Berhari Raya di Kedoya

Salah satu hari raya umat Katolik (dan Kristen pada umumnya) yang menjadi tanggal merah adalah Wafat Isa Almasih. Penting untuk menjadi tanggal merah karena peringatan wafat itu biasa dihelat siang-siang. Dulunya begitu. Perkembangan umat yang gila-gilaan kadang membuat peringatan itu nggak bisa sekali karena menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat. Yang terutama tentu saja kemacetan. Nah, karena itulah di Pekan Suci 2015 ini saya memutuskan untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi supaya tidak bikin rempong panitia, plus memilih jam-jam ke Gereja yang enak untuk naik kendaraan umum. Sesudah memilih dan memilah saya akhirnya menetapkan Gereja Santo Andreas Kedoya sebagai tujuan #KelilingKAJ edisi spesial hari raya alias pekan suci.

Namun apa daya, sudah berangkat jam 9.30 dari kosan, ternyata kendalanya banyak. Utamanya adalah jarangnya bus TransJakarta untuk arah Lebak Bulus. Walhasil, saya memang lantas sampai di Gereja yang terletak di dalam kompleks Green Garden itu, tapi mengikuti peringatan tidak dari dalam Gereja, namun untungnya tidak keringetan juga. Buat para komunitas telat-datang-padahal-sudah-1-jam-sebelum-mulai ala Pekan Suci pasti paham bahwa telat datang itu sama dengan kipas-kipas. Bagaimana ceritanya kok bisa begitu?

Ah, nanti juga tahu.

Selengkapnya Tentang Kedoya!

Advertisements