Tentang Humor Jomblo

Seharusnya judul tulisan ini adalah ‘Tentang Humor Jomlo’, karena memang yang benar begitu. Tapi entah kenapa saya masih lebih enjoy menggunakan huruf B itu sebagai bagian dari kata-kata mutiara duniawi: JOMBLO. Dan kenapa harus soal ini? Tentu saja karena beberapa karya saya sangat berkorelasi dengan status manusia yang tidak manusiawi ini. Sebut saja cerpen saya ‘Jangan Main Api’ di buku ‘Kebelet Kawin, Mak!’ itu berkisah tentang Lodi, si jomblo galau. Geser ke ‘Radio Galau FM Fans Stories’, ada Ranu yang juga jomblo. Kalau di ‘Curhat LDR’ saya tulis ketika jomblo, sebagai evaluasi atas LDR yang gagal dan sudah menghabiskan ongkos belasan juta. Dan di buku ‘Galau: Unrequited Love’, saya menulis soal keberadaan comblang yang diperlukan oleh para jomblo.

Selengkapnya!

Advertisements