32 Fakta Tentang Ada Apa Dengan Cinta LINE

Lagi marak iklan yang pasti mahal dari LINE bertajuk Ada Apa Dengan Cinta yang disambungkan dengan kejadian 12 tahun yang lalu. Boleh cek YouTube-nya nih:

 Keren sekali konsepnya, dengan menyasar manusia-manusia yang 12 tahun lalu masih kinyis-kinyis dan belum alay. Nah, sesudah saya lihat-lihat ada beberapa fakta unik terkait iklan video dari LINE ini. Berikut faktanya:

1. Rangga masih suka berpuisi.

2. Puisi Rangga yang membuka video bunyinya begini:
Adalah cinta yang mengubah jalannya waktu
    Karena cinta, waktu terbagi dua
    Denganmu dan rindu untuk kembali ke masa

3. Rangga minum minuman keras barenga kawan-kawannya

4. Canon adalah merk kameranya Rangga

5. Bosnya Rangga–atau tukang ngatur perjalanan dinasnya kali ya–namanya Emily

6. Rangga punya kipas angin di rumahnya di New York

7. Rangga bisa buka LINE padahal nggak ada paket data dan WIFI

8. Di HP Rangga cuma ada indikator sinyal sama baterai

9. Ada teman SMA Rangga yang namanya Khairul

10. Komputernya Cinta Apple cuy!

11. Cinta mungkin kurang gaul karena hanya kenal 1 orang yang namanya Rangga

12. Ladya Cheryl, si Alya, tetap jadi yang paling manis!

13. Dan tetap jadi yang satu-satunya ada di kala galau

14. Cinta adalah cewek pada umumnya, yang sudah baca pesan tapi lama beudh balasnya

15. Rangga adalah tipe cowok yang nggak suka meneror perempuan, sungguh kawinable

16. Kemungkinan besar sekali, Rangga nggak mendarat di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta

17. Rangga, Cinta, dan Pak Jokowi sama-sama pakai baju putih

18. “Semua orang bisa mulai dari awal,” kata Alya. Uwuwuwuw~~~

19. Terjadi hujan di Jakarta pada tanggal 18 malam

20. Rangga dan Cinta masih sama-sama punya buku AKU, bukan OOM ALFA

21. Rangga akan duduk di seat nomor 10B

22. Boarding Pass Rangga nggak ada merk pesawatnya

23. Kemungkinan besar Rangga tidak terbang melalui terminal 2 Bandara Soekarno Hatta

24. Soalnya nggak ada orang boboan manis yang makan 3-4 kursi panjang di sebelah-sebelah Rangga

25. Rangga sudah boarding, tapi duduknya bukan di ruang tunggu pintu tertentu

26. Soalnya Cinta masih bisa masuk, tuh!

27. Terus bagasinya Rangga juga masih dibawa.

28. Bagasi belum masuk kok sudah punya boarding pass, sih, Ga?

29. Perhatikan pesawat di adegan Rangga ketemu Cinta, jalannya sepelan langkah kaki

30. Rangga nggak menjawab pertanyaan Cinta soal purnama

31. Puisi di akhir cerita berbunyi begini:
Detik tidak pernah melangkah mundur
      tapi kertas putih itu selalu ada
      Waktu tidak pernah berjalan mundur
      dan hari tidak pernah terulang
      Tetapi imaji selalu menawarkan cerita yang baru
      untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab.

32. Pasangan LDR beda benua itu memang enaknya pakai Free Call Line!

LOVE, LIVE, LINE.

Salah Kaprah Tentang PNS

Seperti biasa, begitu ada Presiden baru dan kabinet baru, yang pertama kali disasar adalah PNS. Entah mengapa selalu jadi demikian. Bahwasanya PNS yang main judi di kantor memang masih ada, bahwasanya PNS yang jomlo juga masih banyak, tapi tentu kita tidak bisa menutup mata pada PNS-PNS yang baik hati dan tidak sombong serta rela lembur tanpa dibayar. Bagi saya, menjadi PNS yang lurus dan tidak merepotkan negara itu sudah jauh lebih mulia daripada ngomyang melulu tentang negara di Twitter tapi kemudian diajak masuk ke dalam lingkup birokrasi nggak mau, dengan alasan nanti terkontaminasi. Ini lebih ke arah lucu bin ironis. Kita mengeluh bahwa para pelaku birokrasi alias PNS itu bobrok, tapi kemudian kita merelakan jalannya negara ini pada mereka yang sudah kita anggap bobrok itu. Aneh kan ya?

pns-eselon-jabatan130516b

Satu hal yang pasti, PNS dimanapun berada adalah penggerak dan pekerja. Menteri secakap apapun, kalau PNS-nya loyo, kerja mereka nggak akan paripurna. Saya kemaren menghadiri sebuah seminar yang pembicaranya adalah PNS eselon I-nya Bu Susi. Dan pembicara itu memberikan apresiasi awal kepada Bu Susi, alih-alih resisten. Yang begini tentu saja bagus. Lalu kemudian ada pembicara lain–di seminar yang lain–yang bilang, “mana kita dapatnya menteri partai pula!”. Hal sejenis ini boleh jadi preseden buruk bahwa ada perbedaan perspektif yang menjadi bahaya laten. Latentofive. *nyanyik i will fly into your armmm….*

Nah, supaya agar lurus, mari kita sibak beberapa salah kaprah yang beredar di muka umum tentang PNS sejak kabinet baru ini dilantik.

Selanjutnya, Mbohae!