2 Hari Yang Aneh: Jadi Juri Lomba Twitpic

Hidup itu kadang aneh-aneh saja. Jadi ceritanya saya yang menahbiskan diri sebagai apoteker, blogger, dan penulis ini kejatahan menjadi juri lomba twitpic selama 2 hari, berturut-turut pula. Padahal kemampuan saya dalam fotografi juga nggak bagus-bagus bener, karena saya sendiri baru sekali jadi fotografer beneran, pas Kelas Inspirasi Bekasi.

Kalau lomba twitpic yang pertama sih memang kudu saya, karena merupakan konteks twitpic-nya Oom Alfa. Masak si Oom Alfa yang disuruh menilai? Apa ceritanya nanti seonggok sepeda motor dari abad pertengahan harus ngetwit memberi tahu soal pemenang lomba twitpic? Ya sudah, saya saja.

Nah, berdasarkan pengalaman bahwa saya sudah pernah jadi juara lomba twitpic ini, besoknya saya kejatahan lagi ngejuri lomba twitpic. Ya memang diantara para panitia mungkin cuma saya yang pernah ngejuri lomba twitpic, walaupun itu baru 12 jam sebelumnya. Ya sudah, mari kita lakoni. Toh lomba ini hanya untuk senang-senang saja kok.

Nyantai.

Nah, twitpic yang pertama dengan hashtag #OomAlfa ini tugasnya adalah mengumpulkan twitpic bersama kendaraan. Pengennya kan kendaraan kesayangan gitu. Jadi, mohon maaf banget yang ramean dan/atau pakai kapal, dengan terpaksa dihilangkan, karena unsur ke-oomalfa-an yang kurang. Padahal yang fotonya bagus.

Ada juga yang cantik, tapi sayang hadiahnya lima, bukan enam. Padahal saya pengen banget milih yang cantik ini, tapi apa daya, ketentuan memaksa saya harus memilih yang lain. Kalau nanti bergeser jadi lomba twitpic cantik, mungkin bisa dipertimbangkan.

Nah, jadi kemudian saya memilih lima pemenang.

Pertama… *genjreng-genjreng*

@vhierghoe

@vhierghoe

Katanya sih namanya Si Jagur. Ya, Oom Alfa harus menghormati sepeda motor yang lebih pra-sejarah daripada dia, jadinya deh milih Si Jagur. Ya walaupun kalau di jalan pasti ketangkap itu, soalnya nggak ada plat nomor. Atau mungkin saking tuanya, sekarang si Jagur hanya bisa jalan di jalanan marmer sehingga bisa dikendarai sambil nyeker? Mungkinkah sekarang si Jagur sekarang menjadi alat transportasi dari ruang tamu ke kamar? Apakah? Apakah? Apakah? *ala Silet*

Pemenang berikutnya dipilih berdasarkan ketebalan debu yang melekat di kendaraannya.

@adhepanjii

@adhepanjii

Lihatlah. Mungkin si @adhepanjii ini habis melakoni perjalanan dari kenangan terindah, sehingga butuh waktu yang lama dan keteguhan hati untuk menjalaninya. Saking jauhnya, celananya sampai menjelang sobek dan ketebalan debu di sepeda motornya kira-kira setinggi paha orang dewasa. Tapi please, walaupun dia menang, jangan tiru posenya itu. Sampai kapan pose menunjukkan angka dua itu akan tetap tren? Please, masih banyak angka-angka lainnya, misalnya 123.

Terus, pemenang ketiga dipilih berdasarkan effortnya meletakkan handphone di lantai hanya untuk mengambil foto ini. Sekaligus sih karena merk sepeda motornya sama dengan saudaranya Oom Alfa, si BG.

@ayashamalia

@ayashamalia

Okelah. Dari sisi fotografi apapun, pencahayaan foto ini sungguh nggak oke. Seolah-olah si AYKY ini muncul dari surga dengan cahaya terang di sisi kanannya. Tapi ya sudahlah ya. Saya kan sudah bilang bahwa effort meletakkan handphone di lantai buat mengambil foto ini yang bikin saya kasihan. Kalau tahu-tahu digondol kucing kan repot.

Lalu pemenang selanjutnya ternyata juga pernah menang di lombanya Kevin. Baru tahu kemarin juga waktu Kevin nge-mention. Tampaknya yang menang ini memang spesialis kuis twitpic.

@emilia_dy

@emilia_dy

Dia sih ngirim 3 foto, dengan atraksi yang nggak kalah ajaib. Tapi saya pilih yang di atas ini karena bisa digunakan sebagai edukasi. Coba lihat sampai helm kebalikpun dibuat di posisi gambar yang salah itu, tapi mungkin bakal lebih salah kalau yang di depan posisinya kayang saja. Ehm.

Dan terakhir… Secara per-twitteran mungkin kurang asyik milih dia, soalnya follower-nya sedikit banget, cuma 22. Jadi yang mengerti bahwa pemenang ini nggak punya pacar yang cuma 22. Kenapa saya bilang kalau dia nggak punya pacar? Ya tentu saja karena dia tidak mencium pacarnya, tapi malah…

…motornya.

@cumee22

@cumee22

Itu dia pakai sarung juga, untuk foto yang satunya dengan judul “terbang bersama motor”. Aduh-aduh, gimana mau dapat pacar dek kalau kelakuannya situ melambangkan ketidakjelasan masa depan kayak gitu?

Pemenang ini diumumkan Kamis malam, pas saya pulang malam gara-gara persiapan acara ulang tahun kantor. Nah, lomba twitpic yang kedua yang saya jurii (diksi macam apa ini???) ya dalam rangka ultah kantor. Sebagai makhluk yang termasuk pra-sejarah di kantor ini, saya tentu dituakan, ya semata-mata karena saya sudah sekian lama ada disini.

Nah, nah, nah… Saya kemudian harus memilih tiga pemenang, dan yang berhasil adalah…

PicMonkey Collage

Yang kiri sudah jelas menang lah ya. Bisa foto dengan semuanya nggak napak tanah itu sudah keren sekali. Yang tengah? Ah, sejujurnya masih banyak foto lain yang lebih menarik, tapi masalahnya, hanya dia yang mengirim foto dari bagiannya, sementara pemenang di lomba ini per bagian, jadi otomatis dia yang menang. Sementara yang terakhir, semata-mata dipilih karena keromantisan…

…antara dua lelaki.

YEAH!

Okeh. Begitu saja liputan soal dua lomba twitpic yang saya urusi. Khusus yang kedua, saya sambil nyembah-nyembah modem gegara waktu menjuri yang singkat karena hanya 10 menit, dan tahu-tahu koneksinya lari entah kemana, mungkin di jalan dia ketemu mantannya lagi jalan sama pasangan sambil bawa 3 anak.

😀

Advertisements

Tinggalkan komentar supaya blog ini tambah kece!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s