Mencoba Memahami Tantrum Si Bayi

Ada hal baru yang dilakoni Isto–anak saya–beberapa pekan terakhir. Biasanya jika menunjuk sesuatu yang tidak dituruti (yakali dia nunjuk Camry lalu saya turutin beli!), dia hanya menangis biasa. Sekarang, Isto akan menurunkan tubuhnya ke lantai, lalu ngesotlah, guling-gulinglah, dll. Tidak lama, sih. Tapi kemarin kejadiannya di Senayan City. Jadi bikin agak seru.

Yup, itulah tantrum.

Tantrum seperti yang dilakukan Isto, dilakukan oleh oleh Rafathar, El Barack, maupun oleh Gempita serta sebentar lagi akan dilakukan oleh Raphael Moeis. Al, El, dan Dul pada zamannya juga pernah tantrum. Jadi, selow saja, setiap anak-anak usia prasekolah punya masalah umum bernama tantrum. Pada kisaran usia 1-4 tahun ini, anak belum cukup bisa mengekspresikan keinginannya. Walhasil, manifestasinya adalah dengan meronta, makan teman, berteriak, menangis, tidur di sidang DPR, menjerit, ngeshare hoax, atau menghentakkan kedua kaki dan tangan ke lantai. Continue reading

Advertisements