4 Cara Dukung Bersama Asian Games dari Tangerang Selatan

4 Cara Dukung Bersama Asian Games dari Tangerang Selatan

Sudah tahu dong kalau Indonesia menjadi tuan rumah ajang multievent terbesar kedua di dunia sesudah Olimpiade, Asian Games. Ini adalah gelaran kedua di Indonesia sesudah tahun 1962. Belum tahu? Ndeso.

Pada periode 1962 itu, begitu banyak warisan yang diterima oleh bangsa ini. Paling jelas ya sebuah kompleks olahraga yang kini bernama Gelora Bung Karno dan mengudaranya televisi nasional kita yakni TVRI.

Sportourism

Sumber: Sportourism

Kini lebih dari setengah abad kemudian, Indonesia hadir lagi pasca Vietnam memilih meletakkan tiket tuan rumah yang diperolehnya. Berbekal sarana yang sudah jadi di GBK dan di sekitar Palembang, Indonesia tentu siap menjadi tuan rumah yang baik. Apalagi, aneka rupa proyek untuk menyukseskan event ini juga telah dikerjakan.

real estate in the city (1)Paling kelihatan ya renovasi GBK dan arena lain di kompleks tersebut. Juga wisma atlet di Kemayoran. Light Rapid Transit di Kelapa Gading-Rawamangun dan di Palembang. Sebuah pertanda bahwa persiapan negara nggak kurang dalam menyukseskan Asian Games.

Lantas, apa yang bisa dilakukan oleh warga lokal, hmmm, dalam hal ini saya lokal Tangerang Selatan?

Tangerang Selatan adalah kota yang masih muda dan terletak di Tatar Pasundan Provinsi Banten. Lebih dekat dari Jakarta alih-alih dari ibukota Banten, Serang. Disebut masih muda karena baru berdiir pada 27 Desember 2006 melalui persetujuan DPRD dengan cakupan 7 kecamatan yakni Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara, hingga Setu. Peresmiannya sendiri adalah pada 29 Mei 2008 oleh Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto.

1. Memakai Transportasi Umum

Rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di Stasiun KA Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/7).

Sumber: Antara

Demi menunjang kelancaran Asian Games 2018, pemerintah telah melakukan perluasan area ganjil-genap. Nah, dengan demikian, akan ada jalur-jalur limpahan yang akan jadi lebih padat. Supaya jalur itu tidak macet, sebagai warga commuter, penting kiranya bagi warga Tangsel untuk menggunakan transportasi umum saja jika pergi ke Jakarta, entah untuk kerja, atau mau melakukan yang nomor dua ini.

2. Menonton Langsung

Kompas TV

Ajang ini baru balik lagi sesudah 56 tahun, lho. Kalau kayak saya nunggu 56 tahun lagi belum tentu masih hidup. Jadi, ada baiknya dimanfaatkan semaksimal mungkin. Melihat atlet-atlet kelas dunia bertarung pasti akan menjadi keasyikan tersendiri. Nah, untuk menonton, warga Tangsel sebenarnya nggak butuh pergi jauh-jauh kok, karena ada pilihan-pilihan berikut:

a. KRL Commuter Line
Ada banyak stasiun di sekitar Tangsel, dimulai dari Pondok Ranji sampai ke Serpong. Nah dari tempat-tempat itu, kita tinggal mengakses arah Tanahabang kemudian berhenti di Palmerah. Dari Palmerah, kalau mau jalan kaki ke GBK juga bisa. Atau mau ke event Balap Sepeda dan berkuda? Tinggal lanjut ke Tanahabang lantas transit Manggarai. Dari situ bisa naik bajaj atau transportasi online ke Velodrome atau Pulo Mas.

b. TransJakarta

Image result for transjakarta koridor 13Warga Tangsel juga diberi kemewahan berupa busway yang benar-benar way-nya bus alias yang lewat ya hanya bus wae. Koridor 13 dari Puri Beta Ciledug hingga Tendean, adalah kemewahan yang hanya dimiliki warga Tangsel. Nah, dari jalur ini juga bisa transit menuju Senayan, atau bahkan lanjut naik moda yang sama ke Velodrome dan Pulo Mas.

 

Biar gampang, ini saya kasih infografis dari Kemenpora soal lokasi-lokasi pertandingan, yang khusus Jakarta, rata-rata mudah dicapai dengan transportasi umum:

3. Gerilya di Dunia Maya
Selain di dunia nyata, kita juga bisa bantu di dunia maya. Toh, orang kita kan jago tagar. Pilihan-pilihan hashtag tentang Asian Games sudah banyak dan kita tinggal support. Jangan lupa, bagikan tentang kebaikan, bukan keluhan. Bagikan juga prestasi-prestasi yang diraih oleh anak bangsa, serta hindari bumbu-bumbu yang nyerempet politik dan klaim-klaim dukungan bla-bla-bla~~. Indonesia butuh persatuan, kak, bukan saling klaim.

4. Membantu Tamu
Akan ada banyak warga asing tiba ke Indonesia guna mendukung negara masing-masing. Kita dapat mendukung Asian Games dengan menjadi orang ramah sebagaimana citra kita di dunia, juga menjadi penduduk lokal yang sudi membantu tamu asing. Jangan dinakali lho ya, ini penting buat citra baik kita di dunia.

Nah, bagaimana? Sebenarnya gampang kan untuk bisa turut serta menyemarakkan Asian Games 2018, gelaran yang belum tentu lima puluh tahun lagi mampir ke Indonesia? Apalagi bagi warga Tangsel yang notabene dekat dari Jakarta. Yuk, dukung bersama Indonesia di Asian Games 2018!

Advertisements