Reportase Ngawur: Bakti Sosial Pasca Banjir 2 Maret 2014

Jika dalam lagu ‘Pada Hari Minggu’ orang-orang pergi ke kota sambil duduk di muka Pak Kusir yang mengendali kuda supaya baik jalannya, maka lain halnya dengan Tim Pelayanan PITC pada hari Minggu, 2 Maret yang lalu. Dengan menggunakan mobil dan bukan delman, sejumlah orang yang dipilih untuk melayani ini justru pergi ke Perumahan Villa Mutiara Jaya di Desa Wanajaya, Cibitung. Tentu saja orang-orang ini tidak hendak tamasya, karena kalau tamasya mereka pasti pergi ke Ancol, yah, atau setidak-tidaknya Taman Seribu Janji.

IMG-20140302-WA0007

Tim Pelayanan PITC berada di Perumahan Villa Mutiara Cibitung dalam rangka melaksanakan bakti sosial berupa pengobatan gratis. Makanya mereka tidak membawa buah-buahan dan bekal tamasya, tapi bawa segambreng obat-obatan. Kegiatan ini hampir serupa dengan yang sudah dilakukan dua pekan sebelumnya. Kesamaan rupa adalah keterlibatan lingkungan di dalam persiapan dan pelaksanannya. Kali ini, Tim Pelayanan PITC bekerjasama dengan lingkungan Maria Zakaria, dan berkoordinasi dengan RW 009, 010, dan 014. Bakti sosial ini sendiri mengambil tempat di fasos RW 010.

Ketika banjir melanda Kabupaten Bekasi beberapa waktu yang lalu, lokasi perumahan ini merupakan salah satu yang terkena dampak cukup parah. Bahkan di lokasi bakti sosial dilakukan masih tampak sisa-sisa banjir, dan tentu saja bukan sisa-sisa kenangan terhadap mantan. Tim Pelayanan PITC memang menyasar penyakit-penyakit yang muncul pasca terjadinya banjir, sehingga bakti sosial dilakukan beberapa waktu sesudah banjir berakhir. Sebagai gambaran, perihal penyakit seperti kurang kasih sayang, penipisan dompet, relung hati yang berjamur karena kelamaan nggak diisi, hingga jomblo menahun tidak dapat ditangani oleh tim bakti sosial ini.

IMG-20140302-WA0010

Bakti sosial ini sendiri diperkuat oleh 4 orang dokter dan 4 orang apoteker, ditunjang personel lain yang sama-sama memiliki niat baik untuk melayani, sesuai stiker yang dibagikan bersamaan dengan kotak APP: ‘Dipilih Untuk Melayani’. Acara dimulai sekitar pukul 09.00 dengan kata sambutan dari pihak perwakilan warga. Pasien yang datang berjumlah sekitar 215 orang dengan pola datang yang perlahan-lahan sehingga tidak terjadi penumpukan jumlah pasien di tiap-tiap ruang tunggu. Kalau penumpukan lemak sih terjadi, tapi pada beberapa personel di bagian pelayanan. Semesta begitu mendukung bakti sosial ini sehingga sejak terbit hingga terbenamnya acara tidak ada setetes air hujan yang turun meskipun mendung sudah menggantung sejak pukul 10.00. Kegiatan berakhir sekitar pukul 2 siang, ditandai dengan habisnya pasien. *ya iyalah!*

Dengan adanya kegiatan ini, setidaknya PITC mengambil peran untuk memberikan sesuatu kepada sesama melalui pelayanan. Sesuatu yang pastinya sesuatu banget, kalau kata Syahrini. Semoga, seluruh karya dan niat-niat baik kita selalu disertai oleh Tuhan. Sekaligus untuk membuktikan bahwa sebenarnya kita adalah makhluk-makhluk biasa, dengan karya yang luar biasa!

NOTE: Selain bakti sosial, salah seorang apotekernya yang ternyata adalah penulis OOM ALFA, malah melakukan kegiatan memperkaya diri sendiri dengan berdagang novel perdananya itu. Kebetulan, si apoteker nggerus itu adalah ArieSadhar, yang adalah saya sendiri. Demikian.

Advertisements

2 thoughts on “Reportase Ngawur: Bakti Sosial Pasca Banjir 2 Maret 2014

  1. Pingback: Secuil Kisah Dari Muara Gembong | ariesadhar.com

  2. Pingback: Menerima Komedi | ariesadhar.com

Tinggalkan komentar supaya blog ini tambah kece!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s