Kumpulan Jingle Cek KLIK

Jadi begini, alkisah Badan POM mengadakan kompetisi jingle CekKLIK se-Indonesia. Dan rupanya bagus-bagus, jadi nggak ada salahnya kalau saya share di blog ciamik ini, lumayan trafficnya. Heuheu.

Mari disimak!

Balai Besar POM Medan

Balai Besar POM Pekanbaru

Balai Besar POM Padang

Balai POM Pangkalpinang

Balai POM Batam

Balai POM Bengkulu

Balai Besar POM Bandar Lampung

Balai POM Serang

Balai Besar POM Bandung

Balai Besar POM Yogyakarta

Balai Besar POM Surabaya

Balai Besar POM Samarinda

Balai Besar POM Mataram

Balai POM Kupang

Pos POM Ende

Balai POM Manado

Balai POM Gorontalo

Balai POM Kendari

Balai POM Ambon

Balai POM Sofifi

Balai Besar POM Jayapura

Balai POM Manokwari

Advertisements

Jadi Konsumen Cerdas Dengan Aplikasi Cek BPOM

bepepom

Satu hal yang meresahkan saya belakangan ini–selain dari populasi jomlo yang meningkat–adalah berseliwerannya share-share-an di Facebook. Share yang dilakukan dari website dengan nama merangsang semacam ‘bagikanlah.net’ atau ‘sakkarepmulah.com’ ini ditunjang dengan judul nan semlohai pula, seperti ‘Terungkap! Babi Ternyata Haram! Sebarkan Jika Peduli!’. Dan yang paling bikin gemas adalah share-share-an itu kebanyakan tentang obat dan makanan, dan bagian paling mengenaskan adalah sebagian besar HOAX.

Persepsi saya masih sama seperti ketika saya menulis tentang hoax PPA. Dengan linimasa dan menggila seperti sekarang, saya sungguh merasa perlu agar otak bisa dicuil dan ditaruh sedikit di jempol. Biar orang yang nge-share itu sebelum bertindak mikir dulu. Soalnya, ada nih, kakak kelas dulunya pintar bin asisten–namanya kakak kelas berarti ya apoteker, bukan arsitek, soalnya saya anak farmasi–ketika nge-share sesuatu dan saya bilang hoax, malah nesu-nesu. Njuk aku kudu piye? Aku kudu sayang-sayang Hayati? Nanti Hayati lelah. Heu.

Untunglah, regulator tentang obat dan makanan di Indonesia lumayan MULAI responsif. Maklum, tahun 2014 awal saja ketika Twitter lagi galak-galaknya, regulator bernama Badan POM itu bahkan belum punya akun untuk bercuit ria. Untungnya sekarang sudah ada. Salah satu inovasi yang dibuat oleh Badan POM–yang sering kali dengan semena-mena disebut sebagai BPPOM itu–adalah aplikasi Android! Soal BPPOM ini kesalahsebutannya masif dan terstruktur. Pernah lihat gedung MLM di bilangan Gatot Subroto? Itu kan ada layarnya, dan tertulis bahwa produknya sudah terdaftar di BBPOM. Beuh!

Kembali ke topik. Untuk apa, sih, aplikasi Android?

Selengkapnya tentang Cek BPOM!