Two footballers competing on a stadium field beneath glowing number 17

Enzo Fernandez: Dari Nomor Lampard ke Nomor De Bruyne

Penutupan bursa transfer musim panas 2026 menghadirkan reuni Enzo di Manchester sesudah Manchester City yang diasuh Enzo Maresca merampungkan perekrutan Enzo Fernández dari Chelsea dengan nilai mencapai £125 juta. Nah, dramanya tidak selesai di proses rekrutmen ini. Ada kekagetan lain ketika City lantas mengumumkan nomor punggung Enzo.

https://platform.x.com/widgets.js

Bagi para fans City, nomor 17 memiliki aura sakral karena a melekat erat pada punggung sang maestro, Kevin De Bruyne, selama satu dekade penuh kegemilangan. Keputusan City memberikan angka keramat itu langsung ke Enzo jelas melahirkan perdebatan panas antara ekspektasi tinggi dan anggapan kecerobohan dari City.

Kevin De Bruyne yang kini masih moncer di Napoli jelas tidak sekadar pemain pilar, tetapi bisa disebut juga otak di balik era keemasan klub di bawah asuhan Pep Guardiola. KDB turut serta mempersembahkan deretan gelar Premier League (termasuk four-in-row), beragam piala domestik, hingga trofi Liga Champions UEFA bersejarah dalam treble winners 2023.

KDB juga merupakan kolektor umpan yang menghasilkan gol dan menjadi landasan permainan City dari tahun ke tahun. Ketika De Bruyne mengakhiri pengabdiannya, tidak sedikit pendukung setia The Citizens yang berharap nomor 17 diistirahatkan sementara demi menghormati legasinya.

Menariknya, Enzo ini bukan tipe pemain yang nomornya harus itu. Di River Plate, Enzo memegang nomor 13 dan lalu 8 pada periode 2019-2022. Saat periode peminjaman di Defensa y Justicia, dia bahkan pernah pakai nomor 34.

Sesudah pindah Benfica, Enzo ini pakai nomor 13. Sedangkan di Chelsea dia pernah pakai nomor 5 dan 8. Nah, seperti kita ketahui nomor 8 di Chelsea ini juga termasuk sakral karena bekas Frank Lampard.

Menariknya, di panggung internasional bersama tim nasional Argentina, identitas Enzo justru ada di nomor 24. Awalnya tentu di Piala Dunia 2022 ketika masuk skuad sebagai pemain pelapis, memakai nomor 24 dan mencetak gol sensasional ke gawang Meksiko di babak grup, dan mengakhiri turnamen sebagai juara dunia sekaligus dinobatkan sebagai FIFA Young Player Award.

Kontroversi nomor 17 Enzo di Manchester City sebenarnya memiliki diskursus tertentu karena faktor ekspektasi karakteristik permainan mengingat De Bruyne adalah gelandang serang murni yang beroperasi di sepertiga akhir lapangan, menciptakan peluang langsung, dan mematikan dalam eksekusi bola mati. Sebaliknya, Enzo beroperasi lebih ke dalam yang mendikte tempo dan menginisiasi transisi dari lini belakang. Selain itu, angka £125 juta juga menuntut dampak instan. Nomor punggung warisan seorang legenda legendaris tentu meningkatkan sorotan media Inggris.

Jadi, mari kita lihat sejauh apa Enzo bisa berbuat di nomor 17.

Tinggalkan komentar supaya blog ini tambah kece!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.