Di Balik Tulisan “Yang Harus Dipahami Dalam Kasus Penarikan Albothyl”

Di Balik Tulisan _Yang Harus Dipahami Dalam Kasus Penarikan Albothyl_

Hari Jumat, pas Imlek, Prima Sulistya, cicik-cicik KW embuh yang tidak merayakan Imlek merupakan pemimpin redaksi salah satu media kafir, Mojok, mengirim pesan WhatsApp kepada saya berkaitan dengan penulisan sebuah topik, yang mungkin dikirimkannya mengingat kayaknya hanya saya apoteker di antara deretan penulis Mojok.

Ini merupakan pesan istimewa karena inilah kali pertama Cik Prima request artikel ke saya sejak bliyo naik pangkat jadi pimred. Sebelumnya, Cik Prim hanya redaktur biasa nan jelata. Beberapa tulisan yang saya kirimkan kepadanya pun memang dimuat tapi view-nya mengenaskan.

Bagi saya, apapun tawaran dari Cik Prim yang berkaitan dengan nulis di Mojok adalah keharusan untuk diiyakan, terlebih dalam kondisi finansial saya yang gundah gulana begini. WA-nya kepada saya mungkin kombinasi dari masukan koreksi untuk sebuah topik yang lalu ditambah dengan unggahan saya berupa Istoyama yang sedang makan kerupuk saja, saking kerenya bapaknya. Continue reading

Advertisements