Category Archives: Soal Sesuatu

Sesuatu kata itu selalu ada tentangnya..

Belajar Bahasa Minang (Versi ArieSadhar)

Empat belas tahun tinggal di Bumi Minang, walaupun nggak asli, bolehlah sedikit berbagi pengetahuan. Kan lumayan, kalau anda-anda belanja dimana-mana, percaya deh, hampir dimanapun ada orang Minang. Saya beli baju di Pasar Baru Bandung, saya lewat di Malioboro, bahkan saya makan di sebuah warung di Nias Selatan, ada aja orang Minang. Mungkin kalau saya ikut program ke Mars, disana sudah ada orang Minang datang duluan.

download (5)

Bahasa Minang, pada dasarnya, meng-o-kan kata-kata. Itulah ketololan sepanjang hayat. Termasuk presenter banci yang ngakunya orang Padang, semuanya di-o-kan. Saya yang bukan orang Minang saja malu dengernya. Hedeh.

Ketemu pertama, mari menyapa:
saya = ambo, denai (yg dikasarkan menjadi aden)
kamu = awak, ang (bukan avatar loh ini..)
Dia = inyo
Kakak = uni
Abang = uda
Adik = adiak
Jadi, kalau beli sate Padang, pas pulang, coba bilang, “Berapa, Da?” kalau yang jualan laki-laki.

Menyoal beli sate, kalau kita tanya demikian, bisa jadi dia akan jawab dengan bahasa Minang. Jangan bigung, karena bahasa Minang sangat nikmat kalau dipelajari. Ingat aja lagu DoMiKaDo, ciek duo tigo. Ini kali ya yang bikin bahasa Minang itu seolah-olah semua o. Mulai dari 1 ya, ciek, duo, tigo, ampek, limo, anam, tujuah, (sa)lapan, sambilan, sapuluah, sabaleh, duo baleh, tigo baleh. Hmm.. sejak 12, muncul baleh sebagai belas versi Minang. Hati-hati, jangan salah nyebut sebelas jadi ciek baleh, soalnya nanti bikin malu. Begitu sampai 20, jadi puluah, duo puluah, tigo puluah, ampek puluah. Dan, as well as ASEM or BAJIGUR  word in Java, be careful to use AMPEK in Minang. Konotasinya jadi agak negatif.

Oya, satu lagi yang saya ingat banget, soalnya pernah malu sama Alm. Uda Haris. Kelapa di Minang adalah Karambia, jangan bilang KALAPO.

images (13)

Kata-kata standar, ada bara (berapa), a (apa), ko (ini), jo (dengan), indak (tidak), ka (ke). Biar agak asik kedengarannya, banyak digunakan penikmat berupa a dan do. Semisal: iko a (ini), atau indak do (tidak). Kata-kata lain pai (pergi), lalok (tidur), imbau (panggil), jago (bangun), baraja (belajar), tokok (pukul), siko (sini), ketek (kecil), bulek (bulat), berang (marah), kaja (kejar), kajai (karet), gundar (sikat), gadang (gede), saketek (sedikit).

Penggunaan bahasa ini berguna waktu saya nawar jaket di Pasar Baru Bandung, berguna waktu meninggalkan counter di emperan Malioboro karena jadi tahu kalau si penjual mau mark up sekayangnya, dan sangat bermanfaat waktu saya membayar makanan di Nias Selatan. Coba deh, sekali-kali teman-teman terapkan di rumah makan padang, untuk memastikan keaslian rumah makan tersebut. Dan sekali lagi, ini versi saya lho ya, banyak ketidaksempurnaannya.

Squidward Q. Tentacles

Squidward menurut Wikipedia:

Unlike most characters in the series, Squidward is generally consideredgrumpy, tactless, sarcastic, and narcissistic. He dislikes many things, including his consistently annoying neighbors Spongebob and Patrick and his job at the Krusty Krab, and is constantly aloof towards the citizens of Bikini Bottom. However, Squidward enjoys abstract art, playing his clarinet (usually quite poorly), modern dance, relaxing, public radio, television programs, and just about anything else that he considers “fancy”. He doesn’t like anyone, except his mom. In Truth or Square, it was revealed that Squidward was a happy and laid back person with a secret garden, but it changes when a pineapple falls over him and his garden, and SpongeBob bought the “house”. The years of irritation with SpongeBob have turned Squidward in the sarcastic and grumpy character that he is now.

Squidward was introduced in the series premiere of the show, as the cashier of the Krusty Krab restaurant. He has held this position for the entire series, and serves as the co-worker of SpongeBob, who is the establishment’s fry cook. His home is a stone tiki head designed to look like the Moai found on Easter Island. The “eyes” of the tiki head consist of the house’s only windows on the second floor.A running gag is that his house gets destroyed in nearly every episode that it has appeared in. He has sought more prestigious and lucrative careers in the arts but has largely failed, as his archrival, a similarly designed but much more successful octopus named “Squilliam Fancyson,” regularly notes whenever he appears.

Saya nggak perlu menjelaskan panjang lebar, tapi setelah mendapat sebuah SMS dari teman soal mimpinya dan menonton sekilas Spongebob, serta membandingkan dengan buku Your Job Is Not Your Career (Rene S.), kok karakternya pas banget di Squidward?

Coba lihat baris pertama sampul belakang buku Pak Rene, “Jika pergi bekerja membuat Anda ingin terjun ke dalam sumur, maka Anda tidak sendiri“. Si Squidward? Jelas banget. Berulang kali, di berulang episode (kan episodenya diulang-ulang hehehe..) ia menyatakan tidak suka pekerjaannya dan akan keluar setelah menjadi seniman sukses.

Faktanya? Ia tetap kasir di Krusty Krab. Squidward tetap kalah dari Squilliam III Fancyson, kecuali dalam hal Rumah Indah yang kejadiannya karena rumahnya hancur, sehingga malah dianggap klasik. Itu saja.

Hmmm.. Squidward sangat interest di seni, dan ia menanti, sampai ada kesempatan menjadi pekerja seni-entah sampai kapan-sambil tetap bekerja di Krusty Krab.

Well, ada berapa banyak Squidward di dunia kerja saat ini? Seperti kata seseorang kepada saya suatu kali, “persoalannya cuma satu, saya masih butuh uang untuk bisa tetap hidup”.

Oscar Oasis

Sesuai request salah satu pembaca, maka terpaksa saya membahas soal Oscar’s Oasis. Hahaha.. Sebenarnya belum terlalu suka dengan serial ini, mungkin karena waktunya Shaun kurang banyak, eh sudah nongol si Oscar. Tapi nggak apa-apa deh, melengkapi serial informasi yang lain.

Coba perhatikan si Oscar kadal ini, mirip dengan sosok kadal hijau di Bernard Bear nggak? Sebenarnya ya nggak. Yang di Bernard itu hijau, ini coklat. Tapi mungkin bisa jadi pengantar pengenal buat kartun yang baru. Oscar adalah seekor kadal di gurun pasir.

Sejatinya ia tidak bermusuhan, tapi selalu ada problem kepentingan dengan Buck, Harchi, dan Popy. Untuk nama tokoh nggak usah saya perkenalkan, karena selalu diperkenalkan di setiap serial Oscar. Oiya, Oscar juga nggak berjodoh dengan ayam. Hahaha.. Jadi problemnya sebenarnya, Popy Cs mau nangkap ayam, tapi Oscar adalah buruannya Ayam. Jadi itulah yang disebut problem kepentingan. Hehehe..

Kalau dilihat-lihat sebenarnya, kadang, si Oscar sendiri yang cari masalah. Pas lapar, ngambil makanan Popy misalnya. Tapi karena kecil, mungkin dianggaplah ia sebagai karakter yang perlu dikasihani. Simple sekali Oscar ini, secara umum dia cuma mencari air minum, tempat berteduh, dan makanan. Seolah mudah kalau di tempatnya Shaun, tapi kalau di gurun?

Di Eropa, Oscar dikenal sebagai Oscar & Co. Oscar adalah urun rembug dari Tae Sik Shin, Arthur Qwak, Frederic Martin, Joeri Christiaen, Stephane Mit, Fabrice Fouquet, Geoffroy de Crecy, Yoshimichi Tamura, Marco Allard, Lionel Allaix, Olivier Derynck, dan Dominique Debar (mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan nama dan gelar). Tahun 2008 Oscar’s Oasis dibuat 7 episode @ 90 detik. Jadi singkat sekali, mirip Oo Glies. Nah, baru tahun kemarin muncul episode 7 menitan, ada 78 stok untuk diulang-ulang.

Yah, segitu doang yang saya tahu tentang Oscar. Dinikmati saja. Hehehe..

Sekilas Palembang: Tentunya Versi Saya :)

Kategori blog ini yang sepi adalah Menjalani Perjalanan. Hmmm.. Diisi ah.. hehehe..

Sekarang saya mau cerita tentang Bumi Sriwijaya, Palembang. Nggak cukup lama saya disana, cuma dua tahun sekian hari. Tapi lumayanlah bisa sedikit berbagi kepada saudara-saudara sekalian yang belum pernah ke Palembang.

Palembang terletak di Provinsi Sumatera Selatan. Aksesnya banyak, bisa naik bus, bisa naik pesawat, bisa juga naik jetfoil. Saya pernah naik bus dan naik pesawat. Kalau naik bus, turun di terminal Alang-Alang Lebar yang alangkah jauhnya dari kota. Beberapa bus punya pool di Jalan Soekarno Hatta dekat kompleks perumahan Polygon. Jadi lebih enak turun disini, tinggal ngojek dikit, turun di Radial, bisa lanjut angkot ke tempat tujuan. Kalau naik pesawat, turunnya di Bandara SMB II, bandaranya keren, soalnya baru. Nah, tempat ini nggak terlalu jauh dengan terminal. Dan itu berarti, sama-sama jauh dari kota hehe.. Tapi ada taksi, seperti halnya bandara lain, ada yang gelap dan ada yang tidak gelap.

Mau menginap? Ada banyak hotel di Palembang, terutama menjelang Sea Games ini. Di sekitar Mall Palembang Square ada Hotel Aryaduta, ada Hotel Horison. Yang murah ada Hotel Barong. Ke arah bukit, di kiri-kanan jalan banyak hotel murah. Ke arah Sudirman, ada Jayakarta Daira, ada Anugerah. Masuk sedikit ke Mayor Ruslan juga banyak penginapan kecil, termasuk Kos Cece Meytin tercinta.. wkwkwk.. Di Rajawali juga banyak hotel, yang baru ada Grand Zuri disana. Pokoknya banyak pilihan.

Palembang memang menuju metropolis, terlihat dari kemacetannya. Hehehe.. Tapi serius deh, di beberapa titik, macetnya nggak kalah sama ibukota. Terutama jam pulang kerja, di daerah Simpang Charitas, Simpang Patal, atau di Jalan H. Burlian. Kudu sabar dan tawakal disana.

Objek wisata, pastinya jembatan Ampera. Nggak sukar menuju Ampera, cari saja angkot yang tulisannya Ampera. Entah lama atau sebentar pasti nantinya juga lewat Ampera. Jembatan ini masih saja kokoh berdiri dan menjadi penghubung dengan area yang mulai berkembang di Sebrang Ulu. Di daerah Sebrang ini ada Stadion Jakabaring yang kesohor itu, berikut ada bangunan-bangunan yang terkenal karena kasusnya Pak Nazarudin. Lho?? Ada juga Kompleks Pertamina di Plaju, dan ada Stasiun Kereta Kertapati.

Makanan? Nggak usah ditanya. Hahaha.. Pastilah pempek. Tepung bergumul dengan ikan dan dicelup cuko ini bertebaran di Palembang. Ada beberapa jenis pempek, dari kapal selam sampai kulit. Setiap orang punya selera sendiri-sendiri, tapi yang cukup ramai dan besar itu Candy, Noni, Pak Raden, Beringin, Selamat, Viko, dan banyak lainnya. Kalau saya bilang sih, Beringin dan Candy itu disarankan. Tapi kalau untuk pempek kulit, saya saran ke Viko. Pempek kulitnya mantap joss. Hahaha..

Apalagi?

Tempat nongkrong paling sip di Palembang ada di Plaza BKB, bisa lihat muda-muda berpacaran sambil ngelihat sungai. Ada juga Kambang Iwak, yang sebenarnya cuma kolam air besar, tapi bisa disulap jadi tempat refreshing. Ada juga mall, Palembang Square, Palembang Indah Mall, bisa juga ke Palembang Trade Center. Semuanya macet pada masanya. Hahaha..

Hmmm.. Segitu dulu deh.. Sebenarnya masih banyak info-info lainnya.. Nanti lagi ya 🙂

Shaun The Sheep

Hobi baru saya adalah nonton Shaun The Sheep. Ini juga lucu, karena perbandingan mikir dan ketawanya imbang. Dan tidak terlalu mengeksploitasi penderitaan layaknya Bernard Bear ahihihihi..

Shaun The Seep asli Inggris yang diproduksi oleh Aardman Animations, pertama kali tayang di CBBC Maret 2007. Sekarang sedang rehat, dengan tersedia 80 episode hasil dari penayangan 2 musim, untuk diulang-ulang hehehe..

Modelnya ada komedi situasi dengan latar belakang pertanian. Shaun harus menyelesaikan problem-problem yang ada sepanjang episode, dan banyak berinteraksi dengan Bitzer, si anjing penjaga. Semuanya sambil menghindari petani pemilik lahan. Ingat episode saat ada kol jatuh dan kemudian menjadi sarana permainan sepakbola? Itu episode pertama. Lalu ingat juga episode domba-domba tidak mau mandi, maunya pakai air panas? Kalau itu episode kedua.

Setiap penayangan sangat identik dengan dagelan klasik yang sunyi. Tidak ada dialog, bahkan oleh karakter manusianya. Suara domba, anjing, atau lenguhan manusia yang banyak terdengar. Ini juga keunikannya, menyampaikan pesarn nyaris tanpa kata-kata. Mirip dengan kelakuan Mr. Bean kan ya.

Shaun pertama kali nongol sebagai cameo di Wallace & Gromit, sebagai domba termuda, dengan karakter yang mirip dengan yang nongol sekarang.

Sekarang mari kita kenalan dengan tokoh-tokohnya:


Shaun: protagonis utama, dan merupakan pemimpin kawanan
Bitzer: anjing penjaga domba, yang nyaris selalu menderita
Shirley: mesin makan, sangat besar, saking besarnya sering harus dipindahkan dengan didorong atau memakai alat berat
Timmy: sepupunya Shaun yang masih bayi. Jadi bintang utama waktu episode dia hilang
Ibunya Timmy: diberi tampilan ibu-ibu dengan perangkat khusus di kepala, semacam roll gitu. Karena Timmy adalah sepupunya Shaun, jadi ibunya Timmy adalah tantenya Shaun. Nggak penting ya?
Kawanan Domba: ini domba-domba lainnya, tidak bernama memang, karena nyaris mirip semuanya
Petani: menjalankan pertanian didampingi Bitzer, dan banyak menjadi objek penderita di beberapa serial
Kawanan Babi: ini antagonisnya, suka usil pada kawanan domba, dan bahkan pada Bitzer
Pidsley: kucing, masih minor di musim pertama, tapi jadi utama di musim kedua, iri terhadap kedekatan petani dengan Bitzer dan tidak suka domba
Ibu Ayam: muncul di beberapa seri sebagai tokoh utama, kadang-kadang sebagai cameo
Bayi Ayam: jadi utama saat menetas di dekat Shaun, dan menganggap Shaun ibunya. Juga tampil sebagai cameo di seri lain
Bebek: korban saat makan kol besar, lalu saat membeku di air dingin
Burung: muncul beberapa kali, termasuk untuk suara telepon pas seri pencurian air panas
Pizza Delivery Boy: muncul sebagai cameo juga di beberapa seri, tetapi utamanya waktu jualan Pizza
Supir Bus: beberapa seri memakai bus sebagai transprotasinya
Keluarga Alien: pasti pada ingat seri waktu kawanan Shaun diusili alien.

Inilah mereka. Berhubung Shaun The Sheep ini sunyi dari kata-kata, agaknya informasi di atas cukup membantu mengenal lebih dekat Shaun The Sheep. Ohya, Shaun tayang di lebih dari 70 negara di dunia loh. Luar biasa.

Spongebob Squarepants

Kapten: Are you ready kids?
Anak-Anak: Ayay Captain!
Kapten: I can’t hear you…
Anak-Anak: Ayay Captain!
Kapten: Huuuu…. Who lives in a pineapple under the sea?
Anak-Anak: Spongebob Squarapants!
Kapten: Absorbant and yellow and porous is he!
Anak-Anak: Spongebob Squarapants!
Kapten: If nautical nonsense be something you wish!
Anak-Anak: Spongebob Squarapants!
Kapten: Then drop on the deck and flop like a fish!
Anak-Anak: Spongebob Squarapants!
Kapten: Ready?
Kapten dan anak-anak: Spongebob Squarapants, Spongebob Squarapants, Spongebob Squarapants
Kapten: Spongebob Squarapants!! Hahahaha..
Spongebob: (bersiul…)

Lagu ini pasti teramat sangat akrab di telinga kita, mungkin dulu, mungkin sekarang, mungkin pula dulu sampai sekarang. Kalau buat saya sih jelas iya. Saya kurang suka Naruto, Avatar, juga One Pieces. Tapi gemar pada Sinchan, Spongebob, Upin-Ipin, dan yang terbaru Shaun The Sheep. Mungkin kelihatan polanya ya, saya suka kisah-kisah pendek yang berhenti di 15 menit. Bagi saya lebih menghibur dan tidak mikir.

Sekarang kita kupas tentang Spongebob dulu ya. Nanti yang lain menyusul. Hehehe..

Spongebob Squarepants, kira-kira mulai akan hidup di tahun 1993 saat Rocko’s Modern Life pertama kali muncul dengan produser Stephen Hillenburg. Ini tokoh yang unik. Ia pekerja kartun, tapi juga bekerja di bidang biologi laut. Ia bahkan sudah mulai membuat sketsanya sejak 1986. Ketika Rocko’s Modern Life ditiadakan pada 1996, Hillenburg mulai bekerja dengan Spongebob Squarapants. Ia memperkuat timnya dengan Direktur Kreatif Derek Drymon, yang berpengalaman di Doug, Action League Now!, dan Hey Arnold!. Ada juga penulis Tim Hill dan pengisi suara Tom Kenny dan Doug Lawrence. Masih ada juga Merriwether Williams di awal-awal proyek ini.

Selama produksi, Hillenburg membuat konsep komik pendek dengan gaya yang sama pada setiap tampilan, tapi dengan karakter yang terlihat berbeda. Spongebob Squarepants memakai nama SpongeBoy dan menggunakan topi merah dengan baju kerja hijau-putih, juga pakai dasi. Sayangnya, nama itu sudah dipakai oleh Bob Burden, pembuat Flaming Carrot. Hillenburg lantas beralih ke nama Spongebob dan muncul di salah satu penampilan saat Tuan Krab berkata “SpongeBoy, me Bob!”. Untuk Krusty Krab sendiri, awalnya pakai huruf C, seperti bahasa Inggris pada umumnya.

Pada 1 May 1999, Spongebob Squarepants pertama kali tayang dengan episode pertama “Help Wanted, Reef Blower, Tea at the Treedome” setelah Nickelodeon Kids Choice Awards. Help Wanted episode pertama Spongebob masuk kerja di Krusty Krab. Reef Blower adalah kisah pendek tanpa percakapan yang tetap lucu. SedangkanTea at the Treedome saat pertama kali bertemu Sandy, sampai kering di rumah pohon. Ingat?

Pada saat itu, yang paling populer adalah Rugrats, si bayi-bayi lucu, juga masih ada berbagai kartun murah meriah lainnya. Spongebob yang juga berbiaya rendah dengan gaya humor yang lebih dekat ke akar rumput memakai permainan kata yang pintar dan referensi kultural alih-alih humor ala Rugrats. Dengan perjuangan, rating meningkat, sampai setahun kemudian menggusur Rugrats. Kekuatan utama ada di suara Tom Kenny (Spongebob) yang unik, humoris, dan dapat dinikmati semua kalangan.
Kalau ingat episode di atas, gambar-gambarnya sangat sederhana. Beda dengan musim kedua di tahun 2000 yang gambarnya lebih berkualitas. Spongebob lah yang membuka mata dunia untuk munculnya kartun-kartun yang agak dewasa dan hadir dari perusahaan kecil. Ingat kan bahwa kartun-kartun Spongebob kadang suka memberikan kata-kata yang berat, dan episode yang butuh mikir.

Pada 2001, Fairly OddParents ditayangkan. Ini miirip sekali cara Spongebob, tapi lebih realistis dan agak lebih dewasa, dan kemudian menguntiti Spongebob di urutan kedua. Juga di tahun yang sama muncul Invader Zim oleh Jhonen Vasquez, tapi tetap saja Spongebob nomor 1.

Namun sejak rumor adanya film, maka muncul spekulasi penghentian dan pada 2003/2004 disebutkan sebagai musim terakhir. Penggemar yang kecewa membuat banyak aksi online untuk memaksa Nickelodeon membuat episode lain. Meet The Strangler dan Pranks A Lot adalah episode terakhir di Oktober 2004. Dan filmnya muncul di November 2004.

Semakin sering diulang, semakin bosan. Itu yang terjadi kemudian. Fans mulai kabur karena isinya cuma pengulangan. Saya sendiri kadang bisa sangat hafal karena mungkin lebih dari 7 kali menonton episode yang sama. Tanda-tanda rugi muncul karena revenue filmnya malah lebih kecil dari Rugrats. Fans mulai bersorak ketika ada info musim baru di 2005. Hillenburg mulai berada di luar, tidak terlibat langsung. Derek Drymon ada di posisi Hillenburg, sedangkan posisinya digantikan Paul Tibbitt.

Episode baru muncul di 6 May 2005 dengan Fear of a Krabby Patty dan Shell of a Man sebagai seri pembuka. Dan yang bikin beda lagi adalah suara Spongebob yang naik nada dasarnya. Satu lagi yang membedakan adalah plotnya yang menyerupai Simpsons. Serta banyak perbedaan lain yang awalnya dirasa mengganggu. Tapi lama-lama ya biasa. Nickelodeon lalu membuat tayangan segmen 11 menit episode baru terpisah 2 minggu sekali. Misalnya episode Selling Out di September, berkait dengan Funny Pants di 30 September. Lalu ditayangkan bareng di 9 Oktober. Kira-kira begitu.

Itulah kisah kembalinya Spongebob, ditandai munculnya Krusty Towers, Mrs. Puff, You’re Fired, Ghost Host, Once Bitten, Karate Island, dan All The Glitters. Membuat kartun tidaklah mudah, sehingga pola penayangannya pun harus diatur sedemikian hingga penonton tetap nyaman. Walhasil, saya tetap nonton Spongebob walaupun sudah sangat hafal ceritanya. Hahahaha….

Magelang

Magelang. Dulu kenalnya karena pernah pergi ke Magelang dan bermain ke taman yang entah apa namanya saya lupa. Itu tahun 1999, kalau nggak salah. Lalu masuk dunia persekolahan, ada sih teman dari Magelang, tapi dikit. Semakin kesini, di dunia perkuliahan, mulai banyak teman ber-plat AA. Dan terakhir, my little bro mulai menjalani hidupnya disana, sudah setahun, dan masih hidup, malah tambah kribo ^semakin nggak jelas.

Oke, iseng saja mau melihat-lihat soal sejarah Magelang. Saya sebut Magelang, karena setahu saya, ada Kota Magelang dan ada Kabupaten Magelang. Am I wrong? Ya mungkin sih, pengetahuan saya kan nggak terlalu banyak, apalagi soal ini hehehe…

Usut punya usut, ada yang bilang bahwa nama Magelang berasal dari kisah orang Kalingga yang mengenakan hiasan gelang di hidung ^hidungnya sebesar apa itu. Imbuhan “Me-” kala itu mungkin masih disebut MA, sehingga kegiatan memakai gelang dimaknai dengan sebutan MAGELANG yang artinya memakai gelang, lebih luas lagi, Magelang berarti daerah yang didatangi oleh orang-orang yang memakai gelang.

Ada juga yang bilang kalau nama ini berasal dari kisah pengepungan Kyai Sepanjang oleh Prajurit Mataram, saat Temu Gelap alias rapat melingkar ^sejarah KMB mungkin.. Tapi kok kisah ini tidak memberikan etimologinya? ^tuing-tuing..

Kisah lain bilang kalau nama itu terkait dengan kondisi geografis daerah Kedu “Cumlorot” yang katanya sih artinya sama dengan gelang.

Itu soal nama, dan berakhir pada kebingungan.. Wkwkwkwk…

Asal muasal tempat ini diperkirakan berawal dari sebuah desa Mantyasih yang sekilas bermakna beriman dalam cinta kasih ^dahsyat sekali artinya. Penetapan desa ini ditulis di Prasasti Mantyasih per 11 April 907M. Kemungkinan ini yang dipakai sebagai penetapan Hari Jadi Magelang (Perda No 6/1989). Desa itu berada di barat Kota Magelang dengan nama Mateseh. Sekarang masuk Magelang Utara. Katanya lagi, daerah itu dulu disebut Kebondalem atau Kebun Raja Sri Sunan Pakubuwono (Surakarta). Riwayat kebun mungkin bisa dilihat di nama tempat di sebuah kampung di Potrobangsan. Ada Kemirikerep/Kemirirejo (bekas kebun kemiri), Jambon (pastinya bekas kebun jambu), Bayeman (ini mungkin Popeye pernah kesini), Jambesari (ini bekas pinang).

Oya, prasasti tadi sebenarnya ada temannya dan sama- sama dari tembaga. Nama yang lain adalah POH dan GILIKAN.

Prasasti itu ditulis zaman pemerintahan Hindu di bawah Raja Rake Watukura Dyah Balitung. Versi ini, ada Mantyasih dan Glanggang. Mantyasih menjadi Meteseh, Glanggang menjadi Magelang. Nah, lain lagi ceritanya ^tambah bingung? Desa ini termasuk Perdikan karena Bebas Pajak. Asyik ya? Hahaha..

Di abad 18, Magelang pernah dikuasai Inggris. Kota ini jadi pusat pemerintahan dengan Bupati Mas Ngabehi Daneokromo (Raden Tumenggung Danoeningrat). Babat alas terjadi dan dibuatlah alun-alun, tempat tinggal bupati, masjid, dan gereja. Berikutnya malah Magelang menjadi Ibukota Karesidenan (1818) karena letaknya yang strategis ^mau ke Jogja soalnya.

Kita semua tahu kalau Bang Rafles sebentar saja di sini, maka pas Belanda datang, Mas Ngabehi Danoekromo diangkat lagi dengan jabatan dan gelar yang sama. Pada masa-masa itu Magelang menjadi pusat militer. Belanda juga membangun menara air minum (1918), PLN (1927), dan jalan-jalan beraspal. Wooo… Kok enak?

Jauh kemudian, Kota Magelang diangkat sebagai ibukota Kabupaten Magelang (UU No 22/1948). Tapi versi UU No 13/1950, Kota Magelang berdiri sendiri, lalu di Kota Magelang terdapat 4 Badan Pemerintahan yang berbeda: Pemkot Magelang, Pemkab Magelang, Kantor Karesidenan Kedu, dan Akmil.

Nah, dengar-dengar, mirip cerita dengan Bukittinggi sebagai Ibukota Kabupaten Agam. Tata ruang menyebabkan adanya kebutuhan pemindahan Ibukota Kabupaten Magelang. Desa Sawitan Mungkid menjadi ibukota Kabupaten Magelang (PP 21/1982) dan diresmikan 22 Maret 1984.

Sebenarnya, belum ketemu benar sih sejarah pastinya Magelang. Tapi ya lumayan membuka wawasan ^setidaknya buat yang nulis..hehehehe….

Semanis Aspartam

Beberapa hari yang lalu, di kos-kosan mendiskusikan tentang pemanis buatan. Kalau nggak salah karena iklan salah satu minuman berenergi. Lalu tiba-tiba teringat dengan teman yang mengaku manis karena skripsinya soal aspartam. Hmmm.. Sekalian aja kali ya, menulis tentang aspartam.

Aspartam merupakan salah satu dari berbagai jenis pemanis buatan, selain sakarin atau siklamat yang juga banyak dipakai. Rasa manisnya mencapai 180 sampai 200 kali dari gula biasa. Sehingga banyak digunakan di berbagai produk makanan dan minuman. Untuk mencapai tingkat kemanisan yang sama, hanya diperlukan 1% dari jumlah gula. Karena tingkat manisnya yang tinggi ini, banyak yang menyebutnya sebagai biang gula, pun dengan pemanis buatan yang lain. Padahal belum ada satu suara mengenai definisi biang gula yang sebenarnya.

Aspartam ditemukan pada tahun 1965 oleh seorang peneliti bernama Mr. James Schlatter, di G. D. Searle & Company. Schlatter merupakan peneliti yang melakukan riset asam amino untuk pengembangan pengobatan pada ulcer. Saat ia menjilat jarinya untuk mengambil sebuah kertas, ia mencicipi rasa manis yang menurutnya menarik. Sesuatu yang tidak sengaja ini menjadi revolusi yang berkembang besar.

Sejak tahun 1967 telah dilakukan berbagai uji komprehensif untuk keamanan pangannya, dengan pengujian kepada hewan, manusia, dan juga anak-anak. Aspartam disetujui Food and Drug Administration (FDA) pada 1974 namun dicabut beberapa bulan kemudian karena ada pengaduan soal efek karsinogen.

Pada tahun 1981, FDA menyatakan bahwa bahan ini tidak berbahaya apabila dikonsumsi secukupnya dengan batas penggunaan sehari-hari yang ditetapkan. Kala itu hanya untuk makanan padat. Lalu dua tahun kemudian menyusul untuk minuman ringan. Berbagai penelitian dilakukan sampai dinyatakan approved for general use di Amerika pada 1 Agustus 1996. Evaluasi yang dilakukan oleh FDA mencapai 26 kali sebelum keluarnya persetujuan itu.

Persetujuan sudah diperoleh dari FDA di Amerika Serikat, Health Protection Branch (HPB) di Kanada, WHO, dan regulator di lebih dari 100 negara. The Council on Scientific Affairs of the American Medical Association juga mengkonfirmasi keamanan aspartam. Di Eropa bahan ini disetujui pada 30 Juni 1994. Bahkan di Perancis, persetujuan sudah ada sejak 1988. Aspartam telah dinyatakan aman digunakan baik untuk penderita kencing manis, wanita hamil, wanita menyusui bahkan anak-anak. Pengecualiannya hanya satu, penderita fenilketonuria. Menurut FDA, The Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA), Americam Medical association (AMA), The American Council On Sience and Health (ACSH) aspartam merupakan bahan makanan yang aman bagi kesehatan, hanya berpengaruh pada rasa manis.

Di Indonesia, BPOM menyebutkan bahwa aspartam dikategorikan aman berdasarkan Keputusan Codex stan 192-1995 Rev. 10 Tahun 2009. Codex Alimentarius Commision (CAC) adalah Lembaga Internasional yang ditetapkan FAO/WHO untuk melindungi kesehatan konsumen dan menjamin terjadinya perdagangan yang jujur.

Aspartam merupakan pemanis sintetis non-karbohidrat, spartyl-phenylalanine-1-methyl ester, merupakan bentuk metil ester dari dipeptida dua asam amino yaitu asam amino asam aspartat dan asam amino essensial fenilalanina. Aspartam merupakan dipeptida yang dibuat dari hasil penggabungan asam aspartat dan fenilalanina.

Dua komponen ini sering terdapat pada produk alami yang beredar di masyarakat. Dalam makanan yang mengandung protein, contohnya daging, gandum, dan produk yang berasal dari susu. Selain itu, komponen ini juga sering terdapat pada beberapa jenis buah dan sayuran. Fenilalanina sendiri merupakan senyawa yang berfungsi sebagai penghantar atau penyampai pesan pada sistem saraf otak.

Sebagai peptida lainnya, kandungan energi aspartam sangat rendah, yaitu sekitar 4 kCal (17 kJ) per gram untuk menghasilkan rasa manis sehingga kontribusi kalorinya bisa diabaikan.

Menurut Karim et.al. dan Stegink et. al (1996), metabolisme aspartam terjadi pada saluran pencernaan menjadi komponen metanol sekitar 10%, 40% asam aspartat dan 50% fenilalanin. Sedangkan penelitian Creppy et. al (1998) menyatakan, hanya sebagian kecil saja aspartam yang mungkin diserap tanpa dimetabolisasi. Namun tentunya, hal ini masih perlu dikonfirmasikan. Ini menjadi penting karena dari berbagai pemanis buatan, hanya aspartam yang dimetabolisme. Tetapi proses pencernaan aspartam juga seperti proses pencernaan protein lain. Aspartam akan dipecah menjadi komponen dasar, dan baik aspartam maupun komponen dasarnya tidak akan terakumulasi dalam tubuh.

Secara normal, fenilalanina diubah menjadi tirosin dan dibuang dari tubuh. Gangguan dalam proses ini disebut fenilketonuria atau fenilalaninemia atau fenilpiruvat oligofrenia. Gangguan ini menyebabkan fenilalanina tertimbun dalam darah dan dapat meracuni otak serta menyebabkan keterbelakangan mental. Penyakit ini diwariskan secara genetik, ketika tubuh tidak mampu menghasilkan enzim pengolah asam amino fenilalanina, sehingga menyebabkan kadar fenilalanina yang tinggi di dalam darah, yang berbahaya bagi tubuh.

Penyakit ini sendiri tidak pernah ditemukan di Indonesia. Tetapi ditemukan pada orang kulit putih,dengan prevalensi satu per 15.000 orang. Dan itu juga bukan hanya aspartam, tapi juga segala macam makanan yang mengandung fenilalanina termasuk nasi, daging dan produk susu. Karena itu, pada setiap produk yang mengandung aspartam ada tanda peringatan untuk penderita fenilketonuria bahwa produk yang dikonsumsi tersebut mengandung fenilalanina. Coba saja lihat.

Saat ini, lebih dari 500 juta orang di dunia secara teratur memakai produk dengan aspartam. Konsumen yang sadar kalori akan memilih aspartam. Bahan ini dapat menggantikan rasa manis berkalori sampai 99%. Aspartam dapat membantu penderita diabetes untuk meningkatkan kualitas hidup dengan memungkinkan penderita menikmati makanan dan minuman yang manis. Aspartam juga ramah terhadap gigi, sesuai rekomendasi American Dental Association.

Nilai ambang batas/acceptable daily intake (ADI) yang telah disetujui oleh JEFCA untuk aspartam adalah 40 mg/kgBB/hari, yang apabila dikonversikan menjadi sebanyak 18-19 kaleng diet cola pada individu yang mempunyai berat badan 68 kg.

Aspartam adalah produk bubuk kristal yang tidak berbau dan berwarna putih. Kestabilannya sangat tergantung pada waktu, suhu pH, dan aktivitas air. Aspartam sangat stabil dalam keadaan kering, tetapi pada temperatur 30 hingga 80 derajat celsius, aspartam akan kehilangan rasa manisnya, dan berubah menjadi diketopiperazin. Aspartam sangat baik untuk produk yang disimpan dalam pendingin atau dalam keadaan beku.

Saat ini aspartam telah diproduksi dalam berbagai bentuk, seperti cair, granular, enkapsulasi dan juga tepung. Dengan demikian, aspartam dapat digunakan dalam berbagai bentuk dan jenis makanan maupun minuman. Bentuk enkapsulasi bersifat tahan panas sehingga dapat digunakan untuk produk-produk yang memerlukan suhu tinggi dalam pembuatannya, untuk mengatasi pengaruh suhu pada kestabilan aspartam ini.

Aspartam dijual dengan nama dagang komersial seperti Equal, Nutrasweet dan Canderel dan telah digunakan di hampir 6000 makanan dan minuman di seluruh dunia.

Pada publikasi terbarunya per Februari 2011, the European Food Safety Authority (EFSA) mengkonfirmasi ulang bahwa aspartam pada minuman ringan rendah kalori adalah aman. EFSA melakukan tinjauan pada 2 penelitian yang dipublikasikan di Perancis. Penelitian pertama, dari Italia, menyatakan bahwa ditemukan efek samping aspartam pada mencit, sedangkan yang kedua, dari Denmark, mempertanyakan keamanan minuman ringan rendah kalori pada kehamilan. EFSA menyimpulkan bahwa kedua penelitian ini tidak memberikan alasan untuk mempertimbangkan kembali pernyataan keamanan yang sudah dipublikasikan.

Hasil penelitian Raben, et. al. (2002) menyatakan bahwa terjadi peningkatan signifikan jumlah gula, berat badan, lemak, dan tekanan darah pada grup yang mengkonsumsi gula dengan jumlah ditetapkan. Dan hal ini tidak terobservasi pada grup yang mengkonsumsi pemanis buatan.

Meski penggunaannya jamak dan telah disetujui oleh WHO, aspartam tidak langsung bisa diterima masyarakat. Banyak kontroversi muncul terkait adanya penelitian mengenai produk aspartam dengan beragam hasil yang berbeda.

Penelitian yang menggunakan aspartam bolus 34 mg/kg berat badan memperlihatkan bahwa walaupun hasil metabolisme aspartam dapat melewati sawar darah plasenta, jumlahnya tidak bermakna untuk sampai dapat menimbulkan gangguan saraf pada janin.

Pada 1996, sebuah artikel JW Olney menyatakan adanya kemungkinan aspartam menyebabkan peningkatan insiden dari tumor otak sehingga menimbulkan perdebatan di berbagai media. Pada tahun yang sama, badan-badan kesehatan di berbagai belahan dunia telah memberikan reaksi dengan menyatakan pada publik bahwa berbagai macam penelitian telah dilakukan. Sejumlah penelitian lain masih berlangsung untuk mendapatkan bukti sains yang mendukung.

Bukti dari penelitian yang dilakukan oleh FDA FR (1981-1984), Koestner dan Cornell et. al (1984) serta Flamm (1997) membantah pernyataan tersebut dengan menyatakan bahwa tidak ada potensi karsinogenik yang menyebabkan kanker pada pemakaian aspartam di tikus percobaan. Perdebatan hasil penelitian Olney juga dikemukakan oleh para peneliti lain, termasuk Levy et. al (1996) yang menyatakan bahwa jika pengumpulan data mengenai insiden tumor otak dan pemakaian aspartam dikumpulkan dari 1973 hingga 1992, hasil penelitian Olney tidak relevan, karena Levy mendapatkan hasil bahwa insiden tumor otak meningkat bukan karena mengkonsumsi aspartam.

Pendapat lain oleh penelitian Lim dkk yang mengikuti perjalanan 285.079 pria dan 1888.905 wanita pengonsumsi aspartam, sejak 1995 hingga 2000, mendapati bahwa tidak ada kaitannya dengan risiko kanker otak dan kelainan pembentukan darah. Studi ini dipublikasikan di jurnal Cancer epidemiology Biomarkers and Prevention pada 2006.

Penelitian pada 2008 yang membantah bahwa aspartam menyebabkan kanker adalah penelitian dari Magnuson dan Williams yang disponsori oleh Burdock Group, sebuah badan peneliti independen yang di-support secara finansial oleh perusahaan Ajinomoto. Bahkan pada 2009, salah satu penelitian yang disokong oleh Italian Association for Cancer Research dan The Italian League Against Cancer menyatakan bahwa tidak terbukti bahwa aspartam menyebabkan kanker lambung, pankreas, dan lapisan rahim (endometrium).

Batasan sudah ditetapkan, tinggal bagaimana kita mengikutinya, juga tetap memberi perhatian pada sesuatu yang kita konsumsi, apakah masih sesuai batasan atau tidak. Selanjutnya, seperti yang teman saya suka bilang, “karena skripsi saya aspartam, maka saya manis”. 🙂

* * *

Aspartam, Si Manis yang Menuai Kontroversi (Senin, 29 Maret 2010 | 14:04 WIB )

Aspartam yang Bikin Resah (Sabtu, 3 April 2010 | 13:45 WIB )

Aspartam

Kali Ini Soal GALAU…

Galau. Satu kata yang akhir-akhir ini banyak digunakan untuk menggambarkan banyak hal. Sebut saja sarjana galau dan Galauerssss Brotherhood. Sebenarnya apa sih artinya?

Menurut KBBI Online, galau bermakna sibuk beramai-ramai, ramai sekali, dan kacau tidak keruan (pikiran).

Kalau menurut Titi DJ galau adalah sebagai berikut:

perasaan ini apa namanya
ku takut untuk menyebut apa namanya
bukan karena ku takut salah
tetapi ku takut benar apa yang kurasa
pedih yang menghujam di sanubariku
hancurkan keyakinan yang menjadi kekuatanku
aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
untuk sekian kali namun kali ini ku galau
bukan karena ku takut salah
tetapi ku takut benar apa yang kurasa
aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
untuk sekian kali namun kali ini ku galau
pedih yang menghujam di sanubariku
hancurkan keyakinan yang menjadi kekuatanku
aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
untuk sekian kali namun kali ini aku galau

galau…

Bahkan jangan salah, galau juga tempat menimba ilmu. Cek saja Gala University disini.

Versi Google Terjemahan, galau diparalelkan dengan hubbub. Sumpah deh, seumur-umur baru denger ini kata. Hubbub sendiri bisa bermakna loud noise, bisa juga bermakna confusion, tumult. Diperkirakan kata ini berasal dari bahasa Irish Gaelic hooboobbes, yang juga mirip dengan Scottish Gaelic, ubub, yang merupakan sebuah kata seru keengganan atau penghinaan.

Sering disebutkan bahwa Celtic, penduduk awal Inggris, memberikan kontribusi yang kecil terhadap perbendaharaan kata di bahasa Inggris. Hubbub pertama kali dikenal pada 1555 dalam frase Irlandia dan bermakna “orang banyak berteriak bingung”. Dan oleh kolonis di New England dipakai untuk permainan kasar yang dimainkan oleh penduduk asli Amerika.

Dalam banyak persamaan, hubbub diparalelkan dengan hue and cry, confusion, disturbance, riot, disorder, clamour, rumpus, bedlam, brouhaha, ruction, hullabaloo, dan ruckus.

Galau, di masa sekarang, memang mengacu pada keadaan kacau, bingung, tidak sesuai harapan dan sejenisnya. Ya pantas saja, dari awalnya kata ini memang sudah buruk. Hehehehe… Yang penting, jangan galau berkelanjutan, kita perlu distraksi.

Salam galau!!!

 * * *

Sumber:
http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php
http://www.lirik-lagu.web.id/t/titi-dj/titi-dj-galau/

http://www.galau.com/

http://www.thefreedictionary.com/hubbub

Distraksi

Apa itu distraksi? Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia Online, kata ini tidak ditemukan. Jadi ini sebenarnya bukan Bahasa Indonesia?

Hmmmm…. Menurut Collins English Dictionary, distraksi memiliki 4 makna yakni:

(1) tindakan mengganggu dan turunannya atau keadaan menjadi terganggu,
(2) sesuatu yang berfungsi sebagai pengalihan atau hiburan,
(3) interupsi, suatu hambatan berkonsentrasi, dan
(4) gejolak jiwa atau kegilaan.

Kata ini sejatinya berasal dari kata dasar distract yang bermakna gila. Mulai dikenal sejak pertengahan abad 14 dan berasal dari kata distrahere yang berarti gambaran dalam kondisi yang berbeda. Pengertian tentang distraksi sebagai keadaan pikiran manusia yang paralel dengan definisi di awal tadi baru muncul sekitar tahun 1580-an.

Sumber lain menyebut distract sebagai keadaan yang membuat seseorang berhenti memberikan atensi pada sesuatu. Ada banyak sinonim untuk distract ini, yakni: discompose, amuse, lead away, unhinge, trouble, engross, abstract, perplex, upset, embarrass, confuse, entertain, harass, confound, mix up, beguile, throw off, frenzy, lead astray, turn aside, flurry, madden, occupy, divert, unbalance, derange, sidetrack, detract, rattle, catch flies, addle, call away, mislead, disturb, throw, disconcert, craze, daze, unnerve, agitate, puzzle, fluster, torment, draw away, befuddle, cloud, bewilder, stall.

Distraksi sebagai bagian dari ilmu sekarang banyak digunakan di bidang hipnotis. Menurut DiPiro (2005), distraksi adalah salah satu cara menghilangkan nyeri. Definisi distraksi disini adalah memusatkan perhatian menjauhi situasi yang tidak diinginkan dengan tujuan mengalihkan perhatian untuk mengurangi rasa tidak nyaman terhadap suatu objek. Terutama dilakukan pada pasien yang mengalami kecemasan atau gangguan rasa nyaman. Distraksi juga digunakan oleh para pesulap untuk mengalihkan perhatian penonton.

Jadi sebenarnya, distraksi tidak sekadar bermakna kegilaan 🙂

Sumber:
http://www.thefreedictionary.com
http://www.etymonline.com
http://www.realdictionary.com
http://www.nursinginformatic.wordpress.com