Cara Cepat Mengumpulkan Modal Investasi yang Bisa Kamu Coba Agar Bisa Cepat Mulai Menyimpan Dana

Cukup sering pastinya Kita mendengar orang-orang berkata bahwa mereka ingin berinvestasi, namun tidak punya modal. Sebenarnya hal ini merupakan hambatan secara psikologis, terutama bagi mereka yang belum pernah atau baru saja memutuskan untuk terjun ke dunia investasi terutama investasi online.

Padahal, orang sering kali menunda keputusannya untuk berinvestasi bukan karena hanya tentang modal investasi yang tidak ada, melainkan juga ketidaksiapan dana tersebut untuk dialokasikan. Meskipun modal investasi mungkin saat itu memang tidak ada karena masih ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi, di artikel ini, Kamu bisa mengetahui beberapa tips-tips investasi untuk mengumpulkan modal agar tujuan keuangan Anda bisa tercapai.

Sisihkan dan Manfaatkan Sisa Pendapatan

Cara pertama untuk mengumpulkan modal investasi adalah dengan memanfaatkan pendapatan yang Kamu punya dan sebelumnya sudah disisihkan. Biasanya, setelah menerima gaji atau pendapatan bulanan, hal apa yang pertama kali sekali harus Kamu penuhi? Urai dan penuhilah semua kebutuhan yang harus Kamu penuhi setiap bulannya dan selalulah sisihkan minimal 10% dari pendapatan yang Kamu dapatkan untuk diinvestasikan.

numbers money calculating calculation

Photo by Breakingpic on Pexels.com

Atau dengan cara lain, Kamu juga bisa menyisihkan terlebih dahulu 10% dari total pendapatan kemudian sisanya barulah Kamu gunakan untuk memenuhi segala kebutuhan. Bila memang keadaan ekonominya memungkinkan, tambahkan persentase pendapatan yang didapatkan untuk diinvestasikan sebesar 10% tersebut menjadi 20%, 30% dan sebagainya untuk diinvestasikan.

Ketika Kamu sudah mulai terbiasa untuk menyisihkan pendapatan Anda sebagai modal awal untuk investasi, Kamu pun bisa mulai untuk berinvestasi setiap bulan dan pada akhirnya bisa mencapai tujuan finansial yang telah Kamu buat.

Freelance atau Part Time

Pada zaman sekarang, buka hal awam lagi jika tuntutan untuk pekerja profesional di berbagai bidang sangat tinggi, terutama karena adanya peningkatan jumlah startup atau bisnis baru yang membutuhkan tenaga profesional dengan cara outsource. Apabila Kamu memiliki keahlian di bidang yang spesifik, misalnya desain grafis, manfaatkan keahlian Kamu untuk di jual bagi klien yang membutuhkan. Dari setiap proyek yang Kamu sepakati dan selesaikan bersama klien tersebut, biasanya akan diberikan fee yang ditawarkan sangat lumayan. Biasanya besaran fee tergantung pada keahlian yang Kamu punya dan kesepakatanmu dengan klien. Klien biasanya memilii budget tertentu bagi pekerjanya, Kamu bisa langsung menyetujui atau bernego dengan klien.

two person in formal attire doing shakehands

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

Dari pendapatan tersebut, Kamu bisa menyisihkan sedikit atau jika bisa sebagian pendapatan itu sebagai modal investasi hingga tabungan atau bahkan bisa juga untuk memenuhi segala kebutuhanmu yang sebelumnya belum sempat terpenuhi.

Mulai Bisnis Sampingan

Mulailah bisnis sampingan atau menekuni bisnis yang sudah ada. Pada prosesnya, Kamu akan terus membutuhkan modal bisnis. Tapi, apabila bisnis yang Kamu miliki tersebut sudah berjalan dan secara konsisten mampu memberikankan pendapatan dengan nilai yang baik, Kamu bisa mulai untuk menyisihkan pendapatan tersebut untuk diinvestasikan. Sisihkan pula sedikit dari pendapatan tersebut sebagai modal usaha demi terus mengembangkan bisnismu.

Jual Barang yang Tak Terpakai

Serupa dengan mengumpulkan modal bisnis, apapun yang mungkin bisa dikonversi menjadi uang, kebanyakan orang akan lebih memilih untuk menjual barang yang sudah tidak terpakai agar bisa dikonversi dan digunakan sebagai modal bisnis. Sama dengan mengumpulkan modal investasi, Kamu juga bisa menjual barangmu yang sudah tidak terpakai kepada mereka yang berminat. Hasil penjualan itulah kemudian tentu saja bisa digunakan sebagai modal investasi.

Sewakan Ruangan di Rumahmu yang Memang Kosong

apartment chair clean contemporary

Photo by Pixabay on Pexels.com

Jika Kamu memiliki sebuah rumah kosong, dari pada dibiarkan saja berdebu atau hanya dijadikan sebagai gudang, lebih baik ruangan kosong yang ada di rumah Kamu disewakan. Kamu bisa menjadikannya ruangan sewa untuk kamar menginap atau coworking space. Cara memasarkannya hanya dengan mempromosikannya lewat berbagai marketplace penyewaan kamar di internet. Dengan menyewakan ruangan kosong di rumahmu, bisa memberikan Kamu passive income, selain itu bisa pula menjadi metode untuk mengumpulkan modal investasi.

Teruslah Berhemat

Hitunglah berapa besar uang yang bisa Kamu hemat dalam waktu seminggu. Apa yang bisa Kamu hemat adalah pengeluaran demi pengeluaran yang mungkin tidak perlu Kamu keluarkan secara rutin, seperti nongkrong di kafe, nonton bioskop, makan di restoran yang mahal, dan sebagainya.

Coba Kamu hitung berapa rata-rata pengeluaran yang Kamu butuhkan setiap minggunya dan catat untuk keperluan apa saja pengeluaran tersebut dilakukan. Lalu Kamu bisa mengevaluasi catatan tersebut, kemudian mulailah berhemat dengan mengurangi pengeluaran untuk keperluan-keperluan yang tidak perlu Kamu keluarkan rutin.

Kemudian, manfaatkan hasil penghematan Kamu tersebut sebagai modal investasi. Itulah cara efektif untuk mengumpulkan modal investasi yang bisa Kamu terapkan di keseharianmu setiap minggunya.

Demikian informasi mengenai pengumpulan modal guna investasi, semoga bermanfaat.

Advertisements

Tinggalkan komentar supaya blog ini tambah kece!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.