanjutannya.

images

Lanjut!

Jadi Anak Sulung, Enak Nggak?

Anak itu tercipta lewat pertemuan sel telur dan sperma yang lagi iseng pengen main-main ke ovarium. Nah, anak pertama adalah sperma pertama yang kebetulan ketemu dan jodoh dengan sel telur yang ditemuinya. Anak kedua? Tentu saja adalah sperma kedua yang sukses bertemu jodohnya di dalam sana.

Nah, jadi bisa dipastikan bahwa nggak ada satupun anak di dunia yang bisa memilih pengen jadi anak nomor sekian. Jadi semisal si sperma X ini punya angka favorit 7 karena menggemari Cristiano Ronaldo, dia nggak bisa milih bakal jadi anak ke-7, soalnya orangtuanya sudah KB. Bakal susah juga kalau dia penggemar JKT48, karena di era modern ini nggak ada orangtua yang anaknya sampai 48.

Yup, menjadi anak sulung adalah sebuah fakta, kenyataan yang kudu dihadapi. Siap atau tidak siap. Saya sendiri mungkin bisa dibilang nggak siap jadi anak sulung. Salah satu yang pernah dikisahkan oleh ahli-ahli sejarah kepada saya adalah bahwa saya pernah dengan tangisan maksimal meminta orangtua membuang adik saya.

“BUANGGG!!!”

Apakah yang terjadi?

Cara Mengelola Sepeda Motor Butut

Sebagai teman kos seorang engineer pabrik sepeda motor terbesar di Indonesia, saya lumayan sering ngobrol soal motor di kos-kosan. Jadi tahu deh kalau dalam 1 menit bisa dicetak 3 buah sepeda motor. Pantas saja jalanan tambah macet tiada terkira, semacet jodoh.

Nah, pas pula saya punya pengalaman bersama sepeda motor butut bernama Alfa, yang saya tuangkan dalam buku berjudul “Oom Alfa”, diterbitkan oleh Penerbit Bukune.

Lalu apa hubungannya?

Begini, sekarang-sekarang ini saya mulai jarang mendapati motor jadul berkeliaran bebas di jalanan. Kemungkinan pertama, mereka keder karena sudah tidak sesuai dengan fashion jalanan. Atau kedua, mereka dilarang berkeliaran karena sudah masuk bengkel. Atau ketiga, mereka sudah dipreteli dan dijual lepasan untuk kanibal. Jadi, kalau ada, tentu merupakan sebuah kesempatan besar.

Kesempatan apanya? Yah, orang punya motor butut itu ada 2 opsi. Satu, kolektor. Kedua? Karena mampunya ya beli yang butut. Jadi, sasaran saya di tulisan ini adalah orang-orang yang hanya mampu punya motor butut. Oke? Simak deh.

Preventive Maintenance

Ini istilah asli pabrik. Waktu saya punya Alfa, mana ada saya kenal istilah ini? Buatlah ceklist pribadi perihal bagian-bagian yang harus dicek rutin dalam kendaraan. Misalnya kalau Alfa dulu ya oli samping. Kalau habis, ya berabe. Seperti yang termaktub dalam bab 1 Oom Alfa. Hal ini berguna untuk mencegah kerusakan lebih lanjut akibat sesuatu yang sebenarnya bisa dihindarkan.

Sediakan Aneka Kunci di Jok

Memang, jok motor jadul nggak menyediakan tempat yang cukup. Beda sama motor terkini yang lama-lama kulkas juga bisa masuk. Tapi nggak ada salahnya bagi pemilik motor butut untuk menyediakan aneka kunci dan perkakas sepeda motor. Untuk apa sih? Tentu saja untuk melakukan penanganan segera ketika motor mendadak macet. Tidak ada yang tahu kapan motor butut akan macet selain motor itu sendiri dan Tuhan. Kayak saya pernah kena Alfa mandek nggak bisa apa-apa jam 21.30 di perempatan concat Jogja, 6 kilometer dari kos. Nggak bawa kunci apapun. Ya sudah, selamat mendorong. Memang, begitu sampai kos-kosan, otot-otot kaki saya sudah sebesar Hulk.

Sedia Busi Cadangan

Busi adalah salah satu bagian penting yang bisa diutak-atik dengan mudah. Dan busi juga kendala umum sepeda motor butut. Umumnya sepeda motor jadul businya bisa diakses dengan mudah. Kayak Alfa, businya persis berhadapan dengan ban depan. Jadi sekali keciprat, selesailah kejayaannya. Nah, karena mudahnya untuk diakses air dan aneka gangguan, maka sediakanlah busi cadangan. Jadi kalau dia mati karena gangguan itu, kita bisa memperbaikinya dengan mudah.

Selalu Amati Montir Saat Servis

Dulu Alfa kalau ke bengkel itu sudah ibarat nge-date. Kadang seminggu bisa tiga kali. Dan dia nggak bosan-bosan melakukan itu. Nah, dalam rangka merawat motor butut, perhatikan setiap pekerjaan yang dilakukan montir, sehingga kita tahu root cause dari kerusakan motor. Siapa tahu kita bisa mengelolanya sendiri kelak. Saya, misalnya, sudah bisa menangani sedikit perihal karburator yang bocor dan api yang tidak sampai ke busi. Kalau dalam istilah apoteker, ini namanya pengobatan sendiri.

Banyak Berdoa

Namanya barang jadul, kita nggak bisa menerka apa kehendaknya. Terkadang dia tampak lelah dengan riak-riak dunia dan ingin istirahat. Nggak mikir kalau kita lagi di tengah-tengah jembatan Suramadu. Kalau kita sudah menyiapkan preventive maintenance, juga sudah bawa kunci pas satu lemari, dan juga sudah hafal titik-titik kerusakan, maka yang kita perlukan berikutnya adalah berdoa. Supaya dia, kalaupun rusak, tidak di tempat yang menyusahkan, misalnya di tengah kuburan, atau di hati mantan.

Sebisa Mungkin Jangan Boncengan

Namanya juga sudah tua, sudah tidak kuat dengan beban hidup, ya kalau bisa jangan dipakai boncengan. Saya punya teman pemilik motor butut, yang dari 7 kali kesempatan dipakai boncengan 9 kali bocor ban. Selain untuk tidak menambah beban yang siapa tahu memaksa mesin memutar paksa melebihi kemampuan yang sudah menurun, ini juga dalam rangka tidak mengikutsertakan orang lain dalam kesusahan kita. Nggak asyik kan kalau orang nebeng tapi ujung-ujungnya bantu dorong? Kalau boncengan sama Hercules atau si vampir ganteng Twilight sih nggak apa-apa, malah bisa bantuin. Tapi jangan dicoba kalau boncengan sama Bernard Bear ya.

Hari gini kredit motor sudah begitu mudahnya. Motor butut umumnya hanya untuk dikandangkan, atau kalaulah dimiliki umumnya dalam rangka koleksi. Tapi nggak ada salahnya saya berbagi soal ini, karena saya nggak punya duit untuk dibagi. Lebih lengkap bisa dong baca buku saya, Oom Alfa 🙂

Balada Anak Kantoran

Dulu banget, saya pengen jadi anak kantoran. Soalnya tampak keren dengan baju rapi, kadang berdasi, bawa tas koper, lalu kerja di depan komputer. Itu dulu. Soalnya waktu saya bercita-cita semacam itu, Indonesia sedang melakoni PELITA 1, masih dalam PJPT 1, jadi harap dimaklumi.

Sekarang?

Adek saya–si Dani–suka menghina saya yang kerjaannya cuma duduk seharian penuh di depan komputer, klak-klik-klak-klik-kluk, lalu sore/malam pulang dengan muka berbentuk kotak dan angka. Sudahlah cuma duduk-duduk, digaji pula.

*lempar kayu manis*

Yah, duduk di depan komputer adalah keseharian sebagian besar anak kantoran. Ada yang mengerjakan report, ada yang browsing, ada yang cari OL Shop, ada yang main Onet, dan segala macamnya. Di balik aktivitas hari-hari itu, tentu saja ada beberapa peristiwa yang membuat tangan ini harus ditahan untuk tidak meninju, membanting, atau membakar komputer yang ada di depan mata.

Tentu saja karena kalau itu kita lakukan, pilihannya ya cuma besok nggak usah masuk lagi sampai seterusnya, atau mengganti dengan potong gaji.

Jadi apa saja peristiwa itu?

Ini dia!