Melintas Masa di Matraman

Jakarta alias Batavia adalah sentral perkembangan Gereja pada zaman dahulu kala. Selain Katedral, generasi awal Gereja Katolik di Jakarta ada di tempat #KelilingKAJ yang saya bahas kali ini. Yup, kali ini kaki saya melangkah ke tempat yang nggak jauh-jauh benar dari kos yakni Gereja Santo Yoseph Matraman. Gereja ini, menurut saya, punya nilai spesial. Selain tergolong dalam generasi awal perkembangan Agama Katolik di Jakarta, juga termasuk dalam sebuah peristiwa titik balik. Jika belum pada lupa, Gereja Santo Yoseph Matraman merupakan salah satu sasaran bom malam natal tahun 2000, dan membawa korban jiwa.

Matraman3

Gereja Santo Yoseph berlokasi di Jalan Matraman Raya nomor 127 Jakarta Timur. Letaknya sebenarnya terbilang dekat dengan Gereja lainnya. Untuk ke Gereja Kramat, tinggal lurus–atau naik TransJakarta via Slamet Riyadi – Tegalan – Matraman- Salemba Carolus – Salemba UI – Kramat Sentiong – Pal Putih–turun dah. Kalau mau diterusin lagi, juga sampai ke Bidara Cina.

Aksesnya juga mudah, semudah ke Wisma Kemhan. Selain halte Slamet Riyadi, Gereja ini tidak jauh dari Stasiun Pondok Jati. Pun bisa dijangkau dengan angkot biru M.01. Benar-benar sangat dimudahkan. Plus bukan titik macet karena lumayan jauh dari perempatan Matraman yang durasi lampu merah (plus macetnya) setara durasi menanak nasi lalu kemudian menggorengnya.


Selengkapnya!