Ada Apa Dengan PNS?

Ini posting suka-suka saya ya.. Please jangan ada yang tersinggung apalagi ternungging..

Bapak saya PNS, lebih tepatnya menjadi PNS setelah beberapa tahun jadi guru swasta, dan tetap mengajar di sekolah yang sama (swasta). Jadi bisa dibilang PNS itu hanya status, toh ngajarnya tetap swasta. Oh iya, gaji juga ding.

Nah, memang sih, saya melihat beda signifikan gaji Bapak dan Mamak yang notabene mengajar di yayasan yang sama dengan status berbeda. Satu guru swasta, satunya PNS. Gaji Bapak memang jauh lebih mantap.

Tapi…..

Semantap-mantapnya gaji Bapak selama 34 tahun ternyata sama saja secara nominal dengan gaji saya bekerja selama 3 tahun 4 bulan. So?

Kata Mamak, yang penting masa depan. Nah, saya mikir lagi, apa iya di swasta ini saya nggak punya masa depan? Entahlah..

Lagian kalau mau resign jadi PNS, bayar 50 juta. Kalau resign dari swasta ketika sudah jadi tetap? Nggak bayar. Lah kok enak swasta?

Hmmm, apalagi ketika melihat sendiri SK CPNS seorang teman yang gajinya menurun drastis ketika pindah dari swasta ke negeri. Inikah yang dimaksud masa depan?

Lah saya tambah bingung.

Apalagi ketika dibilang PENSIUN hendak dihapuskan. Matilah saya. Kalau saya masuk sekarang, mungkin di jaman saya pensiun nanti, sesuatu bernama UANG PENSIUN itu sudah dihapuskan.

Tapi kenapa banyak yang berbondong-bondong kesana?

Ada apa sih disana? Kenapa?

Sumpah saya bingung.