All posts by ariesadhar

Auditor Wanna Be, Apoteker, dan Author di ariesadhar.com

Oscar’s Oasis (Again)

Fuihh.. Traffic saya meningkat drastis karena si kadal lucu ini. Makanya saya coba menambahkan informasi lain terkait bagian lain dari blog ini, mengenai Oscar.

Konsep Oscar dikerjakan oleh Ahn Sung-jai, Kyu-Jin Lee, Tae Sik Shin dan Kim Min-u. Sementara eksekusinya oleh Arthur Qwak, Tae Sik Shin, David Garcia, Joeri Christiaen, Frédéric Martin, Fabrice Fouquet, Stéphane Mit, Yoshimichi Tamura, Geoffroy De Crecy, Lionel Allaix, Marco Allard, Dominique Debar, Olivier Derynck. Semuanya tergabung di Team TO, Tuba Entertainment bersama TFI dan Cake Entertainment.

Cerita dasarnya adalah petualangan di gurun tandus yang dilakoni empat binatang aneh. Buck si burung bangkai, Harchi si hyena, dan Popy Fennec, serta Oscar kadal yang mencoba hidup dan melakukan jalannya masing-masing dengan masalahnya sendiri-sendiri, persoalannya karena hidup di gurun yang lebih susah, mereka suka dipertemukan di konflik kepentingan.

Berikut risalah serial Oscar: mengunyah oscar, ayam kejutan, terbang ke udara 1, yang dilarang surga, ras kotak, satu untuk semua, pindahkan, oscar dan bulu, pemenang tiket, Papa, SMP, pelarian terbesar, jagung pemberontak, Zloty, Adrift, mogok!, Jurassic Chicken, zona terlarang, juara cinta, Cuckoo Horn, langit ke 7, konflik bebek, sebuah hari sibuk, Charm peledak, cegukan pasir, apa itu kebahagiaan, hari-hari petelur, pahlawan, tidak gila, serangan kadal, garda tubuh, menyentuh bagian bawah, Oscar raja gurun, jalankan, Pronto Express, masa es, sandwich, scene sehari, rantai makanan, telur kuda, per barel, upah tenaga kerja, telur yang paling indah, sumber masalah, pacar, Kadal-Kadal, lalat, Panas!, sebuah kadal di bulan, pie ayam, piala oasis, rumah indah, posisi ayam, nyanyian kadal, kadal rentang, pemuja blueberry, blues, parasut, dan 3 tetes.

Pada awalnya serial ini berjudul OOOhhhasis Oscar & Co, terdiri dari 7 film pendek 1 menit 30 detik yang launch 26 Maret 2008 di TF1. Ada banyak perubahan dibandingkan dengan serial yang ada sekarang. Popy dulu namanya Panic, Burk dulunya sekarang Buck, dan Harchi berasal dari Archi. Serta ada dua karakter tambahan boogie woogie dan burung pemangsa muda.

Oscar dan Co memulai debut di MIP TV 2010. Disiarkan perdana 29 Agustus 2010 di Canal+. Mulai masuk rating di 2011. Cake Entertainment melakukan penjualan ke luar.

Episode kejutan ayam menjadi bagian dari nominasi di Festival Animasi Annecy untuk kategori Acara TV Favorit.

Acara ini sejatinya ditargetkan untuk usia 6-11 tahun dan sudah terjual di Cartoon Network Amerika Latin, MNC Indonesia,Société Radio-Canada di Kanada, Kids’ animation channel 2×2 Channel di Rusia, QTV di Ukraina, YLE si Finlandia, SVT Swedia, S4C  Wales, ATV  Turki, MBC Timur Tengah  dan SFDRS di Swiss.

Ohya, Cake sudah diborong saham mayoritasnya oleh perusahaan Spanyol Zinkia Entertainment. Mempengaruhi? Ya nggak tahu..

 

 

Spongebob Squarepants: Tokoh-Tokohnya

Setelah sedikit membahas soal latar belakang Spongebob Squarepants yang diluar dugaan jadi top click di blog saya, maka mari melanjutkan dengan perkenalan tokoh-tokohnya.

Spongebob Squarepants. Merupakan tokoh utama (ya iyalah…). Ia adalah spons laut yang dibentuk mirip dengan spons yang ada di tempat cucian, serta tinggal di rumah berbentuk nanas. Bekerja sebagai koki di The Krusty Krab, serta punya hobi bermain karate dan menangkap ubur-ubur. Spongebob menjadi murid di Puff’s Boating School dan tidak pernah lulus. Sejauh ini Spongebob selalu tampil di setiap episode. Ia digambarkan pekerja keras (ingat soal order 10.000 Kraby Patty?) namun tetap gemar bermain. Ia juga diceritakan punya talenta seni yang bagus (ingat soal patung seni? Atau paduan suara bikini bottom?). Diceritakan juga punya sisi feminin (berperan sebagai istri dalam merawat anak burung). Soal umur, belum pernah disebutkan, tapi ucapan-ucapan bahwa ia masih anak-anak dan masih berupaya dapat SIM, serta baru bekerja, mungkin ia baru lulus SMA.. hehehe.. Dan satu yang penting, pernah lihat serial Spongebob jatuh cinta? Belum kan? Hahahaha…

sumber: wikipedia.org

Patrick Star. Kadang ini tokoh bikin saya emosi sampai ganti chanel tivi. Dikisahkan berwarna merah jambu, malas, kelebihan berat badan, serta tinggal di bawah batu. Dan satu lagi, intelegensi rendah (kecuali di episode salah otak). Umumnya ia tidak bekerja, tapi di beberapa seri, Patrick diceritakan bekerja di beberapa tempat.

Squidward Q. Tentacles. Tinggal sebagai tetangga Spongebob dan Patrick di rumah bertipe Kepala di Pulau Paskah. Sangat mencintai seni dan bermimpi jadi artis hebat, sayang nggak kesampaian. Bekerja sebagai kasir di Krusty Krab dan tidak menyukai pekerjaannya.

Captain Eugene Harold Krabs, kepiting yang teramat sangat pokil. Pemilik Krusty Krab yang mempekerjakan Spongebob dan Squidward. Cucu dari Redbeard. Punya anak ikan paus (opo ki jal??) tapi tidak pernah ada informasi soal ibunya si Pearl.

Sumber: http://farizprabowo.blogspot.com/

Garold The Snail (Gary), hewan peliharaan Spongebob, dianalogikan sebagai kucing dengan suara meongnya. Nama Garold muncul di episode A Friend for Gary.

Sandy Cheeks. Tupai yang muncul di tengah laut, hidup di Treedome dengan sebuah pohon oak yang besar. Berasal dari Texas dam merupakan seorang scientist.

Sheldon Jared Plankton, merupakan musuh besar Tuan Krab dan pemilik Chum Bucket, terus berusaha mencuri resep rahasia Krabby Patty. Punya istri komputer bernama Karen.

sumber: waduuh.blogspot.com

Mrs. Poppy Puff. Ikan kembung dengan rambut blonde pemilik sekolah menyetir (boating).

Mermaid Man dan Barnacle Boy, dua superhero tua yang hidup di panti jompo, merupakan idolanya Spongebob dan Patrick.

Pearl Krabs, merupakan putri dari Eugene Krabs. Pada episode Whale of a Birthday disebutkan berusia 16 tahun. Tangisannya mengguncang dunia.

Larry Lobster, penyelamat pantai di Goo Lagoon serta penggemar binaraga.

The Flying Dutchman, hantu ternama, hidup di kapal besar dan mencari jiwa-jiwa, punya kekuatan super ala hantu hehehe..

Karen, WIFE (Wired Integrated Females Electroencephalograph), di filmnya disebutkan bahwa Karen tidak pernah setuju menikah dengan Plankton.

Patchy The Pirate dan Potty The Parrot, jarang-jarang keluar, dan merupakan karakter hidup dari serial ini. Patchy sebagai presiden Spongebob Fans Club.

Elain dan Perch Perkins, si reporter-announcer ikan, sering nongol setiap ada adegan televisi.

sumber: http://spongebob.wikia.com/wiki/Perch_Perkins

Harold dan Claire Squarepants, kedua orang tua spongebob, tapi berbentuk bulat, seperti spons laut pada umumnya.

Squilliam Fanyson, rival abadi Squidward, dan lebih sukses hehehe..

Betsy Krabs, ibunya Eugene.

Man Ray dan Dirty Bubble, musuhnya Mermaid Man dan Barnacle Boy.

Dr. Gill Gilliam, dokternya Bikini Bottom. Perkenalannya waktu si Gary kena “serpihan” kayu.

Painty The Pirate, paling pertama nongol di episode Spongebob, itu loh, lukisan yang bisa nyanyi.

Bubble Bass, si pantat besar yang suka makan. Ingat yang menduduki plankton di bioskop?

Stanley S. Squarepants, kepalanya kotak, tapi badannya tidak. Setiap kerja, musibah yang terjadi.

Flatts, ini yang mau menendang bokongnya Spongebob.

Grandma Squarepants, nenek yang memperlakukan Spongebob laiknya balita.

Old Man Jenkins, ikan tua, salah satunya nongol di “The Main Drain”. Termasuk waktu Spongebob dan Patrick mau terbang tapi malah merusak menara pertanian.

Jim The Former Frycook, koki Krusty Krab sebelum Spongebob yang keluar karena tidak bole naik gaji.

Janet-Marty, bintang laut yang oon. Kok bisa ya salah anak?

Nicolas Withers, host House Fancy.

Triton, anaknya Neptunus yang dijemput oleh Spongebob ke pulau terpencilnya.

Nat Peterson, si pembeli Chum yang dibayar oleh Karen.

Masih ada beberapa lagi sih, cuma saya lupa mereka tampil di episode yang mana. Hehehehe..

Dendam

Kini kujalani hari demi hari
Berharap waktu terbangkan asaku Lupakan dirimu
Coba mencari arti semua ini
Salahkah merasa kubuta oleh dusta
Tiada tiada akhirnya

Masih kujalani Hari demi hari
Berharap waktu kan terbangkan asaku
Lupakan dirimu

Coba kini kau dengarkan Sekali saja dengarkan
Apa isi hati ini Semua isi hati ini
Berjuta kenangan kelam Berjuta sesal terpendam
Jangan salahkan aku Jangan pernah salahkan aku

Coba kini kau dengarkan Sekali saja dengarkan
Apa isi hati ini Semua isi hati ini
Berjuta kenangan kelam Berjuta sesal terpendam
Jangan salahkan aku Jangan salahkanku
Dendam…

Masih kumencari Arti semua ini
Salahkah merasa kubuta oleh dusta
Tiada tiada akhirnya

Ku tau kau tiada rasa bersalah
Semua kau tinggalkan pergi tanpa pesan
Puaskah kau kini Liat kubegini

(Cokelat_Dendam)

sumber: http://herdiwinanda.blogspot.com/

Dendam..

Saya selalu tahu bahwa dendam itu tidak baik. Tapi entah kenapa, sulit sekali bagi saya menghapuskan sifat buruk saya sebagai seorang pendendam. Hmm..  Sebenarnya ya tidak susah juga, kalau trauma kronis tidak menghantui saya.

Sebut saja saya diklakson sesama pengguna motor di jalan yang lurus, nggak peduli itu motornya apa (malah pernah mobil), bakal saya kejar, terus saya klakson balik, terus udah.. Dasar sifat yang buruk, tapi kalau yang barusan mungkin bagian dari kesenangan saja, saya tidak menganggapnya dendam.

Dendam untuk seseorang yang melankolis itu payah, bakal merasuk sampai seluruh jiwa. Dan menghilangkannya setengah mati. Setiap membaca quote, mendengarkan sabda Tuhan, bahwa dendam itu tidak baik, pasti ada niat. Tapi begitu melihat penyebab trauma kronis saya di depan mata, yang ada ibarat memutar knop membesarkan api kompor. Saya cukup mengapresiasi my bro yang punya pendiriannya sendiri dalam hal ini. Lebih baik tidak melihat penyebab trauma jiwa kronis itu daripada hal yang lebih buruk terjadi.

Sebelum terlanjur menganggap saya pendendam, sejatinya tidak. Saya hanya dendam pada SATU penyebab trauma jiwa kronis, hanya satu, tidak yang lain.

Dan kenapa saya mempertahankan dendam itu?

Satu, karena lukanya terlalu dalam dan paparannya menahun. Kronis bener kalau ini.

Dua, dendam itu yang saya gunakan untuk menghidupi diri saya. Kelihatan buruk, tapi sejauh itu membuat saya lebih baik, mungkin masih akan saya pakai. Dengan dasar itu, saya belajar, saya bekerja, saya berjuang, agar suatu waktu saya bisa kembali, menuntaskannya dengan kemenangan. Dan sesudah itu, selesai.

Itu mimpi saya

sesederhana itu…

Sedikit Kisah Tentang Alfa

Saya yakin, buat teman-teman yang tahu benar kisah dan riwayat si Alfa dalam cerita ini, pasti tertawa ngekek. Ini memang bukan kisah sembarangan, dan saya percaya bahwa Tuhan menganugerahkan Alfa kepada saya adalah dalam rangka saya bisa memperoleh hikmat atas cobaan-cobaan yang muncul menyertainya.. hahahaha..

Alkisah, saya diberi karunia sebuah motor murah meriah muntah bernama Alfa, lahir tahun 1989, berwarna merah, dan yang pasti PENYAKITAN. Tapi it’s OK, seperti saya bilang tadi, banyak hikmat yang saya peroleh atasnya. Berikut saya sampaikan beberapa kegilaan si Alfa:

1. Waktu mau penyuluhan AIDS di Prambanan. Saya disuruh berangkat duluan sama teman-teman. Dan di setengah jalan, saya disalip sama teman-teman yang berangkat 30 menit belakangan. Apa pasal? Ketika diagakgeber, pistonnya berbunyi dan berteriak, “Ampun Bang, nggak kuat…krik..krik..krik…” Dan ketika saya jalan pelan, dia mau berdamai. Hmmm..

2. Salah satu fenomena motor rusak adalah nggak mau hidup. Itu biasa. Tapi kalau si Alfa ini, problemnya, mulai dari nggak mau hidup sampai…NGGAK MAU MATI! Suatu kali di parkiran motor kampus, saya bahkan perlu sok-sokan duduk diam di motor yang masih menyala meski kunci kontaknya sudah lepas 5 menit yang lalu, dalam rangka menunggu dia mati. Sementara si Alfa masih terus batuk-batuk ringan. Solusinya ada beberapa, kecilkan putaran gasnya, atau yang paling ekstrim, ambil kain lap, copot businya. Dan hmmm.. solusi ekstrim yang tidak mempertimbangkan OHSAS itu bahkan masih membuatnya tetap menyala. Astaga.

3. Perjalanan awal bulan selalu menyedihkan, saya biasanya pinjam motor teman untuk ini. Ya bukan apa-apa, saya harus mengantarkan uang bulanan ke adik-adik yang kosnya jauh-jauh (jauh dalam definisi si Alfa). Pernah suatu kali, karena kerusakan CDI, perjalanan Paingan-Gowok-Purawisata-Paingan menghabiskan 3 busi @10.000. Ini motor boros amat yak?

4. Si Alfa ini kalau pas mati, nggak mikir-mikir. Pernah pula, pas pulang latihan PSM, jam setengah 10 malam, MACET. Dan itu posisinya di perempatan Condong Catur yang kalau jalan kaki sampai Paingan (apalagi nonton motor), lumayan. Dan terjadilah. Heh.. Tapi uniknya, hari itu saya benar-benar tidak emosi, kalau biasanya, itu motor saya tendang dan pengen tak buang. Tapi kok waktu itu nggak. Ada-ada saja.

5. Selain boros bensin karena dua tak, si Alfa juga boros karena sering pipis sembarangan. Bahkan saya sampai pernah menggunakan tusuk gigi ditutup sama pantat bolpoin pilot untuk menutup saluran itu, supaya dia tidak pipis sembarangan. Tapi tetep aja. Hmm.. Bukan apa-apa, bensin kan bisa meledak, kan mesakke ada ledakan karena pipisnya si Alfa ini.

6. Oh iya, si Alfa punya sedikit kelebihan. Tidak perlu muter gas biar dia jalan. Soalnya kawat gasnya udah gitu deh. Jadi cukup masukkan gigi, dan ia akan berjalan seperti mobil yang dilepas koplingnya. Itu kelebihan atau kekurangan? Hahaha..

7. Yang hobi banget kejadian adalah sekrup footstepnya yang copot. Entah kenapa ya, dari 3 sekrup itu selalu aja ada yang copot, diganti ini, copot yang itu, diganti itu, copot yang anu. Apa saya yang naik motornya kebandelan? Nggak juga deh.

8. Hmmm.. kecepatan maksimal dari si Alfa, adalah…… 40 km/jam. Yah, harus diterima dengan lapang dada kalau ini. Tapi mengenaskan untuk ukuran motor 2 Tak.

9. Lampu? Jangan diharap. Saya mengandalkan intuisi ketika berjalan di kegelapan. Yang penting itu lampu kelihatan sama orang di depan dan belakang aja deh. Biar nggak ditabrak. Hehehe..

Itu baru sembilan, sebenarnya ada lagi, pelek yang mau pecah, dashboard yang lepas sampai bolong, rantai nyangkut, oli mblobor, dll. Saya menulis ini bukan dalam rangka mengeluh juga . Seperti saya sebut tadi, ini sepenuhnya hikmat.

Sampai ketika saya mendapat Bang Revo di 2007, dan harus menjual si Alfa, ada perasaan berat juga. Dia sudah menemani saya tidur segala loh. Soalnya dulu saya tidur bersama bensin pipisnya dia. Astaga. Tapi ya dia memang harus dijual dengan harga yang bahkan bayar SKS 1 semester aja kurang, saking murahnya. Hahahaha.. Dan dari hikmat-hikmat yang diberikan atas nama Alfa, saya bisa menjalani hidup bersama Bang Revo dan sekarang si BG, dengan lebih menyenangkan.

Oya, ini pose saya bersama Alfa, sesaat sebelum dia dijual:

Saat Terakhir

Semua yang datang dan pergi dalam hidup kita, pasti ada hikmatnya. Jangan selalu menganggap itu buruk, bahkan derita pun pasti ada sisi baiknya. Itu refleksi saya  bersama si Alfa. Dimana ya dia sekarang? Hmmm…

Belajar Bahasa Minang (Versi ArieSadhar)

Empat belas tahun tinggal di Bumi Minang, walaupun nggak asli, bolehlah sedikit berbagi pengetahuan. Kan lumayan, kalau anda-anda belanja dimana-mana, percaya deh, hampir dimanapun ada orang Minang. Saya beli baju di Pasar Baru Bandung, saya lewat di Malioboro, bahkan saya makan di sebuah warung di Nias Selatan, ada aja orang Minang. Mungkin kalau saya ikut program ke Mars, disana sudah ada orang Minang datang duluan.

download (5)

Bahasa Minang, pada dasarnya, meng-o-kan kata-kata. Itulah ketololan sepanjang hayat. Termasuk presenter banci yang ngakunya orang Padang, semuanya di-o-kan. Saya yang bukan orang Minang saja malu dengernya. Hedeh.

Ketemu pertama, mari menyapa:
saya = ambo, denai (yg dikasarkan menjadi aden)
kamu = awak, ang (bukan avatar loh ini..)
Dia = inyo
Kakak = uni
Abang = uda
Adik = adiak
Jadi, kalau beli sate Padang, pas pulang, coba bilang, “Berapa, Da?” kalau yang jualan laki-laki.

Menyoal beli sate, kalau kita tanya demikian, bisa jadi dia akan jawab dengan bahasa Minang. Jangan bigung, karena bahasa Minang sangat nikmat kalau dipelajari. Ingat aja lagu DoMiKaDo, ciek duo tigo. Ini kali ya yang bikin bahasa Minang itu seolah-olah semua o. Mulai dari 1 ya, ciek, duo, tigo, ampek, limo, anam, tujuah, (sa)lapan, sambilan, sapuluah, sabaleh, duo baleh, tigo baleh. Hmm.. sejak 12, muncul baleh sebagai belas versi Minang. Hati-hati, jangan salah nyebut sebelas jadi ciek baleh, soalnya nanti bikin malu. Begitu sampai 20, jadi puluah, duo puluah, tigo puluah, ampek puluah. Dan, as well as ASEM or BAJIGUR  word in Java, be careful to use AMPEK in Minang. Konotasinya jadi agak negatif.

Oya, satu lagi yang saya ingat banget, soalnya pernah malu sama Alm. Uda Haris. Kelapa di Minang adalah Karambia, jangan bilang KALAPO.

images (13)

Kata-kata standar, ada bara (berapa), a (apa), ko (ini), jo (dengan), indak (tidak), ka (ke). Biar agak asik kedengarannya, banyak digunakan penikmat berupa a dan do. Semisal: iko a (ini), atau indak do (tidak). Kata-kata lain pai (pergi), lalok (tidur), imbau (panggil), jago (bangun), baraja (belajar), tokok (pukul), siko (sini), ketek (kecil), bulek (bulat), berang (marah), kaja (kejar), kajai (karet), gundar (sikat), gadang (gede), saketek (sedikit).

Penggunaan bahasa ini berguna waktu saya nawar jaket di Pasar Baru Bandung, berguna waktu meninggalkan counter di emperan Malioboro karena jadi tahu kalau si penjual mau mark up sekayangnya, dan sangat bermanfaat waktu saya membayar makanan di Nias Selatan. Coba deh, sekali-kali teman-teman terapkan di rumah makan padang, untuk memastikan keaslian rumah makan tersebut. Dan sekali lagi, ini versi saya lho ya, banyak ketidaksempurnaannya.

Squidward Q. Tentacles

Squidward menurut Wikipedia:

Unlike most characters in the series, Squidward is generally consideredgrumpy, tactless, sarcastic, and narcissistic. He dislikes many things, including his consistently annoying neighbors Spongebob and Patrick and his job at the Krusty Krab, and is constantly aloof towards the citizens of Bikini Bottom. However, Squidward enjoys abstract art, playing his clarinet (usually quite poorly), modern dance, relaxing, public radio, television programs, and just about anything else that he considers “fancy”. He doesn’t like anyone, except his mom. In Truth or Square, it was revealed that Squidward was a happy and laid back person with a secret garden, but it changes when a pineapple falls over him and his garden, and SpongeBob bought the “house”. The years of irritation with SpongeBob have turned Squidward in the sarcastic and grumpy character that he is now.

Squidward was introduced in the series premiere of the show, as the cashier of the Krusty Krab restaurant. He has held this position for the entire series, and serves as the co-worker of SpongeBob, who is the establishment’s fry cook. His home is a stone tiki head designed to look like the Moai found on Easter Island. The “eyes” of the tiki head consist of the house’s only windows on the second floor.A running gag is that his house gets destroyed in nearly every episode that it has appeared in. He has sought more prestigious and lucrative careers in the arts but has largely failed, as his archrival, a similarly designed but much more successful octopus named “Squilliam Fancyson,” regularly notes whenever he appears.

Saya nggak perlu menjelaskan panjang lebar, tapi setelah mendapat sebuah SMS dari teman soal mimpinya dan menonton sekilas Spongebob, serta membandingkan dengan buku Your Job Is Not Your Career (Rene S.), kok karakternya pas banget di Squidward?

Coba lihat baris pertama sampul belakang buku Pak Rene, “Jika pergi bekerja membuat Anda ingin terjun ke dalam sumur, maka Anda tidak sendiri“. Si Squidward? Jelas banget. Berulang kali, di berulang episode (kan episodenya diulang-ulang hehehe..) ia menyatakan tidak suka pekerjaannya dan akan keluar setelah menjadi seniman sukses.

Faktanya? Ia tetap kasir di Krusty Krab. Squidward tetap kalah dari Squilliam III Fancyson, kecuali dalam hal Rumah Indah yang kejadiannya karena rumahnya hancur, sehingga malah dianggap klasik. Itu saja.

Hmmm.. Squidward sangat interest di seni, dan ia menanti, sampai ada kesempatan menjadi pekerja seni-entah sampai kapan-sambil tetap bekerja di Krusty Krab.

Well, ada berapa banyak Squidward di dunia kerja saat ini? Seperti kata seseorang kepada saya suatu kali, “persoalannya cuma satu, saya masih butuh uang untuk bisa tetap hidup”.

Ya Tuhan

Jalan yang sunyi, melintasi perbatasan dingin yang lain
Bermil-mil jauhnya dari seseorang yang aku cinta, tujuan yang sulit ditemui
Saat aku mengulang semua kata yang kau ucapkan padaku
Itu tidak membantu, tapi ku berharap ada disana, kembali dengan yang kucinta

Ya Tuhan, hanya satu yang kupinta untukmu
Lindungilah dia, saat aku tidak ada, saat aku terlalu jauh
Kami semua butuh sosok yang benar menurutmu
Tapi aku meninggalkannya saat aku menemukannya dan kini kuberharap aku disana
Karena aku sendiri dan aku lelah, aku merindukanmu lagi, sekali lagi

Tidak ada apapun untukku di jalan ini
Tidak ada seseorang saat seluruh kota tertidur dan toko-toko tutup
Tidak membantu memang, tapi yang ada di pikiranku adalah bersamamu
Foto dan sejumlah kenangan akan membantuku

Beberapa pencarian tidak menemukan jalan
Sebelum jauh ia sia-sia
Aku menemukanmu, sesuatu memintaku untuk tinggal
Aku berjalan pada caraku
Dan bagaimana kini aku merindukan seseorang untuk kupeluk, yang mulai menghilang

Ya Tuhan, hanya satu yang kupinta untukmu
Lindungilah dia, saat aku tidak ada, saat aku terlalu jauh
Kami semua butuh sosok yang benar menurutmu
Tapi aku meninggalkannya saat aku menemukannya dan kini kuberharap aku disana
Karena aku sendiri dan aku lelah, aku merindukanmu lagi, sekali lagi

 

* * *

Tebak lagu meneh?  hehehehe.. Goro2 kang alibaba.com pas karaokean perpisahanku nyanyi iki, dadi kelingan terus.. hehehe…

Development

Yesterday, I wrote here that my blog is not about my job. Hmm.. But after I read my office-mate blog, I think I need to share to you about my job dynamics. Well, I just leave my former job for two months. And here, at my new office, I’ve dealt with the development, more than before. In other part of this blog, I also wrote about my desire about development. This is a challenge, absolutely.

So, what is the definition of development? I try to find it here, and I found 14 definitions.

Development: act of improving by expanding or enlarging or refining
Development: a process in which something passes by degrees to a different stage (especially a more advanced or mature stage)
Development: (biology) the process of an individual organism growing organically, a purely biological unfolding of events involved in an organism changing gradually from a simple to a more complex level.
Development: a recent event that has some relevance for the present situation.
Development: the act of making some area of land or water more profitable or productive or useful.
Development: a district that has been developed to serve some purpose.
Development: a state in which things are improving; the result of developing (as in the early part of a game of chess).
Development: processing a photosensitive material in order to make animage visible.
Development: (music) the section of a composition or movement (especially in sonata form) where the major musical themes are developed and elaborated.
Development: the act of developing or disclosing that which is unknown; a gradual unfolding process by which anything is developed, as a plan or method, or an image upon a photographic plate; gradual advancement or growth through a series of progressive changes, also, the result of developing, or a developed state.
Development: the series of changes which animal and vegetable organism undergo in their passage from the embryonic state to maturity, from a lower to a higher state or organization.
Development: the act of process of changing or expanding an expression into another of equivalent value or meaning.
Development: the equivalent expression into which another has been developed.
Development: the elaboration of a theme or subject; the unfolding of a musical idea; the evolution of a whole piece or movement from a leading theme or motive.

Wew, so tired to wrote 14 definition here 🙂

At my former job, actually, I did a development. I came when new system was developed and I became a lucky boy, who put himself to system development. Yes I am lucky. It was an expensive system that—might be—I can’t find at other company. But, new system similar with new problem. Try to believe that. Don’t forget my first hospitalization, it also about this system.. hehehe…

Day by day, Month by month, I try to adopt with the system, and I think I found myself at a good comprehension of this system.

Is it true? Not really. Hehehe.. Why? Because, here, at my new job. I found myself confused. Yes, I’m not possess all part of this system. I only know about big process, and forget small process. I can’t finished my big problem when I can’t solve my small problem. Hohoho..

Another part of development, I also involved in whole system development. Actually, it’s more difficult than computer system development. Business Process, Process Box, Process Flow, etc. It’s look easy when I read the finished document, but I forget to imagine how to make it. And here I am now.

I know, it’s a challenge. I need to face it because I know that there are many benefit for myself. Try to fulfill yourself with anything (good context, off course..), you will get a headache, but you will grow bigger and bigger. Agree?

Oscar Oasis

Sesuai request salah satu pembaca, maka terpaksa saya membahas soal Oscar’s Oasis. Hahaha.. Sebenarnya belum terlalu suka dengan serial ini, mungkin karena waktunya Shaun kurang banyak, eh sudah nongol si Oscar. Tapi nggak apa-apa deh, melengkapi serial informasi yang lain.

Coba perhatikan si Oscar kadal ini, mirip dengan sosok kadal hijau di Bernard Bear nggak? Sebenarnya ya nggak. Yang di Bernard itu hijau, ini coklat. Tapi mungkin bisa jadi pengantar pengenal buat kartun yang baru. Oscar adalah seekor kadal di gurun pasir.

Sejatinya ia tidak bermusuhan, tapi selalu ada problem kepentingan dengan Buck, Harchi, dan Popy. Untuk nama tokoh nggak usah saya perkenalkan, karena selalu diperkenalkan di setiap serial Oscar. Oiya, Oscar juga nggak berjodoh dengan ayam. Hahaha.. Jadi problemnya sebenarnya, Popy Cs mau nangkap ayam, tapi Oscar adalah buruannya Ayam. Jadi itulah yang disebut problem kepentingan. Hehehe..

Kalau dilihat-lihat sebenarnya, kadang, si Oscar sendiri yang cari masalah. Pas lapar, ngambil makanan Popy misalnya. Tapi karena kecil, mungkin dianggaplah ia sebagai karakter yang perlu dikasihani. Simple sekali Oscar ini, secara umum dia cuma mencari air minum, tempat berteduh, dan makanan. Seolah mudah kalau di tempatnya Shaun, tapi kalau di gurun?

Di Eropa, Oscar dikenal sebagai Oscar & Co. Oscar adalah urun rembug dari Tae Sik Shin, Arthur Qwak, Frederic Martin, Joeri Christiaen, Stephane Mit, Fabrice Fouquet, Geoffroy de Crecy, Yoshimichi Tamura, Marco Allard, Lionel Allaix, Olivier Derynck, dan Dominique Debar (mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan nama dan gelar). Tahun 2008 Oscar’s Oasis dibuat 7 episode @ 90 detik. Jadi singkat sekali, mirip Oo Glies. Nah, baru tahun kemarin muncul episode 7 menitan, ada 78 stok untuk diulang-ulang.

Yah, segitu doang yang saya tahu tentang Oscar. Dinikmati saja. Hehehe..

My Officemate

Well, senangnya ganti kartu modem. Setidaknya saya nggak harus terlalu emosi setiap malam ketika menyalakan modem. Pakai kartu yang ini bahkan nggak pernah dapat GPRS, at least WCDMA dan banyakan HSDPA. Wew.. Terdengar nikmat.. haha..

Tapi konsekuensinya jelas, kartu yang ini memang mahal. Untuk perdana kemarin, 75rb, saya dapat kuota 307 MB per bulan. Kalau pakai kelakuan saya dengan modem yang pertama kali saya punya, segitu more than enough. Juga dengan yang barusan suka bikin emosi ini. Bahkan dari 500 MB, saya cuma habiskan 220 MB saking emosinya. Sedangkan yang ini, baru 6 hari sudah habis 180 MB. Siap-siap budget tambahan. Kapan cashflow saya kembali kalau begini? T_T

Betewe, hasil penelusuran saya di dunia maya dengan modem yang joss gandos tadi, ternyata banyak teman di kantor baru ini yang eksis di blog. Hmmm.. Baru tau.. Tak pikir cuma 1-2 doang, ternyata ya lumayan banyak.. Jangan-jangan mereka juga baca blog ini.. Hahaha.. Untunglah pengalaman telah memberitahu saya untuk tidak menulis banyak-banyak soal kerjaan kantor di dunia maya.. Lagian buat apa? No added value juga. Lihat kan isi blog ini? Malah ada Shaun The Sheep segala. Hahahaha..

Oke, boleh dicek link berikut, satu persatu, semoga nggak ada yang ketinggalan:

Nova, neo-butterfly, ..just wanna fly like a butterfly..
Oliv, D.I.A.M.O.N.D
Dwi, S U N S H I N E, Shine and brighter world’s days, also need time to hide ^.^
Fani, fanzbul
Agung Heru, Kin_Aruno’s Weblog, Just wanna write
Mel-Rina-sama 1 lagi.. hehe.., 3cantiquez’s Poenya Ceritaz, Food, love, beauty, work, fun, shopping…everything bout our gorgeous life
Flo, My World, …All about Kem-phlo…
Irfan, earfun”.s Blog, belajar, berkarya, beramal, bermanfaat…
Agung Pras, Lorentz-blog

Mari Semangat!!!!!